Dokter Dan CEO

Dokter Dan CEO
part 36


__ADS_3

"Sulit berjalan ya dek?"


"Sedikit kak"


"Biar kakak papah, Ayoo"


"Maaf merepotkan kakak"


"Tidak, kakak kesini juga tidak ada keperluan apa apa, hanya sedang main ke Bandung saja"


Wanita itu memapah Embun sampai kedepan dan tepat mengantarkan di meja makannya


"Vinaaaaaa" teriak wanita itu


Devina Menoleh


"Cassandra"


"Astaga Embun kenapa?"


"Kakak tadi aku menabrak kakak ini dan terjatuh, untung kakak Ini baik"


"Jadi ini Adikmu Vin?"


"Iya dia adik bungsuku"


"Aku baru tau, maaf ya"


Devano mengambil Embun dari pelukan Cassandra


"Terimakasih ya" ucap Devano datar


"Duduk dulu san. Kamu lagi ngapain disini?" tanya Devina


"Aku habis makan siang, kebetulan aku baru sampai ke Bandung, aku mau ke rumah nenekku"


"Ini siapa kak?" tanya Embun


"Teman kakak" jawab Devina

__ADS_1


"San, apa kamu masih berhubungan dengan Diandra?" tanya Devina


"Tidak, sepertinya dia pulang ke luar negeri ke rumah orang tuanya, karena kita kan lagi libur juga" jawab Cassandra


"Cassandra apa kamu teman Devina" Tanya Reynathan


"I.iya om, aku teman kuliah Devina" jawab Cassandra


"Panggil saja kakak San, jangan panggil Om" kata Devina


"Cassandra apa kamu sudah kenal lama dengan Diandra"


"Devina aku dan Diandra adalah teman ketika kami Ospek dulu kak"


"Dia sama sama tidak tau apa apa sepertiku mas" ucap Devina


"Mas?" ulang Cassandra bingung


"Oh mungkin Ini kakaknya Vina yang dari turunan Jawa ya" sambung Cassandra


"Mana ada, orang bicaranya juga logat Sunda begini. Dia suami aku, aku sudah menikah"


"Apaaaa" teriak Cassandra


"Maaf maaf aku kaget, Kamu bunting vin?"


"Tidak, Devina tidak hamil. Tapi dia di jebak oleh Diandra, sehingga aku menikahinya" jawab Reynathan


"Diandra? menjebak Devina? Masa iya" ucap Cassandra tidak percaya


Devina pun menceritakan semuanya pada Cassandra, temannya yang satu ini yang sangat baik padanya


"Astagaa, aku gak nyangka Dian sejahat itu sama kamu Vin"


"Tapi aku mohon ya sama kamu San, jangan kasih tau ini ke siapapun, apalagi Dian"


"Aku akan mejauhi dia sekarang juga" jawab Cassandra


"Benar apa yang kamu bilang San, kalo dia membawa pengaruh buruk untuk kita"

__ADS_1


"Tapi aku gak ngebayangin dia bisa setega ini. Pengaruh buruk yang aku maksud cuma karena dia selalu hasut kita buat tidak kerjain tugas"


"Kakak ayo pulang" Ajak Embun


"Iyaa ayoo, ayoo pulang" ajak Devina


"San, minta WA kamu dong. Nomor aku ganti soalnya"


"Oke"


Akhirnya pertemuan mereka sampai disitu..


Diperjalanan pulang


"Sayang, kenapa perempuan itu tidak mengenal Embun dan Embun tidak mengenal dia?"


"Aku terlalu menganggap Dian sahabatku. Padahal selama ini yang membawa pengaruh baik itu Sandra"


"Tapi dia sama saja, Terkadang berbohong kepadaku untuk menyembunyikan dia dengan si diandra itu"


"Itukan dulu,, Sandra itu sahabat yang baik, aku tau Sandra selalu bilang ke kakak kalo aku sampai kenapa napa" kata Devina


"Aku aja tau Diandra dari kak Vano. waktu itu kami berpapasan di jalan"


"Tapi kakak juga pernah mengenalkanmu pada Diandra kan Embun"


Obrolan mereka terhenti karena sudah sampai Rumah, Embun di gendong oleh Devano untuk masuk ke dalam rumah


dan mereka duduk di ruang Tamu


"Embun kamu tidur sendiri ya. karena sharas dan Rean sudah tidak adaa"


"Aku mau tidur di temani kakak" sambil memegang tangan Vina


"Tidak bisa Embun, kakakmu akan tidur bersama suaminya" kata Devano


"Kakak akan memainkan Gitar sampai kau tertidur" sambung Vano


"Oke deh" jawab Embun setuju

__ADS_1


..


Jangan lupa like yaaa guyss


__ADS_2