
Aleya sudah sadar ketika dia berada di ruangan..
Dia melihat Dexter, yang setia di sisi ranjangnya, Daffa Ardi dan sekertaris kim di sofa kamar rawat..
"Hubby.."
"Sayang.. kau sudah sadar?"
Aleya bergerak mencoba bangkit
"Kau jangan banyak bergerak dulu sayang,, Kau ingin apa?"
"A.. aku ingin minum hubby"
Setelah aleya minum, Datanglah mama, mertua, nenek dan adik iparnya..
"Leaa.."
"Mamaa"
Aleya memeluk Nisa, Rania, Herawati, dan juga Risa
"Kamu tidak apa apa sayang?"
"Lea baik baik saja oma.." Jawab dexter..
"Oma tau,, Oma akan mendapatkan 2 cicit sekaligus" sambung dexter bahagia
"Hubby. kau sudah tau?" tanya aleya
"Tadi dokter yang memberitahuku sayang, apa kau sudah mengetahui sebelumnya?"
"Sebetulnya aku belum yakin, Aku hanya merasa tanda tandanya saja, Karena aku buka. dokter obgyn, jadi aku tidak bisa menebak terlalu jauh.."
"Selamat yaa kalian" Ucap herawati
Herawati mencium dexter, dan aleya lagi bergantian..
__ADS_1
Sudah 2 hari aleya di rawat di rumah sakit yang ada di bandung, Semua keluarga pulang ke jakarta, Dexter selalu setia menemani aleya.. pekerjaannya di urus oleh sekertaris kim dan juga daffa, Sementara pekerjaan daffa di newyork dipegang oleh Rissa..
"Hubby. besok adalah jadwal USG ku,, Kita akan bisa mendengar detak jantung anak kita hubby.."
"Aku sudah tidak sabar sayang.."
Keesokan harinya..
Ini merupakan hari terakhir aleya di rawat, hari ini juga dia sudah boleh pulang..
Dia berada di ruang USG untuk melihat anak anak mereka..
Dokter mengoleskan gel di perut aleya, Dexter masih setia mendampingi istrinya di sisi ranjang, Ketika dokter mengarahkan alat USG nya nampaklah 2 buah gambar yang belum menjadi bayi
"Sayang. anak kita kenapa bentuknya begitu" Dexter bertanya bingung
Aleya menepuk jidatnya mendengar pertanyaan suaminya..
Dokterpun tertawa mendengar pertanyaan dexter
"Iya dok, Saya baru Ini.."
"Apakah ibu dan bapak ingin mendengar detak jantung anak kalian?"
"Iya dok.." Jawab aleya antusias
Dexter masih bingung dengan bentukan bayinya,,
Dia berbisik pada istrinya
"Sayang, kenapa kau tenang tenang saja melihat anak kita bentuknya begini"
"Dex...." aleyaa jengah..
"hubby, anak kita baru 4 bulan.. belum sepenuhnya jadi bayi.. kau ini, mengurus perusahaan besar mah mampu, tapi berfikir masalah sepele begini saja tidak bisa.. Jika kau sekolah kedokteran, mungkin nilaimu itu akan selalu merah" emosi aleya..
Semenjak hamil, aleya kadang suka Manja, atau emosian pada suaminya.. dexter bisa maklum karena herawati bilang jika wanita hamil itu mood nya berubah rubah..
__ADS_1
Ketika dokter memperdengarkan detak jantung anak anak mereka..
Dexter sangat bahagia, dia menggenggam tangan istrinya dengan mata yang tetap mengarah pada monitor..
Aleya tersenyum bahagia melihat suaminya dramatis begitu ketika mendengar detak jantung bayinya..
"Dok. kapan anak saya keluar ke dunia" tanya nya
Aleya refleks memukul tangan dexter..
"Hubby. kau terlalu banyak bicara"
Dexter yang dingin kepada orang lain seketika lenyap, ketika dia mendengar detak jantung anaknya untuk yang pertama kali.. dia sangat bahagia,,
"Tuan, Istri anda akan melahirkan ketika usia kandungannya 9 bulan,, Anda harus bersabar menantikan hari itu tiba. tetap temani istri anda untuk menghabiskan hari harinya"
Setelah USG selesai, Merekapun pulang ke jakarta,,
"Sayang kenapa kau tidak nyidam nyidam sih.. katanya orang hamil akan memiliki permintaan aneh"
"Harusnya kau bersyukur hubby, aku tidak menginginkan sesuatu yang aneh.." cibir aleya
Saat di jalan mereka menemukan pedagang gula gula berwarna pink
"Hubby. ingin ituu"
"Sayang kenapa permintaamu itu tidak berkelas sama sekali sih.. sebentar daddy akan membelikannya untukmu" Mengusap perut aleya
"Baik daddy.. nanti setelah lahir aku akan meminta mobil sport keluaran terbaru sama daddy" Ucap aleya menirukan suara anak kecil
.
.
.
Jangan lupa like. and komen yaaa,, Gratis kokπππππππππ
__ADS_1