Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 26 " Goodbye & Welcome"


__ADS_3

" jadi seperti itulah kenyataan yang ada apa kamu mengerti soga "( tegasnya)


"mengerti apa maksudmu " Sao"( jawabku)


" bahwa dalam diriku terdapat sebuah bunga hitam yang tidak bisa di hancurkan "


" ouh kurasa aku mengerti ...nah " Sao" kenapa kamu menemuiku sekarang bukan dari dulu kau menemuiku "( bingungku)


" sulit di ungkap namun semakin cepat untuk di lupakan "( senyum darinya )


" heeee apa maksudmu"( bingung ku)


benar dia adalah " Sao" sebuah tokoh cerita dongeng dari buku yang misterius yang sering ku baca iya dia begitu cantik dan lembut suaranya begitu sangat lembut serta dia rubah yang sangat imut warna putih masih melekat di ingatanku saat ia menampakkan wujudnya di hadapanku untuk yang pertama kali nya tak bisa di pungkiri ia seakan ingin mengatakan sesuatu padaku


" Hey "Sao"... sebenarnya apa yang ingin kamu katakan padaku "( sedihku)


huuuuufh ..aku tidak menyesal bertemu dengan dirimu


"Hem..."( senyum Sao)


"lalu kenapa kamu jadi pendiam apa aku melakukan kesalahan "( bingungku)


" karena "bunga hitam "itu membuatku menjadi pengguna sihir topeng yang melegenda namun tak terasa aku sudah memiliki dan memakai begitu banyak topeng yang membuatku terlupa siapa diriku"


" heeeeeee....nah namun kenapa kamu sekarang bisa teringat siapa dirimu " Sao"


dan benar itu membuat dia diam lagi seakan ingin meneteskan air mata yang sekilas nampak di wajahnya ia " Sao" berdiri tepat di hadapan ku dengan kedua kakinya dan tak terasa seakan semua berubah yang di mana kini aku berada di atas jurang hanya satu pijakan dan di bawahnya begitu banyaknya topeng rubah darinya dia" Sao" tersenyum padaku dan terlihat juga satu pijakan yang ada di kaki "Sao" sama sepertiku dan itu membuatku mengerti bahwa saat ini kami terhubung satu dengan yang lainnya


"aku pernah berkata padamu begitu banyaknya topeng yang ku pakai Karena pendahulu mu "( senyumnya)


" ouh ..aku masih ingat kata darimu itu"( jelasku)


" aku hanya ingin berterimakasih padamu dan maaf jika aku merepotkanmu "( sedih nan haru di wajahnya)


" heeeeey Sao apa yang kamu katakan aku semakin tak mengerti "( ulasku)


dan benar ini sedikit mengharukan yang dimana ia menampakkan dasar dari jurang ini yang begitu sangat sangat dalamnya dan begitu jutaan topeng rubah yang mengisi jurang yang berada di bawah ku kini entah mengapa kini terlihat begitu dasarnya jurang ini akupun melihat bunga hitam itu namun alangkah kagetnya kini terpancar di wajahku yang dimana bunga itu memunculkan sosok tangan warna hitam merayap menjulang keatas tebing yang di pijaki "Sao "


" Woe woi ...Sao apa itu .."

__ADS_1


" itu adalah bunga hitam yang ada dalam diriku ia menyatu dalam jiwa ku yang dimana aku didalam kendalinya "


" kurasa ini adalah perpisahan untuk kita dan juga selamat datang untukmu dalam kehidupan nyata "


" hoe hoe...apa yang terjadi" Sao " apa maksudnya ini"


" ouh sebelum mereka menangkap ku aku ingin mengatakan sesuatu apa kamu bisa mengatakan ini pada Uyn " selamat tinggal " tolong katakan padanya "


" Uyn...apa yang kamu katakan"( bingungku)


" Hem...bukankah kemarin kau bertemu Uyn soga tolong katakan padanya itu pesan terakhir untukmu dan selamat tinggal"( tuturnya)


" saaoooo"( nada kerasku)


terlihat nan haru di wajahku yang melihat" Sao " tertutup tangan hitam itu dan menariknya kebawah dasar jurang dan pijakannya kini telah musnah menjadi pasir dan aku pun melompat kearahnya namun kini tersadarkan kata yang sangat keras " SAO" yang membuatku kembali ke dunia nyata dan membuat kakaku kaget dengan apa yang terjadi


" soga soga ... syukurlah kamu tersadar "( senangnya)


" kak ..apa yang terjadi padaku " Sao" dimana dia kak "( nada bingungku)


" heeeee..."sao " bukankah selalu bersamamu ...apa itu buku yang kakek berikan padamu"( bingung nya)


" ransel...apa ini ...apa buku dongeng ini "( terangnya )


" iya benar kak ..berikan padaku .."( cemasku)


namun kini aku merasa berbeda yang dimana "Sao " menghilang dan aku yakin ini bukan buku dongengku yang dulu yang serasa aku melihat nya dengan teliti dan itu Memeng benar bukan " Sao" hingga tersimpul kan aku yang menyadari bahwa "Sao " telah di culik namun setelah 1 menit aku kembali tak sadarkan diri


" soga ..soga bertahanlah dokter dokter "( nada kerasnya)


hingga kini dokter kembali memeriksa ku kembali namun aku tak sadar dan terlupakan siapa itu " Sao" dan terasa aku kembali menjadi manusia yang terasa aku kehilangan kemampuanku untuk bermain basket ball


" kak aku dimana ...apa yang terjadi "( bingungku)


" huuufh syukur lah kakak cemas terhadapmu .."


" kak aku kenapa"


" Hem..kamu terjatuh saat bermain basket ball "( jelasnya)

__ADS_1


"apa ...?( bingungku)


" aku sudah bilang mereka menyuruhku kembali bersamamu "


" mereka siapa "( tanyaku)


" ayah dan ibu serta kakek menyuruh kita kembali "( ujarnya)


dan akhirnya aku merasa baikan dan kini entah mengapa aku di berikan sebuah bola basket dan tak terasa aku mencoba melakukannya namun sia sia tak pernah bisa memasukkan bola itu kedalam ring yang tersirat kan aku yang kembali ke negaraku bersama kakakku iya dia bernama " Kimura" Hem aku dan kakakku adalah seorang wisatawan dari Jepang yang sengaja mencari sesuatu yang kami sukai dan tertarik dalam permainan basket ball liar yang mendatangkan begitu banyak uang


" nah soga ..apa kamu sudah baikan "( jujurnya)


" ah...aku sedikit sehat kak..ouh iya apa yang akan kita lakukan sekarang kak "( tanyaku)


" Hem...kita sebaiknya kembali ke rumah mereka mencemaskan kita"( senyum darinya)


" kak ada yang aneh sejak aku bermain basket disini kak"( bingungku)


" aneh...aneh apa "


" entahlan "( sindirku)


kini aku kembali ke negaraku yang dimana rasa lelahku yang membuatku tertidur di sepanjang perjalanan . entah mengapa aku benar benar terlupa siapa dia" Sao" hingga sampailah aku di rumah yang dimana mereka mematikan kepulangan ku


" pah ,mah ,kakek kami pulang "( kata kakaku)


" syukur lah kalian tidak apa apa "( senyum ibuku)


" Hem...tenang saja Kaka menjagaku "( kata dari ku)


namun ketika aku melihat topeng rubah yang menjadi hiasan di dinding rumah terasa aku tak asing melihatnya hingga semua termenung menatapku yang seakan pergi menemui sebuah topeng dan memegang lembut untuknya namun aku tak mengerti apa yang ku lakukan hingga terasa mereka memandangiku dan membuatku merasa kebingungan teramat sangat


" dia "Sao " ( ujar kakek sambil memperlihatkan isi topeng)


" Sao" ...( bingungku)


kini terlihat kakek mengangkat dan membuka isi topeng yang katanya adalah" Sao " dan isi topeng itu adalah topeng entah mengapa isi topeng adalah topeng yang membuat diriku tak mengira dan mengerti akan maksud dari topeng isi topeng dan terasa dari pemahamanku keluar kata kata yang membuatku semakin bingung" Uyn" dan terlihat semua orang termenung mendengar kata dariku yang mengatakannya bahkan aku juga tak menyadari mengatakan ini ...hingga membuat pertanyaan yang begitu jelas ku baca dari wajah mereka hingga terasa aku yang kini mulai tak mengerti siapa dia" Sao & Uyn


..

__ADS_1


.


__ADS_2