Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 3 " ISNA "


__ADS_3

tak terkira aku masih kuliah yang kini sudah 4 semester dan pengalaman pribadiku, saat itu di tempat kota terpencil dan di sana tempat magangku di sekolahan swasta sebagai guru pengganti dan hari itu tiba, aku sudah sampai di depan sekolahan yang kini ku masih berdiri di gerbang pintu sekolahan.


" permisi anu...apa ini? ..maaf alamat ini benarkan disini ya pak." ( ujar ku sambil mencocokkan alamatnya)


" maaf anda siapa?(jawabnya)


" saya ISNA pak ,karena saya baru pertama kali saya magang disini"


" ouh neng baru ..mari masuk saya pak Dani penjaga gerbang sekolahan ini..jika neng butuh bantuan bisa panggil saya ."( sambil membuka gerbang)


" baik pak terimakasih" (ujar ku sambil tersenyum)


aku pun berangkat sangat pagi karena aku takut terlambat dan dia pak Dani penjaga sekolahan ...kalian tahu ini pukul 05:30 wib aku sudah sampai di sekolahan tak terasa aku berjalan menyusuri kelas demi kelas namun kini aku semakin takut saat kucoba tepat melihat di jendela kelas XII b aku mulai gugup saat memandanginya ..ia pun tertidur pulas dan ku percepat langkahku menuju ruang guru ,karena aku sangat begitu banyak keraguan tentangnya.


hari Senin pagi saat semua murid sedang upacara di mulai dan pihak sekolahan memberikan saya waktu untuk memperkenalkan diri.


" pagi anak anak , oh iya kita kedatangan seseorang mahasiswi dari perguruan terkenal di Jakarta untuk membantu guru guru disini..baik silahkan perkenalkan diri kamu"..(lantang kepala sekolahan)


" pagi semua ..nama saya ISNA Sasmita ,disini saya membantu menjadi guru pengganti untuk saat ini mohon kerja samanya terimakasih"(...dengan sedikit berani ku).


perkenalanku berjalan lancar dan kini terasa sangat menyenangkan ..dihari pertama aku tak mendapatkan tugas apapun ,hanya kesibukan kecil dan mencoba menghafal kelas yang kosong dan pelajaran untuk mereka.." Iyah hari ini cuma berada di ruang guru"(ujar ku dalam hati)


"Kring kring kring" bel sekolahan berbunyi nyaring di telinga dan waktunya aku pulang namun langkah kakiku mulai berhenti saat kucoba melihat murid kelas XIIb ,Iya dia masih ada di sana... ia hanya tertidur pulas..aku semakin memandanginya


" pagi kak" aku begitu kaget karenanya , suara itu tepat berada di sampingku" heeee"(ujar ku)


" namaku Jennifer kak ..saya kelas XII b"


"Heeey kamu jenny senang bertemu denganmu,, tapi maaf ini bukanya sudah waktunya pulang dan ini bukan pagi..apa kamu sedang bercanda denganku."(candaku)


" hehehe walaupun hari mulai larut namun semangat tak perlu surut dan jadikan semangatmu serasa di pagi hari...ah kak aku pulang dulu sampai jumpa besok lagi ya "(sambil tersenyum imutnya)


"Heeek"..(dengan nada bingungku)


dan Jennifer murid yang pertama menyapaku ...hari mulai berganti yah seperti biasa aku berusaha datang ke sekolah lebih awal lagi" kurasa aku akan terlambat"(ujar ku dalam hati) .kini sampailah aku di depan pintu gerbang sekolahan.


" kok pak Dani belum datang ya"(ujar ku dalam hati)


" pagi neng ...wah kurasa ini cukup pagi bagaimanapun juga ini pagi neng ...baik saya buka gerbangnya ya neng"..


" iya sih pak ...tapi .. soalnya hari ini saya ada kelas jadi saya perlu mempersiapkannya"( dengan penuh semangat)


"neng ...neng tunggu ini .ini kunci semua kelas dan yang ini kunci ruang guru ...tolong nanti taruh saja di ruang TU.."(ujar pak Dani )


aku mulai bergegas menuju ruang guru kelas demi kelas aku telusuri namun langkahku mulai berhenti saat tepat berada di jendela kelas XIIb dan terlihat ia sedang tertidur pulas ,aku mulai gugup saat itu dan di situlah aku mulai merasa takut akan keberadaanya...dan hari ini dimana aku mengajar di sana...


" pagi semua ,bagaimana kabar kalian nah sekarang saya akan mengganti ibu Ida karena dia sedang cuti kehamilannya jadi pelajaran apa hari ini. ...apa kah pelajaran matematika kah?"(dengan canda senyum semangatku)


" maaf salah kak ..kali ini pelajaran nya bukan matematika..namun agama kak"(ujar jenny ambil malu malu)


dan aku pun mulai pelajaran di sana dan saat mulai mengabsen mereka satu persatu kini terlihat Murid yang cukup manis Irene pramuditya, ..dia sangat cantik...Jenni pun ada di depannya ,namun suasana mulai menjadi berubah saat aku panggil nama ini " Erin Sadewa " semua terlihat sangat hening tak ada kata kata ataupun suara ,aku mengulangi sampai yang ketiga kalinya dengan nada semakin keras" Erin Sadewa" kini terdengar "pagi " ujarnya dan hanya mengangkat tangannya saja tanpa ada kata kata yang lain .


" baik hari ini saya akan menjelaskan hadist di bawah ini dan ini penjelasan nya"(ujar ku)


" kak maaf apa saya boleh bertanya.. .kak..bagaimana mengetahui hadist yang sahih dan hadist yang tidak sahih..kak ..( lontaran pertanyaan miya)


" haaaaa..."( nada bingungku)


" a an a..maaf miya kamu bertanya ke padaku saja nanti ..ku kasih penjelasan nya dan ringkasannya "..(jawab jenny)


Sial aku tak bisa menjawab pertanyaan dari nya ..namun kini terlihat jenny membantu ku ...kemudian usai sudah jam pelajaran ini ,aku mulai kembali keruang guru ...terpancar di wajahku begitu suramnya dan menjadi pusat perhatian dari para guru .


" ISNA kamu ada apa "?..(ujarnya)


" heheh aku tak apa kok pak "(jawabku)


" apa tadi kamu mengajar di kelas XII b kah"..?( kata pak Andre)


" huuuh pantas saja ....apa mereka mematahkan semangatmu,..namun tenang saja di sana ada jenny di murid paling pandai di kelas itu kamu tahu...pasti dia akan membantumu.."(ujar pak Andre)


" haaaaaa .."( dengan senyum bodoh)


kring ,kring dan waktu istirahat mencoba memalingkan wajahku darinya namun takdir tak memberi pilihan...pertemuan yang membuatku mengerti arti dari kebaikan dari nya ..di sana kantin sekolahan.


"pagi kak ...a...an...maaf apa akak masih mengajar di kelasku lagi ..ini aku buatkan ringkasan untuk menerangkannya atau menjelaskan nya...dan juga ini data data pertanyaan jika temen temen mulai bertanya...dan di bawahnya jawaban untuknya....maaf aku pergi dulu ..ya kak..."( dengan nada pemalunya)


" ouh baik terimakasih"..(dengan senyum manis ku)


jenny jenny !! terdengar dari jauh sebelah sudut sana dia dipanggil Irene ..ketika saat melihat rangkuman dari jenny ..aku tak pernah mengerti atau tak pernah ku pahami... tak di sangka bibirku mengucapkan" wwaah luar biasa "


kini semakin bersemangat karenanya..yang kini aku sudah berada di depan pintu masuk kelas XII b..


" siang semua...nah siapa yang masih bersemangat baik kita mulai pelajarannya.."(tegas ku dalam senyuman)


aku mulai menerangkannya "yah kalian benar data data jenny sangat akurat jadi pertanyaan dari Murid murid ini semua tepat sesuai apa yang jenny buat..namun sikapku berubah saat melihat Erin yang tertidur pulas ,aku mencoba membangunkannya namun itu sia sia ia tetap tertidur pulas ...ketika itu entah mengapa ,yang terjadi sesungguhnya ..aku melempar dengan penghapus terlihat lemparan ku tepat kena di kepalanya...namun ia tetap tertidur pulas dan kini semua pandangan menuju kearahnya ..iya...bangku paling pojok itu menjadi saksi akan keberadaanya..


" Erin ...Erin ..eriiiiin ...bangun cepat ...kamu cuci muka sekarang. "( marah)


" ..ouh...he.m..yeah...(langsung pergi)


..


Dan ia tak mengatakan sesuatu ..lagi selain kata itu dan ia pergi menuju kamar mandi ...setelah itu aku mulai merasa tak mengerti ..aku mulai curiga saat ia begitu lama pergi hingga pelajaran ku sudah usai ia tak menampakkan wujudnya. "kring ,kring .kring"..akhirnya waktunya pulang aku mulai mengemas barang barang ku terlihat cukup banyak peralatan yang ku bawa sehingga membuat diriku pulang agak terlambat" Huuh ..hari ini cukup melelahkan "(ujar ku dalam kesahan)..namun saat ku mulai melangkah pulang sikapku mulai berubah saat kulihat bangku paling pojok itu ia masih tertidur pulas..aku mulai menghampiri nya " DAK DIK DUK" entah mengapa denyut jantungku berdegup sangat kencang ,hanya ingin memberitahukannya kalau kelas ini sudah usai .. setelah itu rasa takut dan gugup ku menguasai dalam diriku ...hingga nyaliku hilang hanya untuk mendekatinya.


Hari pun mulai bangkit ketika matahari yang berwarna merah itu muncul kepermukaan entah kenapa hari ini rasa capek dan rasa lelahku baru muncul kepermukaan hingga kini terlihat begitu lesunya pagi hariku saat terpancar wajah yang tak terkira aku kesiangan.


"aduh pasti kali ini aku kesiangan"(dalam nada buru buru) pukul menandakan 07:05 wib .." iya kamu benar " aku bener bener terlambat dan sampailah aku di pintu gerbang sekolahan yang kini terlihat terkunci rapat hingga aku tak bisa masuk kedalam ,karena perjalanan ku yang cukup jauh dan jam segitu macet pula..


" pak ..pak Dani ...pak "( ujar ku dengan kerasnya suaraku)


" ouh iya neng maaf tadi bapak ada urusan ..jadi nunggu lama ya.."(jawabnya dengan nada rendah)


" iya nih pak saya agak terlambat jadi baru datang ."( ujar ku)


hari ini adalah jadwal kedua pelajaran ku untuk mengajar di kelas XII b dan aku mulai masuk ke dalam kelas itu....


" pagi semua...apa kalian sehat kah..nah akak absen dulu ya.."(tegas ku dalam senyuman)


Kini aku mulai mengabsen mereka satu persatu terlihat mereka begitu energik dalam belajar...namun kini ku terdiam lagi saat nama ini terucap di bibirku " Erin Sadewa"..ketika itu semua hening dan ku coba melihat di bangkunya ...kini terlihat ia tak menambahkan wujud nya " apa kemarin aku keterlaluan, huuuh ia pantas mendapatkannya ( dalam batinku)...


" Erin Sadewa apa dia ada?"(ujar ku)


semua murid terdiam karenanya


" kak kurasa Erin tidak berangkat kak"(jawab Hanna)


iya aku melihat dengan begitu jelasnya bangku pojok itu kosong...walaupun aku sudah memulai pelajaran nya ia tak menampakan wujudnya..


entah satu hari ini aku merasa ada yang kurang di benakku kini seperti ada yang ganjil ..dan hanya begitu saja sudah selesai hari tanpa ada yang berkesan dan tidak ada interaksi dari murid murid disini ..hingga aku pulang ..terlihat matahari mulai menampakkan sinarnya yang berwarna merah hari ini berganti ...dan terlihat begitu sangat cerahnya ..ketika aku sudah sampai di gerbang sekolahan pukul 06:00 wib kulihat pak Dani membuka gerbang..


" pagi pak"


" pagi neng ..mari silahkan masuk"(jawabnya)


Aku mulai berjalan menuju ruang guru saat menyusuri kelas demi kelas aku selalu berhenti di jendela ini...iya jendela kelas XII b namun ada yang berbeda "apa itu gara gara dia"(ujar ku dalam hati)..kini terlihat bangku itu kosong..dan lagi lagi seakan membisu di balik senyuman ...semua tiada yang berkesan sama sekali hingga hari bergulir begitu sangat cepatnya tak terasa ini semua sudah berlalu begitu saja.


Aku mencoba berangkat lebih awal dan gerbang pun masih tertutup dan di saat aku menuju gerbang terlihat jenny sudah menunggu di sana.


" pagi Jenn ,wah tumben berangkat pagi sekali "(dari jauh)


" hahaha pagi kak ,.. sebenarnya aku selalu berangkat pagi namun karena kemarin banyak tugas jadi kemarin ..terpaksa aku agak terlambat berangkatnya(ujar jenny dengan senyum imutnya)


" benarkah waaah semangat selalu ya kamu Jenn ,. naah apa boleh kamu ceritakan tentang Erin padaku .."(sambil berjalan)


" Erin ya kak...Erin dia ..apa ya kak ..ini sedikit sulit untuk di ungkapkan...dia ...itu selalu tertidur saat pelajaran atau pun saat pulang sekolah ..bahkan aku tak mengira keberadaanya tak terasa dia sudah jadi teman dari kelas x ..namun karena dia tak pernah beralih dari bangkunya ,dia tak pernah aktif ataupun simpatik pada apapun jadi ..melupakannya ...tetapi ketika aku melihat ia tersenyum bebas ..itu seperti bukan dia sebenarnya ..dan..dia ..itu. .tak apa kak aku masuk dulu..daaah"( dalam cerita jenny)


"Jenn apa kamu gugup..apa kamu suka padanya..Jenn..jenny"..aaaah..(sambil melihat sifat malu malunya)


Hadeeh dasar dia pemalu terlihat jenny menyukainya namun di cukup pemalu..yah namanya juga jenny gadis pintar ,dia polos dan pemalu,...dan dia " Erin" ..selalu membuatku terdiam karenanya ..namun tak ada info yang mengetahui pasti tentangnya kini sudah tiga hari lamanya ia tak berangkat ke sekolah dan pihak sekolahan pun tak ada yang memperhatikannya..


Hari berganti begitu lembutnya hingga kini " kurasa aku banyak pikiran" ( ujar ku dalam kesah ku)


kini aku mulai berangkat ke sekolah cukup pagi dan disini depan pintu gerbang sekolahan terlihat jenny mengatakan kebenarannya ..pukul 05:30wib..jenny menunggu di gerbang ..aku tak menyadari akan kata kata jenny namun wajah polosnya mengatakan berbeda...


" pagi jenny ..wah wah semangat sekali ( dengan senyumku)


" pagi kak ..hehehe"( dengan wajah polosnya)


Kami menunggu pak Dani datang dan membuka pintu gerbang tak lama beliau datang dan menyapa kami ..kini obralan aku dan jenny sangat seru


" pagi neng ..maaf nunggu agak lama ..mari silahkan ..."(ujar beliau)


"pagi pak ...tak apa kok pak kami beru aja datang ."(jawabku)


Aku dan jenny berjalan bersama sama menuju ruangan kami masing masing ..namun sekali lagi , terdiam dan selalu terdiam ketika tepat berada di di jendela kelas XII b selalu menatapnya .." iya kamu benar " dia sudah berada di sana ia tertidur lelap..


" kak ..kak..kak..(ujar jenny)


" entah sampai kapan aku .. dia.."..( dalam batinku)


" kak ..a ..an..maaf..kau masuk dulu"(jenny sambil berlari)


Aku terdiam selalu karenanya ia tak pernah terlihat keluar dari bangkunya .".kring... kring".waktunya menandakan istirahat sekolah ..kini aku menuju keruangan kelas XII b dan ia masih di sana tertidur pulas,,terasa aku mulai gugup dan " Dak Dik,Duk" semakin memaksaku untuk menghindarinya namun rasa bersalahku memberanikan niatku untuk menghampirinya dan ia tetap tertidur pulas...


" Erin ..Erin..aku..minta maaf jika sikapku keterlaluan aku hanya tak suka jika orang tak menghargai orang lain ..aku tak bermaksud apapun ..jadi tolong maafkan aku ."(dengan rasa bersalahku)


....


" Erin Erin ..hallo?"(dengan sikap berani ku)


Dia tak menjawab atau berbicara padahal aku sudah melakukan pengakuan akan dosaku namun ia tetap tertidur pulas aku pun mendengar sedikit kata kata Erin yang tidak begitu jelas ..kini aku mendekatkan telingaku..dan dia bergerak dan itu mengagetkanku sehingga aku terpental kebelakang terjatuh di lantai ..saat itu yang kulihat ia hanya memakai satu handfree di telinganya ..dan entah mengapa aku gugup dan tak mengerti apa yang sedang aku lakukan...setelah itu aku bangun dan kembali keruang guru ..ketika aku menjauh langkah kakiku melangkah " pagi" ujarnya dan aku mulai terdiam karenanya.


"Tut Tut Tut " kini handphone ku berbunyi

__ADS_1


" hallo Rita ada apa.."?(ujar ku)


" hallo ..ISNA kamu...kamu sudahkah mengumpulkan sertifikat mu , dan di harapkan besok kembali ke Jakarta..dan ada sesuai yang harus kamu selesaikan..(ujar Rita)


" ouh iya baik terimakasih.."(jawabku)


Dan aku harus kembali ke Jakarta karena beberapa hal yang harus ku perbuat di sana ..kini meminta pihak sekolahan akan izinku kembali ke jakarta beberapa waktu...dan terlihat aku mengemasi barang barang ku ...


tak terasa hari mulai larut terlihat matahari yang berubah warnanya saat berada di atas jembatan panjang ketika cahaya matahari berubah arah terlihat begitu indahnya kala itu..lalu aku sempatkan untuk berhenti namun sikapku mulai terdiam dan bibirku mengatakan kata kata lain " itu Erin "..saat itu aku melihatnya dari atas jembatan ia masih tertidur dengan ilalang di sampingnya ,air sungai begitu merah menandakan sesuatu yang berbeda sinar matahari terpantul kan air sungai dan aku kembali melihatnya sesekali ia tersenyum bebas dan menggelengkan kepalanya...lalu aku lanjutkan perjalananku kembali ke Jakarta..


tak terkira sudah tiga hari lamanya ku berada di sana...kini urusanku sudah selesai sehingga aku kembali ke tempat magangku ...mengajar di sana lagi.." yoooos. besok aku mengajar lagi tak sabar rasanya"( ujar ku dalam batin) .


"Good morning " aku mulai menyapa mentari di pagi hari tak sabar rasanya kembali ke sekolahan itu lagi .pukul 05:20 yang saat itu aku sudah sampai di depan gerbang sekolahan ..namun aku terdiam sejenak saat pandangan ku menuju arah pintu gerbang ,aku terheran karenanya siapa dia...? dan itu aku belum pernah bertemu dengannya " apa dia murid pindahan (batinku)


" pagi "..(ujar ku)


" pagi( sambil pergi menghindari ku)


Hanya itu ia pun pergi meninggalkan aku di sini entah apa yang terjadi " apa ku melakukan kesalahan"(batinku) ..dan kurasa aku tidak melakukan apapun ...kini akhirnya pintu gerbang di buka oleh pak Dani ...lalu aku mulai masuk dan menyusuri setiap kelas demi kelas ...ketika itu terjadi lagi aku berhenti tepat di jendela kelas XII b ..ia pun sudah ada di sana ia tertidur lelap...dan itu jadwalku mengajar di sana pada saat jam ketiga berada di sana...


" kring kring" waktunya istirahat aku mencoba pergi ke kantin dan terlihat kerumunan murid laki laki mereka membicarakan seseorang ..dan kekacauan pun terjadi saat yang mereka bicarakan itu terlihat nan jauh dari sebelah sana ...terlihat semua mata tertuju padanya dia menjadi pusat perhatian banyak murid . ..aku mulai berjalan kearahnya ..dan bertemu dengan miya...sedang menunggu antrian membeli makanan...


" pagi Miya "( ujar ku)


" pagi kak ....eh gimana kabarnya kak lama sekali tak kelihatan..."(jawab miya)


"sehat kok ..eh mereka pada ngapain , Miya apa kamu lihat jenny..dia itu dimana ya...?


" Ndak tahu kak..ouh lagi nyari jenny kak...dia ..jenny ..jenny...itu kak dia di sana'.'....(sambil menunjuk kan jari nya)


" mana mana apa itu ..jenny.."(tak percaya)..


aku mulai tak mengerti apa yang terjadi namun jenny terlihat berbeda rambut poni yang panjangnya serta ikatan kepangnya itu kini menghilang terlihat ia berubah total .


" nah miya sebenarnya apa yang terjadi apa jenny .".(penuh penasaran ku)


" hemm...tanya saja pada Erin kak...aku tak mengetahui dengan jelasnya gimana soalnya saat kejadian aku tidak berangkat ke sekolah..."(jawab miya)


" ouh oke... terimakasih ( dalam bingungku)


Dan terlihat jenny langsung pergi kedalam kelas aku mengikutinya dari belakang seakan aku tak percaya akan kenyataan yang terjadi padanya kelas demi kelas aku lewati dan sikapku mulai terhenti dan terdiam melihat di jendela kelas XII b ia masih di sana dan jenny berada di sampingnya , terlihat jenny menangis tak tertahankan ,aku sedikit bersedih karenanya dan aku tak berani menganggu mereka" Kring kring " bell pun berbunyi saat nya kembali keruangan guru ..kini aku mempersiapkan materi untuk mengajar di sana...


" pagi semua ,bagaimana kabar kalian lama tak jumpa ya " ( ujar ku dengan senyum manis)


namun suasananya berbeda aku bagaikan orang asing yang baru sampai disini ,kelas yang dulunya ceria kini kusam dan tak bernyawa ,,dan ketika aku mulai mengabsen mereka kelas ini benar benar berbeda, aku selalu terdiam ketika mengucapkan nama ini " Erin Sadewa" dan dia selalu tertidur kini ia menampakkan wajahnya "pagi " (ujarnya) di sampingnya terlihat jenny sebangku dengannya namun pandangan Erin tak tertuju padaku atau ke depan kelas ia hanya memandanginya (jenny)..ketika aku memanggil nama jenny ia hanya menjawab "pagi" tanpa ada senyum polosnya ..saat aku mengajar di sana begitu cukup tenang dan kucoba mendekati Erin dan dan mengatakannya


" Erin bisakah kamu menunggu saat pulang sekolah..ada yang ingin aku bicarakan padamu"


" tentu...hehehe"..(dengan senyum bodohnya)


Dan dia hanya tersenyum gila ,ia tak protes apapun ataupun curiga terhadapku ...


menunggu semua pelajaran usai


" Kring kring kring"..waktu yang di tunggu telah tiba aku mulai bergegas menghampirinya di kelas terlihat jenny bersama Hanna ( cewek tomboy) namun ia hanya tertidur pulas.


" Erin ....Erin bangun jangan membodohi ku Erin ..." BRAAAK" ( memukul meja) kamu apa kan jenny apa kamu mendengar ku..HAAAH Erin "..(nada marahku)


" pagi ,,heheh,,"( dengan senyum bodohnya)


Erin hanya tersenyum bodoh terlihat dia bangun dan membuka handfreenya...dan " Erin ....." terdengar cukup banyak memanggilnya dan menghampirinya dengan nada tak terima


" HEH "..Erin dengar baik baik jauhi jenny ....heh kamu dengarkan...Erin jauhi dia ingat ..itu!!!!". ( ujar Yohans)


" apa yang kamu katakan ,kami satu kelas dan sebangku mana mungkin kita saling menjauh ...itu akan menyakitkan bukan ...heheh..nah bukannya kalian sendiri yang membenci dia..dan..kamu sering kali menghina dia kan ....namun kenapa ..dia!!..apa kalian kurang puas menghina dia...?.heeeee.."..(dengan senyum bodoh)


" Heeeh itu bukan urusanmu "( nada marah Yohans)


" atah atah kalian cukup banyak..oke..aku menyerah, namun kalian begitu tampan ,ganteng dan tajir bahkan ..juga pandai ..heemt kurasa aku akan menyesal!!..(sedikit memelankan suaranya )...karenanya hehehe...namun aku juga tak bisa tinggal diam begitu saja.....tapi kalian curang ..begitu banyak sesuatu yang menonjol ...hemm AAAH aku ada pilihan bagaimana kalau aku akan menghilang selama 4 hari dan saat itu kalian ungkapkan perasaanmu ...kamu tahu betapa sakitnya kalau cinta bertepuk sebelah...jika kalian mendapatkan cinta darinya ...kalian terserah apapun yang ingin kalian lakukan padanya ....dan juga aku juga belum pernah mengungkapkan perasaanku padanya...heheh "( senyum gila)


" HEHH..apa yang kamu katakan...Erin ..kamu berani menantang ku HAAH..(ujar Yohans)


" atah atah kan aku sudah bilang aku menyerah...aku tak mungkin melawan teman sekolahku dan juga kita semua cowok...kalian tahu sifat cowok semua sama ingin melindungi seseorang yang di anggap berharga hehehe..nah kurasa aku pergi dulu...sampai jumpa ..dan satu lagi berjuanglah untuk hatimu ...DAAAH" (ujar Erin sambil berjalan keluar)


" Erin...Erin...tunggu ...tunggu ...Erin (ujar ku nada buru buru)


aku mencoba memanggil dia dan menahannya pergi namun ia tetap berjalan meninggalkan kami...hingga sampai di gerbang sekolahan.


" Erin ..tunggu Erin ..tunggu tunggu( ujar ku)


" pagi" ( senyum gila)


" Erin berhenti ..jangan bercanda ..apa kamu mendengar ku....!!


Erin....heeeeeh kamu pikir jenny itu barang kenapa di bikin jadi taruhan kamu pikir kamu siapa ...Erin tunggu..!!.".(nada marahku)


" hemmt apa yang akak katakan aku tak mengerti...aku hanya ingin melindunginya"..(ujar Erin)


" HEH...ingin melindungi dia katamu...kamu malah membuat dia terancam ...kamu tahu hah ..(marahku)


" Heeeeek"...apa yang ia katakan( batinku)..Erin ...Erin tunggu (dengan nada bingungku)


kini Erin pergi dan tak kembali saat itu adalah terakhir kalinya aku bertemu dirinya ,hari hari mulai berganti terlihat ia menepati janjinya ia menghilang sudah 3 berlalu dan besok adalah terakhir ia menghilang ,aku selalu tak mengetahui pasti bagaimana entah siapa dirinya ..aku selalu memikirkannya namun ia menghilang lebih dari 4 hari ini adalah hari kelima ia tak kunjung berangkat ...


pagi pukul 05:44 aku sudah di gerbang sekolah terlihat nan jauh di sana jenny menunggu penjaga untuk membuka gerbang..


" jenn jenny. ...tunggu..(sambil berlari)


" ouh...pagi kak(menoleh kebelakang)


" hei bagaimana kabarmu apa kamu baik baik saja sebenarnya apa yang terjadi padamu ...akhir akhir ini kamu berubah..?"(tanyaku)


" hehehe apa yang akak katakan aku baik baik saja kok kak...dan aku masih sama kayak yang dulu kok kak..emang sih banyak orang menganggap ku berubah , namun


inilah sebuah kehidupanku yang sesungguhnya ..semua ini sangat menyenangkan aku bisa makan bersama dan berbagi tawa berbagi kesedihan..rindu ,,cemburu,,dan sesuatu yang membuat ku sangat bahagia terasa setiap hari terlihat indah .."(dengan senyum manisnya)


" apa ini ada hubungannya dengan Erin ?". ( tanyaku)


" emm Hem ..ini semua Erin yang melakukannya ..dia itu luar biasa...tetapi semua orang inginkan aku kembali,,aku tak ingin kembali. entah apa yang terjadi aku tak mau kembali seperti dulu lagi... karena aku selalu kesusahan ,.Irene selaku memaksaku melakukan apapun yang ia mau dari meringkas materi,membuat pr bahkan jadwal piket kelas aku yang melakukannya aku selalu bekerja keras karena nya..semua orang tak mengerti apa yang aku alami terlihat itu sesuatu yang menyenangkan bagi mereka dan juga aku sering dapat cacian dan hinaan dari mereka namun tak ingin membalas irene karena dia sangat cantik ,,dari dulu aku suka dengan yohans dan saat itu Irene mau membantuku...dan aku rasa Irene sangatlah baik namun semua itu kenyataan nya berbeda"..(sambil berjalan melangkah)


" ouh jadi seperti itu kah kejadian yang sesungguhnya ..jenn ..aku minta maaf ya aku tak bermaksud apapun"..(ujar ku dengan mata kucingku)


" hemm tak apa kok kak...kak..aku ke kelas dulu soalnya Erin menunggu di sana" dah..(berlari dan tersipu malu)


jenny pun berlari masuk kedalam


kelas aku selalu terdiam saat berada di jendela kelas itu namun jenny hanya sendirian Erin tak kunjung datang dan dia tersenyum sendiri...aku menuju ruang guru dan melihat jadwalku mengajar namun hari tak ada jadwal mengajar di sana


ketika saat aku berjalan melewati kelas itu..terjadi kekacauan..


" jenny Jenn .nanti tolong buatkan ringkasannya untukku .".(ujar Irene )


" iya Irene ...tapi maaf hari ini aku sangat sibuk jadi kamu tulis sendiri...saja"( ujar jenny)


" Heeh jenn kamu berani melawanku ..( marah Irene )


" apa yang kamu katakan kita disini semua sama jadi jangan sok jadi penguasa.."(lantang miya)


" hehh kamu jangan ikut ikut kamu berani sama aku..(marah Irene )


" jika jenny tak ingin melakukanya itu terserah dialah ..kamu tak perlu mengusiknya ..apa ada yang di permasalahkan ..jika kamu tak terima tunggu setelah pulang sekolah..(nada dari Hanna )


" Ciih sial...dengar kalian aku akan memberi kalian perhitungan..


" Heii Jenn apa aku perlu memberi pelajaran terhadapnya ..( lantang Hanna )


" tak perlu melakukannya ..Hanna mungkin Irene lagi kelelahan ..namun aku tak bisa membantunya..(sambil menulis di depan kelas)


saat itu kekacauan terjadi didalam kelas jenny ,terlihat Irene tak terima sesuatu namun miya dan Hanna melerai mereka ...aku menunggu saat pulang sekolah tak di sangka jenny sudah tak ada di kelasnya dan ketika kekacauan itu terjadi jenny langsung pulang dengan Hanna ..saat itu terlintas apa perkataan jenny " Erin menungguku di sana"..dan mulai teringat saat ke kepulangan ku menuju Jakarta aku pernah melihatnya di sana di bawah jembatan itu.aku bergegas menuju ke sana...hingga waktu mulai berubah dan mulai mengerti apa yang di pikirkan jenny dan benar aku melihat jenny duduk menunggu seseorang di samping ilalang dan sungai berwarna merah..itu jenny tersenyum sendiri lagi dan lagi...


" Jenn jenny ..apa yang kamu lakukan disini ."..( tanyaku)


" pagi kak ....Hem..dia selalu menunggu disini dan disini juga pertama kali nya aku melihat ia tersenyum ."(ujarnya dengan tersenyum).


" oooh apa kamu juga menunggunya disini ...apa nanti Erin akan kemari.(ujar ku sambil merayu jenny)


" pasti ..pasti ..dia akan kemari ..ouh ..ini sudah waktunya kak...ayo ikut bersamaku kak"...kita bertemu Hanna( memaksa)


" Jenn kamu mau kemana ..Jenn jenny kita mau kemana"..( ujar ku)


entah apa yang dilakukan jenny disini ia mengajakku ke suatu tempat ..entah ini dimana hingga aku sampai di sebuah gudang kosong tua kami mulai masuk ..dan terlihat Hanna di sana


" pagi kak lama tak jumpa .".( senyum Hanna )


" apa ini..apa kalian yang membuat ini semua"..(bingungku)


" ouh ..ini adalah sekumpulan anak yatim piatu dan anak jalanan mereka tidak mempunya tempat yang layak ..dan kami memungut dan mengajari mereka...namun ini semua Erin yang membuat nya...kak bisa bantu kami merawat mereka...( ujar Hanna)..


" .....tentu ..'DASAR'( dalam hati)


" yeeee ...yoooss semangat.. jenny kita dapat teman baru(ujar Hanna )


" Hanna mengapa kalian membuat ini semua "(tanyaku)


" ouch kami tahu rasanya tak mempunyai tempat tinggal dan tempat berlindung ...dan dia ingin membuat banyak panti asuhan untuk mereka ...jadi aku mengikutinya karena kebodohan dan kegilaan nya ...serta dia itu sangat idiot...kurasa....nah kak ISNA kamu mengajari mereka bersama jenny...aku akan mencari makan untuk mereka.... "(kata Hanna )


" apa yang kamu katakan Hanna ...jangan panggil dia seperti itu"( ujar jenny)


aku mulai membantu mereka mengajar anak anak di sana dan saat itu aku tak mengerti tentang mereka..


" Jenn jenny ...Hanna dia..?(bingungku)


" Hanna dia orang yang tegas namun dia penyayang, dia suka sekali terhadap anak anak bahkan dari dulu aku tak mengira sebelumnya dia itu terlihat garang dan tomboy namun saat disini semua terasa kebalikan darinya...dan dia..Erin..dia...lupakan kak ....eh kak apa besok akak mau mengajar lagi di sini...."( tersipu malu)

__ADS_1


" tentu saja "..( dengan senyum manis ku).


dan tak berseling begitu lama Hanna kembali membawa banyak makanan hingga kami makan bersama dan melupakan waktu..


" Hanna mengapa kamu membolehkan aku disini ...aku hanya butuh penjelasan dan kepastian .!! ...(ujar ku)


" ouh ..".dia yang mengatakan kamu akan datang kemari dan sambutlah dia "(ujar Hanna sambil mengingat kata darinya)


" HaA.."( bengong)


dan memang benar kami terlupa akan waktu yang berlalu begitu cepat jenny pun pamit dan aku mengantarnya pulang menuju kediamannya iya itu rumah paling megah yang ada di sana...saat mulai masuk kedalam terlihat seseorang datang menghampiri di depan pintu gerbang..


" eeh...neng jenny baru pulang ..tasnya berat sini bibik bawakan."(ujar bik Ami)


" iya nih bik capek ...dan tolong ya bik nanti buatin minum untuk kami.."(tersenyum )


" iya ...kamu neng mandi dulu nanti nyonya marah lho.....nyonya ada di atas...jadi buruan sebelum dia marah..( sambil membawa tas jenny)


" jenn ...apa ini rumahmu " waah"..(ujar ku sambil melihat langit langit)


" anggap seperti rumah sendiri .. kak ayo mandi dulu...kak nanti tidur disini aja ..besok berangkat bareng.. ayo kak."( ujar jenny)


" HUUUH...dasar jenny .."( dalam diam ku mengangguk)


iya dasar jenny ternyata jenny cukup manja namun saat di sekolahan ia cukup memaksakannya ..dan aku mulai mengerti mengapa jenny tak mau di paksa Irene lagi....mungkin kehidupannya di rumah ini dialah tuan putrinya( dalam hati)..dan aku menginap di rumahnya makan malam bersama ibu Maria.


" jenny Jenn makan malam sudah siap..cepat turun..jenny ayo makan keburu dingin ( ujar ibu Maria)..


" iya Bun tunggu ..kak kak ISNA ayo makan malam sama bunda"(kata jenny)


" malam Tante "( ujar ku)


" kenalin Bun dia kak ISNA guru pengganti di sekolahan"(sambil mengandeng tanganku)


" saya ibu Maria ...ouh . kamu menginap disini saja ..jenny selalu inginkan saudara perempuan namun suami Tante...ah sudah sudah...ayo makan (kata ibu Maria).


aku bermalam di rumah jenny bahkan aku merasa punya keluarga baru ...jenny seperti adik perempuan ku ...hari yang berganti begitu sangat cepat tak terasa lelahku mulai menghilang dan tertidur begitu saja saat ku mulai bangun jenny sudah terlihat cantik dan sudah mengemas bukunya dan kusadari ia sudah belajar " kurasa ia anak yang rajin"(dalam sadar ku)...kami berangkat bersama sama Bahkan aku melupakan bangku pojok itu..sudah 2 Minggu berlalu begitu saja Erin tak berangkat selama itu ,,aku mencoba mempertanyakan ke beberapa guru yang ada di sana ..namun...


" pagi pak Andre.. ..pak maaf ini tentang murid yang bernama Erin kelas XII b ia sudah tak berangkat 2 Minggu ..apa yang akan di lakukan pihak sekolahan kenapa tidak mencarinya ...dia itu murid yang seenaknya sendiri..."( tanyaku)


" iya...Erin kah....ouh dia...ya..hemm..susah untuk menjelaskannya ..ouh begini saja biarkan dia melakukan apa yang ia mau..(ujarnya sambil tersenyum)


"...he'...aku mulai semakin bingung"( dalam diam ku).


" lagi pula ia sudah membuat izin untuk absen dan juga jangan di pikirkan ya..(ujar pak Andre )


" heeeeek"( kebingungan)


aku sampai di ruang guru dan mencari data data tentangnya namun tidak ada data yang terkait tentang hanya ter lampirkan nilai semua mata pelajaran 50 saja dan surat yang pak Andre bicarakan itu seakan hanya lah mitos...aku mulai curiga dari pihak sekolahan ..dan tiba tiba " Tuuut Tut tuuut" (hpku berbunyi).


" hallo dengan ISNA disini ...iya ..benar iya pak...baik .. terimakasih".. (dalam senang ku)


itu telfon dari pihak perguruan ku yang menjelaskan bahwa aku mendapatkan sebuah apresiasi dan di harapkan kembali ke Jakarta .. entah apa yang terjadi ...dan perpisahan ku pada jenny ,Hanna, dan seluruh anak yang ada di sana. .aku melanjutkan cita citaku menjadi seorang guru profesional" ISNA semangat ya"( ujar ku dalam hati) .


2 tahun berlalu saat aku mulai lulus dengan nilai memuaskan dan selalu menantikannya saat bersama mereka ,aku membuat sebuah kejutan untuk mereka dan masih banyak hadiah yang ku bawa untuk anak anak di sana dan perjalanan ku tibalah di sekolahan itu aku hanya ingin mampir membayangkan kenangan tentangnya pukul 15:05 aku mulai menuju jembatan panjang dan mulai berjalan menuju gudang tempat Hanna, jenny dan anak anak yatim di sana ..namun saat aku mulai sampai betapa terkejutnya aku dan itu membuatku terdiam..begitu saja " apa ini , apa yang terjadi"?(dalam tanyaku melihat nya)....terlihat gudang yang dulu menjadi ramai akan anak anak namun sekarang seperti tempat yang hilang keberadaan nya ...kini gudang hancur dan terbakar habis dan tiada kehidupan di sekitar sini aku benar benar diam dan aku mengira selama 2 tahun ini pasti banyak yang terjadi ..dan ku putuskan mampir di kediaman jenny dan terlihat rumahnya tetap seperti dulu masih terlihat mewah dan besar...


" sore neng ...maaf bibik agak lama soalnya bibik masak dulu..."(membuka gerbang)


" iya bik tak apa ..bik apa masih ingat saya"..'(ujar ku)


" maaf bibik lupa.. soalnya bibik sudah tua jadi maklum ..mari masuk saya panggilkan nyonya dulu "( jawab bik Ami)


" ini saya ISNA bik , guru penggantinya di sekolahan jenny masak bibik lupa"( ujar ku)


aku mulai masuk dan bertemu ibu Maria dan menginap lagi di sana makan malam pun aku tak melihat jenny dan ku coba bertanya kepadanya..


" eh nak ISNA lama tak jumpa bagaimana kabarnya ...silahkan di minum...ouh iya kamu nginap di sini saja . udah larut . .."(kata ibu Maria)


"iya Bu saya sehat kok ..oh iya jenny di mana Bu kok tidak kelihatan ...apa saya boleh bertemu dengan dirinya..(sambil memegang gelas)


" jenny ada di kamarnya ia sedang istirahat ....kamu boleh kok bertemu dengannya tapi jangan sekarang soalnya udah larut..biarkan dia istirahat..' tersedu haru'.( kata ibu Maria)


"baik aku mengerti Bu "(tegas ku)


dalam hati mulai bingung apa yang dikatakan ibu Maria ..namun aku semakin tak sabar akan hari esok kini aku berada di kamar yang berbeda pukul 04: 20 wib aku terbangun begitu saja dan ku coba pergi Kemar kecil yang saat itu cukup jauh ,aku mulai berjalan menyusuri kamar demi kamar dan terdengar suara nyanyian dan tawa ,aku yang penasaran mengikuti asal suara itu dan sampailah aku di taman samping rumah , ia berayun ayun dan berbusana putih saat ku memandangi nya ia menoleh ku dan tersenyum..aku pun kaget ...dan AAAAAAA aku menjerit lari ketakutan masuk kedalam rumah dan terlihat ia bernyanyi lagi...dan suaraku terdengar penghuni rumah itu...


"ada apa ISNA ada apa.."(tanya ibu Maria yang menghampiriku)


" itu ..Bu itu..di sana ..Bu..ikut denganku aku melihatnya.."( dalam ketakutan ku)


" Jenny ...Jenn ..,,ya tuhan..( berlari dan memeluk)


" jenny ....? jenny ?(dalam bingungku)


hari mulai memaksa mentari keluar dari tidurnya pukul 07: 04 wib aku sudah merapikan diriku " apa itu jenny" ( batinku)...aku menjadi sedikit gugup hingga saat sarapan pagi jenny pun terlihat diam tak memberi respon apapun terlihat matanya mata mayat dan dia terlihat tidak begitu sehat serta tubuhnya dingin..


" maaf ya nak ISNA jenny mengagetkan mu( menangis) aku tak tahu bagaimana cara membuat dia kembali seperti dulu lagi...(ujar ibu Maria dengan rintihan tangisnya)


" sebenarnya apa yang terjadi pada jenny Bu ...( tangis ku)..


" aku juga tak mengerti pasti saat itu terdengar sebuah telfon dari rumah sakit .. dan aku segera ke sana ..dan terlihat jenny sudah di sana...aku bertanya kepada pihak rumah sakit namun mereka tak ada yang mengetahui pastinya hanya kata suster di sana seorang pemuda membawanya dan dia menghilang setelah itu jenny menjadi seperti ini ..saat pagi hari jenny selalu tersenyum dan ketika mulai siang ia hanya terdiam tak mengatakan apapun ..namun saat malam hari dia mulai ketakutan..entah apa dia bisa kembali..aku sangat bersedih karenanya.."( curhatan ibu maria )


aku melihat kondisi jenny sangat memperhatikan dan aku tak pernah percaya ini terjadi padanya bagaikan hati ini teriris pisau begitu menyayat itu membuatku bersedih walaupun aku menangis dan memeluk nya namun ia tak merespon ku ia hanya diam dan memandangiku dengan mata mayatnya...aku menemaninya satu hari penuh namun ia tak pernah merespon dari apa yang aku katakan aku mulai ragu dan aku selalu mencarinya dimana Erin berada karena dia yang harus bertanggung jawab karenanya dan itu ceritaku masuk dalam kehidupan nya dan seakan aku melupakan kejadian itu hingga berlalu begitu saja aku selalu tak pernah mengerti Rit....semua itu sudah 7 tahun berlalu "( dalam curhatku)


" pukul 18:02 wib nih Rit kita makan di sana ..Huuh ..kurasa semua berlalu begitu saja besok kita kembali ...Rit..( ujar ku)


" jangan bilang kamu masih ingin berlibur( kata Rita )


" hehe jadi guru itu selalu tertekan jadi kurasa liburan yang cukup akan membuatku kembali.."( kata dariku)


Dan terdengar dari jauh di sisi pintu masuk " PAGI" adalah kata yang cukup keras terdengar di ujung pintu masuk dan datanglah seorang pemuda dengan tato di tangannya dan tas gitar di punggungnya sorak semua orang tertawa aneh dan terlihat dia pun tertawa namun rasa gugup ini " DAK DIK DUK" mengingatkanku akan 7 tahun yang lalu ,,ia datang bagaikan nada RINGTONE akan kenangan mengerikan dan aku selalu mengingat perasaan ini tak pernah berubah hanya dia yang membuat aku jadi gugup segugup ini dan denyut jantung ku berdetak cukup kencang...


" tak salah lagi Rit ..dia Erin ..entahlah.perasaan ini selalu gugup akan kedatangannya dan suasana ini tidak salah lagi Rit ..dia " Erin "..( kaget ku )


" apa kamu yakin...heh ISNA kamu mau kemana ...tunggu sebentar banyak orang seperti dia.."( dalam bisikan)..


dan terlihat ia sedang makan dengan 2 gadis di sampingnya dan asyik ngobrol ,aku mengawasinya dan dia menghabiskan makanannya tiba tiba seseorang wanita datang .


" bisakah kita kembali aku sudah selesai makan" ( ujarnya)


wanita yang cantik paras tubuhnya ia datang datang dan menjewer telinganya .


" atah atah sakit Beby"(jawabnya)


kini ia pergi ..aku mengikutinya namun entah kenapa ia menghilang dan aku tetap mencarinya ...dan bertemu cewek yang menjewer nya...


dan aku kehilangan dia


" Rit Rita ..kamu disini dulu aku segera kembali"..(ujar ku dalam pencarian)


" tunggu ...tunggu sebentar (kataku)


" iya...apa kamu berbicara denganku"( jawabnya)


" tunggu sebentar ...aku ISNA ..apa aku boleh bertanya sesuatu..(ujar ku)


" ouh ...aku Lidia apa kamu mengenalku.".(ujarnya)


" dia tadi ...pemuda yang bersamamu ..itu siapa.."


" ouh jadi kamu orangnya ...kenapa kamu mencarinya ..jangan mengganggunya apa kamu juga wanita penghibur untuknya.".(sebelnya).


" eeeeeh ..bukan bukan aku hanya ingin berkenalan dengannya saja..dan bisakah kamu beritahu namanya .


" ouch hanya itu saja...Huuh dasar panggil saja dia bodoh ,dia itu orang gila..atau idiot ...haaah tunggulah di sana besok jam 22: 00 wib dia akan ada di sana..dah.." dasar'...(sinis nya)


"heeeek ' tidak salah lagi...ouh oke terimakasih...( batinku)


aku menunggu saat besok malam dan mengundur kepulangan ku Hingga waktu berlalu dan bergulir..pukul menandakan 21:45 aku sudah menunggu di sana ternyata memang benar kata Lidia namun ia tak sendirian dan dia bersama seseorang" DAK DIK DUK" rasa gugup ku menghantui dengan penuh rasa ragu .


" Erin ....Erin apa itu kamu..itu kamu kah?( ujar ku penuh penasaran)


" pagi ..lama tak jumpa kak ISNA"..(dengan senyum gila)


PRAAAAAK. aku menampar wajahnya dengan cukup keras dan tak terasa air mataku menetes begitu saja...(dalam tangis ku)


"Teressa bisakah kamu ambilkan minumanku dan setelah itu kamu istirahat lah untuk besok"..( dengan senyum gilanya)


" ouh..tentu..( jawab teressa)


" Terimakasih Teressa aku ada sedikit urusan ..jadi ... segeralah istirahat nanti aku menyusul.".


" Erin apa kamu mendengar ku...Erin..apa yang kamu lakukan pada jenny ...kamu apakan dia jawab Erin...dan sebenarnya apa yang terjadi ..ini semua salahmu semua salahmu jenny jadi seperti ini ..semua ini salahmu ( menangis)


" .....( memalingkan pandangannya dan meneteskan air matanya)


dan terlihat suasana sedikit sunyi dan tanpa ada kata kata ia berjalan menuju arah pantai


" kak ISNA bisakah kamu agak tenang... dan maukah kamu membantuku..ada sesuatu di kantongku ...kurasa ini sudah cukup untukku.... bagaimana pun juga ini semua salahku ...karena hanya aku yang tak mampu melindunginya ..seharusnya ini tak terjadi padanya . andai saja aku tidak masuk dalam kehidupannya ini tak akan terjadi...kak ISNA aku sudah lelah...kumohon padamu Tolong akhiri penderitaan ini...dan aku akan tenang jika kamu yang melakukannya...kumohon...bantulah aku"...(meneteskan air mata)


aku pun mengangkat keberanian ku dan ku lakukan apa yang ia mau ..." DOOOR " aku mengambil isi jaket Erin yang saat itu sebuah pistol dan ku lepaskan sebuah tembakan " dia lebih kehilangan jenny dari pada aku". ( batinku) dan dia meneteskan air mata lagi...


" ingat baik baik lindungi jenny....besok aku akan kembali ke Jakarta dan aku akan datang menjenguk jenny dan kuharap kamu juga datang menjenguknya...akan ku pegang janjimu ....dan ini juga salah satu bentuk dosa mu yang harus kamu tebus..."(sambil mengambil menyalin no hp )


" aaaah tentu... terimakasih"


" Erin satu lagi PRAAK ini untuk anak anak Yatim piatu dan kau selalu membuatku marah.."( ujar ku)


aku menampar nya dengan keras lagi dan terlihat ia tersenyum namun. matanya menetes kan air mata ..aku pun meninggalkan dia sendirian ..ketika langkah kakiku mulai terdiam saat aku melihat dia " Teressa" ada di balik tembok ia sedang bersembunyi dan melihatku ia pun menangis tepat di hadapanku dan terdengar bisikan kecil" TERIMAKASIH"..aku mulai kembali ke kamarku...entah rasa lelahku sirna begitu cepatnya hari mulai esok dan aku mulai berkemas pulang ke Jakarta entah kenapa suasana menjadi cukup ramai di tempat semalam ia tak beralih terlihat aku mulai mendekatinya namun ...kami semua terpesona dan terbengong akan keheranan yang terjadi hanya kata "" WAH" dalam suasana ini ,terlihat Erin memainkan musiknya dalam alunan gitarnya dan nada ini terasa cukup asing namun mendayu Dayu dan bergema di dalam isi kepala kami semua,tak terasa menikmati permainan gitarnya di samping itu terlihat juga Teressa mulai menari dance dan bernyanyi dan ku akui dia cukup lihai dan cantik suaranya juga merdu...ketika Erin mempercepat tarian permainan gitarnya begitu juga Teressa mempercepat dance nya aku menonton pertunjukan mereka sampai selesai terlihat Teressa melentangkan tangan dan ia menatapku dengan serius ,aku pun memandanginya ia pun berkata "MAAF" sambil meneteskan air mata dan Teressa pergi membawa sebuah buku ..Erin pun melihatku dan mengejar Teressa ..dan di sampingku Rita.


isna".dia itu luar biasa kan...(kata Rita)


" iya kamu benar Rit dia luar biasa"..(jawabku)

__ADS_1


dan itu kesanku terhadapnya...


"


__ADS_2