Dokter Jenius Pertama

Dokter Jenius Pertama
Bab 14. Kelvin Dalam Bahaya


__ADS_3

Ruang tamu keluarga Wijaya.


Reno mengerutkan keningnya, wajahnya penuh kepenatan. Dia baru saja mengambil teh untuk diminum, tapi belum dia minum, sudah diletakkan kembali.


Dia sangat cemas dan tidak ada mood sama sekali untuk minum teh.


Putra kedua keluarga Pasetrio tiba-tiba memberi kabar ingin datang menjemput mempelai wanita, hal ini sangat mengejutkannya.


“Ayah, aku dan Kelvin sudah ada surat nikah. Sekalipun dia mempunyai kontrak pernikahan, dia juga tidak bisa memaksaku untuk menikah dengan kakaknya yang sudah sekarat itu,” ujar Kiara sambil menatap ayahnya yang cemas.


“Kia, kamu terlalu polos.” Reno menghela napas dan berkata, “Aku barusan mendapatkan informasi, Kelvin dalam bahaya.”


“Mantan istri dan adik ipar Kelvin membuat masalah di depan klinik. Tiba-tiba, sebuah truk keluar menabrak mantan istrinya dan adik iparnya hingga meninggal. Kelvin beruntung masih bisa menghindar.”


“Ini pasti kerjaan Rangga, tujuannya untuk menghancurkan pernikahanmu dengan Kelvin.”


“Hanya dengan Kelvin meninggal, kamu akan menjadi janda. Jadi, sekalipun kamu sudah membuat surat nikah dengan Kelvin, dia juga bisa memaksamu untuk menikah dengan kakaknya.”


“Beraninya dia! Kemampuannya belum sehebat itu.” Mata indah Kiara berapi-api.


Reno menggelengkan kepala, “Kalau hanya Rangga yang datang menjemput mempelai wanita tidak masalah, tapi sepertinya Faisal juga akan datang.”


“Apa?!” teriak Kiara tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya.


Reno melanjutkan, “Faisal lebih menyayangi putra sulungnya. Kalau bukan karena putra sulungnya sakit parah, posisi pewaris ini tidak akan mungkin menjadi milik Rangga.”


“Jadi, dia pasti akan hadir pada saat Rangga mewakili Morgan untuk menjemput mempelai wanita.”


“Kalau begitu, bagaimana sekarang?” Memikirkan cara busuk Faisal, Kiara mengerutkan keningnya, dia pun mulai khawatir.


Telapak tangannya sudah basah berkeringat.


“Terus menunda!” Reno terdiam beberapa saat dan lanjut berkata, “Selama kita mengeluarkan akta nikah kamu dengan Kelvin, keluarga Pasetrio tidak bisa memaksamu untuk menikah dengan Morgan. Asalkan, Kelvin tetap hidup.”


"Cepat, beri tahu Kelvin, suruh dia bersembunyi dan jangan muncul dulu pada saat seperti ini."


"Jika dia muncul sekarang, pasti akan terjadi sesuatu. Faisal tidak akan membiarkannya begitu saja."


Tiba-tiba, telepon Kiara berdering. Dia mengangkatnya dan seketika ekspresinya menjadi sangat muram.

__ADS_1


Dia menatap Reno dan berbicara dengan suaranya yang sedikit bergetar, “Kelvin, dia datang untuk merebut mempelai wanita.”



Di jalanan Jakarta.


Tim iring-iringan sangat menarik perhatian dan hampir semua penduduk Jakarta hadir.


Bukan hanya karena tuan rumah tim iring-iringan adalah keluarga Pasetrio, orang terkaya di Jakarta, tetapi yang lebih penting ini adalah tim kematian.


Satu per satu mobil mewah berbaris dengan tulisan kata “bahagia” terpampang jelas di mobil.


Setelah barisan mobil, masih ada sekelompok orang yang mengikuti dari belakang.


Mereka memainkan suona dan membawa peti mati, yang juga ditempel dengan tulisan kata “bahagia”.


Karena ini adalah pernikahan antara keluarga Wijaya dan keluarga Pasetrio yang diadakan untuk orang yang mau meninggal.


Atas saran orang pintar yang bisa membaca Feng Shui, peti mati ini adalah mobil pengantin untuk menjemput pengantin wanita.



Rangga menghembuskan kepulan asap, mendengus dan berkata, "Dia akan datang."


Pemahamannya tentang Kelvin dia dapatkan dari Gita.


Meskipun tidak tahu banyak hal, dapat dilihat bahwa Kelvin adalah orang yang menghargai sebuah hubungan.


Apalagi, Kelvin dan Kiara sudah membuat akta nikah. Lalu, saat ini dia datang untuk menjemput mempelai wanita, Kelvin pasti tidak akan tinggal diam.


Kelvin pasti akan datang.


Sangat disayangkan, seandainya Kelvin meninggal dalam kecelakaan mobil tadi, dia tidak perlu repot-repot lagi sekarang.


Ketika dia mengetahui bahwa Kelvin dan Kiara sudah membuat akta nikah, dia sangat marah.


Kontrak perjanjian antara keluarga Wijaya dan keluarga Pasetrio adalah Kiara wajib menikah dengan putra sulung keluarga Pasetrio yang sudah sekarat. Tapi, si Kelvin malah membuat masalah.


Kebetulan Gita memohon padanya.

__ADS_1


Gita ingin memanfaatkan ayah angkatnya yang gila itu untuk memeras uang Kelvin.


Rangga merasa ini adalah kesempatan yang baik. Oleh karena itu, dia pun memprovokasi Gita. Dia memberikan sebuah obat kepada Gita untuk diberikan kepada ayah angkatnya. Begitu ayah angkat Gita meninggal di depan klinik Kelvin, maka kematiannya pasti akan menjadi masalah bagi Kelvin.


Hanya dengan cara ini, maka akta nikah Kelvin dan Kiara menjadi tidak berguna.


Tapi, siapapun tidak ada yang menyangka ternyata Kelvin langsung bisa menyadari kondisi tubuh ayah angkat Gita dan bahkan menyelamatkannya.


Mendengar hal itu, Rangga marah besar dan meminta orang untuk membunuh Kelvin sekaligus membunuh Gita dan Gracia, karena mereka berdua mengetahui terlalu banyak rahasia Rangga.


Gita dan Gracia sudah mati, tapi Kelvin malah baik-baik saja.


Setelah mengamuk, Rangga pun menenangkan diri dan mengirim pesan teks anonim kepada Kelvin.


Dia sengaja menekankan bahwa dia akan pergi untuk menjemput mempelai wanita untuk dinikahkan dengan kakak sulungnya yang sudah mau meninggal itu. Dengan karakter Kelvin yang seperti itu, dia pasti akan datang.


Kemudian, dia akan mengambil kesempatan ini untuk membunuh Kelvin.


Setelah itu, dia akan bekerja sama dengan keluarga bangsawan di Jakarta untuk memberikan tekanan kepada keluarga Wijaya dan memaksa Kiara untuk menikah dengan Morgan.


Selama pernikahan ini berhasil, maka posisi dia sebagai ahli waris akan aman.


“Tuan Muda, Kelvin sudah datang.”


Pada saat ini, ada orang yang berbicara dan menyadarkan lamunan Rangga.


Mata Rangga menyipit dan benar saja, sebuah bayangan orang berdiri di depan mobil nikah sehingga mobil pun berhenti.


Kalau Rangga tidak salah ingat, orang yang mukanya menyebalkan itu adalah Kelvin.


“Bunuh!” perintah Rangga dingin.


Aura membunuhnya terlihat jelas di matanya, kali ini dia pasti akan berhasil.


Kelvin harus mati.


“Baik!”


Alexander mengiyakan dan turun dari mobil.

__ADS_1


__ADS_2