
rambut yang panjang dengan ikat nya warna kuning mata yang kosong karena nadinya yang tercampur getah itu menghitamkan warna hatinya hanya ***** dan kebencian yang ia bawa dalam dunia yang tak selalu memihak karena janji dari hudus yang tuhan titipkan keramaian dunia badai pun tak berarti begitu kosongnya pandangan sebelah mata yang memihak dari buah karena bunga hitam itu atau dia " black flower" yang begitu menyiksa ketika memakan dari madu serbuk darinya getah nan hitam melekat kuat karena janji cita dalam rasa
" lakukan sesuatu yang sedikit menghibur ..apa kamu mau melaksanakan untuk ku "( tegasnya)
" ...aku mengerti ..."
hanya desas desus kata kata darinya tanpa pamit dalam ucap yang membisu dalam perintah di hatinya entah mengapa Sasa pun mengikuti apa yang caressia inginkan tanpa memperhitungkan akibatnya
" Hem...aku akan mengambil manis serbuk madu dari orang lain "( kata caressia)
"..buatlah...dia mengerti semua yang
terjadi aku akan kesana menyusup "( ujar Sasa)
..
DILAIN KISAH TENTANGNYA JENNY YANG PERGI DENGAN QIRARI
perjalanan yang cukup panjang yang ia terima walaupun dunia tak menganggapnya atau hanya dalam permainan nya kini benar kata pujangga bercerita tentang cinta yang ada dalam cita di tempat yang sangat sulit untuk di gapai dari mereka karena nya matahari pun terasa dua cahaya di seluruh lingkupnya
" maaf qirari membawamu ke tempat seperti ini ."( bisik jenny)
.
" ....jenny ..."( sapa darinya)
"..heeey Lily aku kembali...
" sudah lama kamu tak datang kemari Hem..tak terasa 20 tahun lalu kita mengikat janji di sini ..."( sulurnya)
" Hem... terimakasih sudah membantuku mengembalikan Mayumi ...kuharap dia mengerti tempatnya dia berada "
" ah...tentang itu apa sesuatu terjadi padanya "( cetusnya)
"....dia masih belum mengerti apa yang ada di hatinya seakan ia sudah memakan bunga itu "( sedihnya)
" uyn...apa dia kembali ..padanya " ( kata Lily)
"..kuharap mereka baik baik saja "
suasana yang berbeda tempat dan ruang kini bercampur dengan ketenangan dalam dasar hati terasa berada di tempat langit yang birunya lautan pasir nan awan putih rayuan nya dinding itu ,tubuhnya seringan uap panas nya udara yang membuat es di setiap angannya dalam pikiran terlampiaskan " where are you now" menjadi landasan untuk berlabuh di setiap penerbangan yang bebas
DI KEJADIAN YANG SAMA KINI MONELL YANG BARU SAJA MENEKADKAN HATINYA UNTUK " NO WOMAN NO CRY "
" HEEEEK ... setelah ini apa yang ku lakukan ...maaf TERESSA ..aku harus pergi ..."( batinnya)
di suatu tempat tentang s buah mimpi yang membiarkan menjadi mimpi tentang apa yang ingin di jadikan nyata tersabarkan untuk menunggu "engkau disana aku disini ku selalu setia walaupun engkau jauh " ucap janji MONELL yang sepihak lalu ketika itu ia pun bertemu dengannya
" hiks ...hiks...hiks.."( tangis di sendirian)
" kamu yang ada di sana ..apa yang terjadi "( kata MONELL)
"...diam..."
" Hem...tak baik kamu sendiri di sana .."
" apa...!!( bingungnya)
pukul 16 : 20 wib di ujung desa yang begitu banyak perbukitan dengan nuansa Sabana dan ilalang yang mulai berdansa karena tiupannya terlihat seorang anak 13 tahun ia menangis haru dalam status nya
" jangan menangis seorang laki laki itu tidak pernah membuat air suci ini menetes tak berarti "( MONELL yang sembari mengusap pipinya yang penuh noda)
" ...hiks ..hiks.."( sekian reda tangisnya)
" itu tidak keren kamu tahu ...setiap cewek selalu menyukai laki laki yang keren "( senyum manjanya)
__ADS_1
namun setelah ia melihat wajah dengan seksama ia pun terkejut darinya dengan telinga yang berlubang dan sebuah tato ada bagian bawah telinga yang hampir berdampingan dengan mata nya ia menatap monell dengan eloknya ia tanpa menangis lagi
" apa yang membuatmu menangis ...!!"
" ibuku ... ibuku"...hiks hiks "
" aaah....baiklah kita cari ibumu ....aku akan membantumu "( kata MONELL)
"....."
" siapa...namamu .....??( tanya MONELL)
"Adam..."( sedari terdiam dalam lakunya )
"Adam .... tersenyum lah...percaya padaku semua baik baik saja kita pasti menemukan ibumu "( senyum manja)
" ...(....terdiam sepi")
" ada ..apa...Adam ...??
" siapa .. namamu..."( jawabnya)
" monellisaa ....!( tegasnya)
" monellisaa...!!( seruan nya)
" .....dari ...mana asalmu "( tanya MONELL)
namun ia hanya terdiam dan hanya mengacungkan jari telunjuknya menuju keatas sana di langit nan jauh iya sebuah nada percaya akan masa depan itu yang di pikirkan MONELL
" Hem...itu jauh sekali ..."( canda MONELL)
baiklah kita akan kesana"
" Hem...percayalah padaku "( senyum manja yang menemaninya)
dan terlihat Adam pun terhipnotis dan mengikuti MONELL dari sisinya belum di jelaskan mengapa ia bersikap lebih dewasa dan juga siapa dia Adam yang kini muncul dan mendekati MONELL dengan wajah yang tak biasa dengan telinga yang berlubang yang di hiasi tato tepat berada di bawah telinganya menjulang sejajar dengan arah matanya
" nah ..Adam ..bisa ceritakan padaku apa kamu punya sebuah cita cita ..."( tanya MONELL sambil mengandeng tangannya)
" ...aku..aku ingin menjadi seorang yang ahli sihir "( jawab polosnya)
" apa....!!!!" ( kaget dan bingung)
" apa... maksudmu orang yang bisa memunculkan burung di topinya"( sembari mengingat pesulap di teater)
" ......"( senyum merahnya)
waktu yang semakin bergulir menyisihkan sebuah cerita tentang sebuah sampul dari sebuah nama darimu yang sudah memiliki " black line" yang membatasi warna serta pola mu itu karena batasan dari mereka yang memberi arti kini ia terikat dengan senyum warna warni ya dalam dekapan pelangi yang menghiasi wajah kehidupan yang nyata
MASA YANG MEMBUAT KITA AKAN KEBERADAAN KISAHNYA KINI WAKTU YANG MENGHUBUNGKAN DI YAYASAN B.E.E.R
"....Erin...Erin...apa kamu mendengar ku"( jelas nya )
...
" heeeeh...Erin ...apa yang kamu pikirkan ..."( kata Hanna)
.." .... caressia....dia masih hidup..."( kata Erin)
" ....apa...apa kamu yakin ..."( ujar Hanna)
" aku yakin dia masih hidup ... beberapa hari yang lalu aku menemukan sebuah gelang yang sama Persis yang kami buat dari biji yang ketika itu masih terlihat sama dengan yang ku buat untuknya...."
" ...aku juga mempercayai nya selalu dia masih hidup sampai sekarang"( jujur nya)
__ADS_1
" aku mulai bingung setelah ini apa yang harus ku lakukan ...jika dia masih hidup...jenny...apa yang ku lakukan untuknya.."
" apa ..maksudmu ... bagaimana pun juga jenny adalah istri dari anak anak mu...jangan pernah kamu sakiti karenanya....apa kamu mengerti "
" entahlah...lambat laut aku mulai membuka hatiku untuknya namun ...tetap saja dia caressia tak akan pernah bisa luput dari ucapku akan rindu kasih antara kami..."
" aku mengerti apa yang kamu pikirkan ...Erin.."( suara cobi dari belakang)
" ......"( menoleh )
" disitu rasa kecewa yang aku rasakan ...apa kamu mengerti ... sebenarnya apa yang ingin kamu miliki ...Erin "( tegasnya)
" ...apa maksudmu ...."(bingungnya)
" apa yang kamu pilih cinta dalam rasa atau cita dalam rasa ...itu semua karena janji bisa dikatakan janji ikrar suci dalam pernikahan adalah janji yang di saksikan tuhan adalah cinta dalam rasa ..namun janji ikrar suci yang tuhan janjikan adalah cita dalam rasa
" entahlah apa aku bisa memilihnya "( sembari pergi)
" sampai kapan kamu akan menghindarinya ...lambat laut matahari hanya ada satu "( tegasnya)
" nah cobi ,Hanna mengapa kalian masih mencarinya "
" ....ah ..aku juga tak tahu padahal dia hanya seorang yang pembuat onar namun darinya aku juga menyadari sesuatu tantang sebuah tawa akan jurang respati kasih ...dan satu lagi dia membuat warna pelangi di kehidupanku...jika bukan dirinya aku tak mungkin bisa seperti ini ...dan harta yang kita miliki seutuhnya hanya miliknya dia " MAYUMI caressia"
" sampai kapan kalian akan seperti ini "?( tanya Erin)
" entahlah ....aku juga tak mengerti ..."
...
WAKTU SEMAKIN SORE DI B.E.L.L DEKAT DENGAN KEDIAMAN MAYUMI YANG SEMBARI MENGAMBIL SEBUAH BUKU DONGGENG OPPELIA RINGTONE
" aaah syukur lah ketemu juga ...maaf Uyn meninggalkanmu sendiri disini ...hiks ..hiks..."( tangis sedih Mayumi)
" apa kamu tak apa Mayumi "( suara yang tak asing dengan langkah lembutnya ia datang dengan bulu nan halus menyelimuti nya )
" Uyn ....."( sembari memeluk erat laku Mayumi)
" ....apa kamu merindukan ku"( jawabnya)
" hemem....hiks hiks ..."
namun tangisnya bukan karena kerinduan namun tangisnya hanyalah kekecewaan yang ia terima mengapa segala nya tak memihak nya dari asingnya cinta darinya kini Mayumi kembali menggarap kasih yang telah tersakiti dalam rayuannya ia memilai guna penyesalan karena dusta diantara tiada kepercayaan dari mereka
" ...ikutlah bersamaku "( kata Uyn)
" ..apa...kita mau kemana..."( kata Mayumi)
" kita ketempat yang begitu sangat jauh dan sempit dan berjurang ...nah Mayumi aku ingin memberimu sebuah kontrak yang belum pernah aku lakukan "
" apa...kontrak ."( bingungnya)
" iya itu bukan lagi kontrak nama....namun ini sebuah kontrak jiwa..."
" tapi untuk apa..."( bingungnya)
" dia....telah kembali"
' dia ...siapa dia yang kamu maksud "
" dia " black flower"
" apa...apa dia benar benar ada..."
...
__ADS_1