
Bum!
Pada saat yang sama, ada orang lain yang terhempas jauh. Ternyata Gracia yang tidak sempat melarikan diri ikut tertabrak.
Gita dan Gracia tergeletak di jalanan dengan penuh darah. Masih tidak diketahui apakah mereka hidup atau mati.
Namun, truk itu tidak berniat berhenti. Truk tersebut terus bergerak maju dan bergegas menuju Kelvin.
“Aaah! Ada orang mati.”
“Cepat lari!”
Kerumunan tadi sempat bengong sebentar, kemudian mereka mulai berpencar melarikan diri.
Tatapan mata Kelvin menjadi dingin, target truk tersebut adalah dirinya.
Tidak ada pengemudi di dalam truk, sepertinya rutenya sudah direncanakan dengan jelas sejak awal.
Tapi, malah mengalami kecelakaan di luar rencana.
Dia baik-baik saja, tetapi malah terjadi sesuatu kepada Gita dan Gracia.
Siuhh!
Truk tersebut menuju ke arah Kelvin. Semua barang yang ada di jalanan hancur berkeping-keping dan berserakan di tanah.
Kecepatan truk itu sangat cepat sehingga Kelvin tidak punya waktu untuk menghindarinya.
Kelvin menarik napas dalam-dalam. Karena dia tidak bisa melarikan diri, dia pun tetap diam di tempat.
Kekuatan energi dalam tubuh terus-menerus berkumpul di kedua telapak tangan Kelvin.
Kelvin hanya berdiri diam di sana. Di mata orang-orang, Kelvin pasti akan mati.
Bam!
Suara tabrakan keras antara orang dan truk terdengar, truk itu menabrak Kelvin.
Kemudian truk berhenti di sisi dinding.
Bahaya sudah berlalu, tetapi semua orang tahu bahwa Kelvin sudah meninggal.
Candra berjongkok di samping Gita yang berlumuran darah, memeriksa napas Gita dan menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
Sudah meninggal.
Nathan yang sedang memeriksa Gracia di sebelahnya, juga memiliki ekspresi yang sama. Gracia juga sudah meninggal.
Kemudian, Candra dan Nathan melihat lokasi Kelvin bersamaan, keduanya pun menghela napas.
Melihat kondisi seperti ini, sepertinya kemungkinan Kelvin masih hidup sudah tidak ada.
Candra tampak prihatin.
Karakter, kecerdasan dan metode kerja Kelvin semuanya luar biasa dan jauh lebih kuat daripada dirinya yang sudah berusia tua seperti ini.
Apalagi, di belakang Kelvin masih ada seorang dokter jenius yang mampu menyembuhkan penyakit mematikan Kiara.
Kelvin memiliki masa depan yang cerah, tapi sayang sekali ….
Nathan masih terdiam, tak berbicara.
Meskipun Kelvin sebagai saingannya sudah meninggal, dia tidak merasa bahagia sama sekali.
Kenapa sampai ada orang yang meninggal?
Buk!
Sebuah tarikan didorong menjauh dan muncul bayangan seseorang dari debu yang bertebaran.
“Itu Kelvin!”
Nathan berteriak heboh dengan ekspresi tidak percaya begitu melihat Kelvin selangkah demi selangkah berjalan mendekat.
Setelah hidup bertahun-tahun, ini pertama kalinya Candra merasa bersemangat. Matanya melebar menatap Kelvin tanpa mengalihkan pandangannya.
Luar biasa, ini luar biasa.
Ternyata dia tidak mati setelah ditabrak oleh truk.
Ini pertama kalinya dia melihat situasi seperti itu dalam bertahun-tahun praktik medisnya.
"Kamu .…"
Candra hendak bertanya, tetapi Kelvin mendahuluinya, "Aku baik-baik saja."
Kelvin menunjuk ke arah Gita dan Gracia yang tergeletak di bawah dengan penuh darah, lalu bertanya, “Bagaimana dengan mereka?”
__ADS_1
Candra menggelengkan kepalanya, “Sudah meninggal, tidak dapat diselamatkan.”
Kelvin mendengus tanpa kesedihan di wajahnya.
Truk itu jelas ditujukan padanya, tetapi dia melarikan diri menggunakan warisan yang ditinggalkan oleh leluhurnya, sementara Gita dan Gracia malah kehilangan nyawa mereka.
Itu adalah karma akan perbuatan mereka sendiri.
Ting!
Pada saat ini, Kelvin menerima pesan teks anonim.
“Nyawa kau besar juga, ternyata tidak mati. Tapi, kau secara tidak sengaja sudah membunuh mantan istri dan adik iparmu.”
“Tapi, tidak apa-apa, anggap saja ini peringatan untukmu.”
“Mengenai mantan istrimu, sayang sekali, padahal aku belum puas bersenang-senang dengannya dan malah sudah mati begitu saja. Kau bantu dia untuk mengurus kematiannya, ya anggap saja seperti kembali ke pemiliknya.”
“Pernikahan antara keluarga Wijaya dan keluarga Pasetrio, kau tidak perlu ikut campur. Kalau tidak, kau akan berakhir seperti mantan istri dan adik iparmu itu!”
Meskipun itu adalah pesan teks anonim, Kelvin sudah bisa menebak siapa yang mengirim pesan teks tersebut.
Rangga, putra kedua dari keluarga Pasetrio, orang terkaya di Jakarta.
Semua sudah jelas, dia berniat untuk membunuh Kelvin.
Rangga menyuruh orang untuk membunuhnya menggunakan truk, tetapi secara tidak sengaja malah membunuh Gita dan Gracia.
Rangga pasti sudah mengetahui semua ini, tapi dia sama sekali tidak merasa sedih dan malah menjadikan nasib kakak beradik itu untuk mengancamnya.
Kelvin diam-diam mengepalkan tangannya. Rangga sudah benar-benar membuat kesabarannya habis.
Ini namanya penindasan.
Rangga mengancamnya agar dirinya tidak ikut campur dalam pernikahan keluarga Wijaya dan keluarga Pasetrio, lalu memintanya untuk menjadi pengecut saja.
Maaf!
Dia tidak hanya ingin campur tangan, tetapi dia juga ingin membuat keributan.
Kelvin menyipitkan matanya. Dia sudah mengambil keputusan.
Karena Rangga mau pergi untuk menjemput mempelai wanita, maka dia akan pergi merebutnya!
__ADS_1