Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 107 Mayumi caressia


__ADS_3

ini mengingatkan saat sangat dingin membuat tubuhku tak berarti di hadapannya hingga di bawah jiwa yang merajut derita di dalam ruangan kota kenangan butiran Erta embun jiwa mahkota dewa membatasi nuansa harmoniki dengan warna warni bunga taman senyum pelangi


FLASHBACK DI DALAM KENANGAN CARESSIA


setiap malam pasti bermimpi ini dan aku selalu bercanda ria membahas sesuatu saling memahami saling curah disini lihatlah aku tokoh utama dalam mimpi tidur nyenyak yang setiap saat membuat lupa akan dunia nyata disini dia begitu sangat menawan hanya dia yang selalu menanti ku namun jika ini dunia mimpi apakah dia juga bermimpi hal yang sama denganku apakah dia juga merasakannya dan juga mengalaminya dan menginginkan nya


di sebuah toko kecil mengingat kan masa yang lampau 2003


" hei....lama kita tak jumpa apa kabar"( terangnya)


"... aku baik baik saja bagaimana denganmu kamu sekarang sombong"( jawabku)


" aaah aku sangat sibuk maaf ya kemarin aku tidak menyapamu lagian aku sedikit malu dan canggung"( jujurnya)


" kamu tahu disana pertama kali kita bertemu apa kamu lupa"( crewetku)


" hahahaha mana mungkin aku lupa ...apa yang salah kenapa kamu selalu mengelilingi toko toko itu "( simpulnya)


" aku tidak mengelilingi semua toko toko sih ...ya karena aku mencarimu aku tahu kamu pasti ada di salah satu toko toko yang ada di sekitar sini


" hahahaha maaf membuat mu cemas ..dan satu lagi apa yang ada di tangan mu ... itu yang ada di jari manis mu"( tawa senyum darinya)


" aaah ini bukan apa apa lihat ini bisa di lepas dan sekarang hilang "( sembari melepas cincin emas di tangan manisku)


" aaah jadi seperti itu ... terimakasih aku juga masih berharap kepadamu


" jangan lupa untuk selalu bermimpi "( jawabku) sembari mengikatkan janji selalu bersama


namun demikian singkat dalam cerita mimpi yang caressia alami dan ketika waktu bergulir dengan seksama harum wewangian dari mimpi tidur dalam rasa


" caressia.... bangun ...mama sudah siapkan pakaian mu "


" ouh iya ma..sebentar...


hari pun menjadi bukti akan kisahnya waktu memutar dengan sangat cepat nya dalam keheningan ketika itu sudah berlanjut sudah kejadian yang di mana caressia berada dalam ruangan kelas miliknya yang seakan membawanya percaya dalam pembelajaran yang ia terima ketika itu suara lantang yang guru ucapkan membuat semua tertuju dan tertawa akan sebuah jawabannya


" Erin....Erin...Sadewa ...apa dia "( tanya guru)


"....


" hei..apa ada yang tahu dia dimana berada"( tegasnya)


...


namun semua terdiam dan tertawa yang tidak bisa lepas dari rapatnya mulut milik mereka dan ketika seorang guru itu merasa di permainkan oleh murid yang ada di sana ketika itu juga jari telunjuk caressia mengarah kesana dan itu membuat semua tertuju mata mata itu tertuju pada caressia yang seakan rasa kebencian dan penghianatan yang ia terima namun sikap guru itu malah tersenyum untuknya iya senyum manjanya yang ia terima hingga dengan usapan di kepala" terimakasih" lalu guru itu mendekati dan saat semua menunggu momen yang sangat mereka tunggu dengan ucap senyum manjanya itu menjadikan semua terheran " Erin apa mimpinya sudah selesai ...bangun ..dan bergegaslah "( tutur manjanya) namun ketika jawabnya yang menjadikan semua hanyalah sandiwara" mimpi ini masih berlanjut dan aku tak mau melewatkan nya," (jawab bergumam dari Erin)... terlihat tetap saja Erin yang masih dalam tidurnya terlihat sang guru itu mengangkat dagu Erin dan mencoba membangunkannya hingga seakan kata percuma dalam bertuhan harapan itu dan kepercayaan itu menyimpang dari nya hingga


" sampai kapan mimpi mu itu ..?( kata guru)


"....masih banyak bangku kosong yang ada di sana.. .."( mencoba membuka wajah dan mata dari pejamnya)


" benar kah..."..


".....


dan dia tertidur lagi


sang guru pun kembali kedalam mata pelajaran untuknya hingga ketidak pastian merangkai ubin dalam laku laju kata pelajaran sehingga begitu banyaknya pohon pohon mata pembelajaran yang menghutan sangat lebat yang menjadikannya tersesat


" saya akan bercerita sedikit tentang seekor kelinci yang sangat manis dan imut namun banyak orang menganggap nya sangat berbahaya dan ditakuti karena sesungguhnya itu membuat kesalahpahaman dari nya"...( cerita sang guru)


semua murid terdiam dan mengikuti sebuah dongeng yang ia bacakan namun entah mengapa dia Erin Sadewa bangun dan berdiri


" iya ada apa Erin ...apa yang terjadi pada mimpinya?( tanya guru)


" aku tersesat .."( jawabnya)


" hahahaha ( cemoohan dan tawa murid)


"lalu apa yang kamu lakukan"( kata guru)


.."( diam)..


tawa dan cemooh terbiaskan dalam wajah polosnya dan terlihat Erin kala itu berkemas dan membuat murid mulai tak mengerti akan sikapnya dia anak Sekolah dasar yang sulit untuk di mengerti hingga pertanyaan itu mulai terkuak


" Erin mau kemana ?..


" ...


" apa yang di lakukan kelinci kecil saat lapar "


.... menangis "( jawab Erin sambil pulang ).


semua terdiam dengan tingkahnya


dasar anak nakal tercucur lembut dalam bisiknya


" caressia bisa membantuku antar dia sampai kerumahnya .. .."( kata sang guru)


" baik pak..."( jawab ku)


hingga aku pun menemaninya pulang tanpa ada kata kata ia berjalan lurus hingga tepat ia berada di gubug yang terbuat dari kayu dengan atap juga dari daun tembok rumah itu terbuat dari anyaman yang seketika aku tak mengerti


" terimakasih..."( tuturnya)


hingga itu terjadi lagi dan lagi ia tak melanjutkan sekolah nya dan aku selalu menemani nya pulang ketika itu bingung ku menemani kemudian


" berhenti ...apa yang kamu lakukan aku tak mengerti (kataku )


" ....( diam dan berhenti )


"mengapa kamu selalu pulang setelah pelajaran kedua"??


" ...( dia berjalan lagi)


" caressia ...apa itu namamu...dan pak guru itu adalah ayahmu kan .."( terangnya)


" ..... bagaimana kamu tahu"..


" aku bukan salah satu murid di sana ...itu sebabnya aku pulang karena aku tak boleh terlihat oleh guru lainnya "


" apa maksudmu..?( bingung ku)


"nenekku mengatakan nya bahwa aku hanya boleh belajar ketika atau saat beliau mengajar"( jawab erin)


dan cerita sesungguhnya adalah Erin bukanlah murid resmi yang ada di sana, aku mulai mengerti ketika mencoba masuk di dalam rumahnya


" caressia nenekku inginkan menyapamu ...aku bercerita kalau aku punya satu teman ..."( nada malu malu)


" assalamualaikum..".(ujarku)


" walaikumsalam ...apa kamu caressia"( jawabnya)


hingga ia berjalan sangat pelan dan mempersiapkan sesuguh ubi rebus yang di mana aku baru pertama kali memakannya


" ini untukmu " ....apa ...ouh iya ini minumannya "( kata beliau)


" nenek ..aku mau satu "( kata Erin )


terlihat ia sangat bahagia aku tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi hingga kami sering bersama dan bersama namun ketika waktunya aku kembali ke sekolah saat pelajaran ke 3 setelah istirahat yang di mana sesuatu menggemparkan ku bahwa ayahku kini menjadi kepala sekolah sehingga siswa siswi yang ada disini mngikuti sistem yang ayah buat , ketika mendekati bulan 6 Erin kini menjadi siswa yang aktif dalam setiap harinya dan Erin kini kembali tersenyum bahagia sehingga waktu demi waktu aku dan erin lalui dan kami bisa bersekolah dengan lancar namun tak di mengerti ketika kelulusan Erin menghilang dan tak ada kabar tentangnya


kemudian waktu bergulir sangat cepat aku diam dan bingung saat musim berlibur tiba ku coba bermain kerumahnya namun


" assalamualaikum...halo Erin apa ....ayo kita bermain ..." tuk tuk tuk"


...."( sunyi yang terasa)..


tak lama kemudian ia datang dengan membawa sesuatu dan aku masih menunggu di depan teras rumah miliknya


" apa yang kamu lakukan disini..."( kata Erin dari samping)


" aku mencarimu....kamu tak hadir di saat kelulusan di umumkan"( jawab teguhku)


.." .... ah .. masuklah nenek menunggu mu "( jawab senyum manjanya)


hingga aku bertemu dengannya ia sedang berada dalam kondisi fisiknya terlihat ia terbujur lemas dan berbaring lesu


" nek apa yang terjadi ...!( bingung ku)


"...(. diamnya ..)....


....


...."ah sebentar tunggu disini...."


dan dia pergi kebelakang dan sedikit banyak tinggkahnya ia pun memasak dengan ikan tangkapannya dan kau melihat nya dengan dapur yang seadanya banyak debu dan rumah laba laba menghiasi keunikan di setiap dinding itu


" ... aAh ...sudah aku katakan tunggu di sana ..."( tegas nya)


tak lama kemudian


" caressia...apa itu kamu..."!!( pintanya)


" hEee nenek apa yang terjadi ..."( sambil bergegas membantu nya)


...


" Hem..... terimakasih sudah berkunjung lagi..."huk huk huk '( batuk )..


" nenek sakit ...!( jawabku )


waktu itu terbagi dalam suka duka sedikit miris melihatnya dan walaupun Erin mencoba menghiburku tetap saja aku prihatin dan mencemaskannya hari ini terlewatkan dengan nada dan warna bunga merah mawar masa remaja dan ke 2 aku masih bermain di sana ketika itu sedikit berbeda ucapnya


" dia hartaku ...( curhat Erin) bagiku dia segala nya dan aku ingin melindunginya namun sekuat apapun yang ku lakukan tetap saja aku hanyalah seorang bocah jadi aku akan berjuang sekuat tenaga untuk nya ...jadi kamu jangan mengkhawatirkan nya ...aku berjanji ( tegas erin) bagiku... bintang ku yang akan selalu menguatkan ku adalah dirimu caressia


"Erin... berjanjilah... padaku... jadilah awan yang putih walaupun kamu bersedih jangan pernah mendung dan ******berguntur****** ***hingga senyum manjamu menemaniku dalam semua tingkahku seburuk apapun yang ku lakukan bintang mu ini akan selalu bersinar terang dan menemanimu saat kamu bersedih terimakasih Erin Sadewa... aku menunggumu di sana " where are you now" dunia yang sempit dan berjurang.. (jawabku)


" ... tentu...


" namun ...apa kamu tahu " where are you now"...?


"......aaah kurasa hanya " aku sendiri yang mengerti " walaupun aku tak begitu paham tentang mu namun kamu mengerti dan memahami apa dan siapa diriku "


"... Erin ...dari mana kamu mengetahui nya..."?( tanyaku)


" ....ayahmu ...yang memberitakuku ...."( jawab senyum manjanya)


" ayahku...!!


" iya...ayahmu ..sering bercerita tentang kehidupan seekor kelinci yang imut namun begitu sangat di takuti...dan dia " kanji" adalah tokoh dari buku dongeng oppelia ringtone


" apa...apa kamu juga pembaca buku dongeng itu.... jangan jangan kamu....!!!( simpulku)


padahal ayah tak pernah bercerita tentang dia" kanji" si kelinci dalam buku dongeng ini"( batinku)


" apa ... maksudmu...aku tak mengerti ....bagiku ayahmu sangat menarik dia membantuku dalam pembelajaran dia seperti ayah bagiku...


saat itu juga jantung ini berdebar kencang ketika ia tersenyum manja dan tersipu malu kemudian terlihat warna merah mawar remaja hinggap di pipi tembem ini tanpa sadar tubuh dan gerak laku ini mengikuti nada yang berirama memanjakan nuansa harmoniki tanpa sadar kami berciuman untuk meredam getaran gempa jantung ini. ( .sambil memegang ikat jari )


itu adalah ciuman pertama kali dalam seumur hidupku entah kadang aku benci pikiranku" dia seperti ayah bagiku" namun otak ini mengartikan inginnya suatu janji dan harapan serta impian hidup bersama selamanya entah mengapa aku berfikir bahwa ......


hari telah berlalu sehingga terlihat warna warni pelangi menghiasi di setiap langkahku dan saat malam tiba bintang bintang mengelilingi dalam lingkup nuansa hatiku aku senang bersamanya hingga hari ke 3 dia datang dan menjadikan sang bulan rindu hadir memanjakanku


" caressia ...bangun ...sayang ..."... lihat siapa di sana ..( kata ayah ...)


.... ouh ....Hem...


sehingga aku mulai bangun dan dia kuria bersama ibu datang berkunjung ..sudah cukup lama ibu dan ayah pisah ranjang dengannya namun baru kali ini ku sadari dia kuria adalah saudara kandung


" caressia kenalkan di kuria ...dia... adikmu..."( jelas ayah )


...


terlihat dia sedikit malu malu ... walaupun umur kita hanya selisih 1 tahun tetap saja aku yang terlahir di desa dan dia terlahir di kota namun terlihat baju dan penampilannya sangat jauh dari kata biasa dia dari luar negeri


sedikit canggung antara aku dan dia dalam segi bahasa dia yang tak mampu berbahasa lokal kemudian pembelajaran ku berikan untuknya dalam ruangan itu hingga dalam perpustakaan itu sesuatu terjadi


" curia come here" ( bisikku)


....

__ADS_1


dan dia tak bertanya apapun tentang itu sehingga kini ku pertemukan dia sebenarnya di ruangan rahasia perpustakaan dalam rumah ini terdapat pintu atau jalan lain itu adalah sebuah lorong yang menuju ke kediaman Erin ketika kami keluar dari lorong sehingga membuatnya terdiam kaku


" ...hEeee lihatlah ..."


" this is so beautiful


"of course( jawabku)


...


terlihat dia terbengong dan terlihat senang kami berlari menyusuri sawah sawah dan pemandangan alam sekitar angin berhembus sangat manja perjalanan 30 menit untuk mencapai kekediaman Erin dan dia melihat hanya satu rumah yang di kelilingi rindangnya sawah sawah namun semua itu bukan miliknya sebuah gubug dengan nuansa sederhana mencerminkan classical


" waaah very classical place and it is very beautiful "


" wait here ok"( jawabku)


...


sehingga kami berada di depan rumah nya ketika itu Erin yang masih berada di dalam ruangan ketika ku ketuk pintu itu dan


" assalamualaikum "..tuk tuk tuk"


" aAh... caressia...apa yang kamu lakukan disini"( kata Erin )


" Erin ... kenalkan dia kuria dia ini adikku maaf..tapi jangan berbicara dalam bahasa lokal ..karena dia tak bisa berbahasa dengan lancar..


" Hem...hai..."( senyum manjanya )


..


namun pertemuan ini sangat singkat ketika ia pun buru buru pergi dan meninggalkan kami


"anu...maaf caressia aku harus pergi "


" heEe kamu mau kemana ...?


" aku harus bekerja paruh waktu untuk memenuhi kebutuhan kami..bye bye..."( dia sambil berlari )


heEe......


"what happened"


" I think he's busy


....


dan kami pun mengikuti nya dari belakang dia berlari dan sampailah dia di sana ..


" hEee...itu ayah...."( bisikku). sambil bersembunyi


" dad... that's dad sis


" .....


terlihat Erin pun membawa keranjang perkebunan entah mengapa aku tersenyum dan benar dia Erin bekerja paruh waktu untuk memetik kebun teh milik ayahku hingga ku putuskan untuk pulang mengajak kuria


" Curia let's go back home if dad finds out we're here it's going to be bad"


" Sis is he your girlfriend?


" hmm.... shhh don't tell anyone please


" Hem.......he caught my attention a little


" heeey KURIA .... be careful not to be like "


" hahahaha I'm just kidding


...


dan itu adalah canda dari kuria hingga kami diam diam kembali kedalam rumah dengan sangat hati hati kami pun bersama sama dalam canda gurauan terlihat kuria sangat cepat belajar bahasa lokal walaupun sedikit pemahaman yang sangat lucu


dan hari ke 7 setelah kelulusan aku dan kuria sering sekali berada di perkebunan teh terlihat warna yang cerah dengan hijaunya dan harumnya suasana pagi...dan dia datang ...


" kak dia datang ..."( kata kuria yang sedikit menunjukkan jarinya)


.....


seketika juga aku memandangi nya dan melihatnya berlari dari kejauhan ia tampak semangat dan sangat senang entah apa yang terjadi kepadanya dan aku melambaikan tanganku dan dia tersenyum riang namun


" Erin..."( ujarku)


" caressia apa yang kamu lakukan disini..."( kata Erin)


.." aAh..aku bermain main disini lagi pula ini kebun milik ayahku"( jawabku)


.." hAah bukan itu maksudku...


" Hem....hayo....tumben kamu sangat senang apa kamu merindukan ku "( candaku)


...


dan dia mendekati ku dan memelukku dan dia berkata" terimakasih untuk semuanya " dan aku mulai binggung


" aku sangat senang ... akhirnya ada seorang dokter yang mau memeriksa nenekku ..."


" ....apa...!


" ayahmu yang mengatakannya bahwa kamu yang menyuruh dokter itu untuk memeriksanya"( kata Erin)


....


dan aku tak mengerti dari keluhku yang kemarin sengaja ku utarakan ke pada ayah hingga dokter pribadi keluarga ini mau memeriksanya terlihat dia sangat senang


" aAh maaf...aku terlalu bahagia aku tak bermaksud lancang kepadamu "( malu malu nya)


...


"Hem...tak apa ...serahkan semua padaku ..jadi semangat...dalam bekerja..."


" tentu....


" caressia.bangun....ayah ...ayah kecelakaan"( kata kuria)


apa.....ini tidak mungkin .."( sambil bergegas )


...


dan benar ayahku ketika pagi itu tiba semalam memang hujan lebat namun ayahku tak mungkin ini terjadi ...dia jatuh dari tebing belakang rumahku...


" hEeee ini tidak mungkin ....Aaaa....hiksk hiks ..hiks...( sedihku)


.. caressia...hiks hiks ....ayah....hiks hiks..


.....


terlihat semua histeris bahkan dokter pribadi keluarga kami tak mampu menolongnya dan dia penjaga di kediaman ini pun tak berkata dalam gerak gerik tubuhnya semua tertanam kaku dalam kesedihan yang mendalam semua orang tak percaya akan semua yang telah terjadi....dan Erin menghilang dan meninggalkan neneknya saat aku berada di sana terdapat keluarga dari dokter pribadi keluarga kami ada di sana sering mengunjunginya namun Erin tak kunjung ada


waktu telah bergulir sangat cepat tak ada yang tahu siapa pelakunya namun aku percaya ayahku di bunuh oleh orang lain karena aku yakin ayahku tak memiliki musuh hingga hari penerimaan mahasiswa SMP di kampus itu namun tetap saja kini aku berjalan sendiri aku kehilangan kasih dan juga cinta namun ketika melihat bangku pojok itu kini hadirnya yang seakan muncul dalam bayangan ku ketika sebuah absensi yang berada dalam ucapnya ketika nama " Erin Sadewa " muncul


" Erin ..Erin Sadewa ..apa dia ada...!!


" ....hEee.....Erin....!!??"( aku seketika bangun)


...


namun ia tetap saja tertidur seperti yang dulu bahkan kurasa ia tak mendengar semua dengan telinga yang tersumbat handset dengan nada yang sangat kencang


" syukurlah...Erin kamu ..." ( senang ku)


...


hingga waktu istirahat telah berlalu dan..


"Erin bangun...Erin bangun.."...


" hEee...kau .. caressia....."( murungnya)


namun sikapnya aneh.terlihat senang dan khawatir juga takut menyelimuti nya


" kemana saja kamu ...kau sangat kangen "( kata ku)


"... maaf tidak memberitahu mu aku pindah dengan seseorang"( jawabnya)


...


hingga pembicaraan ini berlanjut tanpa ku ketahui apa maksudnya kami bertemu saat pulang sekolah dan bercerita banyak..


" caressia maaf kan aku......"hiks hiks...( tangisnya )


" heEeee....


....


hingga ia mulai bercerita tentang kejadian itu dan membuatku sangat membencinya dan juga marah dan dendam yang menyelimuti ku


FLASHBACK pukul 17 : 20 wib


ketika Erin sedang pulang dari kebun teh ia pun bertemu ayah caressia


" Erin ... bagaimana keadaannya..!!


" terimakasih...ini semua berkat anda nenekku sekarang bisa lebih baik...


" Hem....nah Erin ..akhir akhir ini aku sedikit gelisah .."( tuturnya)


" ... sebenarnya apa yang terjadi tuan..."( kata Erin)


" heeem....tidak apa apa...Bey Bey..."( kata beliau)


saat hari mulai petang hingga mendung yang sangat menghantui dengan badai yang menyerupai kebencianmu dan benar hujan pun turun Erin yang ketika itu berteduh di bawah bukit hingga terdengar seseorang yang berguling guling menuruni bukit dengan tidak wajah Erin yang kaget lantas melihat keatas sana dan ia terkaget kaget ketika melihat kebawa saat berada di sana dia tuan juga ayahnya caressia dengan darah yang sangat banyak mengalir deras bersama air hujan dan


" tuan ..tuan apa yang terjadi..bertahanlah..."


" Erin.. itukah kau....bawalah ini..jangan sampai orang itu mendapatkannya ...cepat pergi dari sini...Erin kumohon lindungi caressia....untukku


" hEeee...hiks hiks...tuan ..bertahanlah....aku akan cari bantuan.."


" bodoh...larilah...larilah secepat mungkin lari dari sini "( pintanya dengan sesak nafas )


...


" tapi..tuan.....


hingga terdengar seseorang berkata " disana.." ..(beramai ramai)


Erin yang tak berlari bersembunyi sementara namun ketika berbincang mereka yang sangat lugas dan jelas itu membuat Erin tak mampu bertahan dari bersembunyianya


" sial...dia tak membawa buku dongeng nya..." berapa banyak orang ini membawa buku dongeng oppelia ringtone..


" mungkin dia menyembunyikan nya di rumah itu..." kurasa dia membawa cukup banyak buku...hanya mereka yang tahu buku dongeng oppelia ringtone dengan kontrak yang sangat luar biasa


" hahahaha ini akan menyenangkan kita bunuh saja semua penghuni rumah itu.."


" kreazzz krezzzz .." heeey...ada orang disana..."


dan Erin pun berlari sangat cepat dan kencang karena dia begitu sangat hafal tempat itu sehingga kini ia terlepas dari mereka namun mereka juga sangat cerdik ..Erin menjauhi dari kediaman neneknya dan beberapa hari ia dalam pelarian dan tanpa sadar ia pun bertemu dengan Rodrigo pengawal tuannya


" tuan Rodrigo ..!! ini aku Erin...


" Erin...kau..apa kau teman nya putri caressia...!!


" iya ini aku....tuan... kumohon lindungi caressia....mereka mengincar penghuni yang ada di sana"


" apa maksudmu....Erin katakan dengan jelas..."...( binggung Rodrigo)


..


namun Rodrigo yang mulai was was ...terhadap sesuatu yang akan terjadi dan membawa Erin ke dalam keluarga rizht yang di mana ia bertemu dengan liona dan juga cobi Erin yang demam dan sangat ketakutan dan menunggu akan sadarnya Erin kala itu dan benar Erin menceritakan semua yang ia ketahui dan saat itu juga keluarga itu berencana merubah nama mereka karena mereka tak tahu siapa yang mereka lawan hingga Erin di anggap sebagai anak angkat liona Amalia hingga jenny yang dimana dari dulu di sembunyikan dari identitas nya dan saat itu juga Erin pulang kembali ke rumah rizht namun Erin merasa tak bisa meninggalkan neneknya walaupun cukup jauh dari kediamannya Erin tetap mendapatkan informasi kesehatan mengenai neneknya

__ADS_1


" Rodrigo setelah ini apa yang kan kamu lakukan "( tanya rizht)


" aku akan tetap melindungi putri caressia apapun yang terjadi"( jawab teguhnya)


Rodrigo tak mengatakan apapun kepada putri atau penghuni disana karena tidak tahu menahu tentang apapun namun dari liona Amalia yang sedikit khawatir dan mengetahui musuh atau mereka sedikit waspada dan merubah cara bermain dan mengelola dengan sangat sangat hati hati sehingga


dan ceritanya kembali kedalam waktu bersama caressia saat pulang sekolah


" jadi seperti itu...kah..."


" ... maafkan aku caressia...aku tak bisa menolong ayahmu...hiks hiks"( tangis Erin)


" tak apa...jangan bersedih ...nah Erin apa mereka melihat wajahmu..."( tanyaku)


" tidak..... aku yakin mereka tak melihat wajahku..."( tegasnya)


" ....heEeeh....Erin apa kamu pernah melihat mereka...."


".. mereka.....aku tidak begitu jelas namun jika aku pernah melihatnya kembali aku bisa memastikan nya.."( jawab Erin)


" nah..Erin ...apa kamu mau memeriksa di rumahku...."( jawabku)


aku merasa mereka ada dalam rumahku...


" aku tak yakin.." mereka bukan dari keluarga mu


...


..


Hem...aku tahu...namun ...hari ini ibuku memperkenalkan seorang pria kepada kami padahal baru saja ayahku mengalami musibah namun ibuku tak memperdulikan nya.."( sinis ku )


..


hingga hari itu pun terjadi ketika Erin sengaja main kerumah dan melakukan skenario yang amat dramatis namun semua sia sia mereka tak ada disana Erin benar memastikan nya bahwa mereka tak ada keterkaitannya hingga aku menerima ayah baruku waktu yang menjadikannya bukti sudah 7 bulan setelah kejadian itu ayah baruku bersikap baik dan juga ramah hingga aku sedikit melupakan semuanya dan mulai hidup nomal walaupun kewajaran yang selalu membelenggu dan entah mengapa di hari ini Erin kembali kerumah neneknya dan juga 3 hari setelah itu datangnya murid pindahan dia Hanna dan cobi namun ketika semua terbawa suasana Erin pun kini ku bangun kan dari tidurnya hingga ia bertemu cobi tetapi ketika waktu pulang sekolah Erin pun berlagak yang berbeda dengan biasanya dia begitu sangat padat dan singkat dalam waktu dia benar benar khawatir terhadap neneknya karena sakit yang beliau rasa hingga harinya sangat berbeda aku mencoba membujuknya namun apalah daya ketika hari itu telah tiba dia datang dengan baju warna merah seseorang laki laki yang di pilih ayah baruku dia datang dengan dengan seikat bunga


pukul19: 00 dia datang dan merubah suasana dia anak muda yang dipilih papa dan mama dia datang berbaju merah dan seikat bunga yang cukup indah dia tersenyum kepadaku makan malam bersamaku namun ketika pagi tiba dia Erin datang berkunjung dan masuk kedalam keluargaku hingga kini pertemuan dengan papaku yang membuatnya hancur" dan ketika itu ku selipkan sebuah note di dalam buku harian ku


" caressia cepat makan malam..di tungguin papamu"( pinta mama)


" iya.."ma"...


"tuk tuk " ( suara ketukan pintu) yang dimana mama menyuruhku membukanya dan benar ketika aku mulai membukanya dia berbaju merah dengan seikat bunga


" iya ...sebentar"( kata dariku)


" malam...ini untukmu...apa Tante dan om ada.."( tegasnya)


" heeeee"( bingungku yang memegang seikat bunga )


" eww...dia didalam ..mari masuk"( kata dariku)


dan dia datang dengan Susana yang berbeda membuat mama dan papa menyapanya dengan spesial hingga kami makan malam bersama dan saling berbincang membuat terlupa akan waktu yang begitu singkat hingga terasa sudah cukup pagi untuk mentari yang memaksa ayam untuk membangunkannya kini aku yang masih berada di dalam kamar masih tertidur pulas " iya " ini masih hari libur karena Erin pun sudah menyelesaikan ujiannya hanya menunggu hasil dari perjuangan melawan ujian ..dan terdengar nada yang cukup keras" bisakah kamu pergi dari sini jangan dekat dekat dengan kuria apa kamu mengerti ..pergi cepat" itu membuatku terbangun dan menemuinya dan itu benar itu Erin yang hanya berkunjung ke rumah ia hanya ingin mengetahui kabar dariku yang ketika itu tidak memberi kabar tentang ku disini sehingga ia khawatir.." Erin ." ujar ku yang memaksa papaku menoleh ku dan mamaku menghampiriku dan ia tak membiarkanku bertemu dengannya ..kini terlihat dia Erin benar benar hancur aku tak tahu apa yang ayahku katakan padanya sehingga ia hancur ...dia pergi tanpa menoleh dariku yang melihatnya dan memanggil namanya " Erin" dan " Erin" lagi dan lagi...hingga terasa sakit sudah apa yang kurasakan ...dan mereka benar benar tak menyadari betapa sakitnya ini ....


...seperti tertusuk duri yang kamu buat ...dan benar ini sangat sangat sakit serasa sesak akan jeratan tunas yang berduri iya dia" black flower" yang mengakar dan memunculkan tunas yang berduri dan menjerat dasar hatiku..


...


namun ketika aku melihat wajahnya kini mulai mengerti ketika melihat ayahku dengan kumis dan suaranya yang semakin jelas mimik muka itu tak pernah ia lupakan karena saat itu keadaan yang sedikit gelap Erin mulai memastikannya ketika melihat sesuatu yang mayakinkan mata Erin saat itu sangat kosong dan memberitahukan ku dengan sedikit kode bahwa saat ini ia sangat yakin dia adalah orangnya namun Erin ketika itu berpesan


" caressia maaf kan aku...ayah dan ibumu menyuruh ku untuk" *cepat pergi "dan "melupakan segala "


" Erin*... tunggu Erin jangan pergi...."( dalam batinku menyadari mereka berdua penyebab nya)


....


terlihat Erin pun berlari dan kuria melihatnya aku mencoba memanggilnya yang seakan masih tak percaya akan semua yang telah terjadi dan benar tak lama kemudian saat itu juga adalah hari ulang tahunku juga ulang tahunnya ( Erin) namun sesuatu yang merenggut tempatnya untuk bertahan sang nenek harta miliknya kini telah tiada hingga aku merasa tak membutuhkan siapapun lagi di hari ini juga acara pertunangan ku dengan dia berbaju merah ...acara semakin meriah ketika semua teman dan rekan bisnis ayah baruku berkumpul dengan serba warna merah melekat di setiap jas yang mewah itu namun kebencian dan dendam yang selama ini terbendung seakan tak mampu lagi hingga saat itu ku ukirkan sebuah namaku yang ada di sana di buku dongeng oppelia ringtone dia Chao" singa pendosa " aku menyadari kesalahanku namun buku ini membawakan ku seseorang yang begitu hitam dan kelam dia berkata " aku adalah bunga yang kamu makan" entah mengapa tubuh ini seakan tahu apa yang akan terjadi tak lama kemudian ku coba membawa kuria yang tak tahu apa yang terjadi hingga buku yang di simpan kini telah terbuka dia " Ming" sang kunang kunang merupakan salah satu tokoh dari buku dongeng oppelia ringtone dan aku membawa buku dasar dari buku dongeng oppelia ringtone dan benar saat aku mulai hadir di dalam kerumunan mereka menyambut ku dengan senyum manjanya hingga terlihat buku-buku yang mereka rebut dari pemilik nya atau mengambil paksa terjejer rapi...ada di tumpukan yang ada di sana ada 20 lebih buku hitam dengan sampul yang sama namun aku tahu buku buku adalah serpihan dari buku DASAR buku dongeng oppelia ringtone hingga kuria membacanya dengan keras dengan begitu banyaknya lilin dan bunga mawar hingga ia tak menyadari aku meluapkan dendam dan kebencian yang selama ini terbendung dan aku mempersembahkan semua ini hanya untuk nya dia" BLACK FLOWER"


kejadian besar itu telah terjadi aku membantai seluruh orang di sana terkecuali kuria dan mengumpulkan tumpukan serpihan buku dongeng oppelia ringtone namun setelah semua selesai aku tak sadar bahwa kini ku bermandian darah dengan luka di kakiku


namun aku benar benar takut kehilangannya lagi karena harta yang tersisa adalah dirimu kuria dan Erin ....namun ketika aku di bawa Rodrigo dan rizht seseorang datang dengan jubah hitam menghalangi laju mobil ini hingga kecelakaan pun tak Ter elakkan hingga aku di bawa olehnya tanpa kesadaran yang mendampingi terasa dia berkata" yah sudah "


tak lama aku berada di sebuah danau yang sangat sunyi senyap tempat yang sangat aneh dan sakral dan dia bernama SASA bersemayam dalam bibirnya dia sangat pendiam dan tak banyak mengatakan sesuatu


" apa yang terjadi kepadaku...."( kata ku)


" ..(...diamnya...)


hingga aku mulai mencuci baju gaun dan juga melepas gelang biji dan menyimpannya di sana


namun rasa ini sangat takut kehilangan sesuatu yang sangat penting dan berharga karena mereka hartaku


CERITA DI DALAM ZONE CRAZY COW saat ingatan caressia kembali dan terlihat sihir yang menempel di setiap tubuh Erin yang luluh dengan serpihan lembar kertas terlihat jenny dan caressia berlari menuju arahnya namun apalah daya ketika caressia dengan jalar itu mencoba melindungi nya tetap saja dia Sherin lebih cepat dan menusuk tepat di jantung Erin ..dengan pisau itu ..


" Erin tidak......hentikan "


" sudah ku katakan aku membenci darah hitam itu..."( kata Sherin )


.namun ketika tusukan itu menimbulkan darah yang mengalir deras dengan warna hitamnya ia tak mampu untuk melawannya hingga dia " nira" mengamuk dan lepas kendali semua terasa terguncang dan gempa yang membuat retakan dimana mana " AAAAAA" jeritan nira


Mayumi tak sadarkan diri namun entah mengapa lambat laut dia sadar ketika Rafaela menyinari dengan kasih penyembuhan


" AAAAA....INI TIDAK MUNGKIN TERJADI LAGI " ....kau......!!!!! Aaaa


" aaaah .. maaf membuat semua menjadi kacau seperti ini ...."( kata dalam sadarnya )


" heEeee....siapa kau..."( tegas Hanna )


" ah...maaf namaku Adam....putra bulan ...( jawabnya)


dia Adam dengan wajah yang tak biasa warna kulitnya kini kusam dengan tato di bawah telinga menjulang ke atas... rambutnya yang berwarna perak merona namun tak di ketahui ia kini kembali sadar dia berjalan sangat pelan dan menemui dia " nira " namun untuk menetralkan nya begitu sangat membuatnya kesusahan ....


" aAh...untuk yang pertama aku akan menutup kembali gerbang menuju dia" black flower " ...dan satu lagi ...ini akan sulit...


" ... kumohon selamatkan Erin.... kumohon..." "( kata caressia)


" ....ahh...kau...apa itu dirimu yang waktu itu....ah terimakasih kurasa rencana mu berjalan sangat lancar.."( kata Adam)


".... kau..... caressia...kau menipu...."( marah SaSa)


"....


hingga terlihat Sasa pun lenyap dan tertelan bayangan kehampaan dan menghilang mundur...


" kurasa aku tak bisa..."( kata Adam...")


"hEee apa maksudmu...."( tegasnya)


....


"bukankah semua. ...buku ini buku dongeng oppelia ringtone semua pembelajaran hanya untuk.."


" itu benar namun ....aku tak bisa melawan sang Hudus..


benih yang abadi tersimpan di hati mu


sirami dengan kasih sang Hudus


karena rambut panjangmu ibu mereka lupa


Erta selalu mengajarkan kepada mu siRA


butiran ruangan mahkota raja membelenggu


karena kurang nya warna pelangi dalam marwa


hinggap di jendela taman bunga mawar mutiara


kini Selayu Marta pesohor dunia fana


yang bemberimu serpihan api cemburu yang berkobar


menyisihkan siksa panas dahaga dengan asap hitamnya


hingga terbuka peti Pandora kecilmu yang bijaksana


menari dalam lautan jendela yang tenggelam lautan bebas


memilih berdusta ...raju...bunyi suara nada dengan tanda


..


" apa maksudmu..."( kata kuria)


...


semua terdiam dan melihat caressia mendekati Erin yang tanpa kesadaran hingga darah itu mengikis jiwa dan nyawanya namun nira tetap tak tertolong


" Erin.... kembalilah...(sambil mengecup keningnya ).....aku menunggu di " where are you now" ...


" ...aak...ak...


..


dan keajaiban itu pun ada kini sebuah sinar dan angin yang sangat kuat mengelilingi Erin dan menjadikannya kembali tersadar ."...Weeeessst "..terlihat Adam dengan santai berjalan menemui nira


"namun ....siapa dia sebenarnya..."( kata Adam )


"... dia Uyn ..." ( kata Hanna)


...".Mayumi...."...( terang kuria)


...


terlihat jenny tak bisa berkutik dan melihat sesuatu yang aneh terjadi ketika mengapa Erin tak mampu ia sadarkan ...


".... Lilly....."...( kata Adam)


........


"Lilly apa kamu membawa tabuh mantra yang pernah penyihir kuno simpan ..."


terlihat Adam berbicara sendiri dan tanpa di ketahui kini dia Lilly hadir dalam sekejap dan kini semua terlihat Lilly membawa sebuah tabu dari mantra penyihir kuno


hingga tanpa sadar sedikit tangan yang mengarah kesana kini mengeluarkan cahaya yang sangat silau dan wajah imutnya kini kembali seperti manusia sedia kala


..


" jenny......lihatlah Mayumi telah kembali " ( kata Hanna)


..... "( diam)


namun jenny tak mengatakan sesuatu dan mata yang kosong dan semua kini terdiam melihatnya sinar penyembuhan dari Rafael yang memulihkan luka yang ia terima


Hem....bersikaplah dewasa ...jenny ...apa itu namamu...Hem...."no woman no cry"...( kata caressia) sambil mengusap pipi manisnya


dan akhirnya jenny pun menangis haru air matanya mengalir sangat deras dan dia melupakan apa yang terjadi bagi jenny Erin sepenuhnya adalah miliknya hingga terlihat ia tak bisa berkata apapun


dan kini caressia pun kembali hingga kuria berlari dan memeluk dirinya


" kak...... selamat datang kembali..kami menunggu mu..."( kata kuria sambil merintih haru kangennya "


" maaf kurasa aku tak bisa kembali..lagi pula aku tak memiliki tubuh asli..."( sedih caressia)


..


" nah Sherin ... belajarlah dengan matamu yang bijak ....aku akan pergi kurasa sudah waktunya aku kembali ke asalku...dan juga terima kasih caressia kamu membawakan buku dongeng oppelia ringtone yang belum pernah aku baca sebagai imbalan nya tubuh ku ini aku berikan kepadamu dan kurasa dia SASa masih belum menyerah...kuharap kalian akan melindungi buku buku dongeng oppelia ringtone yang lainnya Hem..ini ..cukup banyak buku yang akan ku pelajari ....Bey Bey...


hingga cahaya sangat silau menyilaukan mata mereka hingga tanpa sadar mereka kembali kedalam dunia nyata kini Erin dan kuria yang masih berada di hotel miliknya namun Erin tak mengingat apapun dan Mayumi kembali sadar yang berada di kamar miliknya di yayasan B.E.L.L hingga Hanna yang mulai sadar ketika masih berada dalam ruangannya tak terkecuali dia soga dan Indra juga Muses .....namun ketika kuria membuka mata nya tanpa ia ketahui kini caressia pun berada di sampingnya sambil bergandengan tangan... Erin masih tertidur di lantai dan jenny pun segera kembali ...


..


dan terimakasih masih ku ingat kan lagi kunci dari cerita ini adalah di bab 1 Erin berada di pertengahan kisahnya ..


yah sudah sekian dulu untuk episode yang terakhir di season ini ..


by sapi gila


sampai ketemu lagi di dongeng oppelia ringtone

__ADS_1



__ADS_2