Dokter Dan CEO

Dokter Dan CEO
Keriwehan Baby Twins


__ADS_3

Dexter kembali lagi ke ruangan setelah Rapat selesai..


"Rey"


"kak, sudah beres?" tanya reynathan


"Kau sudah selesai membaca berkas itu" Tanya dexter


"Kak, masih inget aja"


"Kakak akan bertanya kau harus menjawabnya rey" Kata dexter


Lalu Dexter mengajukan pertanyaan dan Reynathan yang memang pintar bisa menjawabnya dengan cepat


"Bagus rey. Ayo Jemput si kembar" Ucap dexter


"biasanya mama dan kak aleya" ucap reynathan


"Mama dan Kak aleya sedang di rumah mama Nisa, Tadi Kak aleya meminta kakak untuk menjemput Vina dan Vano" Ucap Dexter


Rey mengangguk dan akhirnya mereka menjemput vina dan vano di sekolahnya


Sesampainya Dexter di sekolah Vina dan Vano. Ternyata Si kembar sudah menunggu di depan bersama ibu guru...


"Daddy, lama sekali" sungut devina kesal


"Iya sayang, Tadi macet.." jawab dexter


"Bu, Terimakasih telang menjaga anak saya. Saya permisi dulu" Ucap dexter pada ibu guru


Si kembar masuk ke dalam mobil


"Daddy mana mommy?" Tanya Vano


"Di rumah Amma dulu. Ama, Mommy dan oma sedang main ke rumah amma"


"Daddy ayo kita ke rumah amma daddy" Ajak devina antusias


"Kalian harus ganti seragam dulu" Ucap dexter


"Dirumah amma ada banyak baju baju kami daddy" Ucap Devano


"Daddy akan mengantarkan uncle Rey dulu"

__ADS_1


"Uncle mau ngapain. Pokonya Harus langsung ke rumah Amma," Ucap devina yang mulai ngambek


"Baiklah kak, Kita langsung ke rumah tante nisa saja" Ucap Reynathan


Akhirnya mereka pergi ke rumah Nisa, untuk menyusul aleya..


Dan kebetulan di rumah Nisa sedang masak masak


Nisa dan Rania berada di dapur dan Aleya sedang menata bahan di ruang keluarga


"Mommy"


"Hei sayang" Jawab aleya kaget


"Kenapa gak pulang ke rumah. Kenapa gak ganti bajunya" Tanya aleya Sambil melotot ke Arah dexter


"Anak anak yang minta langsung kesini. Mommy juga tau jurus andalan Vina" Ucap Dexter membela dirinya


"Mommy, Vano lapar"


"Eeh ada Cucu Amma" Kata Nisa yang baru keluar dari dapur


"Amma Vano lapar"


"Vina juga amma"


"Ayo Amma Antar kalian.."


"Aleya, bantu mama Rania di dapur ya" pinta Mama Nisa


"Kak, biar aku yang mengerjakan ini. Apa saja yang harus aku lakukan" Kata Reynathan..


"Rey, Tata Barang barangnya sesuai Catatan itu yaa" Pinta Aleya


"Hubby, Kalo anak anak lapar. Tugasmu mengambilkannya. Aku akan menyiapkan di meja makan" Pinta aleya sambil tersenyum


"Siap bu boss" Ucap Dexter dan Reynathan berbarengan..


Nisa turun bersama anak anak


"Uncle, Liat Dede" Pinta Devina pada Reynathan


"Vina sangat cantik" Kata rey

__ADS_1


"Kakak juga sangat tampan" Sambung Rey


"Kakak gak nanya uncle. Yang nanya cuma dede" Protes devina


"Uncle bilang aku tampan karena tulus, Sedangkan uncle bilang kau cantik itu terpaksa hahaha" Ucap devano menjahili adiknya


"Amma" rajuk devina


"Vano, tidak boleh seperti itu nak. Minta maaf pada adikmu sayang" Ucap Mama Nisa


"Maaf ya adikku yang jelek" Lagi lagi vano tetap menjahili adiknya


"Sudah, Sini cepat katanya laper.. Kasian uncle Rey menunggu kalian" Kata dexter


Akhirnya Vina, Vano dan Reynathan makan siang bersama di rumah mama Nisa..


Tiba Tiba Ardi pulang dan Devina juga devano berebut Ardi


"Appa,," Kata devano yang berlari lebih dulu dan naik di gendongan Ardi


Devano menjulurkan lidahnya pada Devina


"Appa.." Devina mengacungkan tangannya minta di gendong


"Sayang, Vina sama daddy aja.. Kasian Appa" kata dexter


"Vina mau sama appa"


Dexter mengurut keningnya yang terasa pening.. Rey yang melihat dexter pusing dengan kalakuan anak anaknya langsung membantu


"Vina sama uncle aja, Tadi pagi katanya mau menikah sama uncle" Kata rey sekenanya


Devina langsung berubah,, Dia langsung tertawa riang dan berada di dekat Reynathan


"Uncle gendong"


"Vina sudah besar nak. Jangan minta unclemu menggendong mu sayang" pinta dexter


"Tidak apa apa kak. Kali ini saja" Ucap Reynathan


"Baiklah" kata dexter..


Reynathan dan Devina bermain di ruang tamu. Ardi dan Devano bermain di atas.. Dexter yang masih merasa pusing duduk di kursi lalu menyandarkan kepalanya di kursi...

__ADS_1


Dia bukan hanya pusing memikirkan Devina, Tapi dia juga pusing memikirkan hal lain...


GUYS,, DITUNGGU LIKE KOMEN DAN VOTE NYYA YAAAAA


__ADS_2