
dari kemarin Teressa hanya diam dan termenung ...ini merepotkan sikap ke kanak kanaannya membuat ku seperti pengasuhnya " dasar" padahal dia lebih tua dari ku tetap saja dia tak berubah namun ketika dia tersenyum itu membuatku senang yah walaupun sikapnya yang terlalu berlebihan " dasar"
" hoe....Teressa sampai kapan kamu mau di situ .."( tegasku)
" nah monell bisa tinggalkan aku sendiri "( ujar lesunya)
"....heeeee...apa kamu menangis..."( ledekku)
" .. hahaha apa yang kamu katakan aku tidak menangis ....dan siapa juga yang menangis"( ulasnya)
"Dasar"....nah Teressa aku tinggal dulu aku mau kembali ke B.E.E.R "( dengan langkah kakiku)
yah walaupun dia pura pura kuat tetap saja kelihatan kalo dia menangis ....yah dasar Teressa ..dari dulu tak pernah berubah...huuuuft itu merepotkan ..kurasa aku harus kembali kak Jenn pasti cemas karena ku....namun ketika aku melewati cafe milik yayasan kini tersegel terlihat karyawan yang hanya diam di depan cafe
" ..hoe...Hoe...apa yang kamu lakukan ...ada apa ini "( jelasku)
"maaf ...kami hanya di tugaskan untuk menyegel tempat ini...jadi jangan menganggu kerja kami.."( jawabnya)
" heeeee...kalian tak berhak melakukan ini"( tegasku)
"..maaf sekali lagi maaf kami hanya pekerja tak punya hak untuk memilih atau memihak ..kuharap kalian tidak mengangguku dalam pekerjaan ini...karenanya aku juga butuh sebuah pekerjaan untuk biaya kebutuhan sehari hari kami ...kalian mengerti"( tegasnya)
"...apa kalian tak apa .."?( ujarku pada karyawan cafe)
" kak sebenarnya apa yang terjadi ...mengapa mereka melakukan ini pada kita"( ujar karyawan cafe)
"...aku juga tak mengerti ...sebaiknya kamu pulang dan beristirahat lah...atau anggap saja kita libur sampai semuanya beres"( rayuku)
__ADS_1
" ....maaf kak ..kita pulang kemana ..kita sudah tidak punya tempat tinggal lagi B.E.E.R 03 juga tersegel kami bingung kak harus kemana lagi "( sedihnya)
" ...oh aku mengerti .. maaf membuat kalian kebingungan ...ikutlah bersamaku "( nada solusiku)
" kita ...mau kemana kak ..?."( tanya nya)
" huuuuufh kita kembali ke B.E.E.R 08 disana pasti akan ada solusi untuk kita.."( jawabku)
aku mengajak mereka kembali ke B.E.E.R 08 dan bertemu semuanya ada disini begitu banyak orang orang yang sedang berkumpul dengan wajah cemas mereka kini benar begitu banyaknya bahkan seseorang yang sudah memilik hak bebas dari yayasan ini pun berkumpul dan terlihat kak lintang ,Niko Windy,Poppy dan masih banyak lagi kelas master dan elite namun sesuatu terjadi sangat mengejutkan ..
" kak lintang .."( sapaku)
" monell .. sebenarnya apa yang terjadi..mengapa semua tersegel bahkan rumah dan mobil punya ku juga tersegel ...aku tak mengerti sebenarnya apa yang terjadi.."( bingung nya)
"...ouhhhh aku juga tak mengerti mungkin kak Jenn bisa memberikan kita solusi.."( rayuku)
" nah monell berapa keuangan kita saat ini .."( tanya kak Jenn dengan nada ngeluh)
" ...tidak terlalu banyak kak....kini dari data ku hanya 780 JT kak....dan kita sudah berusaha mempersedikit pengeluaran namun aku juga tak mengerti kak ....jika tidak ada bantuan mu mungkin kita tak mampu bisa bertahan 4 bulan ini kak.."( terangku)
" huuuft kurasa kita tak mungkin bisa bertahan lebih lama lagi..nah monell apa kamu bisa kesini sebentar mendekatlah"( pintanya)
" ...maaaf ...maaf kan kami monell...aku takut..sangat sangat takut .... "( tangisnya dengan memeluk erat tubuhku )
..
.
__ADS_1
aku hanya diam tak mengatakan apapun hingga tersiratkan mataku yang berkaca kaca dan meteskan air mata nan haru dan menyedihkan kehidupan di sini yang tiada akan bisa bertahan lebih lama lagi..
" nah monell kurasa aku ingin menyerah ...aku tak ingin kalian kesusahan karen aku ..mungkin hanya ini kenangan yang akan ku ingat ...aku akan panggil Erin agar kami sebaiknya berpisah ...aku sangat takut dan terlelah teramat sangat monell "( rintihnya berada di pelukanku)
" kak Jenn ...apa yang kamu katakan jangan membuatku menangis...karena itu sangat lah kejam .".( nada tangisku)
" ...hiiii maaf membuatmu kerepotan ..."( ujarnya)
" Jenn ...apa yang kamu lakukan ...apa yang kamu rencanakan..."( kata dari ibu liona yang sedari jauh datang kemari)
"aaaaah...." ma" kurasa kita harus meninggalkan mereka ..aku akan panggil Erin untuk berpisah saja .."( nada sedihnya)
"..huuuft...kamu tak bisa lakukan itu..apa kamu berencana menyelesaikan semuanya sendirian.."( jawabnya)
"..kita sudah tak punya apapun " ma" ..!( tegasnya)
"..apa hanya ini kemampuan IQ 200 apa sudah sampai batasnya "( ledeknya)
"...ah hahahah ...tidak juga .." ma"..lihatlah mungkin ini yang terbaik untuk mereka karenanya aku hanya ingin melihat mereka tersenyum lagi..( jawab sambil mengusap air mata kak Jenn)
" cobi dan Hanna serta monell ,Windy ,Poppy, Erin.lintang Mayumi bahkan seluruh anak anak yang pernah berada disini ..lihatlah mereka masih belum menyerah dan lihatlah Mereka berjuang untuk mempertahankan dirimu dan Erin tetap bersama bahkan kamu sendiri yang bilang kan kamu sangat takut sangat sangat takut berpisah darinya ...jika kamu takut lihatlah kami semua karena kamu tidak sendirian ...kami ada di sisimu jenn."( rayunya)
"..nyonya benar kak kamu tak sendirian ..lihat aku masih bersamamu..kami semua masih bertahan dan masih bersamamu "( kataku yang serasa menenangkannya dan memeluk erat nya )
entah mengapa aku yang dari kemarin tidak berani melakukan aktifitas lebih kini aku memulainya ..iya aku memeluk kak Jenn yang begitu sangat eratnya dan di belakangku kini nyonya liona juga memeluknya dengan sangat erat hingga tersadarkan kata kata kak Jenn yang sedikit terputus putus karena tangis yang ia lakukan " terimakasih"...( adalah ujarnya dengan tersedu sedu mempererat pelukanku ) dan masih di iringi haru tangis kami bertiga yang tak tega melihat kak Jenn dan Erin berpisah serta merasa sakit melihat anak anak disini dan semua yang menimpa kami...tanpa ada bantuan datang..
..
__ADS_1
.