Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 93 dongeng oppelia ringtone dia" Ming"


__ADS_3

cepat pulang dan bawalah bintang bintang yang akan menemani malam malam ku yang ditemani hujan penantian sendiri yang singgah dalam warna warni ragam taman bunga di hati


DONGENG OPPELIA RINGTONE DIA" Ming"


hari yang tidak begitu cerah di dalam nuansa pagi hari yang ketika mendung mesrah membangkitkan kenangan yang melayang layang berwarna hanya satu keteguhan hanya satu tujuan hanya satu harapan hanya satu ucapan yang membagi dalam ruangan darinya semua berubah tanpa di mengerti


namun ketika malam pola dalam warna ku yang hanya satu nuansa satu rasa satu cerita dan satu cahaya yang membagi ruangan darinya walaupun aku kecil tak berarti dalam ruangan mu tetapi aku mampu membuat ruangan darinya jika kau singgah dalam ruangan ku begitu sangat luasnya Hingga engkau mampu melayang layang dalam dekapan kasih dari sang Hudus cerita dariku tak berarti dalam lingkup jendela siangmu dan merayu pilu membelenggu ragamnya cerita darimu yang terjadi mampu ku pahami dan ku mengerti dalam ruangan ku


kini aku hadir hanya untuk menuntunmu menuju sang penyelamat embun penyejuk jiwa dalam dahaga hausnya kepuasan dan kamu tak mau tahu caranya namun percayalah ruang ruangan ku yang melintas mengelilingi mahkota kebijaksanaan hingga rambut panjangmu dalam kewibawaan yang memancar di setiap kesendirian dan kehampaan


kebencian terhadap Nya hanyalah jembatan loncat indah jika melihatnya dari jendela dalam ruangan dariku


jangan pernah berlari dari kehidupanmu yang membawamu terbang melintasi angan dan harapan


karena ku kan ada di sisimu dalam ruang ruang itu jika kamu percaya dan singgah magic hiasanya


perlihatkan sisi warnamu berilah batasan batasan akan polamu sadarkah dirimu menguatkan warna tanpa tahu pola dan batasannya yang membuat tak jelas siapa dirimu akan warna warni pelangi dalam arti sebuah nama


hapuslah tingkahmu hapuslah lakumu hapuslah nadamu dengan gerak laku jari kecilmu karena kita kembali dengan percaya warna dalam pelangi dari sebuah nama


jangan biarkan dia hadir lagi jangan biarkan dia datang lagi jangan biarkan dia menemani


warna dan harum bunga yang indah dengan jalar duri yang menyiksa hingga berbuah hanyalah racun yang tanpa penawar tersuguh hanya untukmu


wahai kau teman beranikan dirimu melewati lorong dan labirin hitam itu yang membawamu kembali


jiwa yang tenang bersama sejuknya embun jiwa penyejuk haus kepuasan

__ADS_1


dia " Erta" selalu memberi lakunya bersamaku membuat iri dalam magic warna warni pelangi dalam arti sebuah nama


aku tahu kamu sakit aku tahu kamu sedih aku tahu kamu bingung aku tahu kamu hilang di setiap malam malammu


tak terelakkan hingga bendungan asmara pujangga baru sampai disini menunggu hujan penantian dalam ruangan itu yang selalu menantimu


walaupun aku sendiri tidak ingin menyakiti mu karena percaya ku


***masa masa yang dulu telah lama berlalu yang kini membekas di ingatan ku rasa gundah sedih dan derita yang telah pergi jauh tinggalkan ruang ruang itu namun engkau pergi dan menghilang dan ku mulia mencari nya tulis indah dalam buku harian itu


pernah kah engkau mengerti betapa berartinya nya rasa percaya hingga mencapai kota dalam ruangan itu dalam laku dia black line dengan labirin yang begitu sangat tebal yang membuat gerak dan pola tanpa engkau mengerti akan hadirnya


di masa yang begitu silau dalam naungan sang Queen di hadapannya yang begitu menjulang tinggi sebuah pilar dari ERTA yang selalu membuat serbuk mahkota' raja hingga kesetiaan lebih berharga dari yang lain tanpa kekacauan dalam naungan sang Queen yang terlihat hidup begitu sangat bahagia entah mengapa tempat itu begitu sangat di hormati dan di hargai karena sebuah tempat / kuil kuno yang selaras dengan nafas percaya dan kesetiaan hingga suatu hari yang sedikit rasa bimbang tercipta dari mereka manusia.


terlihat dua remaja sedang dalam hembusan asmara yang begitu sangat romansa akan canda tawa juga cerita dalam gelombang rasa mereka mengikat janji dalam bendungan asmara yang begitu kokoh dan sangat kuat dalam menghadapi cobaan mereka mengadu kasih sayang hingga saat nya tiba


kau pergi jauh tinggalkan kota itu


teringat canda tawamu dalam ingatku


masa yang telah silau tertulis indah dalam buku


hingga kau pergi bersama nya "


terlihat seorang remaja rindu dalam nafas percaya dari setiap waktu menunggu dan terus menunggu dalam kesetiaan di tempat sebuah kuil yang begitu ia hormati dan hargai yang membekas dalam ingatan sebuah kota kota kenangan yang siapapun masuk dalam ruangan kisah masa yang indah namun rasa itu terhenti dan terputus hanya karena cita dalam rasa yang ketika ia menekankan hati nya untuk pergi meninggalkan nya hingga ruang rindu dari remaja semakin hari semakin tebal dan dalamnya hingga suatu ketika melihat cahaya kecil dalam malam yang begitu menawan membawa remaja itu mengikuti hasrat dan nalurinya yang membuat cerita dalam ruangan sebuah kota kota kenangan tercipta .


teringat lagi ketika remaja rindu menunggu sang kekasihnya yang pergi meninggalkan karena cita dalam rasa yang menyuruhnya mengubah masa lalu nya namun lama sangat lama hingga hanya seorang diri ia tertanam nafas percaya dan kesetiaan dalam kota kota kenangan itu .seakan terasa sakit yang ia rasakan tanpa ada yang mengetahui nya terjerat sudah dalam duri dalam jalarnya namun bunga itu tetap saja mewangi di setiap waktu hingga membekas kuat dalam kota kota kenangan dalam ruangan yang tercipta dan lagi dan lagi ia merana karena masa yang telah silau tertulis indah dalam buku hariannya ia selalu tersenyum dan tertawa hanya membaca kenangan nya yang tertulis indah namun kini hari dan hari berlalu rasa itu percaya dan kesetiaan yang ia jaga di kuil kuno kini mengikuti nalurinya karena hasrat yang menghitam namun remaja itu kini hitam sudah hati dan darah serta matanya ketika apa yang terjadi menjadikannya nyata kedatangan kekasihnya yang ia tunggu dalam ruangan itu hingga membuat kota kota kenangan kini hancur dan roboh sudah ketika janji dalam cita dalam bendungan asmara yang meluap dan membanjiri kota kota kenangan " masa yang indah tertulis dalam buku harian ku masa lalu teringat kisah yang dulu pergi " ujarnya ( remaja) namun ketika kekasihnya mengatakan akan jawabannya yang membuatnya hancur dalam ingatan " teringat masa yang telah silau bersama nya hingga tinggal kan kota itu " hingga tangis dalam hembusan rasa percaya " teringat masa yang telah silau tertulis indah di buku harian ku kau pergi bersamanya" ujar nya( remaja) namun kekasih nya hilang dan pergi jauh dalam kesetiaan dan percaya akan cita dalam rasa hingga menghitam dan begitu sangat kuatnya derita yang menjerat remaja

__ADS_1


keheningan dan kehampaan di tempat yang ia hargai dan hormati menyapu rasa hingga cahaya kecil menuntunnya menemani dalam duka dan lara hingga***kini kembali mengharap kasih yang telah engkau lukai maaf tak menerima nya dulu tiada guna sesali lagi ku menangis sedih "KINI ENGKAU KEMBALI MENGHARAP KASIHKU YANG TERSAKITI" jangan kamu dusta i kasih cinta yang tulus dan suci DIA " ERTA " selalu berkata tentangnya kepada dirimu tapi kini semua nyata tak pernah kamu menduga dirinya yang kamu cinta kini telah berpaling muka


ibu darimu yang selalu merindu


rambutnya yang panjang berikan mahkota raja


serbuk debu darinya nyata dan bijaksana


dirimu yang merasa cinta mengharap kasih nya


butiran serbuk madu embun jiwa selalu memuja


kini gerak jari lentiknya mengikuti janji


di bayang bayangkan duo seindah Tumang pelangi


rasa kehilangan tumbuhkan berwarna-warni duka lara


maaf kan ruang rindu yang terlarang untuk dihuni dia" Sira"


menyatu mengharapkan kamu kembali dari terasingkan oleh cinta nya


hingga senyum darimu Erta memuja dua hati nan indah merindu


dan terlihat remaja itu kini kembali mengharapkan kasih yang telah engkau sakiti namun dia cahaya kecil itu selalu menuntunnya menemani dalam duka lara dia cahaya kecil yang selalu mengerti akan rasa yang telah silau , kecewa , kesetiaan dan percaya yang merana dia " Ming" sang kunang kunang dalam tokoh buku dongeng oppelia ringtone


__ADS_1


yang mampu membuat ruangan kota kota kenangan itu mengikuti hasrat dan nalurinya


__ADS_2