
Aleya ke dapur untuk menyiapkan makananannya lalu melihat dexter ada di depan lemari pendingin
"Ya ampuun aku malu sekali, bagaimana ini"
Dexter yang melihat aleya seperti gugup pun heran
"Hei gadis mesum kenapa kau" tanya dexter
"Benar benar dia, Dia tau malu sekali nanya begitu padaku. tentu saja gara gara tadi dia yang ngerjain aku" Ucap aleya dalam hati
"Kau tidak usah gugup begitu, lagipula kau istriku. dan nanti malam jika aku memintak hakku kau pun harus menurutiku" ucap dexter kemudian duduk di meja makan
Aleya semakin tidak ingin melihat dexter, dia tidak sanggup membayangkan ekspresi wajahnya antara takut dan malu
"Cepat siapkan makanannya di meja, aku sudah lapar"
Kemudian aleya membawa 1 piring ke arah dexter
"Mana piringmu?" tanya dexter
"Aa..aku akan makan di kamar saja"
"Aku tidak makan tanpa di temani. kau tidak perlu gugup anggap saja semua itu candaan teman. ayo makan disini temani aku" ucap dexter
"i..iyaa"
"Bagus juga kalo kau gugup al, kau tidak banyak bicara haha" ucap dexter mengejek
"Heh!!!" nadanya meninggi
"Ambil makananmu dan makan"
Aleya segera pergi mengambil makanannya dan duduk di depan dexter..
mereka makan dalam diam, tapi aleya dari tadi mencuri pandang dexter
"Aku memang tampan, tapi kau tidak perlu memperhatikan ku ketika sedanf makan" ucapnya dengan mata yang tetap tertuju pada piringnya
"Percaya diri sekali haha" ucap aleya
Setelah makan dexter kembali ke ruang tamu dan aleya tadinya mau beranjak ke kamarnya tapi dia teringat, Kalo mama nisa selalu mencuci bekas makan siang malam ataupun pagi. jadi aleya ingin mengikuti apa yang mama nisa lakukan.
Didapur aleya mencuci piring, karena tidak terbiasa baju dan mukanya terkena cipratan air dan sabun..
Tiba tiba dexter kembali lagi ke dapur
"Al.. Kauu"
"Kenapa aku hah. kenapa sih selalu saja memanggilku dengan sebutan Al"
"Iya maaf ley. tapi muka dan bajumu kotor sekali" ucap dexter heran
"Aku habis mencuci piring"
"Tapikan hanya 2 piring dan 2 gelas. kenapa sekotor itu. sudah seperti mencuci 100 piring 100 gelas saja"
"Masih baik aku menjalankan tugasku. Ada apa!!"
"ahh iya, aku akan ada pertemuan"
"Bukannya kamu masih Cuti"
"Ini penting."
"Lalu. urusannya denganku? kau pergi sajaa"
"Mungkin aku akan pulang malam, aku tidak bisa membiarkanmu sendiri disini"
__ADS_1
"Aku sudah terbiasa ditinggal oleh papa dan mamaku kok"
"Baiklah. kau kunci saja pintunya dan telfon saja jika ada apa apa
"Kau pulang jam berapa?"
"Ini membahas tentang proyekku di Bali dengan klien pentingku, mungkin akan sangat lama, terlebih rapat dimulai jam 7 nanti"
"Lalu inikan masih jam 2 kenapa kamu sudah bilang bilang padaku"
"Aku akan rapat ke hotel di bogor, jadi aku harus siap siap kesana secepatnya"
"Apaa Kebogor???" Aleya kaget
"Bagaimana jika rapatnya lama, Papaku kalo rapat begituan gak pernah sebentar.. Aku gak mau ditinggal sendirian, Anterin dulu ke rumah mama"
"Papa ardi sama mama nisa lagi perjalanan bisnis, kamu gak tau?"
"Apaa!! Ihh papa ko gak bilang bilang aku sih"
"Baru berangkat tadi jam 1" ucap dexter
"Yaudah ke rumah Oma aja" imbuh dexter
"Tapi aku canggung.."
"Biasanya juga kau cerewet.." ucap dexter
Aleya mencebikan bibirnya,
"Siap siap lah al, aku mau mandi nanti anterin kamu ke rumah oma"
"Oke.."
Diatas, Aleya rasa tidak usah ganti baju, Masih siang, jadi dia hanya bawa baju ganti untuk nanti sore dan mandi di rumah oma saja.. Kemudian menunggu dexter dia teringat mamanya selalu mempersiapkan baju untuk papa kalo mau ada rapat
aleya bergegas ke kamar dexter..
Dia memilihkan stelan jas untuk dexter, kebetulan warna kesukaan dexter dan aleya sama yaitu warna gelap.. jadi aleya memilihkan kemeja hitam mix dengan jas dan celana abu,, Tiba tiba Ceklek.. pintu kamar mandi terbuka
"Kau sedang apa?"
Aleya berbalik dan kaget, melihat dexter hanya memakai handuk di bawah pinggangnya saja, aleya segera menutup matanya.. dia melihat perut sispack dexter
"Aa..aku ingin menyiapkan bajumu" bebicara dengan pandangan ke arah lain
"A..ku simpan saja lagi bajunya, Aku tunggu di luar" menaruh baju yang sudah ada di tangannya
"Heyy tung..."
tapi aleya sudah hilang tertutup pintu
Dexter kemudian mengambil baju yang aleya pilihkan, dan segera memakainya..
Setelah siap siap, Dexter segera turun ke bawah dan aleya sudah menunggunya di bawah
"Kamu gak ganti baju ley" tanya dexter
"Nggak, nanti sore aja sekalian mandi di rumah oma"
Aleya tersenyum dexter memakai baju yang tadi sempat ia pilih..
dexter melihat aleya tersenyum, dan berkata
"Nanti kalo nyiapin baju yang tuntas, jangan setengah setengah" ucapnya
Aleya tersenyum dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal
__ADS_1
Kemudian mereka segera berangkat ke rumah Herawati
"Omaa.." sapa dexter ketika sudah ada di ruang tamu
"Dex, Lea kenapa kesini?"
"Oma, dex ada rapat di bogor dengan mr cairman untuk proyek hotel di bali, papa ardi dan mama nisa tadi pergi ke singapure untuk perjalanan bisnis, jadi aleya malam ini akan tidur disini ya oma"
"Yaudah. emang berapa hari?
"Cuma malem ini doang oma. dex juga akan pulang setelah rapatnya beres"
"kamu pergi sendiri dex?
"Sama kimmy oma, dia sebentar lagi kesini"
"O..oke baiklah, kalau mengantuk kalian menginap saja disana, Biar aleya tidur disini saja, nemenin oma.. soalnya mama dan adikmu lagi ke Sumedang"
"Ngapain?"
"Sahabat mamamu lagi sakit dex, jadi mereka menengoknya"
"ooh," jawab dexter acuh
Tak lama kimmypun datang,
" Selamat siang Nyonya besar, tuan muda, nona muda"ucap kimmy membungkukan badannya
"Ayo kim"
Dexter bersalaman dengan oma lalu pergi, baru 2 langkah
"Dexter!!" ucap oma penuh penekanan
"Istrimu" melirik aleya
"Aku pamit ya ley, jaga oma juga disini" ucapnya sambil tersenyum
Aleya tersenyum dan menganggukan kepalanya
"Sayang cium tangan suamimu"
Aleya sangat gugup, dexter mengulurkan tangannya dan aleya menyambut uluran tangan dexter lalu menciumnya.. mereka tersenyum kikuk,
Kemudian dexterpun segera berbalik dan hendak pergi
"Dex, lakukan seperti yang opa dan papamu lakukan"
"Apa oma?" tanya dexter bingung
Herawati menunjuk keningnya, lalu dexter dan aleya mengerti, karena orang tua aleyapun demikian kalo mau pergi bekerja
Dexter mendekat dan menciun kening aleya lalu mengusap kepalanya, Aleya tersenyum menunduk malu
"Kalian harus biasakan"
"Baik oma.."ucap dexter dan aleya lirih
Dexter segera pergi bersama sekertaris Kim
.
.
.
Jangan lupa like❤
__ADS_1