Dokter Jenius Pertama

Dokter Jenius Pertama
Bab 47. Menyerang Duluan


__ADS_3

Apa yang Kelvin katakan benar. Alasan kenapa Patricia tidak berani mengangkat telepon karena dia takut bahwa hasilnya sama seperti yang dikatakan Kelvin. Akan tetapi, dia tidak boleh menunjukkannya di hadapan Kelvin.


“Angkat ya angkat.” Patricia memaksakan diri untuk tetap tenang dan mengangkat telepon.


“Nona, gawat, orang yang kita utus ke Pabrik Farmasi Keluarga Wijaya masih belum kembali.”


“Sekarang di internet sedang beredar rumor tentang bukti Keluarga Pasetrio menjebak Pabrik Farmasi Keluarga Wijaya. Jelas sekali bahwa Surya sudah mengatakan semuanya.”


“Dan juga … Tuan Muda Rangga sudah meninggal. Ada orang yang mengirim mayat Tuan Muda Rangga kembali ke depan pintu rumah Keluarga Pasetrio. Saat ini, Kakek sedang marah besar.”


“Nona …Anda … Anda segeralah pulang.”


Mendengar laporan dari anak buah, raut wajah Patricia semakin tidak enak. Dia bahkan sama sekali tidak sanggup untuk mendengar sampai akhir. Benar saja, semua sama seperti apa yang dikatakan Kelvin.


“Kamu menang.” Setelah terdiam cukup lama, Patricia akhirnya mengatakan hal ini.


Ini adalah pertama kalinya Patricia menunduk pada orang lain selama beberapa tahun ini. Namun, memang perlu diakui bahwa selama beberapa tahun ini Kelvin adalah lawan paling hebat yang pernah dia ketemui.


Kali ini, dia kalah.


Selesai mengatakan hal ini, Patricia tidak mengatakan apa pun dan membalikkan badan untuk pergi. Sebab, dia sudah tidak punya alasan untuk tetap berada di sini lagi.


Setelah Patricia pergi, telepon Kelvin berdering. Ternyata Reno yang meneleponnya.


“Kelvin, kamu benar-benar dewa. Patricia ternyata benar-benar mengutus orang datang untuk membunuh Surya.”


“Tapi, seperti perintah darimu, kami melindungi Surya dengan sangat baik. Akhirnya orang tersebut gagal membunuh Surya dan malah tidak sengaja membunuh Rangga. Kali ini Rangga yang berpura-pura mati malah menjadi mati sungguhan.”


“Lalu, aku sekalian mengutus orang untuk mengirim mayat Rangga kepada Faisal.”


“Surya sangat ketakutan. Jadi, demi mempertahankan nyawanya, dia pun memohon pada kami untuk melindungi dia dan mengungkapkan semuanya. Dia mengatakan dengan sangat jelas seluruh proses bagaimana anak buah Patricia menjebak Pabrik Farmasi Keluarga Wijaya.”

__ADS_1


“Semua hal ini sudah disebarluaskan di internet. Semua orang di Jakarta juga sudah tahu. Kali ini, Faisal benar-benar berada dalam masalah besar.”


Kelvin mendengarkan telepon, tetapi dia tidak sebahagia Reno.


Meskipun sudah membeberkan masalah Keluarga Pasetrio yang menjebak Pabrik Farmasi Keluarga Wijaya dan juga mendapatkan respons yang cukup besar, tetap saja Keluarga Pasetrio tidak akan hancur hanya karena hal ini.


Oleh karena itu, Kelvin harus tetap membuat sebuah persiapan.


Kelvin memutuskan panggilan telepon dan meninggalkan tenant. Selanjutnya, masalah Keluarga Pasetrio menjebak Pabrik Farmasi Keluarga Wijaya sudah tersebar luas di internet.


Keluarga Pasetrio berubah menjadi lawan semua orang. Bahkan, ada orang yang mengatakan bahwa Keluarga Pasetrio sudah diselidiki. Gubernur juga sudah turun tangan dan Keluarga Pasetrio akan masuk penjara.


Seketika, Keluarga Pasetrio seperti sebuah pohon yang tersambar petir dan bisa jatuh kapan saja. Akan tetapi, berita semacam ini yang merugikan Keluarga Pasetrio hanya berlangsung selama beberapa jam saja, lalu menghilang. Setelah itu, yang muncul hanyalah suara-suara orang yang membela Keluarga Pasetrio.


Bahkan, ada banyak sekali orang yang ternama turun tangan langsung untuk membela Keluarga Pasetrio. Mereka mengatakan bahwa Keluarga Pasetrio difitnah dan masalah Keluarga Pasetrio menjebak Pabrik Farmasi Keluarga Wijaya juga difitnah.


Suara ini semakin banyak, bahkan Keluarga Pasetrio pun sudah berubah menjadi korban di mata orang-orang.


Di dalam ruang tamu Keluarga Wijaya.


Plak!


Reno menepuk meja dengan sangat keras, lalu memaki dengan berapi-api, “Berengsek! Hal ini justru bukan menjadi sebuah masalah bagi Keluarga Pasetrio.”


Kiara juga tampak sangat marah dan berkata dengan emosi, “Apakah orang-orang yang membela Keluarga Pasetrio sudah buta? Jelas-jelas bukti sudah ada dengan sangat jelas di depan mata mereka. Bisa-bisanya mereka mengatakan bahwa Keluarga Pasetrio difitnah?”


Kala itu, hanya Kelvin seorang yang tampak tenang. Sebab, dia sudah menduga hal ini akan terjadi.


Di belakang Keluarga Pasetrio masih ada bekingan. Begitu orang tersebut melontarkan sebuah kalimat, maka masalah pun sudah teratasi. Karena kali ini sama sekali tidak melukai Keluarga Pasetrio hingga ke tulang-tulangnya.


Pada saat ini, Kelvin menerima sebuah SMS. Kali ini pengirimnya bukanlah anonim, orang tersebut justru langsung menunjukkan identitasnya.

__ADS_1


“Kelvin, aku perlu mengakui bahwa kamu benar-benar sangat hebat. Selama hidupku ini, aku sudah gagal beberapa kali karena kamu.”


“Tapi, memang kenapa?”


“Sekalipun kamu mengungkapkan bukti bahwa Keluarga Pasetrio yang menjebak Pabrik Farmasi Keluarga Wijaya, memangnya kenapa?”


“Keluarga Pasetrio tetaplah Keluarga Pasetrio, kami tetap keluarga terkaya di Jakarta. Kamu sama sekali tidak bisa menang melawan kami.”


“Kelvin, aku, Patricia, benar-benar sangat mengagumi kamu. Kalau saat ini kamu meninggalkan Keluarga Wijaya, aku bisa melindungimu sesaat sebelum Keluarga Wijaya dimusnahkan.”


“Bagaimanapun juga, aku benar-benar sangat tertarik padamu. Kamu bisa mempertimbangkannya.”


“Setelah kamu mempertimbangkannya matang-matang, kamu bisa meneleponku.”


Melihat SMS yang dikirim oleh Patricia, Kelvin hanya tersenyum sinis.


Apakah Patricia benar-benar merasa bahwa Keluarga Pasetrio tidak bisa dikalahkan?


Hehe!


Kelvin bahkan sudah memiliki rencana selanjutnya.


Selama membuat Keluarga Pasetrio bangkrut dan membuat bekingan Keluarga Pasetrio merasa bahwa Faisal sudah tidak berguna, secara otomatis orang tersebut juga tidak akan melindungi Faisal.


Oleh karena itu, jika ingin menghancurkan Keluarga Pasetrio, pertama-tama harus membuat Keluarga Pasterio bangkrut dulu.


Saat ini, industri utama Keluarga Pasetrio yang menghasilkan uang ada dua.


Pertama adalah Rumah Sakit Jakarta, alasannya karena selama ini Rumah Sakit Jakarta dikenal sebagai rumah sakit dengan kondisi medis terbaik di seluruh Jakarta. Hanya saja, malah dikendalikan oleh Faisal. Kedua adalah peralatan medis.


Di antara kedua tersebut, rumah sakit swasta Keluarga Pasetrio yakni Rumah Sakit Jakarta adalah yang paling utama. Apabila Rumah Sakit Jakarta tutup, Keluarga Pasetrio setidaknya akan kehilangan sumber ekonomi sebanyak tujuh puluh persen.

__ADS_1


Kelvin tiba-tiba mendongakkan kepala dan raut wajahnya menunjukkan ekspresi senyum misterius. Lalu, dia berkata, “Ayah, Kiara, selanjutnya kita harus menyerang duluan.”


__ADS_2