Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 7 " Jennifer Amalia"


__ADS_3


suasana di sore hari di bawah jembatan panjang memilaukan cahaya merah yang begitu menawan


"heeeeehaaaaaheeeemmm itu kah cinta ..cinta itukah cinta .."


" he..kamu masih disana ..keluarlah aku tahu kamu masih di sana"


"Krezz krezz " iya maaf neng nyonya menyuruhku mengikuti kamu..."


" ouh..itu kamu to bik"..


" neng Jenn nyonya sangat khawatir karenanya aku memastikannya


" heeeeeehaaaaaaheemmmmm" cinta itukah cinta "


" ...??? neng kapan mau pulang ini sudah larut lihatlah hari mulai sore"( ujar bik Ami)


"kamu pulang dulu ..tak apa kok bik bilang ke bunda aku baik baik saja ..bunda pasti khawatir.."( cakap jenny)


" tapi neng..."


" tapi apa bik jangan membuat diriku marah..aku benar benar tak apa kok .."( dengan senyumnya)


...


" jenny...jenny ( nada kerasnya ibu Maria)


" nyonya dia.."( nada bingung bik aku)


"Jenny jenny .. syukurlah kamu tak kenapa Napa bunda mencari mu.."


" pagi bunda"( dengan senyum manisnya mengatakan pagi)


"heeeeeeehaaaaaaaheeeeemmmm itukah cinta...lihat bunda mataharinya mulai berubah warna dan disini sangat tenang dan nyaman iya kan bunda"..( ulasan jenny)


" maaf Jenn...bunda minta maaf"..( pengakuan dosa ibu Maria)


"lihat di sana Bu n..warnanya semakin indah kata Erin matahari itu mirip dengan dia..!!


" dia?.."( tanya ibu Maria)


" iya dia Jennifer"( terpasang senyum bahagia)


" kamu benar jenn... bunda sangat khawatir dan sayang padamu.."( sambil memeluknya)


" Bun"?..


" iya ..Jenn...!( jawabnya)


" apa betul aku seindah itu ...Bun!!( kata dari jenny)


"matahari di di sore hari sangat indah ..tapi kamu lebih indah dari iitu..


kamu hartaku yang sangat berarti menurutku kamu lebih indah dari matahari di sore hari kasih sayang seorang ibu kepada anaknya lebih indah dari segalanya.kamu tahu Jenn bunda sangat senang sekali .."terimakasih tuhan"( dengan rintihan bahagianya)


" heeeeeehaaaaaaheemmmmm itukah cinta ...bunda ..bund"?..aku mulai ingat semuanya ..maaf ya Bun aku terlalu egois.."( sambil meluapkan air mata)


" bunda juga minta maaf..bunda juga tak tahu kalau akan jadi seperti ini .. terimakasih tuhan...bunda sangat senang sekali...."( dengan rintihan penyesalan dosanya ibu Maria)


"bunda mataharinya mulai menghilang itu artinya sang bulan dan bintang akan muncul..benarkan Bun...erin bilang hari harinya tak akan malam sebelum ia melihat bintang bintang yang akan menemaninya dan aku selalu ingin menjadi bintang yang paling bersinar untuknya ..namun...!!..


" sudahlah Jenn jangan di pikirkan minumlah ini dulu..jangan di paksakan Jenn.."( jawab ibu Maria)


"tak apa Bun..aku sudah mengingatnya semua namun " aku lebih suka matahari di sore itu " kata Erin dan itu membuatku sangat bahagia dan berjanji selalu menemaninya mencari bintang bintang untuknya..aku benar benar bahagia..."( sambil mengingat dan memandangi matahari)


" Hem...jadilah apapun yang kamu mau Jenn bunda tak akan melarang mu...oh iya Jenn kemarin miya menjenguk mu"


" Miya"..?( nada bingung jenny)


" apa kamu melupakannya " huufh kurasa yang kamu ingat hanya Erin "


"heheh apa bunda bisa menceritakannya padaku .."


".kamu tahu semua mengkhawatirkan mu miya ,ISNA dan yang lainnya...dan miya sekarang menjadi seorang dokter dan ISNA dia menjadi guru profesional kamu tahu...setiap hari dia menemanimu..."( jelasnya ibu Maria)


" Erin."..!!!( nada yang cukup kerasnya)


" Erin tak pernah mengunjungimu ..Jenn jenny tunggu kamu mau kemana tunggu ( sambil mengejar jenny)


" Erin" ( nada sambil berlari menghampirinya)


" pagi" Jenn.."( dengan senyum bodohnya)


" Erin "( memeluknya di iringi air mata yang mengalir deras)..pagi ...pagi..


" atah atah sakit Jenn ..aku tak bisa bergerak"(kata Erin)


" Erin jangan tinggalkan aku ....kumohon aku takut"( rasa takut dan kangennya dalam pelukan)


" pagi "...( memakai penutup kepala dan sebuah buku ada di wajahnya berada di belakang Erin)


" pagi"....Erin siapa dia..?"( tanya jenny)


" Manda ...maafkan aku,,,( di iringi air mata membasahi wajah cantiknya)


" pagi Tante"...senang bertemu denganmu "( sapaan Erin)


" kamu.."PRAAK suara tamparan darinya ..


" Jenn bisakah kamu lepaskan aku ...Jenn tanganku patah.."


" heee...( nada kaget jenny)


" dia Teressa atau adinda apa kamu melupakannya"( jelas Erin)


" ..Hem...tidak aku tak pernah melupakannya ..dia .." kemarilah( rayuan jenny)


" Manda..maaf....maafkan aku"( dengan tangisan haru)


" nah Jenn kurasa tante Maria ingin mengucapkan sesuatu ..bisa tinggalkan kami berdua Jenn.."


" tapi...Erin kurasa bunda akan menghukum mu "( jawab jenny)


" hehehe...bukankah setiap saat aku selalu dalam keadaan seperti ini kan Jenn"(ujar Erin )


..


" Manda ikutlah bersamaku..kita bermain di sana...."( kata rayu memaksa Teressa)


"..Jenn kurasa bunda hanya akan berterima padanya Jenn jangan khawatir bunda tak akan menghukumnya...Bey Bey...."( ulasan ibu Maria)


aku pun meninggalkan Erin bunda dan bibik mengobrol sambil menunggu malam dan kini aku bersama Teressa atau adinda bermain di tempat keramaian malam dan terlihat lagi senyum Erin di ingatanku dan adinda mencoba membuatku nyaman karena dia anak angkat kami.." panda,Manda,adinda...terlihat seperti keluarga yang bahagia "...

__ADS_1


" Manda betapa senangnya aku melihatmu kembali aku benar benar takut kehilanganmu , terimakasih Manda ..ini buku daery mu ..."( sambil tersenyum haru)


" ouh selama ini kamu yang membawanya "


" ....Erin yang memberikannya padaku"( ..maaf kejadian itu Manda air matanya berkaca kaca dalam pelukannya)..aku ingin banyak bercerita banyak untukmu Manda...Erin mengajariku banyak hal


" pagi.."( suara yang tak asing)


"panda..apa kamu bawakan aku sesuatu"( ujar jenny)


" hehehe ini aku bawakan ice cream..


kalian dapat semua..."( ulasannya)


"nah panda apa kita akan seperti ini selamanya "( kata jenny)


" Hem...tentu saja kami menunggumu selama ini iya kan adinda ...saat itu begitu sangat menyenangkan .."( jawab Erin)


" nah panda sekarang ini apa yang sedang kamu rencanakan "( tanya jenny)


" Hem...ha ha ha.aku tak tahu "( dengan senyuman bodohnya)


" dasar kamu memang tak pernah berubah "( canda jenny)


" panda tangan mu itu...maaf "(gugup Teressa)


"hahahha tak apa adinda jangan kamu ulangi lagi ya.. hehehe."


kami pun menunggu malam untuk melihat bintang di atas sana tak terasa waktu mulai menjadi petang dan tak terasa hp panda berdering lebih dari 10 kali


" Hem...bagaimana kalau kita membuat foto keluarga lagi..ini pasti menyenangkan..."( ujar Erin)


" nah adinda kamu di tengah sekarang aku yang memegang hp,,..panda lebih dekat"( jelas jenny)....


dan kami membuat banyak sekali foto bersama dan menghabiskan banyak kata bersama namun..


" panda banyak sekali telfon masuk dan ini ada lagi"( ujar jenny)


" ..bisa berikan padaku Manda"


..hallo..ouh sebentar Hanna"


" Erin kemana saja kamu"( nada marah Hanna)


" Erin apa itu Hanna yang menelfon.berikan padaku..."


..pagi Hanna..


" pagi "( jawabnya)..jenny apa itu kamu ..apa kamu...benar benar jenny ..syukurlah..


" heheh...."( senyum jenny)


" ouh jadi begitu kah ...kalian ..tak mengajak ku.....".huufh" bikin khawatir saja...nah Jenn bisa berikan telfonya pada Erin"


"Erin ..cepat pulang ayah menunggumu dan dia .."( tegas Hanna)


" dia siapa Hanna "...( jawab Erin)


" jangan pura pura cepat pulang dan bukankah kalian sudah bertemu "..dasar kau selalu ..okay Bey Bey...( nada marahnya Hanna)


" entahlah "( jawaban Erin)


..


" nah Jenn apa kamu mau ikut bersamaku "..( ajakan Erin)


" Hem...baiklah itu terserah kamu jika kamu berubah pikiran datanglah kemari ya.."


" adinda kamu mau kemana"( tanya jenny)


" aku ada urusan sebentar dan Manda"( jawab Teressa)


aku melihat adinda pergi meninggalkan kami entah apa yang terjadi padanya namun aku hanya terdiam seolah melepasnya pergi dan terlihat Erin pun tersenyum lagi ..itu membuatku mengerti entah itu terjadi atau di sengaja ...aku dan Erin menghabiskan malam disini dia tak mengajakku kemana mana


" Rambutmu sudah tumbuh panjang ya Jenn"


" entahlah...aku juga tak menyadarinya ( melerai rambut yang panjangnya)


" hem.hem...dan Waktunya jin malam lallalapap ...aku akan mengabulkan satu permintaan untukmu tuan putri"...( canda Erin)


" hahahah...kamu bisa saja...nah Erin bisakah kamu memotong rambutku lagi dan ..sihir aku jadi muda dan cantik"( rayu jenny)....nah Erin apa yang bunda katakan padamu..?


"Hem...Hem...hahhaah.aku melupakannya"( canda Erin)


.dan Erin kini menemaniku memotong rambut panjang ku ini ...entah mengapa begitu sangat bahagia hari ini ..sesuatu yang selalu aku rindukan tak di sangka air mataku mengalir begitu saja tanpa aku sadari dan membuat Erin terdiam sejenak aku menyadari betapa pentingnya ini bagi diriku namun Erin pun berhenti berbicara entah aku merasa senang dan bahagia namun air mata ini mengalir begitu derasnya membuatku ketakutan akan rasa sirna semua yang di miliki.


" nah...Erin..? apa kamu membenciku,,,dan apa kamu malah menyukaiku ..katakan padaku Erin.."( dengan nada tangis ku)


"...."


" tunggu sebentar"( ujarnya)


aku pun menunggu Erin pergi entah kemana ia pergi namun hati ini merasa tenang dan nyaman walaupun kini ku merintih dengan rintihan tangis yang kini tertera di wajahku dan terlihat nan jauh Erin membawa tas gitar dan biola .." yah kalian benar" itu biolaku yang dulu aku pun masih mengingatnya..


" yoos ini untukmu...ini biola mu..jika kamu menyukai atau membenci seseorang tak baik untuk selalu di simpan dan di utarakan ...maka berbicaralah dengan ini ...musik adalah sarana mengungkap rasa ...heeeh...selama Masalah yang ku alami tidak mengubahku berhenti bermain musik itu bukanlah masalah besar..dan rasa ini sangat spesial ...huufh aku mencintai musik lebih dari apapun juga lebih dari hidupku sendiri...walaupun aku harus mati ..hanya bermain musik aku tak masalah...rasa ini lebih spesial dari pada rasa bersamamu ... entah apa kamu akan menerimanya atau tidak bagiku kalian sangat penting untuk di pertahankan dan ....Jenn bagiku kamu adalah sebuah bait nada yang tertata di halaman reff yang kini begitu memukau dan menggema di hadapan pemain musik ...artinya ,,,aku sangat bersyukur dan berterima kasih atas semua nikmat ini aku tak pernah membenci atau menyukai sesuatu ..namun aku selalu menikmati nya entah itu buruk atau baik untukku ..dan kamu adalah nikmat terbaik dan terindah yang pernah aku rasa Jenn ...dan rasa yang kamu miliki beritahu padaku dengan ini ."..( dengan manjanya)


" he...."( senyuman manis ku)


kini aku melihat ia tersenyum lagi itu membuatku bahagia dan aku mengerti apa yang di maksud Erin atas pertanyaan ku dia tidak bisa memilih sesuatu yang harus di pertahankan entah mengapa tubuhku mulai panas saat Erin memberikan biola ini ...aku terbang dan melayang bagaikan uap panas menyelimutimu dan tak terkira aku memainkan biolaku dan Erin pun memainkan gitarnya dan kita mengungkapkan rasa karenanya musik yang mendayu Dayu tak terasa sebuah sayap menempel di pundak ku dan menyuruhku mengelilingi bahtera nuansa ...dan kau mencoba lebih tinggi dan semakin tinggi hingga terciptanya nada melodi berkasih antara aku dengan Erin namun jiwa kami menyatu di dalam gelombang rasa..


" Erin entah apapun yang akan terjadi berjanjilah padaku bawalah aku terbang lebih tinggi dari ini"


"Hem..percayalah padaku"( jawabnya)


" aku perlu sebuah kepastian Erin "( ujar ku)


" aku perlu sebuah harapan Jenn.."( jawabnya)


" harapan ...? harapan seperti apa Erin"


" hemm harapan selalu bersamamu dan mendampingi mu hingga aku mampu melindungi mu Jenn"( dengan senyum manja darinya)


" Erin ..entah mengapa aku merasa begitu sangat bahagia kamu tahu"..


" Hem...entahlah Jenn aku tak mengerti pasti"..


" eriin..."( marahku)


" nah ..Jenn kurasa ini cukup larut malam ..apa kita bisa kembali"( ujar Erin)


pukul menandakan 02.00 kami pulang bersama entah aku rindu padanya selalu dan langkahku semakin malam semakin jauh tak terasa aku sampai di sebuah rumah dan sepi ..terasa sangat menakutkan aku memegang tangan Erin dengan erat dan dia tersenyum lagi...


" nah ayo kita masuk"..susah untuk menjelaskannya ( ujarnya sambil berbisik)

__ADS_1


" tempat apa ini Erin "( dalam bisikan )


" sssttt pelan pelan "


" kita mau kemana"( tanyaku dalam bisikan )


"Hem...kita sudah sampai..... beristirahat.."


" kamu mau kemana Erin.."( ujar ku)


" hemm..aku akan menjagamu dari luar"..( jawabnya dalam bisikan)


"Erin...heheheheh..Hem Hem.."


" eeehhhh..Jenn apa yang kamu pikirkan...hentikan...Jenn.."


"sssssttt Erin pelan pelan "( bisikan ku)


" tapi Jenn"..


aku memaksanya menemaniku tidur yah kamu benar aku tidur bersamanya terlihat aku yang selalu memeluknya dan dia mengusap kepalaku lagi lagi hingga aku dan dia terlelap karena tangannya yang masih dalam massa penyembuhan hingga ia tak sadar bangkit dan masih terlihat aku yang memeluknya..bahkan suara adzan dan suara ayam tak terdengar lagi entah mengapa aku merasa sangat begitu nyaman dan damai..pukul menandakan 07: 29 wib aku dan Erin masih terasa tidur pulas namun entah mengapa ada seseorang masuk kedalam ruangan ini dan aku sedikit melihatnya dengan satu mata seolah olah aku tak menyadarinya namun sssttt ( dengan jari menempel pada bibirnya ) aku mulai tersadar dan terbangun terbangun sudah namun tak pernah aku kira ini terjadi entah apa yang kami lakukan semalam dan kini terlihat begitu banyaknya anak anak yang menonton kami ketika itu terdengar pintu terbuka dan jendelanya pun terbuka..kekacauan pun terjadi


" pagi Manda...panda apa yang kamu lakukan disini"( ujar Teressa)


" wuaah pagi adinda"( jawab ku )


" Erin ..?.apa yang kamu lakukan ( nada marah Hanna )


" aku...entahlah .."( jawab Erin)


...


..


tiba tiba Hanna menampar wajah Erin entah apa yang kami lakukan semalam kini terlihat kami berdua di giring menuju lapangan dan begitu banyak orang dan anak anak memandangi kami seakan kami menerima akibatnya dan menuruti apa yang di katakan Hanna dan Teressa kami bagaikan seorang pencuri yang tertangkap seakan menunggu hukuman yang harus kami terima dan kami di kelilingi banyak orang ...yah...tak bisa berbuat apa apa hanya pasrah...


" berhenti disitu"( tegas Hanna)


" nah kak Hanna apa yang akan kita lakukan pada mereka"( ujar teressa)


"Erin kamu ini bikin malu saja apa kamu mengerti ...lihat banyak anak anak melihat apa yang kalian lakukan di sana apa kamu mengerti..."


" nah Hanna ini buka seperti apa yang kamu pikirkan ini semua salahku aku yang memaksanya menemaniku karena aku tak tahu tempat ini "( dalam tangis ku)


"pagi" ( dari belakang)


kini terlihat banyak anak anak dan orang orang memberikannya jalan dan ia sampai di hadapan kami terlihat aku yang seakan tahu dia ...ia pun tersenyum padaku dan aku melihat Hanna dan Teressa juga ikut tersenyum namun Erin diam tak memberi respon apapun dan itu membuatku semakin takut akan apa yang terjadi nanti .


" Erin ...jenny ..kalian berdua selamat datang di B.E.E.R08 dan juga selamat ulangtahun untuk Jennifer"( kata dari cobi)


" heeeeeh.(..aku merasa sangat senang)


" Hem....apa maksudnya ini"( ujar Erin dengan wajah suramnya)


aku melihat respon Erin yang tak begitu mengenakkan entah mengapa Erin bersikap seperti itu hingga membuat ku merasa tak bahagia lagi..


" nah Erin kamu kenapa"( ujar ku)


" Hem...Hem.."( pandangannya kearah bawah)


" nah Erin apa dia yang selalu kamu bicarakan padaku "( kata dari cobi)


"dia...dia siapa"( jawabnya)


"HEEEEEEH"( semua merasa kaget ) dengan pernyataan itu..


kini terlihat semua orang hanya terdiam dan terdiam namun aku mencoba menjelaskannya tentang apa yang kami lakukan tentang hubungan ini aku merasa sangat panik dan khawatir dan memohon padanya agar kembali mengingat diriku dengan air mataku yang tak tertahankan..seakan aku sedang bermimpi buruk ..namun air mataku mengalir begitu derasnya tiba tiba Erin pun berdiri dan Hanna menghampirinya..


" Erin PRAAK ..huufh kurasa dia terbentur jadi cara untuk membuat dia kembali harus di bentur beberapa kali wah...lihat masih belum sembuh..."( ujar Hanna)


" PRAAK...nah sekarang apa kamu mengingatku "( ledek lidia)


" yooos baiklah sekarang giliran ku menyembuhkannya" PRAAK"( pukulan Teressa )


..


." kamu benar Hanna dia amnesia kurasa kita lebih banyak memberikan dia pukulan aku akan mencobanya PRAAK..ini mustahil"( ujar ISNA)


" huuh kalian ini cara kalian ini salah lihat caraku"PRAAK " huh masih belum bisa ...( ujar Miya)


" nah Jenn mungkin kamu bisa mencobanya " ( ujar cobi)


"..aku..?( nada bingungku)


dan terlihat mata dan perhatian Erin kosong tak menunjukkan apapun entah kenapa melihatnya semakin dekat dan semakin dekat itu membuatku bahagia dan aku pun tertawa dan berbicara padanya serta memeluknya..


" hahahaha..bisa kamu hentikan kamu tahu ..itu membuatku menangis dan akting terlihat sangat buruk terimakasih Erin"( dengan pelukan hangat ku)


" Hem..Hem..kurasa aku tak bisa berakting sepertimu"....hahha nah Manda tutuplah matamu jangan membuka sebelum aku bilang ya.."( kata darinya )


dan kini terasa kedua pipiku mendapatkan begitu banyak kecupan dan terasa seperti " selamat datang kembali Manda " adalah bisikan di telingaku dan mereka memelukku dan kini terdengar bisikan Teressa " selamat ulang tahun Manda" dan mengecup kedua pipiku serta pelukan hangat dari nya iya itu pelukan dari Hanna dan terasa kak ISNA dan miya serta masih banyak lagi " selamat datang kembali jenny" kami merindukanmu ...


" nah jenny bukalah matamu dan lihatlah ini .."( kata tegas dari Erin)


"ini...ini ..ini begitu banyak ...wah...ini luar biasa..tapi ini begitu banyak apa ini untukku semua..( senang ku)


dan ini dia aku mendapatkan begitu banyak box hadiah bahkan aku tak mampu untuk menghitungnya karena ini sangat banyak...namun Erin pun pergi meninggalkan aku dan aku sibuk dengan hadiahku kulihat Hanna Teresaa kak ISNA ,miya,tersenyum manja untukku dan mengajakku bermain mengisi hari hariku entah aku merasa semakin tinggi aku melayang terbang hingga terdengar suara piano dan Teressa mulai menari dan menyanyi..dengan indah


" Erin kamu mau kemana" ( tanyaku)


" Hem...kurasa aku perlu memeriksanya lagi ..Rina bisa kamu membantuku ..memeriksanya "( jawab Erin)


" tentu,DASAR CEROBOH"( jawab Rina )


"Erin.." kamu..."( kataku)


Jenn biarkan dia ...membutuhkan istirahat yang cukup dia membutuhkannya untuk memulihkan lukanya..."( rayu Hanna)


" Manda coba lihat ini "( kata Teressa)..


kami mengambil foto bersama dan terlihat lagi orang yang pernah aku tahu ia berbicara sesuatu tentang diriku namun Erin tak lagi kembali...dan tak lama kemudian ia menghampiriku dan mengajakku untuk makan bersama sama namun Erin tak kunjung datang entah rasanya aku sangat cemas..terhadapnya kini menghantuiku terlihat aku yang kini tak begitu fokus tentang apa yang mereka bicarakan padaku...


" Jenn...jenny ..hallo..apa yang kamu pikirkan "( sapa cobi).


" Erin belum kembali.."( jawabku)


" Erin ya...Hem...dia ada urusan jadi mungkin akan telat....ouh iya namaku Cornelius atau panggil saja cobi nah Jenn apa ada yang ingin kamu katakan padaku"..


" ouh jadi kamu cobi...!?? nah aku ingin tahu hub dengan Erin...entah mengapa ...aku pernah melihatmu dan itu juga tak pernah kamu bersama Erin..."( kataku)


" heeem...ternyata kamu memang benar benar luar biasa ...kata Erin kamu bisa melihat masa depan hanya mengandalkan data data di lapangan Hem...jenny anak IQ 200 ...lama kita tak jumpa..


IQ 200 ( rasa kaget dari kami semua)

__ADS_1


...


..


__ADS_2