
Sejak hari itu aku mulai bahagia hidup dan tinggal disini penuh dengan apa yang aku inginkan..dan ini keluarga besar ku yang terasa sempurna walaupun aku masih terlihat bodoh tapi mereka memanjakan ku seperti seorang putri hingga terasa dunia ini milikku dan yang akan tertulis dan terlukis namaku " Mayumi"...hahaha aku hanya bercanda aku menyadari mereka hartaku yang akan ku jaga sampai kapan pun..
" hoeee..Mayumi minggir hanya itu kerjaan mu hanya ber malas malasan apa kamu sudah mengerjakan tugasmu"( tegasnya)
"untuk saat ini aku memerlukan sesuatu yang membuatku nyaman agar aku mampu menyelesaikan tugasku "( jawabku)
" huuuufh dasar setiap hari kau malah tambah jadi pemalas"( nada marahnya)
apa kamu lupa pernah janji pada ayahmu "( rayu nya)
"aaaah hahha..maaf ya "ma"..kurasa" pa" akan mengerti bahwa putri nya memerlukan suasana yang nyaman"( nada percayaku)
" yah kurasa" pa" mu akan mengerti ...kamu tak mau berubah..Mayumi cepat bantu mama beresin ini..ingat jangan terlalu berisik nanti Qirari bangun"( pinta mama)
"awwwww baiklah ma"( jawabku)
Dia ibu ku walaupun cerewet dan tegas tetap saja dia orang paling istimewa disini dari cerita yang ku dengar dari mereka ibuku dulu adalah seorang anak yang jenius atau sering di panggil si IQ 200 karena kemampuannya yang sangat istimewa yah walaupun dia ibuku tapi kejeniusannya tak pernah menyentuh dalam jiwa dalam diriku atau tetap saja aku tak bisa di harapkan ibuku sering menjadi pemimpin dalam segala hal yang ada disini bahkan semua patuh dan mengikuti apa yang di katakannya
" eeeeh Mayumi ..apa kamu mendengarku ..hoeee Mayumi"( pintanya)
" iya "ma"...maaf ..aku sedikit melamun .."( jawbku)
" huufh mama sedikit capek ..bisa ambilkan aku minum.."(rayunya)
" ..
Dan masih terlihat ia bekerja keras dan terlihat ia membersihkan keringatnya seakan semua bisa ia kerjakan dari segala hal yang belum ku ketahui ibuku lebih menguasainya dengan cepat dan terasa baru kali ini kami mengobrol sangat serius darinya
"..Mayumi lihat di sana ..mereka mengingatkanku saat dahulu sebelum B.E.E.R 08 ini di bentuk dan di bangun .."( curhatnya)
"heeee"( kagetku)
"...dulu aku pikir ayahmu adalah orang yang paling menyebalkan dia sangat suram dan pemalas sepertimu dia juga cowo paling bodoh yang pernah ku temui namun entah mengapa aku merasa dia adalah sesuatu yang sangat istimewa ,,ayahmu lebih bodoh darimu kamu tahu"( jujurnya)
" heeeek..,".ma"..bukankah itu seharusnya jadi rahasia antara kalian ..dan untuk apa "ma "menceritakannya padaku"..( ujarku)
"dia itu selalu tertidur saat bersekolah bahkan walaupun jam istirahat dan jam pulang tetap saja dia masih tertidur di bangku pojok itu ..dan suatu ketika aku di paksa temanku mengerjakan jadwal piket nya aku yang dulu masih pemalu menganggu tidurnya dan entah mengapa aku merasa takut padanya ...kamu tahu ayahmu tak suka bergaul dengan teman sekelasnya kecuali "Hanna "( sambil mengingat massa lalunya)
" heeee....bibik kah?( nada bingungku)
" namun suatu ketika aku melihatnya tersenyum bebas dan itu sangatlah indah dan membuatku jatuh cinta padanya dia setiap sore tertidur di samping sungai besar di bawah jembatan panjang yang ada di sana dia sering melihat matahari di sore hari aku selalu memandanginya walaupun aku masih takut dan bersembunyi di belakangnya ..he..hemm."( senyum manisnya)
" ma "...sebentar aku ambil cemilan dulu"( sambil berlari masuk )
"..
.
Dan benar baru kali ini aku ngobrol seru dengan ibuku tak terasa dia sering tersenyum dan tak pernah aku melihat ia bersedih untuk saat ini dan itu membuatku senang
" ..ini ma"( jawabku)
" ayahmu pergi di bawah pemukiman di bawah jembatan dan baru pertamakali aku melihat ayahmu berbincang bincang dan bermain dan itu membuatku kaget dan aku mengikuti kemana ia pergi dan saat itu aku melihat begitu banyak anak terlantar mereka yatim tidak punya tempat tinggal dan anak anak itu semua memeluk ayahmu dan memaksanya menuju ke tempat sebuah gudang kosong yang di mana ada " Hanna " dan aku selalu mengikutinya hingga suatu hari aku menemuinya dan mengatakan sesuatu padanya" maaf maaf aku menganggu mu ...a..aku ..aku. ingin..bisa ...tersenyum bebas sepertimu dan senyum bebas saat itu sepertimu akan membawa ku terbang lebih tinggi ,,aku ingin bisa sebebas itu.."( nada polosku) aku mengatakan hal yang tidak sewajarnya dan kamu tahu ayahmu marah dan dia memegang sesuatu yang membuatku takut dan benar ia membawa gunting yang seketika itu aku memejamkan mataku karena ketakutan ku namun ayahmu mengatakan sesuatu dan itu membuatku kaget
" ouh aku mengerti Hem... bagaimana pun juga kamu sangat cantik aku ingin kamu jadi istriku nanti "( dengan senyum manjanya) aku yang saat itu tersipu malu pipiku memerah dan ayahmu mengatakan sesuatu lagi " tempat ini sangat nyaman dan tenang dan lihatlah matahari itu mirip denganmu Jennifer "( sambil berbisik di telingaku saat memotong rambutku)" ...heeeee"( nada tak percayaku) dan itu adalah kata kata yang membuatku terbang lebih tinggi seakan aku merasa melayang namun itu bukan berarti kami pacaran "( senyum manjanya)
" heeeeek...ma...kalian tidak pacaran "( kecewaku)
" Hem...entahlah aku juga tak mengerti apa kami ber pacaran atau tidak .."( senyum manisnya)
" heeeeeeeek..itu hubungan yang membingungkan"( jawabku)
" nah Mayumi cepat mandi sebelum ayahmu pulang dengan Teressa & monell kembali dan memarahimu .."( tegasnya)
Hem mereka melakukan hubungan yang membingungkan dan hari mulai sore kini terlihat ayah dan Teressa dan monell kembali ke sini kini masih terlihat nenek yang sedari tadi menyiapkan makan malam dan aku membantunya
" nenek sini aku bantu ..heem...ini enaknya ..baunya sedap"( rayuku)
" Hem...tenang saja nenek sudah siapkan khusus untumu "( jawabnya)
" benarkah nek.... Terimakasih.."( sambil memeluknya)
Terlihat ayah yang baru pulang 2 hari ini dan terlihat kak Teressa dan kak monell menuju kemari dan menggodaku yah biasa mereka selalu melakukan ini padaku
" Mayumi ambilkan itu punya ku"( ujarnya)
" mayumi aku juga ,,,ya"( tegasnya)
" nah Mayumi bagaiman tugas sekolahmu"( kata monell)
" ouh iya Erin ada sesuatu yang harus kamu selesaikan dan aku tak tahu ... masalahnya apa."( ulas Windy)
"ouh..dari siapa Windy ... bagaimana kalau bahas besok saja kita berada di atas meja makan bukan"( tegas papa)
" ouh aku mengerti"( jawabnya)
" ...apa anak anak semua sudah pada makan malam "( keluhnya)
"sudah ...jangan pikirkan mereka ...ini makananmu"( ujar mama)
"semua sudah di urus lintang tenang saja ..."( rayu mama)
__ADS_1
Iya kalian benar keluargaku sangat bahagia dan aku juga punya banyak teman walaupun kami beda saat makan memakan makanan di meja terasa disini banyak kesenangan yang begitu indah. hari sudah tak terasa 4 bulan berlalu kami tinggal di B.E.E.R 08 yang dimana terasa menyenangkan dan disini tetap saja aku jadi tuan putrinya namun keesokan harinya ayah pun bertingkah aneh ..
" ouh aku pergi dulu aku ada urusan mungkin sampai 3 hari dan Teressa & monell kalian disini jangan merepotkanku ...nah Windy ikutlah bersamaku"( tegasnya)
" heeeeeek nah panda aku ikut "( pinta Teressa)
"..hentikan Teressa kamu seperti bocah ..nah Erin ini laporan kami ..aku mengerti aku akan jaga mereka "( dengan senyum )
"... hahahaha ...kamu Memang bisa di andalkan monell..ouh nanti aku akan bawakan hadiah untuk kalian".( pa yang tersenyum manja)
Aku hanya melihat ayah berkemas akan pergi padahal ini cukup pagi dan tidak sarapan bersama namun terlihat ia berpamitan dengan ibuku dan Qirari tanpa berkata padaku sesaat perdebatan terjadi antara ibu dan ayah yang membuatku meresa takut dan kini aku masih berada di belakang pintu kamarnya
" Erin...sebaiknya jangan kamu lakukan ..kita bisa selesai kan dengan tenang"( ujar ibu)
"heeem...jangan bilang sesuatu pada Mayumi"( ujarnya)
" bagaimana pun juga tetap saja kita melibatkannya"( tegasnya)
" aku tak tega melihat ini terjadi ..Jenn apa kamu punya rencana "( nada kasihnya)
" Hem...sebelum kamu memutuskan aku sudah banyak rencana "( ujarnya)
"huuufh aku mengerti namun jangan bikin mereka kawatir dan cemas dan satu lagi jauhkan dari Mayumi"( tegasya)
" sampai kapan Mayumi tidak mengetahui nya lagi pula cepat atau lambat Mayumi akan mengetahui nya dengan sendirinya akan lebih mudah jika kita memberitahukannya sekarang iya kan Qirari.. bahwa kita tidak bisa bertahan lebih lama mungkin...sebaiknya kita berdua harus berpisah ....hem "( rayu ibuku)
"kraaaaa"aku membuka pintu yang seharusnya tidak ku lakukan kini aku masuk dan entah mengapa ini terjadi mataku berkaca kaca dan membuat mereka kebingungan
" Mayumi apa yang terjadi ...( ayahku sambil mengusap kepalaku)
"ma..pa..Jangan pergi jauh dariku jika aku salah aku berjanji akan merubah sikapku dan aku berjanji akan belajar dengan giat ..ma pa..jangan tinggalkan aku ..aku tak bisa ini terjadi ...aku tak mau kalian berpisah...aku sangat sayang kalian kumohon ma pa.."( dengan rintihku)
"apa kamu mendengar pembicaraan kami "( ujar ayah dengan senyumnya)
" Hem... syukur lah. . ..apa hanya dirimu yang ada di belakang sana"( kata ibuku)
" ..
Kini mereka berdua memelukku dan mengucapkan sesuatu di telingaku yang membuatku merasa takut dan akan segala nya yang ada disini mereka menceritakan semuanya pada ku walaupun masih terlihat mereka memelukku sesaat mereka meteskan air mata ..
" maaf ya Mayumi kami melibatkanmu "( senyum ayah)
" nah Mayumi apa yang paling berharga di dunia ini Mayumi katakan padaku .."( tanya ibuku)
"mama & pa,,serta Qirari ,nenek,Teressa,monell ,kak Windy mereka keluargaku aku tak ingin meninggalkan mereka dan juga teman teman. "( ujarku yang merana kesedihan)
"jika kamu memilih antara mama dan papa siapa yang kamu pilih "( kata ibuku)
"Hem...jadi begitulah Mayumi ..heeem bisa lepaskan ayah ..mu ..dia harus pergi "
" tak mau ..tak boleh .. aku tak mau ayah pergi'( dengan rintihanku)
Benar aku memeluk erat mereka yang di mana membuatku takut akan kehilangan ...namun sesuatu terjadi di luar sana yang membuatku tak mengerti apa yang terjadi sebenarnya hingga membuatku melepas pelukanku " Tuk Tuk Tuk " adalah suara pintu kamar ini dan ayah melepas pelukanku hingga kini terlihat kak Windy datang dan merubah suasana disini
" maaf apa Erin di dalam kak Jenn .."( ujarnya)
" ouh masuklah ..( kata ibuku)
" maaf ...kak kurasa kalian harus melihat ini "( nada kawatinya)
" ouh baiklah...kami segera kesana"( kata ayah)
Lalu kami di pandu kak Windy menemui mereka iya sesuatu yang tidak aku mengerti sebenarnya apa yang terjadi di luar sana hingga seseorang menunggu kami
" pagi maaf saya datang sangat terlalu pagi aah...kurasa sudah sangat lama kita tidak bertemu ..." Erin..( senyum manjanya)
" ouh...lama tak jumpa"
" apa ini anak kandung kalian ..wah wah wah apa aku boleh berkeliling sebentar Jenn .."( nada senyumnya)
" sudah lah jangan basa basi ....maaf apa keperluan mu"( terang ibuku)
"Hem...tidak baik jika ada tamu di biarkan di luar dan terasa disini sangat dingin "( ujarnya)
"ouh ada tamu kah ....silahkan masuk.."( ujar nenek)
"..
Kini tamu itu mulai masuk dan dan sarapan bersama kami terlihat ayahku hanya diam dan ibuku yang selalu tersenyum padanya dan terasa perdebatan pun di mulai.
" ouh ini...aku bawakan ini ....aku masih kesal padamu Jenn kamu merebut Erin dariku ..."( senyum licik darinya)
" Hem...benarkah ....itu"( jawab ibuku)
"..".ma"..apa kalian saling kenal dengannya "( kata ayahku pada nenek)
" Hem...aku sangat mengenalnya ...tentu saja dia yang membantuku dalam segala dana atau tepatnya keluarga nya mereka membantuku saat dulu sebelum seperti ini sekarang "( jawab dengan senyuman nenek)
"..aku ada kabar untuk mu ..."( sambil meminum secangkir )
...
__ADS_1
Seakan terlihat ayahku memalingkan wajahnya dan ibuku menatapnya dengan serius walaupun yang kini masih terlihat senyuman darinya aku mengerti orang ini masuk dalam keluarga ku yang ku rasa sangat bahagia namun kebahagiaan yang ku rasa seakan terusik ..
" ini adalah surat perjanjian antara kalian berdua bukan "( dengan senyum manjanya)
"....( ayahku diam )
"...ouh ini .. Hem...maaf kami lupa .."( senyum ibuku)
"baiklah aku akan bacakan isi perjanjiannya secara teori bahwa kalian tak berhak muncul lagi kesini ataupun menetap disini jika itu kalian lakukan maka kalian berdua melanggar perjanjian itu ...yuup sebagai gantinya semua aset yang kalian tanam semuanya jadi milikku bukan kah begitu.."( senyum gilanya)
" Hem..benarkah ..maaf jika merepotkanmu datang kemari ..namun kami semua tidak memiliki aset yang istimewa atau aset yang kamu maksud ....ya ada sedikit aset dari kami....karena aku juga bawakan sesuatu untukmu ...monell bawakan kemari di bawah sana untukku amplop coklat itu "( ujar ibu)
" heeeee...Hem...ternyata benar senang bertemu denganmu IQ 200 ..kamu mengagumkan ..pantas saja kamu jadi musuh yang merepotkan "( ujarnya)
" nah Erin ..."( kata ibu)
"...ouh..( memalingkan ke atas)
Terasa panas dalam meja makan ini walaupun aku yang tak tahu menahu yang sebenarnya terjadi kak Windy ,Teressa dan monell serta nenek hanya diam tak mengatakan apapun dan terlihat kak monell membawa amplop yang ibuku ceritakan ....dia selalu tersenyum dan memandangi ayahku dan ibuku memandanginya selalu
" kak Jenn ini ..amplopnya .."( terangnya)
" terimakasih"(kata ibu)
" heeeee ini kah..Hem...kamu terlalu licik Jenn ...namun aku sudah mempersiapkan jika kamu akan melakukan ini ..."( senyum manisnya)
"Hem....benarkah"?( jawabnya)
" aku tahu dari cobi kamu sangat jenius dan juga kamu mampu melihat masa depan hanya mengandalkan data data di lapangan itu sebabnya aku mempersiapkan segala hal ...ini " Kraaaaak" ( suara sobekan kertas)
" heeee..... kurasa kamu juga sudah mengerti "( jawab ibu)
" jadi dia kah" Mayumi "...Hem...baiklah semua bisa di putuskan padanya kan "( terangnya)
" Hem...tentu saja iya kan mayumi ( senyum ibuku)
.." aku...?( bingungku)
Dan terasa semua memandangiku namun ayahku tetap memalingkan wajahnya hingga semua terasa harapan yang mereka curahkan padaku .
" nah Mayumi .....aku bukan orang yang jahat namun aku hanya tak terima Erin jadi suami jenny Hem..anggap seperti itu "( senyum nya)
" heeeeee"( aku bingung)
"Mayumi ini adalah isi perjanjian ayah dan ibumu dan aku tahu asetnya telah berpindah pada anaknya Mayumi ..jadi tetap saja perjanjian tetaplah perjanjian sekarang kamu harus putuskan ayah dan ibumu berpisah atau semua aset miliknya berpindah jadi milikku ...baiklah aku beritahu aset ayah dan ibumu ..caffe , restoran, serta masih banyak lagi,dan panti asuhan beserta isi nya ..atau tempat tinggalmu ini B.E.E.R 08 ..jika kamu memilih aset ini berarti ayah dan ibumu berpisah namun jika kamu memilih ayah dan ibumu maka semuanya menjadi milikku atau semua bekerja untukku ..di sana ada Tetessa ,monell ,Windy dan penghuni B.E.E.R 08 ini semua bekerja padaku dan teman temanmu....namun aku tak membutuhkan yang lainnya ...kamu tahu Mayumi yang ku butuhkan hanya ayahmu bekerja untukku.."( senyum manjanya)
"...aku ..aku ..tak membutuhkan aset aset apapun aku tak peduli jika semuanya hilang aku hanya inginkan keluargaku ayah ibuku Qirari nenek kak monell kak Teressa ,kak Windy dan teman teman disini ..kumohon jangan ambil dariku "( tangisku)
" huuuufh bisa hentikan " Kuria" kamu membuat anakku menangis ...itu sangat kejam"( canda ibuku)
"....ouh aku mengerti baiklah.....' mulai saat ini Erin bekerja untukku ...kurasa aku harus pergi ..aku tak tega melihat keluarga kalian berantakan namun perjanjian tetaplah perjanjian ...jangan jadi pendusta..."( sambil melangkah pergi)
"berhenti....Bisa kita negosiasi lagi ..Hem...aku ingin Mayumi ikut bersama Erin dan bekerja untukmu "(kata ibu)
" heeeee..apa yang kamu katakan aku hanya ingin Erin kembali padaku..apa kamu membuatku seperti ibu pengasuhnya"( jawabnya)
" namun bisa kamu katakan pada cobi...dia pasti mengizinkannya ..lagi pula setidaknya rencana kalian selama ini terbantu karena Erin bukan...lagi pula jika kamu tidak mengizinkannya ...kami akan kembali kesana ...dan tak akan kembali.....lagi pula hanya Erin dalam rencanamu itu sangat mencurigakan ...kurasa ada rencana yang lain...( jawab ibuku)
"heeeee...apa yang kamu rencakan Jenn..lihatlah kini aku yang menang"( jawabnya)
"..jika seperti itu kamu boleh mengambil aset apapun dari kami namun kamu tak akan mendapatkan Erin karena Mayumi inginkan ayahnya "( dengan senyum manisnya)
"...heeeeeewk...kamu curang Jenn ...iya lah ..baiklah aku tak akan mengambil aset di B.E.E.R 08 ini namun aku ingin kalian menutup B.E.E.R08 ini..lagi pula aku butuh Erin bekerja untukku ...jika hanya Mayumi ...kurasa itu tak masalah.....kurasa aku harus pergi "...Bey Bey..
" Bey Bey "( jawab ibuku)
ini terlihat dia " Kuria" melangkah pergi namun nenek dan ibuku tersenyum dan terlihat ayahku yang hanya diam tak mengatakan sesuatu terlihat kak monell dan Teressa melanjutkan sarapan dan dia kak Windy langsung pergi seakan tak terima ..dan di larang ibuku hingga ayah pun mulai berbicara
" ...huuufh haruskah jadi begini Jenn"( ujarnya)
" Hem em..aku tak biarkan kamu sendirian ...lagi pula aku merasa ada yang aneh padanya ."( jawab ibu)
" sudah sudah jangan ribut ribut terus lagi pula aku sudah tahu kalo akan jadi seperti ini ..."( kata nenek)
" nah ...Mayumi apa kamu tak apa "( kata ibuku)
" sudah kukatakan jangan libatkan Mayumi dia masih kecil.."( nada kecewa ayah)
"nah Mayumi jaga ayahmu jangan sampai dia " Kurnia " mengambil ayahmu kamu mengerti "( dengan senyumnya)
"..tapi kak Jenn B.E.E.R ini akan di tutup pasti serasa sepi..."( kata Windy)
" hahaha...kamu bisa berkunjung ke B.E.E.R yang lain bukan lagi pula pemilik dari tempat ini adalah Mayumi dan dia telah memutuskan nya ...Hem...benarkan Mayumi"( ujar ibuku)
"..aku..."( bingungku)
Kini atas tiada pemahamanku terasa aku yang memutuskan bahwa B.E.E.R08 ini telah ditutup dan anak anak disini di pindahkan ke B.E.E.R yang lain dan kak Teressa dan Kak monell menemani ibuku disini dan kak Windy pergi ketempat dimana kak Hanna dia kembali kesana bersamanya dan seakan memaksaku pergi mempertahankan mereka dari jauh namun tetap nenek tersenyum manja di ikuti senyuman ibuku dan dia " Kuria" orang yang baru datang mengusik kenyamanan ku tinggal disini
,,
,,
__ADS_1
,,