
Kelvin mengira dia salah mendengar, tetapi ketika dia menoleh dan melihat Reno menatapnya, dia mengerti.
Reno serius.
Reno tidak mempermasalahkan dirinya yang sudah pernah menikah, dia bahkan terlihat ingin menikahkan putri kesayangannya dengan Kelvin.
“Apakah … ini tidak terlalu cepat?” Kelvin masih merasa ini seperti mimpi.
Belum lama ini, istrinya selingkuh, rumahnya menjadi hak milik orang lain dan dirinya berubah menjadi gelandangan.
Tapi sekarang, ada orang yang mengatakan langsung padanya bahwa dia bisa menikahi wanita cantik yang kaya seperti Kiara.
Reno dapat menebak apa yang sedang dipikirkan Kelvin. Kemudian, dia menepuk bahu Kelvin dan menghela napas, “Ini adalah cara terbaik saat ini.”
"Selama kamu dan Kiara menikah duluan, maka kontrak pernikahan antara keluarga Wijaya dan keluarga Pasetrio akan dibatalkan. Aku tidak ingin putriku menikah dengan orang yang sekarat."
"Apakah setelah itu keluarga Pasterio akan tinggal diam saja?" tanya Kelvin.
Reno memejamkan mata dan mendengus dingin, "Heng!"
“Kelak, setelah kamu dan Kiara sudah resmi menjadi suami istri, berikan saja mereka uang kompensasi. Setidaknya putriku terselamatkan.”
"Tetapi Alexander memiliki kontrak pernikahan, jadi dia bisa saja menggunakan kontrak pernikahan untuk memaksa nikah dan itu akan sangat merepotkan. Bahkan, aku pun tidak bisa menanganinya. Kamu tidak tahu betapa mengerikannya Faisal. Kala itu, dia datang sendirian ke Jakarta, tapi hanya dalam waktu lima tahun dia sudah bisa duduk di posisi orang terkaya di Jakarta, terlalu sulit untuk melawan dia.”
“Jadi, pastikan kamu cepat membereskan masalahmu dan segera menikah dengan Kiara.”
Kelvin melihat Kiara dan Kiara pun mengangguk padanya. Tentu saja dia juga memiliki pemikiran yang sama seperti Reno.
Kelvin akhirnya mengerti, pantas saja keluarga Wijaya terburu-buru ingin dirinya menikah dengan Kiara.
Tetapi, dia baru saja diselingkuhi istrinya, bukankah terlalu cepat jika dia langsung memasuki sebuah pernikahan baru.
Melihat ekspresi wajah Kelvin yang ragu-ragu, Kiara melangkah maju dan menarik kerah Kelvin. Kemudian, menatap Kelvin dengan tatapan tidak senang, “Aku tidak cantik?”
“Cantik.”
“Postur badan aku tidak bagus?” Kiara menunjuk badannya.
“Bagus!” ujar Kelvin serius sambil melihat Kiara dari atas ke bawah.
“Lalu apakah kamu merasa keberatan karena harus menikah denganku?” Kiara maju selangkah lagi, wajahnya yang cantik hampir menempel dengan wajah Kelvin.
__ADS_1
Kelvin bisa merasakan hembusan panas dari napas Kiara dan dia merasa geli.
“Um?”
“Tidak keberatan.” Kelvin menghela napas, “Bukannya aku keberatan, hanya saja aku merasa tidak pantas untukmu.”
“Tatap aku.” Kiara menatap mata Kelvin dan berkata, “Kalau aku bilang kamu pantas ya berarti kamu pantas.”
Empat mata saling berpandangan dan seketika terdiam.
“Kringgg~”
Pada saat ini, telepon Kelvin berdering dan ternyata Gita yang menelepon.
“Kelvin, kamu sudah merasa hebat ya? Beraninya kamu memukul adikku.”
“Aku akan menunggumu di Hey Café. Aku sudah menyiapkan surat perceraian. Cepat kamu datang ke sini untuk tanda tangan.”
“Oh iya, karena kamu sudah memukul adikku, kamu harus memberi kompensasi satu miliar.”
Selesai berbicara, Gita langsung mematikan telepon tanpa memberikan Kelvin kesempatan untuk berbicara.
Sebelumnya dia pernah memberikan semua yang dia miliki kepada istrinya tanpa syarat, termasuk rumah dan tabungan, tetapi balasan yang dia dapatkan hanyalah pengkhianatan yang sadis dari istrinya.
Apakah wanita ini benar-benar ingin beradu dengannya sekarang?
Hah!
Kelvin merasa sekujur tubuhnya gemetaran. Tiba-tiba tangan kanannya merasakan sentuhan hangat, ternyata tangannya yang dingin dipegang oleh tangan hangat lainnya.
Begitu menoleh ke belakang, dia melihat wajah cantik Kiara sedang tersenyum padanya.
“Sudah mau bercerai? Aku akan pergi denganmu!"
...
Hey Café adalah kafe terkenal di Jakarta dan sudah terkenal menjadi tempat untuk berkencan.
Tentu saja, ada juga beberapa orang yang memilih untuk bercerai di sini.
Berawal di sini dan berakhir di sini untuk mengucapkan selamat tinggal pada masa lalu.
__ADS_1
Gita juga berpikiran seperti itu.
Saat ini, dia mengenakan Sheath dress hitam dan duduk dengan kaki yang disilangkan. Dia terlihat cukup seksi dan sangat menarik perhatian para pria.
Dia menikmati tatapan mereka karena semakin banyak orang yang menatapnya, itu berarti dirinya semakin menarik.
Gita mengambil kopi yang ada di depannya dan menyesapnya. Lalu, dia melihat seorang pria muda duduk di seberangnya dengan tatapan jijik yang sangat dalam.
Bam!
Gita meletakkan kopinya, lalu mengeluarkan dokumen dari tas LV yang baru saja dia beli dan melemparkannya ke atas meja.
Kelvin mengambilnya dan melihatnya dengan serius. Tapi, semakin dia lihat, alisnya semakin mengerut.
Jika rumah menjadi miliki Gita, tabungan menjadi milik Gita, itu sudah tidak menjadi masalah.
Tapi, dia harus membayar kompensasi kepada Gracia sebesar satu miliar, bahkan memberi tunjangan sepuluh juta kepada Gita untuk biaya mental yang terganggu dan harus memberikan uang sepuluh juta untuk orang tuanya setiap bulan.
Tidak hanya itu, Kelvin juga diminta untuk membantu Gita membayar hutangnya yang sebesar empat ratus juta.
Terlebih lagi, Gita juga meminta Kelvin untuk menulis surat pengakuan dengan tujuan menunjukkan kepada semua orang bahwa Kelvin yang berbuat salah terlebih dahulu. Semua tanggung jawab dibebankan kepada Kelvin.
Ini benar-benar penindasan!
Kelvin mengangkat kepalanya dan menatap wanita di depannya yang berpakaian seperti pel*cur. Dia benar-benar wanita yang sangat munafik. Kelvin menahan amarah di dalam hatinya dan bertanya, "Apakah ini surat perceraian yang kamu tulis?"
"Memangnya kamu tidak merasa ini terlalu berlebihan?"
“Berlebihan?” Gita mencibir dan berkata dengan menghina, “Apanya yang keterlaluan?”
"Aku menikah denganmu selama tiga tahun, kamu sudah mengambil tiga tahun masa mudaku yang berharga. Apakah kamu tahu betapa berharganya masa muda seorang wanita?"
"Kamu lihat saja dirimu yang begitu miskin. Memangnya ada wanita yang akan suka padamu? Jika aku tidak mengasihanimu saat itu, apakah kamu bisa menikah? Mungkin kamu akan menjadi bujangan selama sisa hidupmu."
Gita ingin lanjut memaki Kelvin, tapi dia melihat seorang wanita yang berpakaian serba putih dengan kacamata hitam berjalan ke arah mereka.
Begitu wanita itu muncul, dia langsung menjadi fokus seluruh kafe. Bahkan, Gita sendiri juga ikut meliriknya, dia sangat cantik.
Tepat ketika Gita sedang memandang wanita itu dengan penuh kekaguman, wanita itu tiba-tiba duduk di sebelah Kelvin dan melepas kacamata hitamnya. Kemudian, dia menatap Gita dengan seringai di sudut mulutnya, "Barusan kamu bilang tidak ada wanita yang akan suka padanya?”
"Oh, maaf, aku suka padanya."
__ADS_1