
ketika Erin pergi yang dimana lebih dari 4 hari yang membuatku menahan bendungan asmara seakan hanya tertuju satu orang dan melupakan semua dari mereka teman sekelas hingga terpancar kata kata dasar cewe sombong yang tertuju padaku
" hey.. kuria apa nanti kamu ada acara ...aku ingin berbicara berdua saja"( pintanya)
" maaf ...membuatmu resah Dah...aku harus pergi"( jelas ku)
" tapi .. tunggu tunggu aku kuria"( memasang mata kucing)
"apa lagi ...Jagan menggangguku kau mengerti "( tegasku)
dia Rendy teman sekelas ku dan dia jadi cowo pertema yang seakan ingin menanggung semua beban yang ada pada diriku namun aku tak pernah mengerti cowo itu bodoh dan keras kepala dan aku masih melihat dari jendela kelas XII b yang serasa tiada hentinya aku memandang hingga gosip pun menyebar terasa aku menolak dia" Rendy"
" eh itu bukannya kuria dia ..itu cewe yang sombong"( bisik nya)
hingga kata benar muncul di permukaan menyelimuti wajahku yang tiada malu kata mereka namun aku tak peduli Dari apa yang mereka cetuskan
" maaf nona apa kita bisa bertemu"( SMS dari Hanna)
" ouh...Hem ..baiklah di perpustakaan sekolah sekarang ya aku ke sana"( balasku bingung yang merasa aneh Hanna ingin menemui di dalam sekolahan)
dan kakiku mulai melangkah dimana pertemuanku dengan dia " Hanna" yang membuatku sedikit meluapkan kata kata solusi dari apa yang mereka katakan
" Kuria disini ..."( pintanya)
" ouh hey ...Hanna...ada perlu apa "( bingungku)
" maaf ...ini sedikit private nona..tentang gosip yang beredar apa sebaiknya saya hilangkan atau bagaimana ..ewww maaf ini sedikit membuatmu merasa tak begitu nyaman di sekolahan "( nada bisik cemasnya)
" Hem....apa ya ...Erin . dia dimana"?( nada percaya diri)
" HEEEEEK Erin ..."( nada yang sangat keras darinya)
"apa ada yang salah ..dan aku mencemaskan nya...dari kemarin dia tidak berangkat apa terjadi sesuatu padanya "( nada penasaranku)
" heeeh...Erin ...?..maaf apa saya boleh sedikit bertanya "
suasana menjadi sedikit tenang namun serasa tadi Hanna terlalu keras membuat gaduh suasana dalam perpustakaan dan saat dia kaget dari pertanyaan dariku tentang Erin membuat siswa dan siswi yang ada di perpustakaan menilai ku dengan satu mata
__ADS_1
" ouh ..bertanya?( bingungku)
" apa ..maaf apa dirimu menyukai Erin.."( nada takutnya)
dan ketika itu begitu panas Susana yang terjadi entah apa dunia semakin panas atau memang ruangan ini memang panas
" ...ah ha-ha-ha...ah aku jadi malu"( nada saltingku)
" maaf ...membuatmu tak nyaman "( jujurnya)
lalu benar itu menjadi sebuah gosip yang dimana aku merasa sedikit nyinyir dan senang namun suasana kembali berbeda dari kantin sekolahan yang di mana dia " Yohanes" menemui ku
"hey kuria ...kenalkan aku yohans"( sapa darinya)
" ouh apa ada sesuatu yang membuatmu menemui ku " ( tegasku)
" ah...maaf mengganggumu ..aku hanya ingin melakukan kerja sama ini tentang dia jenny dan Erin ..kamu tahu aku menyukai jenny dan dirimu menyukai Erin jika aku bisa mendapatkan jenny itu artinya kamu bisa mendapatkan Erin..bukan"( rayunya)
namun sesuatu terjadi suasana yang begitu tenang membuat dunia ini merasa melayang dan semua membising di kepalaku yang membuatku merasa kebingungan tentang apa yang akan terjadi lalu sesaat teringat kenangan ku yang mengikuti apa rencana darinya hingga aku teringat " cinta itu buta jika semakin dilarang akan semakin berani namun ...kalau di kasih pilihan mereka akan mengerti " dan aku merasa memilihnya dan itu membuatku tidak mengikuti rencana darinya dengan sadar aku menolaknya namun ada yang aneh terjadi padaku ..kepala ku terasa sangat pusing dan pandanganku yang semakin samar samar membuatku terdiam duduk disini hingga kini pandanganku mulai kosong namun dia datang sosok yang tak asing dari apa yang terjadi dia " Ming" tokoh buku dongeng oppelia" Ringtone" dan dia berkata " ingat hanya satu kesempatan lagi jangan pernah menyesalinya" dan aku menekadkan hatiku hingga saat itu tiba.
entah mengapa aku tak tersadarkan diri hingga aku tak tahu berapa lamanya aku ada disini iya di ruang medis dalam sekolahan yang serasa aku tidak di perbolehkan beraktivitas lebih
" nona ... syukurlah kamu sadar .apa yang terjadi mengapa kamu seperti ini .."( terang Hanna)
" heeee...apa yang terjadi dimana aku"( kagetku)
" Anda tidak sadarkan diri ketika di kantin .."( jujurnya)
" ..nah ...Hanna apa aku boleh bercerita .."( nada kecil dariku,)
" tentu saja ..."( senyum manjanya)
" ..nah Hanna aku sejujurnya menyukai dia " Erin " aku ingin selalu bersamanya dan aku tak ingin menyesalinya lagi walaupun banyak hal yang terjadi padaku aku tak peduli asalkan aku bersamanya .."( curhatku)
" Hem...aku mengerti ..namun aku rasa dia tidak mengerti apa yang anda rasakan maka ungkapkan lah dengan tulus dari dalam hatimu agar dia mengerti dan merasakan apa yang sebenarnya tersimpan di hatimu nona"( nada tenangnya)
" Hem... terimakasih"( sembari memeluknya)
__ADS_1
aku seperti ber nostalgia dari apa yang ku alami membuatku memilih jalan yang berbeda dari semua yang terjadi dan dia " Ming" menghilang dari hamparan hidupku dan melupakan apa yang ia katakan lagi hingga kini terasa aku yang memiliki seorang teman dia Hanna hari hariku semakin menjadi nyata ketika menunggu dia " Erin" kembali namun Hanna tidak bercerita dimana dia Erin yang membuatku selalu menantinya menunggu di sekolahan walaupun dia tidak ada di sekolahan namun semangat hariku semakin membara akan rasa asmara yang ingin ku limpahkan untuknya terdasarkan akan kata ini " hatiku hanya ada satu bila dua itu bukan cinta" dan membuatku mengerti akan maknanya ,cinta membuat semakin buta dan kebutaan ini membuatku gila hingga kegilaan ini membuatku menikmatinya dan benar cinta itu sangatlah indah walaupun tiada kata atau bertemu cinta membuatku buta dan gila yang serasa hari yang tiada kata kusam semua berwarna juga terasa semua bernyanyi menyambut kedatanganku mengajakku melintasi waktu kenikmatan ini tiada tertandingi yang membuatku selalu tertawa terbawa kebutaan dan kegilaan akan cinta dalam dasar hati
" Kuria nanti sore ikutlah bersamaku "( jelasnya)
" heeee...untuk apa Hanna "( bingungku)
" aku ingin nona melihat ini . "( pintanya)
hingga terjadi kedatanganku yang dimana aku merasa begitu sangat terheran melihat mereka iya anak anak terlantar mereka yatim dan tiada pendidikan serta tempat tinggal namun suasana berbeda kini tawa dan senyum mereka menemaniku dan tak terasa aku yang memandanginya mulai kaget ketika kedatangan seseorang datang kemari dia " ISNA dan jenny"
" heeeek Hanna apa ini .. ?( tanyaku)
" ini ...Hem Erin memungut mereka .karena mereka.yatim dan tidak berpendidikan mereka juga tak punya tempat tinggal "( jelasnya)
" Erin ...? ..apa dia yang membuat ini. .."( bingungku)
" Hem...dia itu bodoh .gila dan .idiot ..aku mengikutinya karena dia ini sulit untuk di tebak...karena dia gila.. ."( senyum manjanya)
dan aku kini merasa sedikit senang melihat apa yang ia lakukan seakan membuatku mengerti mengapa aku menyukainya
" nah ..Hanna mengapa Erin membuat ini"?
" dia pernah merasakan tidak memiliki tempat tinggal dan lihat Erin selalu tersenyum melihat mereka tersenyum"( senyum Hanna)
tiba tiba dari sudut mereka datang membawa sesuatu namun aku yang tak ingin kehadiranku terlihat mereka
" kak ..kak .. lihat disana kak Jenn datang ...yeeee'( senangnya )
" Hanna jangan beritahu mereka kalau aku ada disini apa kamu mengerti bertingkah lah seperti biasa"( jujurku yang ingin melihat apa yang mereka lakukan)
"Hem...aku mengerti"( senyum manisnya)
dan kini aku mulai tersenyum sendiri melihat betapa riangnya mereka tertawa dan tersenyum seperti apa yang ada dalam hatiku yang kini seakan terbayang dia "Erin" bersamaku seperti dulu saat masih kecil kami bermain bersama mengingatkanku akan artinya cinta dan kasih sayang. ....dan tanpa mereka sadari aku kembali ke rumah dan meninggalkan mereka namun tetap saja aku tidak bertemu dengannya ..dia " Erin Sadewa"...
..
.
__ADS_1