
aku tak bisa bergerak atau berbicara seakan membisu dan tertanam dalam dalam yang kini terasa kakiku mengakar kuat di tanah pijakan ku" bergeraklah,,ku mohon bergeraklah"( batinku ) namun apalah daya ketika tangan lembutnya kini menempel di atas kepalaku membuatku seakan pasrah menerima apa yang akan dia" Mon" lakukan padaku namun begitu mengejutkannya saat ia lengah tiba tiba "Mon terlempar sangat jauhnya dan kini seakan bumi bergetar dan angin yang berhembus pasir tertuju mengelilinginya dan benar mata merahnya seakan menjadi sebuah samangat pada dalam diriku sebuah perjuangan bertahan hidup yang kini masih membekas di dalam diriku yang sedari dulu mampu berkelahi dan melawan apapun walaupun itu sangat kuat tapi aku tak peduli ketika itu .." AAAAAA" suara yang keras yang melambangkan ketidak puasan yang diiringi serangan bertubi tubi ke arah dia " Mon" pertarungan yang sangat cepat terjadi di antara mereka berdua membuat kehancuran dimana mana aku melihat sendiri apa yang terjadi " WESSSSSS DYAAAAAR ,WESSSST PRAAK DYAAAARRRR" begitu sangat cepatnya hingga aku tak mampu melihat nya mereka ada di mana bahkan saat pasukan platinum khusus Queen dan ini terlihat jauh di atasnya kecepatannya melebihi pasukan platinum bahkan serangan ini seakan membabi buta tak tahu arah dan aku berada dalam bahaya yang tak mempu ku hindari ..namun..
" Mayumi.....( ujarnya dari jauh)
__ADS_1
" Uyn ... syukurlah kamu tidak apa apa ...dimana Linn .."( jawabku nada senang)
" sebaiknya kita menjauh dari sini secepatnya ..jangan kawatitkan Linn dia berada di dalam benteng kuil dan bersama pasukan Queen yang tersisa"( ujarnya )
__ADS_1
dan benar Uyn datang dan menolongku Uyn dan Linn yang tak tersadarkan akibat sihir dari " Mon" yang tidak ku mengerti seakan yang kutahu adalah sihir dari dia "ESs " membekukan bangunan dan benar itu Memang terjadi namun Uyn dan Linn sadar ketika " Mikhael" yang perkasa itu menghempaskan nya dengan suaranya aku yang kini mengerti keadaan yang terjadi seakan mengerti tak menanyakannya lagi dan lagi yang kini tersirat kan posisi ku yang berada tepat di atas punggung Uyn namun semua tidak seperti apa yang kupikirkan semua berharap akan kemudahan dan harapan itu seakan melekat di setiap perjuangan yang dimana kita manusia biasa merancangnya bagaikan tuhan yang mampu merubah apapun dan manusia tetaplah manusia yang selalu memangil atau mengesankan dengan kata kata " SAMPAH " mereka ,,tak terkira semua menjadi putih lembut dan halus serta imut yang melekat di keliling kami mereka pasukan dollger yang mengejar Uyn dengan kecepatan yang cukup cepat membuat kami kuwalahan " ya mereka pasukan dollger yang masih terpasang sepatu salju mereka yang menyerupai sepatu ice
" ini gawat mereka mengejar sangat cepat"( keluh Uyn)
__ADS_1
aku yang diam tak mau mengatakan apapun bukan berarti aku sombong atau bisu namun aku juga tidak takut pada mereka ...aku mengerti sedikit perasaan mereka yang di mana tak terima perlakuan manusia masih ku ingat ketika aku membaca buku legenda yang tersebar di seluruh kota ketika boneka yang mencoba mencari keadilan dengan mengucapkan harapan hidup layak walaupun hanya menjadi boneka dan benar aku kini tak mampu melukai atau menyakiti tubuh halus wajah lucu dan imut, manis walaupun kini mereka menjadi ancaman yang cukup serius dan benar " Azazil" dan "Mon" bertarung sangat sangat mengerikan dan begitu sangat epic yang membuat kami kini terperangkap didalam kekacauan yang mengerikan " AAAAA" adalah suara semangat di antara mereka berdua yang kini tiada padam dengan sebuah kata kata manis atau bijak hanya kebencian di dalam hati dan mencoba mengeluarkan rasa benci itu menjadi nyata akhirnya aku mulai mengerti dan memahami dari kata kata bijak sang " Queen " yang di mana aku mencoba menyangkalnya dan menganggapnya kata kata tak berguna dan