Dokter Dan CEO

Dokter Dan CEO
part 47


__ADS_3

Sementara Andra dan Kimmy mengikat Gadis itu. Dexter dan anak anak mendekat


"Dian ini Ibu" kata Angela


Diandra terbengong melihat ibunya


Angela hendak memeluk Diandra, Tapi diandra malah mundur kebelakang. Tangan diandra diikat oleh Andra


"Siapa kau" tanya Diandra


"Aku ibumu Nak, Ini ibu"


"Ibu? Sejak kapan aku memiliki Ibu" tanya Diandra


"Ibu memang bersalah padamu nak. Ibu minta maaf nak. Tolong jangan seperti ini"


"Dian cucuku" kata seorang wanita paruh baya yang sudah sangat tua


"Nenek, nenek kenapa kesini. Tante kenapa tante bawa nenek keluar dari rumah sakit" Kata Diandra yang berusaha melepaskan ikatan di tangannya


"Dexter kumohon, lepaskan anakku. Biar aku saja yang menerima hukuman atas kesalahannya Dex"


"Aleya ini tante, Diandra hanya salah faham karena Dimas meninggal di penjara dan tante depresi karena kehilangan anak tante satu satunya. Tante mohon Lea, lepaskan cucu tante" kata Wanita paruh baya itu kepada Aleya


"Tante sintia" kata Aleya lirih


Dexter menatap Aleya seolah Bertanya siapa wanita paruh baya itu


"Dia adalah ibunya dimas, hubby"


Dexter menatap Andra seolah bertanya menapa ibu ini bisa disini, bukannya dia di rumah sakit jiwa. Andra yang sangat mengerti dengan bosnya ini langsung menjelaskan


"Neneknya mba Diandra sudah mulai siuman pak. Saya menghubungi Tante dari mba Diandra tentang ini semua pak" kata Andra


"Nak dexter, Saya mohon lepaskan cucu saya. Dia hanya salah faham karena cintanya untuk saya dan anak saya Dimas. Saya tahu Dimas pernah mengganggu keluarga kecilmu. Saya minta maaf untuk itu nak, Saya mohon lepaskan cucu saya, Jangan biarkan Cucu saya mengalami nasib yang sama seperti anak saya Dimas"


"Nenek, kenapa minta maaf sama dia. Dia yang sudah buat paman dimas dan nenek dalam masalah" kata Diandra

__ADS_1


"Diandra" bentak Angela


"Siapa kau berani membentakku" kata Diandra membentak balik


"Dian, dia adalah ibu kandungmu nak. Nenek tidak pernah mengajarimu menjadi sedemikian nak, Nenek tidak pernah mengajarimu menjadi seperti ini nak"


"Nenek, dia sudah membuat nenek depresi sampai masuk rumah sakit nek"


"Nenek masuk rumah sakit karena nenek merasa gagal mendidik pamanmu nak, Nenek merasa gagal menjadi Ibu. Asal kamu tau nak, tante Aleya, sangat baik kepada pamanmu, hanya saja pamanmu yang terlalu terobsesi memiliki tante Aleya" kata Ibu Sintia


Diandra hanya menunduk meratapi ucapan Ibu sintia


"Nak Dexter, saya mohon maafkan cucu saya nak, Aleya tante mohon maafkan Diandra lea"


Aleya hanya menatap Dexter, lalu mereka berdua menatap Anak anak


"Daddy lepaskan saja Dian" kata Devina


"Iya daddy kasian dia. Dia hanya salah faham pada daddy" kata Embun


"Tapi dia berbahaya untuk kalian" protes Reynathan


"Iya dex, Kumohon lepaskan anakku. Biar aku saja yang menggantikan hukuman dia, Jangan bawa anakku ke penjara. Aku tidak ingin anakku merasakan panasnya dinding penjara" kata Angela


Akhirnya Dexter membebaskan Diandra atas bujukan Aleya yang super baik hati


"Nenekk"


"Dian, Kamu sudah salah faham kepada mereka nak. Kamu berbuat jahat kepada orang yang tidak pernah menjahatimu nak, Nenek sangat sedih, kamu adalah harapan nenek, tapi kali ini nenek merasa gagal telah mendidik kamu juga dian" kata Ibu sintia Lirih


"Nenek aku minta maaf nek, Dian mau melakukan apapun untuk nenek. Aku minta maaf nek"


"Minta maaflah pada nak vina, anak tante Aleya yang hampir kamu hancurkan masa depannya" kata Ibu sintia


Diandra segera pergi ke Devina.


"Vina" kata Diandra sambil meraih tangan Devina

__ADS_1


Reynathan langsung menarik Devina


"Jangan mendekati Devina" cegah Reynathan


"Aku minta maaf vina. aku sudah sangat jahat kepadamu. Aku tau kesalahanku tak pantas untuk di maafkan olehmu vin, tapi aku mohon. maafkan aku"


"Embun, kak Dian juga minta maaf karena tadi menyakitimu. maafkan aku Embun, Vina" sambung Diandra


"Jangan kau meminta maaf kepada adikku karena terpaksa. kau meminta maaf kepada adik adikku karena nenekmu. Lalu jika ada kesempatan kau akan mengulangi kejahatanmu, Daddy berikan saja dia pelajaran" kata Devano marah


"Benar kak. Hukum saja dia, biar kapok" kata Reynathan


"Vano, Rey Mommy tidak pernah mengajari kalian untuk tidak memberikan kata maaf. Mommy selalu mengajari kalian untuk memaafkan orang yang telah berbuat jahat yang ingin bertaubat" kata Aleya


"Tapi mommy, Dia itu sudah sangat jahat kepada adikku" kata Devano


"Vano, mommy tau. Kau berani melawan mommy seperti ini karena rasa sayangmu pada adik adikmu nak. Tapi maafkanlah Diandra, Sayang" kata Aleya


"Cukup" teriak Devina


"Disini aku yang menjadi korban Diandra, Dan aku memutuskan untuk memaafkan Diandra, Daddy ampuni dia, jangan hukum dia. Aku sampai masuk perangkapnya karena kebodohanku sendiri, Tapi setelah ini aku akan lebih berhati hati, dan aku akan mendengarkan kak Vano dan kak Rey agar tidak mudah percaya padanya lagi" kata Devina


"Embun juga, maafkan saja dia kak, Semua orang yang bersalah punya kesempatan untuk di maafkan" kata Embun


"Beruntung Anak anakku memiliki hati seluas hati ibunya. Kalau kau sampai berani mencoba melukai anakku, maka aku tidak akan pernah lagi melihat tangisan ibu dan nenekmu" Kata Dexter penuh penekanan


"Terimakasih Tuan Dexter" kata Diandra lalu mundur dan kembali pada neneknya


"Jangan ulangi hal demikian Dian, Nenek tidak mau kamu sampai berbuat nekat seperti ini" kata Ibu sintia


"Aku janji nek. Tapi nenek jangan sampai Depresi karena memikirkan gagal mendidik aku nek" kata Diandra


"Diandraku anak baik, Jangan ulangi lagi ya sayang. Janji sama nenek"


"Dian janji nek" kata Diandra


..

__ADS_1


part depan, Part sedih Angel dan Diandra yaa guyss..


Ayo jangan lupa like n komen.


__ADS_2