
Di selang tawa Risa yang bermain ciluk ba bersama Devina,, pintu kamar pun terbuka,, Danar melihat bocah kecil berumur 4 bulan itu sedang tertawa menggemaskan di pangkuan Aleya ibu nya..
"Kak sudah bangun" Tanya aleya yang di ikuti oleh tatapan Risa
Danar mengangguk, dan mendekati Devina
"Keponakan uncle lucu sekalii" Sambil mencolek gemas pipi devina
"Telimakacih uncle, dd tantik kalena mommy duga tantik" Ucap aleya menirukan suara anak kecil
"Sejak dulu. mommy dd selalu narsis yaa.." Jawab danar
"Kak, lapar?" Tanya Risa
"Tidak,, Dimana devano" tanya danar, karena biasanya dimana ada devina pasti ada devano
"Sedang bermain di luar bersama daddy nya juga papa. kakak susul saja" Jawab Risa
Akhirnya Danarpun menyusul Devano dan Dexter kedepan..
"Hayy Uncle danar," Kata mama Rania yang sedang menggendong devano
"Hayy Ponakan uncle yang manis"
"Bibit unggul siapa dulu" Kata dexter sombong
"Kau ini sempat sempatnya, Kita kan sedang membahas perusahan yang di newyork" Kata papa Daffa
"Dexter masih bisa fokus dan mendengarkan pah tenang saja. IQ Anakmu ini diatas rata rata" kata dexter menyombongkan dirinya. Tak bisa di pungkiri karena memang dexter sangatlah cerdas..
Dexter Danar dan Daffa membahas Perusahaan mereka Sore itu sedangkan Devano Asik bermain di rumput buatan bersama mama Rania
Di dalam
"Leaa, Icha" Panggil Oma
"Oma, Oma kenapa keluar, oma istirahat aja" Kata Risa
__ADS_1
"Oma bosan, Oma cape di kamar.. Mana Vano Cucu kesayangan oma"
"Please deh omaa, Jangan jadikan Vano dan Vina itu seperti Kakak dan Icha"
"Hahah, Tidak tidak.. Vina Juga cucu kesayangan omaa" Sambil mencium baby devina
"Mereka sedang bermain di luar oma. Dexter mengajak Vano bermain di luar" Kata aleya.
Suruh Dexter bawa Vano masuk, ini sudah sore nak. mandikan anak anak
"Iya oma..
"Kak aku yang bereskan semuanya, kakak panggil vano aja" kata Risa
"Dan oma, Duduk di soffa aja" Sambungnya
Aleya dan Oma mengangguk
"Daddy, bawa devano masuk, ini sudah sore. devano mau mandi" teriak aleya
"Iya mommy, Vano akan menyusul Vina" Jawab dexter
Malam hari, mereka makan malam bersama
"Kak, kemari devano, biar aku yang menggendongnya" Titah Risa yang melihat Aleya menggendong devano
"Tidak apa apa cha, Toh Vina juga di gendongan daddy nya.. kak aleya tidak repot ko"
"Hmm baiklah kak.."
Akhirnya mereka makan malam dengan tenang dan baby twins juga tidak rewel jadi tidak mengganggu orang tua mereka yang sedang makan malam..
"Risa, kau sudah mempacking baju bajumu?"
"Beres oma"
"Baju suamimu?"
__ADS_1
"Hah?"
"Bukan hanya bajumu yang harus kau siapkan, tapi baju suamimu juga"
"Risa sudah menyiapkannya oma" Jawab Danar
"Tumben kau rajin juga kau cha, biasanya jam segini kau belum ambil koper juga" Kata dexter menyelidik
"Hubby sudahlah, kau ini.." Sergah aleya
"Tau yaa"Kata Risa
Selesai makan malam Devina di gendong sama oma Rania dan Devano di gendong sama Oma buyut herawati..
"Oma, Oma bisa kecapean. Vano lagi aktif aktifnya" Kata Dexter
"Heyy kau ini pelit sekali, Kalo kau mau gendong, Bikin lagi saja sana.."Kata oma Herawati
"Am bukan begitu oma, Dexter hanya takut oma kecapean gendong Vano" Kata Aleya membela suaminya..
"Sudahlah sayang, ayo kita buat lagi saja" Kata dexter yang di sambut cubitan dari aleya
"Awwww.. iya maaf maaf maaf" Kata dexter yang di hadiahi tawa semua keluarga
"Cha tumben mulutmu gak ikut nimbrug, Biasanya kau mendukung kalo aku mau buat baby sama Aleya. Malu yaa sama suami"
"Kakak. apaan sih, ih gak jelass,, Dahlah Icha mau ke kamar" Kata Risa sambil meninggalkan ruang keluarga karena malu
"Oma, Pah, Mah, kak, le.. aku pamit menyusul Icha"
"Oke, jangan lupa kembar seperti Vano dan Vina" Kata mama Rania
Danar yang canggung langsung meninggalkan ruang keluarga
"Mereka harus terus di rangsang, Agar kedekatannya bisa tumbuh tanpa rasa canggung lagi" Kata dexter.
.....
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN NYA YAA GUYSSSSS