Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 43 " jika itu getah"


__ADS_3

semua membilu dan mengikar tanpa ada ujungnya janji yang dulu suci dan putih yang menjalar di hati kini ternodai getah tinta dari dia" black flower" menjadi momok dari dia "si pembacanya " ia mengakar kuat dalam hati dan membuat kuat tubuh hingga kebal dari rasa sakit dan melupakan rasa sakit itu hingga menjadi sebuah kenikmatan yang abadi ia lebih memabukkan dari ganja dan sabu sabu atau miras namun buahnya itu hanyalah racun yang tiada obat tanpa ada penawarnya sampai kenikmatan ini mampu untuk rela menukar dan mempertaruhkan nyawa hanya untuk dia yang abadi " iya " siapa lagi kalo bukan dia" black flower"


"


" Kuria kuria ...kuria apa kamu mendengar ku ..hemm.. terimakasih .."( senyumnya yang menghilang)


" heeeeee....kak...kak ..kamu mau kemana jangan jangan tinggalkan aku ...."( tangan inginnya memegang meraih belaiannya)


"


"


"


"


dalam mimpi sadarnya


" heeeeeee( kaget)...huuuuuuh ...jadi semua itu hanyalah mimpi"( batinnya)


hingga terdengar suara telfon darinya yang membuatnya mengerti sekarang sudah cukup siang " nduut nduut" tanggal dan waktu telah berubah hingga kini telfon darinya yang membuatnya mengerti


" hallo ....ow....kuria huuufh kurasa aku akan kembali bukankah tugasku sudah selesai "( pintanya)


" Erin.... syukurlah...apa kamu tidak apa apa"( jelasnya)


" heeeee apa maksudmu....aku akan kembali bersama Mayumi"


" tapi ..tapi Erin...kita belum selesai..."( ujarnya)


" dah ...Bey Bey....


" Erin ...Erin...tunggu...aku ikut bersamamu...kita kembali bersama"( pintanya)


...


..


hingga terlihat kuria yang menemuinya iya keberadaan Erin dan Mayumi yang seakan inginnya mereka kembali menemui jenny dan keluarga nya dan juga B.E.E.R 08 yang menjadi pijakannya dalam arah kembali dan waktu menghubungkan hatinya hingga tersadar Mayumi yang menantinya tanpa acuan suka darinya


" pagi...Mayumi ..apa kamu baik baik saja.."( ujar Kurnia)


"ooooouh" ( jawab Mayumi)


" neeeeh Erin...apa ..."?( tanya bingungnya)


" Hem......"( diam sembari melihatnya)


" euwwww...itu tak apa ...apa kamu masih ingat dengannya"( jujur kuria)


"......( terdiam sepi)

__ADS_1


" maaf jika membuatmu merasa ....itu...namun huufh " dia" apa dia masih baik baik saja...aku ..aku takut....dia..."( rintihan sedih yang kuria rasa)


"....Hem....tenanglah semua akan baik baik saja pasti dia baik baik saja.."( senyum manjanya)


" heeeeee ...ada apa . " pa"...."( bingung Mayumi melihat mereka)


Mayumi tidak banyak yang ia ketahui membuatnya penasaran namun anehnya kini terlihat ia yang berjalan menuju sebuah muara yang belum ia datangi dan suasana yang sangat sejuk menyadarkan angan pikiran akan ketenangan yang sangat mendalam hingga kedamaian sejati yang mereka rasa


" Erin...berhenti ..berhenti sejenak...kita sebaiknya istirahat disini kurasa ini terlalu dini kita kembali."( nada manja kuria)


" Hem....baiklah"( jawabnya )


namun terlihat Mayumi sendiri ada yang ia rasakan yang membuatnya sangat jijik dan marah pada kuria melihat ayahnya bersama dengannya seakan mengadu kasih dan rasa cemburu yang memanas se isi kepala dan pandangan nya tak terasa kini tumbuh sebuah benih yang menakutkan


"nah Mayumi apa kamu mau ikut kesana"( ujar Erin)


" uwww tidak aku tak mau bersama dia.."( jawabnya)


" heeeee Mayumi menyerahlah kali ini aku yang berkuasa lihat Erin menurutiku ..."( nada kejamnya)


" pa....." ...aku benci dengannya"( marah tak terima)


" Hem....nah mayumi ..kurasa aku mulai menyukaimu ..maaf selama ini aku membuatmu tak nyaman "( kuria yang memeluknya)


" lepaskan kataku"( jujur marahnya yang mendorong kuria dan ia terjatuh)


" ...Mayumi apa yang kamu lakukan.. "( terang Erin)


" pa...sampai kapanpun aku tak akan memaafkan dirinya"( marah Mayumi)



" padahal aku hanya ingin keluargaku utuh dan bahagia..seperti dulu.... jika teringat ...kenangan bersama mereka sakit begitu sakit aku tak rela melepasnya ...aku tak sanggup untuk memilih nya .."( mayumi dalam kesendirian dan kesunyian)


terlihat Mayumi yang sendirian dalam diamnya dunia membuatnya tak mengerti arah kehidupan darinya .


" apa kamu tak apa"( ujarnya)


" heeeeee"( jawab Mayumi)


terdengar suara dari belakang dirinya terlihat Mayumi yang menoleh kepalanya yang seakan jarum jam yang menghentikan waktu dan memulainya lagi dan dia terlihat asing darinya sosok wanita muda yang seakan seukuran ibunya namun sikapnya mulai berubah ketika melihat nya


" heeeee...siapa kamu "( tanya Mayumi)


" Hem...Hem...lihatlah di langit begitu tenang dan damai "( jawabnya)


"heeeee apa maksudmu"( bingung darinya)


"Hem... he-he-he aku ingin menjadi bintang di langit dan menemani semua orang yang bersedih ..Hem...apa kamu mau menjadi bintang untukku dan menemaniku saat bersedih ..."( senyum manjanya)


"heeeeeek"( tak percaya Mayumi)

__ADS_1


" Hem....dia selalu tersenyum manja seburuk apapun diri ku ia tetap tersenyum manja untukku"( jawab senyum manjanya)


"uyn ....berikan itu milikku ..."


" Uyn apa yang kamu katakan ..Hem..."( candanya)


"berikan itu buku ku..."( marahnya)


" Hem...maaf membuatmu kecewa ini bukan Uyn namun lihatlah ini dia" Chao" ( senyum manjanya)


"heeeee benarkah ..."( nada tak percaya)


namun apa yang terjadi " ya " seperti biasa "creteeeeet"( setruman kecil) yang membuat dia mengerti dan siapa dia " chao" membuatnya mulai membaca Mayumi yang tak tahu apapun tentang sebuah buku yang mengerti kan kini ia pun terjerumus dari sebuah buku dongeng " oppelia ringtone" hingga kini malam yang seakan indah terlihat bintang yang mulai menemaninya Mayumi bertemu juga dengan dia dan sebuah buku yang menemani di sepanjang malam "iya" siapa lagi kalo bukan buku dongeng " oppelia ringtone" yang seakan membuat bekas di setiap pijakannya dan asap di setiap kemunculannya hingga kini kita di perlihatkan Mayumi dan dia menunggu menghabiskan malam dengan membaca isi dongeng oppelia ringtone mayumi membaca apa yang di baca ayahnya( Erin) Ketika dahulu yang membuat Mayumi kembali kedunia mimpi dalam sebuah buku cerita dongeng oppelia ringtone yang menjadi momok dari si pembacanya ...


nb : untuk mulai membacanya dongeng oppelia dia" chao" kuharap baca lagi ya tentang bab 38 " dia" pasti akan mulai mengerti ...hingga kita di perlihatkan potongan dari kisahnya yang seakan menerangkan dari pada Erin kala itu kini terlihat seperti


.


.


isi kelanjutan potongan dari kisahnya dia" chao"


.


.


singa ini tak mampu melakukan apapun untuk menghalangi hawa senyum yang mengerikan yang di berikan singa Utara yang haus akan darah dan menjadi budak abadi dari nafsu gila " heeeee apa apa yang kamu lakukan"ujarnya dan "apa maksudmu " adalah jawabannya terdengar sebuah dialog antara mereka yang seakan menjadi polemik " heeeee apa apa yang ada di hatimu" tanya singa ini hingga kini terlihat senyum gilanya yang seakan mendekatinya membuat singa ini pun terperangkap kuatnya akar yang ada menjerat kakinya untuk melangkah namun sesuatu pun terjadi begitu sangat sangat cepat kawanan singa Utara pun mengejar dan menyerbu kelompok rusa sapi yang membuat kekacauan yang menggila kini terlihat singa ini pun berkata pada kelompok sapi dan rusa" lari lah" dan benar singa ini berlari sangat sangat cepat iya karena dia menyusu sapi yang membuatnya berbeda rasa ketakutan akan kematian membuatnya semakin cepat berlari dan melompat hingga kini ia tak memperdulikan apapun hanya ketakutan akan kematian yang ia rasa tanpa melihat kanan dan ke kiri dan ke depan ia sangat ketakutan dan melihat kebelakang dan benar nyawanya terancam hingga ia pun berlari sangat cepat dan memberi jalan kawanan sapi dan rusa hingga mengikutinya namun semua itu seakan sia sia kawan kerbau yang sangat ketakutan membabi buta hingga kini terlihat singa yang tadinya berlari didepan tanpa ia sadar sebuah batang kayu yang membuatnya tak memandang hingga terjatuh sudah di depan kawanan kerbau pijakan demi pijakan ia rasa suara demi suara ia dengar dengan luka yang sangat kelam hingga dia pun datang bagaikan iblis yang mengerikan " kumohon kumohon jangan memakan ku kumohon jangan membunuhku" ujar singa ini hingga terdengar apa " hahahaha apa yang kamu katakan" jawabnya " kumohon kumohon beri aku kesempatan sekali lagi kumohon aku hanya ingin hidup" terangnya yang seakan rasa sakit dan tangis serta takut akan kekejaman dan kematian pada ujungnya " kumohon jangan membunuh ku kumohon jangan memakan ku aku hanya ingin hidup tenang dan damai " ujarnya dengan nada haru kesedihan akan ketakutan "heeeeee aku tak mendengar mu apa yang kamu katakan'" jawab gilanya hingga tepat dia berada di depan matanya yang semakin dekat darinya begitu menakutkan akan apa yang di hadapi singa ini hingga diam sudah tanpa ia berkata namun tak di sangka dari hati dan jiwanya " ha-ha-ha ikutlah bersamaku nah siapa namamu " hingga terjawab " namaku chao" terlihat singa ini mengikutinya hingga tersadarkan tepat berada pada pinggir sebuah danau yang tenang cuaca yang sangat cerah membuatnya bisa memantulkan apapun hingga tersadar " lihat lah aku dan dirimu sama" tegas singa Utara hingga Chao pun tersadar siapa dirinya hingga kini munculah jati dirinya hingga ia bisa mengaung sangat keras yang membuatnya percaya akan omongannya dan dia " chao " pun sama dan mengikuti langkahnya menjadi singa yang haus akan darah nafsu gilanya karena ia sama satu nadi dan satu getah.


kembali ke dunia dimana Mayumi bertemu dan berbincang dengannya


" Hem....jadi setelah ini apa yang kamu lakukan Uyn "( tanya dia)


" Uyn....namaku Mayumi...dan bukanlah Uyn"( bingungnya)


" Hem...."( senyum manjanya) bukan kah kamu juga si pembaca buku Dongeng oppelia ringtone juga dan juga bukankah kamu sudah melakukan kontrak nama dengannya itu artinya kamu sama satu nadi dan satu getah dengannya "( senyum manjanya)


" heeeee.."( bingungnya)


" Hem....apa yang kamu percayai ..lihatlah siapa dirimu yang sesungguhnya maka kamu akan mengerti"( tegas marah gilanya)


" heeeeee...apa...apa...apa maksudmu"( bingungnya)


" naah..Mayumi apa kamu mau menjadi bintang di langit dan menemaniku saat bersedih....jika kamu tak menginginkannya maka pergilah sejauh mungkin dan jangan sia sia kan hidupmu berjanjilah .."( senyum gilanya yang mulai menghilang )


" heeee...apa maksudmu ?...apa ...apa...papa...mama...nenek ..qirarri.heeeeee....aku aku siapa .?...mama..mamaku siapa?...papa ...papaku siapa.?..nenek... nenek ku siapa.?..qirarri ...dia siapa.?..AAAAAAAAAAAAAAAA "( jeritan sangat keras) ..." jika kamu tak menginginkan nya maka pergilah sejauh mungkin dan jangan kamu sia siakan hidupmu berjanjilah"( ingatnya) ...heeeee.....mengapa sepi ...mengapa sunyi ..mengapa sakit...mengapa aku bahagia...."( dengan kesendiriannya) .


dan benar Mayumi bertemu dengan dia" caressia" orang yang membawa buku dasar yang dimana ia berada di tengah hutan yang sepi dan sunyi seakan membawanya perlahan pergi meninggalkan apa yang ia percaya dan benar cara mengetahui jati dirimu lihatlah sekelilingmu kamu dimana? ..ibumu siapa? ayah mu siapa? nenekmu siapa ? dan kamu siapa? lihatlah sekelilingmu apa kamu orang yang berlimpah harta atau kamu orang yang berlimpah tahta." lihatlah aku dan dirimu sama"......jika kamu hanya orang biasa apa kamu akan biarkan mereka menghilang tanpa kamu sadari....namun" tidak kubiarkan itu terjadi " ( jawab sapi gila) jika kamu tak menginginkan nya maka pergilah sejauh mungkin dan jangan sia siakan hidupmu berjanjilah ..padahal aku hanya inginkan keluargaku utuh dan bahagia .


.


.

__ADS_1


.


wah wah..wah...hanya kalimat takjub dari apa yang ia berikan memberikan lupa akan siapa dirimu dan membangkitkan dia getah dari bunga hitam atau " black flower " dan itu adalah hasrat dan naluri hingga terciptanya jati diri.


__ADS_2