Dokter Jenius Pertama

Dokter Jenius Pertama
Bab 19. Memberikan Virus Kepada Kelly


__ADS_3

Kediaman rumah keluarga Pasetrio.


“Ayo, sini, makan kuenya.”


Di ruang tamu, Faisal meminta orang untuk membuat kue dan memberikannya kepada gadis kecil.


Gadis kecil ini adalah Kelly, adik perempuan kelvin.


Faisal lebih suka di posisi yang aktif, termasuk meminta orang untuk mengobati putranya.


Oleh karena itu, dia mengundang adik perempuan Kelvin datang.


Hanya saja gadis kecil ini membuatnya sedikit terkejut.


Barusan dia masih menangis ketakutan, tapi begitu mendengar suara Kelvin, dia langsung lebih tenang dan merasa lebih yakin.


Kelly memalingkan wajahnya, tidak mempedulikan Faisal.


Dia percaya kakaknya akan datang menolongnya.


“Kalau suruh kamu makan ya makan, cari mati ya?”


Rangga yang berada di samping sudah tidak tahan lagi dan penuh emosi.


Ini adalah kue yang dipesan secara khusus oleh ayahnya. Dia saja tidak pernah mendapatkan perlakuan seperti ini.


Bocah tengil ini malah tidak tahu diri.


Rangga melangkah maju ke depan. Dia ingin menekan kepala Kelly dan memaksanya untuk makan.


Baru saja dia akan bertindak, dia sudah mendengar suara Faisal mendengus.


“Mundur!”


Rangga pun berjalan mundur ke belakang.


Faisal mengambil piring kecil tersebut dan menyerahkannya kepada Kelly, lalu dia tersenyum dan berkata, “Ayo, dimakan.”


Kelly malah tidak memperdulikannya dan tidak berbicara satu kata pun.


“Oke, kalau kamu tidak makan, nanti ketika kakakmu datang, aku akan menguncimu dan tidak akan membiarkan kamu bertemu dengannya.”


Faisal meletakkan piring di atas meja dan sembarangan berbicara.


Tak disangka, ucapan sembarang Faisal malah membuat Kelly ketakutan.


Dia paling takut apabila tidak bisa bertemu dengan kakaknya.


Oleh karena itu, Kelly langsung memakan kue yang ada di atas meja dan menelannya sampai habis.


Muka kecilnya penuh dengan sisa kue, tapi dia sama sekali tidak peduli.


Kemudian, dia menatap Faisal dengan mata berair seperti berkata, ‘Aku sudah makan kuenya sesuai permintaanmu, jadi jangan mengunciku, oke?’


Faisal tertawa, tapi bagi Kelly senyum itu sangat menakutkan.


“Alex, apakah virus di dalam kue ini bisa membuat gadis kecil ini memiliki gejala yang sama dengan Morgan?” Faisal tiba-tiba berbicara dan menatap Alex yang ada di sampingnya.

__ADS_1


Alex melangkah maju dan berkata dengan hormat, "Virus ini diambil dari tubuh Tuan Muda Morgan, penyebarannya sangat kuat. Dalam satu menit, gadis kecil ini akan menjadi sakit parah seperti Tuan Muda Morgan."


Faisal bersenandung.


Penyakit mematikan yang ada di dalam tubuh Morgan juga berasal dari virus yang tidak diketahui ini.


Sekarang, dia sudah membuat adiknya Kelvin terpapar virus ini, maka dia tidak perlu khawatir Kelvin tidak akan berusaha yang terbaik untuk menyembuhkan putranya.


Begitu dia menoleh, Kelly sudah pingsan. Darah di wajahnya perlahan-lahan menghilang dan berubah menjadi pucat pasi.


Sepertinya virus itu sudah bereaksi.


Pada saat ini, seseorang bergegas ke ruang tamu untuk melapor.


“Tuan Faisal, Kelvin sudah datang.”


“Dia datang dengan siapa?” tanya Faisal.


“Dia datang sendiri,” jawab orang tersebut.


Faisal melambaikan tangannya dan tidak berbicara apapun, lalu pria itu pun pergi.


Datang sendiri, menarik.


Dia mendongak dan melirik Rangga yang berdiri di sampingnya dan berkata, “Pergilah, bawa dia masuk.”


Rangga mengiyakan, setelah itu, berbalik dan meninggalkan ruang tamu.


Dalam beberapa menit, Rangga sudah kembali dengan seseorang di belakangnya.


Orang itu adalah Kelvin.


Sialan!


Dia diam-diam merasa gelisah.


“Dokter sudah datang?” Faisal menatap Kelvin sambil tersenyum. Lalu, dia berkata, “Silakan duduk, mau minum teh atau tidak?”


Faisal tampak seperti orang tua yang sedang memperhatikan seorang junior, sampai-sampai orang yang tidak tahu pun bisa mengira hubungan mereka sangat baik.


“Aku ingin melihat adikku dulu.” Kelvin sama sekali tidak menggubris niat baik Faisal dan berkata dengan dingin.


“Tentu saja, tidak masalah.”


Faisal tertawa. Dia memberikan jalan dan berpindah duduk ke posisi lain.


Di sofa hanya tersisa Kelly seorang.


Kelvin duduk di samping Kelly. Dia melihat wajah Kelly dan seketika ekspresinya berubah.


Dia dapat melihat bahwa di dalam tubuh Kelly terdapat virus yang kapanpun dapat membahayakan nyawa gadis tersebut.


Sialan!


Apa yang terjadi?


Kelvin menoleh dan melihat Faisal, lalu bertanya dengan dingin, “Apa yang kamu lakukan?”

__ADS_1


Namun, Faisal malah mengabaikan Kelvin. Dia menyesap teh dengan santai dan berkata dengan acuh tak acuh, “Oh, bukan apa-apa, aku hanya menularkan virus yang ada di dalam tubuh putraku ke dalam tubuh adikmu. Dengan begitu, ketika kamu menyembuhkan putraku, kamu akan melakukan yang terbaik.”


Virus Morgan dapat menyebar melalui mulut. Itulah kenapa Faisal memaksa Kelly untuk memakan kue yang dia berikan virus tersebut.


Kelvin menatap Faisal, matanya merah seolah ingin memakan orang.


Dia mengepalkan tangannya dengan erat hingga kuku tangan menusuk ke dalam dagingnya.


Penindasan, mereka terlalu menindas!


Tapi, dia tidak boleh mengamuk. Dia harus mengobati adiknya dan menghilangkan virus yang ada di dalam tubuh Kelly.


“Jarum!” teriak Kelvin kepada Faisal, seperti sedang melampiaskan amarah.


Faisal malah tertawa, seolah-olah tidak mendengarnya. Dia melambaikan tangan dan langsung ada orang yang membawa sebuah kotak kepada Kelvin.


Begitu kotak dibuka, di dalamnya ada satu set jarum emas.


"Ini adalah jarum emas hitam yang pernah digunakan oleh dokter kerajaan di istana zaman dahulu kala. Aku sengaja mencarinya khusus untukmu."


Kelvin mengambil jarum emas tersebut dan menatap Faisal dengan sinis. Kemudian dia mulai mengingat-ingat teknik jarum akupuntur di benaknya untuk menolong adiknya.


Faisal tersenyum tanpa mengucapkan sepatah kata pun dan menyesap teh lagi.


Faisal tampak tidak peduli begitu melihat Kelvin menolong adiknya terlebih dahulu. Karena jika dia berhasil menyembuhkannya, itu akan jauh lebih baik.


Virus yang ada di dalam tubuh adiknya sama dengan Morgan.


Jika Kelvin bisa menyembuhkan Kelly, maka sudah pasti dia bisa menyembuhkan putra sulungnya.


Ini adalah rencana cemerlangnya.


Pada saat ini, Kelvin berkeringat. Di dalam benaknya berusaha keras mencari teknik akupuntur, tapi dia tidak menemukan teknik akupuntur yang cocok.


Tangan Kelvin penuh dengan keringat, dia langsung menyekanya ke pakaiannya.


Cepat, cepat, cepat!


Kelvin berteriak di dalam hatinya.


Fiuh!


Seolah seperti ada cahaya keemasan melintas di benaknya, teknik akupuntur mulai muncul.


Teknik akupuntur Sancai dapat menyatukan racun dalam tubuh, kemudian memaksanya keluar secara langsung.


Kelvin dengan senang mengeluarkan tiga jarum emas 12 sentimeter dan memasukkannya ke dalam tiga titik akupuntur yang masing-masing terbagi menjadi pucuk kepala, dada, dan kaki.


Setelah itu, Kelvin mengeluarkan jarum emas, mengulangi tindakan tadi dan memasukkan tiga titik akupuntur itu lagi.


Setelah tiga kali, dia pun berhenti.


Kemudian, Kelvin memindahkan tubuh Kelly dan membaringkannya di sofa.


Kelvin mengeluarkan jarum perak dan menusuk ibu jari kiri Kelly untuk membuat luka kecil agar tetesan darah merah mengalir keluar.


Dia malah melihat ada energi vital berwarna hijau yang tercampur ke dalam darah.

__ADS_1


Dalam proses memasukkan jarum tadi, dia menuangkan energi vital melalui jarum emas ke dalam tubuh Kelly, sehingga memaksa virus tersebut berubah menjadi energi berwarna hijau.


Virus tersebut kemudian dikeluarkan dari tubuh melalui tetesan darah.


__ADS_2