Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 111


__ADS_3

terkubur dalam kutukan dari namamu sendiri


cerita dan nuansa harmoni warna pelangi melintasi nada


jika terbangun dan terbayang akankah melayang


biarkan para siRA menipu dengan dalilnya yang menawan


jika kamu tahu aku siapa dan untuk apa rasa rindu ini


butiran penyesalan melengkapi kota kenangan itu


kota kenangan dalam mimpi yang tertulis dari buku


kubuka lagi jendela itu dalam lautan yang asin


rasa senang bisa bertemu kembali darimu


sesekali melupakan dirinya sebagai pengingat waktu


pesona tulis buku begitu menawan cerah


hingga rambut panjangmu ibu memanjakan Indra mata


embun jiwa mahkota raja tercatat sebagai tulisan pesan


dia adalah aku janji tulus yang ingin bersamamu selalu


kamu terlupa sang gandum dan padi mengorbankan bentuknya


hanya untuk menjadikanmu pemakan makanan surga


hingga malam itu tak akan pernah kelaparan


di bawah kasur tidur yang terus menerus melihatmu


sebagai ungkapan pesan dari para siRA


tapi dirimu membisu dan membuat tuli


minumlah Embu jiwa mahkota dewa yang tersuguh


hilangkan rasa dahaga haus akan kepuasan untuk mu


karena nya black flower sang bunga wewangian


dengan harum derita menyayat dengan duri karena jeratnya


hingga meminta darah hatimu merubah warna kelopaknya


warna yang merah Semerah rindu sang bulan


.....aAh...apa kamu sudah sadar??( tanya beliau)


"aaa...dimana ini..."( jelas Erin)


"..kamu berada di ....'" and you "..( jawabnya)


" apa???.....aku tak mengerti... maksudmu..."( kata Erin)


..." .....


" kamu ....ini siapa dan apa yang terjadi..."( bingung Erin ketika melihat sekeliling)


" and you"... ? apa kamu belum mengetahui nya.. baiklah...aku akan membantumu!


..


di dalam kebingungan mencari fakta dan bukti namun hadir nya tiada rasa akan percaya semua yang terdiam sejenak membuka jendela yang dulu terkunci rapat hingga angin itu tiada yang tahu arahnya nama hanyalah sebuah ungkapan makna yang sesungguhnya namun ketika lentera itu menyalakan api tanpa barang yang terbakar hingga asap itu menyiksa karena panasnya tak terkira sesak sudah nafas panjang itu


"rembulan malam yang menyinari bagai sang mentari senja


dinginkan warna gejolak rasa yang terbakar hingga asap itu lagi


pohon pohon itu sudah menghutan dalam pembelajaran


namun dirimu hanya meratap samping jendela yang terbawa lautan asin


hamparan percaya kepada sesuatu yang tidak nyata kini tengelam"


..


terlihat dia yang sedari tadi membaca buku yang cukup banyak namun semakin terasa mencekam ketika melihat di sekelilingnya kini hamparan bukit pasir putih dengan ilalang sang rumput mewarnai dalam eloknya Padang Pariaman dengan hanya satu pohon kuno " Erta"( pilar) merajai dunia rasa


" eeeh.....siapa kamu...!??( tanya Erin)


.." aku...!!!...Hem...apa kamu Manusia dari pilar Erta"( sambil menunjuk sebuah pohon kuno itu)


" apa maksudmu...kau membuat ku kebingungan..."( sambil bangkit)


.." ... lihatlah bagaimana rambut panjangmu ibu memanjakan mata..."( berbisik sendiri)


.. hoe..." apa kamu mendengar ku..."( tanya Erin)


" ...

__ADS_1


namun Ia hanya tersenyum melihat sebuah pohon kuno " Erta" ( pilar) hingga dia terdiam sangat lama dan seakan berdoa kepada pohon kuno itu..


" .....heeey...kau...!???( tanya Erin)


.....( diam)


ketika Erin melihat sekeliling nya ia merasa sangat heran dengan hamparan bukit pasir putih dengan ilalang hingga sang rumput mewarnai dalam eloknya Padang Pariaman disana terlihat sangat terang


"... hEeee...dimana ini...??? ...(Erin memutar tubuhnya)


..


lihat disana...( sambil menunjuk sebuah ujung bukit itu "( ujarnya)


namun tidak ada apapun disana hingga Erin terlihat begitu aneh ...bukan pandangan nya yang rusak namun memang tidak ada apapun hingga Erin terlihat begitu berfikir


" apa ...yang ia katakan..."( batin Erin)


...


.. ha-ha-ha...apa kamu tidak melihatnya..?( tanya )


"......


tak lama kemudian pohon itu kini berbunga dengan jalarnya dengan duri itu hingga wewangian yang begitu menenangkan dan membuat semua yang ada di sana di buat mabuk dan hilang kesadaran dan kuncup dari sang bunga kini terlukiskan sebuah buku dan dia mengambil nya dan kembali duduk di bawah sang pohon kuno" Erta"( pilar)


aku benci kamu mengatakan itu


membuat rasa ini tercacah


apa yang kamu bawa itu


membuat hitam dan melukis derita


ku buka pintu dan menantimu


sepulang sekolah aku meratapinya


ketika waktu berbunga-bunga aku tersenyum


menanti indahnya saat bersamamu


bermain kata dengan sentuhan jari lentikmu


melarutkan hasrat yang terpendam dalam


sekejap bermandian gula dan madu manisnya


namun dirimu tak pernah mengerti


disaat semua hujan dan badai angin


aku tak mungkin memintamu hadir


mungkin besok mungkin kemarin


aku aku telah menyesalinya


..


saat dia membacanya kembali dengan buku dengan sampul hitam mengingat kan kembali tentang buku dongeng oppelia ringtone


" ...maaf ...apa itu buku dongeng oppelia ringtone"?( tanya Erin )


" ....Hem..( senyum)....


" apa ... maksudmu tersenyum seperti ini"( ujar erin)


..." and you"....( jawabnya)


...


DAN SESUAI DENGAN KISAHNYA KITA KEMBALI DENGAN DUNIA NYATA YANG DI MANA MEREKA BERKUMPUL DENGAN NADA KECEWA


....


" heEeeh... siapa kau...!!?( jeritan caressia dengan cucuran air mata)


..


...


namun Mayumi terdiam tak mengatakan apapun hingga terlihat Mayumi merengek tangis dalam dalam


".. hihhihi...pa...ma....apa yang harus aku lakukan...."( bisik kecil)


..


" maaf nona...bisa hentikan ini... kurasa ini membuat keadaan menjadi lebih buruk"( tegas cobi)


.." kak... hentikan ini...( kata kuria)


" caressia..."( ujar Hanna)


namun mereka tak pernah mengerti apa yang di pikiran caressia seakan menyudutkan polah nya hingga kata tegasnya membuat semua orang kecewa

__ADS_1


" sampah harusnya di buang jangan terlalu lama di simpan"(kata caressia sedari pergi )


...


semua orang terdiam tak mengatakan apapun hingga terlihat kuria Hanna juga cobi mengikuti caressia pergi namun ketika mereka berjalan pulang di samping lorong lobby hotel dia datang ..


" kuria ...dimana tempat kita tinggal"( tanya caressia)


" kita ... kembali ke hotel di sana..." ( jawabnya)


.." caressia ... sebenarnya apa yang terjadi pada Erin "( tanya Hanna)


..." (diam)


..


ketika pertanyaan itu terulang lagi caressia berhenti berjalan dan mulai berbicara dengan sedikit serius


"... aku cukup lelah ...bisa kita lanjutkan besok saja"( jawabnya )


.." ...


"... caressia.... sebenarnya apa yang terjadi pada Erin "( ujar lantang )


" ... apa yang kamu mau Lilly...( senyum caressia )


...aaaah .jenny...."( kaget Hanna )


"...jenny....."( bisik cobi)


..


" apa Mayumi adalah anakmu...!?( tanya caressia)


" apa yang terjadi padanya..jika kau menyentuhnya aku tidak akan tinggal diam "( tegang jenny)


.. hahaha... ternyata memang benar...dia adalah anaknya ..."( kata caressia)


..


...." dia" nira" ...telah membawanya ke " zone crazy cow " ... ruang terlarang..." dan tempat itu adalah " and you" ...aku tak tahu kunci atau apapun tentang tempat itu....karena dia" siRA" ..tak akan membiarkan " kian" memakan butiran serbuk Embun erta


" kian...?? ( bingung Hanna)


"kian adalah julukan seseorang pengunjung tempat ruang terlarang"( jelas caressia)


..." ...."( terdiam)


".. tadi aku memastikan nya...... Mayumi ...!!...dia adalah " nira"... ( kata tegas caressia)


itu sebabnya aku berbuat seperti itu.... Mayumi bukan lagi dia" Uyn"... maaf Jenn aku memukul Mayumi terlalu keras ..."( senyum caressia)


" ... kua...apa yang kamu lakukan pada Mayumi "...( marah jenny)


Hem... apa kamu sangat pandai....apa IQ 200 adalah julukan mu...atau itu adalah kemampuan dari Lilly...apa kau salah satu dari mereka.....!!...Hem bukankah itu adalah kontrak jiwa...bukan lagi kontra nama...iya kan Jenn..."( sindir caressia)


".....berisik....kamu terlalu banyak omong.. caressia"( nada jenny)


" hahaha...Hem..." no woman no cry " ...apa itu ruang khusus Lilly..."...dengar jenny...aku tak bisa membantu mu ... masalah Erin..."( jelas caressia)


"... ..cih...sial... namun jika kamu tak bisa membantu aku tak peduli..lagian ...aku tak membutuhkan nya"( sedari pergi)


" ....aaah...." Uyn " ... adalah singa bijak....jika kamu bisa menemukan nya itu lebih baik ...kamu buang..."( kata caressia)


" apa maksudmu..."( jawabnya)


"...Uyn ... sekarang bukanlah Uyn ..dia telah berubah ...aku tak menyangka uyn tokoh dari buku dongeng oppelia ringtone ini mampu membuka lembar part nya sendiri.....


" lalu...!??"( tanya Jenn)


"... lalu ...apa ya ..:aku tak tahu setelah nya..lagian itu bukan urusanku..."( jelasnya)


".huuuh kamu terlalu banyak omong kosong"( ujar jenny)


"....kamu tahu... kejadian ini semua bermula dari dia" chao " singa pendosa dia adalah tokoh buku dongeng oppelia ringtone yang membuka lembar part nya sendiri dan menyeretku ke dalamnya "zone crazy cow " hingga tubuh asliku sirna... hingga aku menjadi roh gentayangan dan itu menyedihkan ...aku tak bisa berbuat apa-apa seperti sekarang ini..bahkan ...aku sangat senang bisa menyentuh dan merasakan apapun..aku bisa merasakan udara yang masuk ke dalam tubuh juga mata ini bisa melihat apapun..... namun....ini pasti ...


" aAh...aku lelah mendengar ocehan mu"( sinis Jenn)


" Hem.......itu ...aaapa...ya aku lupa...."( sambil berfikir)


dan jenny berhenti sejenak mendengar nya hingga monell yang sedari datang menghentikan mereka


" .... Manda...Manda..."( jelas monell)


...


"... maaf ...maaf kan aku...."( tangis monell)


".... hEeee....apa anak itu juga ...."( sindir caressia)


..." apa...."( Hanna yang kaget)


...


" ....

__ADS_1


__ADS_2