
Siang hari mereka sudah ada di Seoul incheon international, Sebelum pesawatnya lepas landas..
Setelah waktunya tiba akhirnya mereka terbang ke Indonesia pukul 15.00, karena mengalami kemunduran jadwal..
✈✈✈✈✈✈
mereka tiba di indonesia pukul 23.38, menempuh jarak 8 jam 38 menit saja..
Setibanya di Bandara soekarno hatta mereka langsung pulang ke jakarta menggunakan taxi,, Tadinya dexter mau menelfon kimmy, tapi aleya melarangnya.. Karena sudah malam. jadi dia tidak ingin mengganggu orang.. Lain halnya dengan dexter, dia sudah terbiasa dengan sekertaris kim yang selalu ia repotkan 24 jam..
Setibanya di rumah mereka, mereka di sambut di depan pintu oleh pak mus..
"Tuan muda. Nona mudaa," menganggukan kepalanya hormat pada majikannya itu
Aleya tersenyum ramah pada pak muss
"Jangan tersenyum terlalu ramah pada pria lain" Ucap dexter datar
"Senyuman Manismu, hanya milikku"
Aleya kesal mendengar ucapan dexter yang menyebalkan, masa cemburu pada satpam komplek sih..
Supir taksi cengengesan dari tadi mendengar ucapan dexter yang cemburu melihat istrinya tersenyum pada pria lain..
"Lanjutan menyetirmu dengan benar, Atau kau kehilangan pekerjaanmu sebagai supir taksi"
Supir taksi kaget dan ketakutan bercampur jadi satu, Semua orang di jakarta sudah pasti mengenal Dexter Wiraditya Rusdiantara, Cucu alm pengusaha no satu di asia, Damian Rusdiantara..
Setelah sampai di depan pintu rumah, merrka segera turun, Aleya mesuk lebih dulu., dia kesal kenapa suaminya ini kembali menyebalkan ketika berada di indonesia
Setelah supir taksi mengangkut barang barang milik aleya dan juga dexter. Dexter membayar cash uang taksinya sebesar 250 ribu.. tapi dexter membayarnya dengan harga 1 juta..
"Tu..tuan muda, ini kebanyakan. ongkosnya hanya 250 ribu"
"Ambil untuk bapa. sebagai uang maaf karena membuatmu ketakutan. kau tenang saja, Kau tidak akan kehilangan pekerjaan selama kau bekerja dalam kejujuran" ucap dexter
Aleya yang mengintip dari balik pintupun tersenyum. kekesalannya berangsur pudar
__ADS_1
Benar benar susah di tebak.. tadi sangat menyebalkan, sekarang dia itu baik hati pada sopir taksi ini.. Ucap aleya dalam hati..
Melihat suaminya berbalik hendak masuk rumah, Aleya segera berbalik menuju tangga, dan naik ke kamarnya.. Melihat aleya yang terburu buru menaiki tangga dexter bergumam
Sepertinya dia masih ngambek. dengan cara apa membujuknya. Dexter
Dexter menuju kamar menyusul aleya.. melihat kamar yang kosong, dan kran kamar mandi yang berbunyi..
"Pasti dia lagi mandi, Ya ampuun.. kenapa mandi di jam 12 malam begini" Menepuk jidatnya.. Dia khawatir pada istrinya itu, Takut demam lagi..
Setelah aleya keluar dari kamar mandi,
"Sayang, Kenapa kau mandi malam malam begini" Tanya dexter, tapi aleya nampak acuh,,
"Kau mandi dulu. aku juga mau pakai baju!!" Ucapnya tanpa melihat ke arah dexter..
"Sayang..."
Aleya tidak menghiraukan dexter, Dia melewati suaminya begitu saja..
"Sayang maafkan aku" berjalan mendekati aleya
"Tapi kamu gak papa kan, mandi malam malam begini"
"Terlalu banyak bicara, Sana mandi ihh" Ucap aleya sedikit meninggikan suaranya..
Dexter yang Prustasi di cuekin istrinya, akhirnya mandi.. entah kemana dexter yang dulunya berkuasa pada aleya.. dia sekarang menjadi Suami yang takut istri..
Setelah dexter masuk ke dalam kamar mandi, aleya tertawa geli, melihat eskpresi suaminya..
"Maafkan aku suamiku,, Aku hanya ingin memberimu kejutan pertama, di hari ulang tahunmu ini"
Aleya mengambil pakaian di pojokan, Sebuah lingerie kado pernikahan dari sahabatnya, Vita..
"Ya ampuun, Ini sama saja seperti tidak memakai baju.." Menepuk jidatnya,,
Setelah dia mendengar shower yang berhenti, dia segera mengambil kimono nya, dan menyembunyikan lingerie nya di dalam kimono..
__ADS_1
Lalu dia duduk di sisi kasur, senyum senyum sesaat dexter keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya, dan memperlihatkan perut sispacknya..
"Sayang kenapa belum tidur?"
"Kau ingat ini hari apa?"
"Kemarin sabtu, dan sekarang minggu" jawab dexter bingung dengan sikap istrinya, padahal saat masuk ke dalam kamar mandi istrinya itu sangat kesal padanya.. Lama dexter berfikir dan akhirnya dia ingat, Dia merubah raut wajahnya dan menatap aleya
"Selamat Ulang tahun Hubby" Mendekat dan memeluk dexter..
"Terimakasih sayang.. Kau sudah tidak marah lagi padaku?"
"Aku sudah tidak marah padamu hubby, rasa kesalku hilang ketika melihatmu memberikan uang lebih pada supir taksi.. Aku hanya ingin sedikit mengerjaimu sajaa hubby"
"Kamu nakal yaaa" Menggelitiki aleya..
"ahahahahh Hubby sudah hahahahah"
Melihat aleya yang cape tertawa akhirnya dexter menghentikan aksi gelitiknya..
"Hubby, maaf aku belum sempat membelikan sesuatu untukmu.. tapi aku mempunyai hadiah untukmu, semoga kau suka" Aleya tersenyum memandang ke arah dexter..
"Kau adalah hadiah terindahku, di ulang tahunku yang ke 29 ini.."
"Aku ingin memberikan hadiah untukmu, Tapi kau harus memejamkan matamu dulu.."
"Aku pakai baju dulu sebentar"
"Tidak perlu.. nanti saja.."
"Tapi aku tidak memakai apapun, aku hanya memakai handuk yang melilit di pinggangku saja.."
"Tutup matamu sekarang" titah aleya penuh penekanan
"Hmmm Baiklah tuan putri" Mendengus ke arah aleya
Dexter segera memejamkan matanya..
__ADS_1
Guys, jangan lupa like yaaa👍👍👍
Author, mau crazy up nih, kalo pada like mah..😜😜😜😝