
Beberapa hari berlalu, Dexter, Aleya, dan Ketiga anaknya pergi ke Bandung untuk menemui Daffa dan Rania..
Selama beberapa hari kebelakang Devina menjadi sangat diam, dia hanya berbicara seperlunya saja, Begitu juga Embun, dia tidak pernah bikin gara gara dengan devina karena meskipun dia tidak tau permasalahan ini, dia merasa ada sesuatu yang tak harus ia tahu dari orang tua dan kakaknya,
"Kita Sholat dulu ya di rest area Dev"
"Iya daddy"
"Vina ayo turun sayang" ajak aleya
"Aku sedang halangan mommy, aku tunggu disini saja" kata Devina
"Mommy, mommy sama Embun disini dulu saja, biar daddy dan vano yang sholat lebih dulu, baru kalian menyusul"
"Iya mas,"
Seberes Dexter dan Vano sholat, Aleya dan Embun pun bergantian. Mereka melakukan ini, tidak ingin devina sendirian. meskipun devina bilang tidak apa apa, tapi tetap saja, Dexter dan aleya khawatir kecolongan lagi
Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan menuju kota kembang itu...
Sore hari ketika mereka sampai,
"Omaaaa" teriak Embun
"Hai sayang,, lia cucu oma, semakin cantik saja"
"Embun oma, ko panggil lia sih.."
"Namamu kan Embun Aulia Ghayatri, Tidak apa apa dong kalau oma panggil kamu lia, iyakan sayang"
"Hufttt terserah oma deh, Memang oma sama ama tuh suka suka banget panggil Embun. Oma bilang aku Lia, Ama bilang aku ghayatri"
"Dulu kakakmu Vano dan Vina juga begitu, Oma suka memanggilnya dengan sebutan Rama dan Naya"
"Kenapa begitu?"
"Untuk menjadi pembeda saja"
"Embun tidak kangen dengan opa"
"Opaaa"
__ADS_1
"Cucu Opa sudah besar ya sayang"
"Iya dong opa"
"Yasudah Kamu istrahat ya ke kamarmu di atas"
"Kak Vano ayooo"
"Tidak, kalian daddy pisahkan kamar"
"Daddy" protes aleya
"Embun belajar tidur sendiri, atau tidur dengan Devina saja" kata Dexter
"Aku setuju daddy, Embun selalu merepotkanku malam malam" kata vano yang mengerti kekhawatiran Dexter
"Sudah kalian istirahat saja di atas, daddy mau ngobrol sama opa sama oma dan juga uncle rey" Kata Dexter
Semuanya mengangguk dan masuk kedalam.
Sedangkan Dexter, Daffa, Rania dan Reynathan duduk di ruang keluarga
"Dex, papa sudah dengar ceritamu dari Rey. Ini tidak mungkin dex. Reynathan dan Devina itu paman dan keponakan, tidak bisa di nikahkan" kata Daffa
"Tapi dex, apa kata orang lain. Bagaimana mungkin Sorang Pengusaha terkenal Se Asia, Dexter Wiraditya menikahkan Putri pertamanya dengan Anak bungsu Daffa Rusdiantara, ayah kandungnya sendiri"
"Biarkan mama berbicara" Selang Rania
"Reynathan"
"iya mah"
"Aku bertanya sebagai nenek dari Devina anaknDexter, apa kau mencintai cucuku?"
Awalnya Reynathan terdiam saja, Dia mau bilang tidak, tapi dia menyukai Devina, Dia mau bilang Iya, dia takut
"Aku anggap diam mu sebagai Ya reynathan"
"Meskipun kau tak lahir dari rahimku, tapi aku yang mendidikmu selama 20 tahun ini, Apa ini yang aku ajarkan padamu, kenapa kau tidak gentle seperti ini, kemana Reynathanku yang selalu berbicara paling depan" kata Rania marah
"Maafkan aku mah, Karena mencintai keponakanku sendiri, aku salah, Aku salah"
__ADS_1
"Tidak ada cinta yang salah Rey. Cinta itu murni datang dari hati. Kita tidak bisa memilih siapa yang akan kita cintai" kata papa Daffa
"aku tanya padamu sebagai orang tua Devina. Apa kau sanggup menikahi putriku?" tanya Dexter serius
"Aku sanggup kak. aku sanggup"
"Tanya Putrimu Dex, apakah dia sanggup untuk menikah dan menjadi seorang istri"
"Aku siap opa" kata Devina yang turun bersama Aleya
"Tapi aku minta, Pernikahan ini dilaksanakan secara diam diam saja. Aku ingin tahu apa motif diandra melakulan ini padaku" kata Devina yang mulai bangkit
"Biarkan itu menjadi urusan daddy nak"
"Tapi aku setuju dengan Devina, Bukan berarti aku tak ingin mengungkap pernikahan ini, tapi, Aku sekalian mohon izin pada papa dan juga mama, Untuk kembali menggunakan nama ayah sebagai nama belakangku" kata Reynathan
"Biarkan namaku menjadi Reynathan Andrasena lagi"
"Papa tak melarang Rey, itu memang sudah menjadi hakmu"
"Aku juga akan menyerahkan semua aset milik ayahmu untuk kau urus rey"
"Tapi perusahaan om Ardi"
"Ardi akan datang kemari, tapi mungkin akan sampai malam hari. Kita juga harus melibatkannya pada rencana pernikahan Devina" kata daffa
Tiba tiba ditengah tengah obrolan keluarga itu Andra, Asisten pribadi Dexter menelfon
"Kenapa Dra"
"Lapor tuan muda, saya sudah menemukan siapa Diandra sebetulnya"
"Siapa gadis laknat itu, yang berani mengganggu keluarga Rusdiantara"
"Dia adalah Putri dari....."
..
..
Hayoo Siapa Diandra, Nanti malam bakal Up lagi, kita Kupas tuntas dulu Diandra, baru kita bahagia bahagia di pernikahan Vina dan Rey, tapi maaf nihh, Kalian gabisa kondangan, karena pernikahan Rey dan Vina, privatt
__ADS_1
like dan dukung Author terusss,, Author jarang Up karena author sedang sibuk kejar target deadline