Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 91 " wahai " episode terakhir


__ADS_3

kehujanan memang tidak begitu asyik walaupun kini memiliki jas hujan namun tetap saja hujan lebat ia tak terasa tertolong badai dan Guntur memang kejam tanpa sebab ia perbuat yang aku cinta kini telah tiada mungkinkah ini semua takdir sang tuhan cinta ,cita yang selama ini ku bendung kini telah meluap kemena mana karena bendungan asmara yang terguyur air hujan penantian


wahai sang rindu dalam rembulan


wahai sang janji dalam bintang


wahai sang kasih dalam mentari


wahai sang penantian dalam hujan


wahai sang senyuman dalam pelangi


masihkah engkau berikan warna pesona


wahai sang tipu daya dalam harumnya


wahai sang waktu dalam tunas jalar berduri


wahai sang hasrat dan naluri dalam bunga


wahai sang tulis takdir dalam daunnya


masihkah engkau berikan warna pesona


jelaskan kepadaku banjir dan buahmu itu


mengapa percuma dalam berTuhan


kau" Sira " membawa titipan dari DIA untukku


Dalam bendungan asmara



wahai sahabat " Sira" aku tak rela bila engkau lukai hatinya


wahai sahabat " Sira" karena ku cinta dia


padahal aku cinta kepadamu


padahal aku setia kepadamu


hari hujan yang begitu lebat kini dia " ewa " ,Siti ,muses,Dio, jenny ,Erin ,TERESSA ,Mayumi,monell,Adam begitu juga dia "sherin" dan Sasa ,caressia, kuria, cintanya tulus apa adanya bagi mereka engkau segalanya " Sira" dalam penantian


ketika Siti melihat Erin yang hanya diam melihat rumah hunian lama nya yang terbakar dalam spion yang semakin memudar karena lebatnya sang hujan penantian hingga tetap saja ia menoleh dan air mata itu tercucur untuknya namun " tapi mengapa kau tak bilang berterus terang kepada ku" hingga sampai rumahnya ia tetap terasa bersedih


" mbk...sudah sampai ....tapi masih hujan nih mbk..."( ujar sang sopir)


" iya pak...saya berhenti disini lagi pula rumah saya sudah dekat terimakasih..."( lariannya setelah membayar)


namun sesaat ia kembali teringat apa yang membuatnya pernah bahagia iya siapa lagi kalau dia seseorang yang mampu membawa sebuah harapan cinta tulusnya hingga terbuka lah sudah taman bunga hati yang kini begitu banyaknya ragam warna dalam cetusnya ( HASRAT) namun kini semakin menghitam dan menjerat kuat tunas jalar durinya hingga dia"black flower" sebuah nama yang mengertikan rasa


" assalamualaikum...Bu ..." Tuk Tuk Tuk"( ketukan pintu,)


" walaikumsalam....dari mana kamu sit ....cepat ganti baju ada tamu "( ujar ibunya)


"...tapi...Bu...aku..."( bingung nya)


ketika kini Siti Nurhaliza pun meliriknya dia seseorang yang selama ini tak bisa di mengerti dari setiap omongannya kini " hasrat " nya yang mengikuti nalurinya" ...hingga ini tak mungkin terjadi "( batin Siti) kini dia tersenyum manja untuknya dengan sang ibu darinya yang tersenyum haru dan dia adalah muses atau Musa datang untuk melamarnya Siti yang kini bingung tentang sebuah rasa dari nya membuat semakin kacau karena di hatinya hanya dia ,ERIN Sadewa.


FLASHBACK KE SATU ( 1 ) JAM SEBELUM NYA saat Siti berada di yayasan B.E.L.L sesuatu terjadi kepada Erin dan muses


waktu ketika Erin kaget melihat rumah hunian nya dulu kini ludes terbakar


"....hey....you ...senang bertemu denganmu lagi "( senyum manja Erin)


"...apa.....( ujar Novi)


" neh.... entahlah aku rindu padamu"( rayu Erin)


,..." HAAAAAH....APA apa maksudmu,"( sinisnya)


" langit ku membiru sang bintang tak bersinar


malamku kelabu sembari menghitam "( kata Erin)


".... HAAAAAAH...huuuufh entahlah aku tak peduli ...ah.... sebenarnya apa maumu .!!!


" tak terdengar suara tawa tak terucap kata Hati


kasih yang dulu sejati kini merayap pergi"( kata Erin)


" ....Hem.... hahahaha maaf aku tak bisa berpuisi ...Hem "( tawa Novi)


" Hem...."( senyum manja Erin)


"...Huuufh ....entah haruskan aku setiap bertemu denganmu harus tersenyum juga"( nada protes)


..." ha-ha-ha sudah kukatakan aku tak membutuhkan apapun namun hanya satu yang ingin ku lihat senyumnya manja yang tulus karena itu lebih berharga dari apapun Hem..."( senyum manjanya)


" DASAR ... GILA..."( jawabnya)


" apa kamu tak apa..."


," apa aku....!!( bingung nya) ...aku baik baik saja seharusnya kamu lebih mengkhawatirkan Siti dari pada aku.."( sindirnya,)


,..." ah... benarkah...itu kuharap dia juga akan tersenyum manja untukku "( kata Erin)


" Hem..apa hanya ini yang ingin kamu katakan ....dan juga untuk apa kamu kembali bukannya rumahmu telah terbakar jadi...!!!


" apa... bagaimana mungkin..."( Erin langsung kaget dan pergi)....aaah maaf aku harus pergi..DAAAH

__ADS_1


" Daaah...Dasar cowok gila .."( sembari menutup pintunya dan masuk dalam rumah)


ketika itu belum terjadi hujan dan ketika Erin sampai di depan rumah yang terbakar terlihat kusam sudah tak terhuni hingga seakan ia tertarik dalam puing puing rumah itu namun betapa kagetnya ketika sesuatu bergerak dengan cepatnya kini sosok yang berwarna hitam berpindah sangat cepat dan terlihat ia pun mencari dari bongkahan reruntuhan bangunan


" heeey...apa ada orang disana ..."( kata Erin yang penasaran)


....


namun ia hanya bergerak sangat cepatnya berpindah dan mengkorak korak puing bangunan hingga kata yang sangat keras ia utarakan " AAAAAAAA" DYAAAAAR... terlihat beberapa bangunan itu hancur Erin tak berani masuk kedalam bukan takut namun entah mengapa ia tak bergerak dan kakinya terasa tertanam kuat hingga sesosok hitam itu keluar dan namun betapa kagetnya


" masa lalu teringat kisah kisah yang dulu pergi


kini kau mengingat luka yang perih


namun kini kau hilang tinggalkan aku


kau pergi jauh tinggalkan kota kenangan


teringat masa masa yang telah silau


tertulis indah dalam buku harian ku


dan kini membekas dalam ingatanku


kau pergi jauh tinggalkan taman bunga itu"


" Caressia....kau.......heeeeey tunggu... caressia.." ( seruan Erin)


".........


ah....


"..... tunggu Caressia.... tunggu aku..."


..


namun tak pernah di mengerti kaki Erin yang ketika itu benar bener tertanam kuat hingga ia pun menjawab


" Erin maaf ....maaf kan aku..."


"....heeee apa yang terjadi padamu ... caressia aku mencari mu selama ini aku begitu rindu padamu


aku tak tahu harus bagaimana tanpamu.....HEe kembalilah ..."( sedih Erin)


...


" aku ...tak bisa kembali ....Erin maafkan aku....kamu harus melupakan ku kumohon!!


,"....tapi ... caressia... aku sangat mencintaimu dengan tulus ..aku .hiks .. hiks ...hiks...aku sangat senang bertemu dengan mu... caressia kumohon kembalilah sudah cukup apa yang kamu perbuat lupakan masa yang silau kita rangkai dari awal lagi ....kamu tahu lihatlah gelang biji yang kita rangkai dan satu lagi lihat ..ini.... Caressia... aku selalu menantimu


padahal aku cinta kepada mu .... ku menyayangimu hingga akhir waktu


" .....Erin ..apa kamu mau memaafkan aku..."


hingga dia pun membuka penutup kepalanya yang serba hitam namun alangkah mengejutkan nya ketika ia mulai tersenyum manja dengan kata kata yang membuat Erin tak mengerti


" ......Hem.... BODOH... untuk apa aku meminta maaf kepada mu...Erin..."( ujarnya)


,"..... heeee...apa....!!!( bingung Erin)


....."


kau.....kau bukan... Caressia...."( kata Erin)


" Hem....jadi kamu kah orang yang bernama Erin Sadewa....kurasa aku harus melenyapkan mu "


,".... dimana Caressia"..... kau..... wanita si tomat merah..." SaSa "...."( tegas Erin)


" HAHAHA....DASAR .....lama kita tidak bertemu iya kan Erin ..."


," namun bukannya aku ragu untuk melenyapkan mu namun tugasku sudah selesai ... kurasa lain kali saja ...."( kata SaSa)


"...


" apa....." apa sebenarnya siapa dia"( batin Erin)


terlihat kini seakan sebuah bayang bayang hitam seperti bayangan dari sudut haluan namun entah mengapa dia pun seakan di telan olehnya hingga ia kini menghilang dan kini Erin kembali ke dunia hipnotis sebuah ruangan dari sebuah sihir dari salah satu tokoh dari buku DONGENG OPPELIA RINGTONE namun Erin tak pernah tahu mengapa ini mungkin terjadi dan seperti juga dia" Uyn " yang ketika itu hanya mampu menghentikan waktu hanya 5 detik namun tokoh dari buku ini mampu membuat ruangan 5 detik dan lenyap begitu saja dan kini Erin masih tertanam dalam hujan yang begitu sangat lebat yang tak bisa memperdulikan di sekeliling dari kehidupan nyata.


DI WAKTU YANG BERSAMAAN DI SEBUAH RUMAH SAKIT DI SEMARANG DI RUANG ITU ketika MUSES pun di temani sang ibu menanti akan sadar dirinya hingga kini kita kembali di perlihatkan alam bawah sadar darinya" ini ke lanjutannya yang kemarin ya"


bagai hujan yang sangat lebat butiran itu menutupi cahaya yang keluar dari langit langit keras itu namun ketika nuansa terlihat berbeda yang saat itu kaum frog dan manusia yang terbang merayap dalam kuasa hingga ruangan itu kini menyatu layu dengan serbuk embun jiwa mahkota raja pelepas dahaga


namun tetap saja dia " ewa" selalu tersenyum di setiap elok indah parasnya kemudian dia muses terhanyut dalam dalam bagaikan ia jatuh yang sebenarnya ia melayang layang terhempas dalam dekapan air yang bersinar entah mengapa muses semakin tinggi dan lebih tinggi lagi hingga jari lentiknya kini mengerakkan pola dan warna hingga dia" ewa " yang seakan ingin menangkapnya begitu juga dengan muses tangan yang seakan tak ingin lepas dari nya namun tuhan tak mungkin salah memihak tanpa sadar muses yang tangan kanannya serasa tak ingin lepas dari dia" ewa" hingga tanpa sadar tangan kiri dari muses itu serasa berjabat dengan tangan lainnya dan menariknya tinggi dan lebih tinggi lagi hingga dia " ewa" tersuguh dari kata tak mampu dan merelakan muses kembali dalam lindungan Tuhan dan tersadar ketika MUSES membalikan pandangannya keatas cahaya yang begitu silau itu memaksakan mata muses tertutup kembali hanya bayang bayang tangan dari ingat nya dan ketika ia membuka matanya kembali kini tersuguhkan sang ibu yang menemaninya dalam ruang yang terlarang dengan tangan lembut sang ibu memegang erat dalam kasih dan cinta seakan kasih dari sang Yesus memberkati ruangan itu dan teringat lagi tentang tangan yang bercahaya lembut dan harum itu perlahan lahan memicu cinta dari nya membawa kasih yang tulus serta suci itu ,"kian " tertuju pada dia sang pemilik hati seutuhnya hingga bayang bayang rupa cantik darinya merayu dua remaja merindu ya siapa lagi kalau bukan dia yang memaksa hati ini tercetak hanya untuk nya dia SITI NURHALIZA


dan akhirnya aku sadar namaku Musa atau muses dengan keadaan yang telah ku terima dari dulu aku tak pernah menerimanya dengan ikhlas dan lapang dada aku selalu takut dan iri pada kalian yang tercipta tanpa kekurangan ,materi bukan segalanya bagiku dan ketika dulu teringat lagi dia wanita yang sedikit membuatku mengerti dari bendungan iri yang seakan ia adalah wanita yang biasa biasa saja dia juga tidak terlalu memperdulikan keadaanku andai saja dulu aku tercipta dengan keistimewaan pasti dia tak akan menjadi bayang bayang yang setiap saat memberiku tembok yang sangat tebal sebuah batasan yang tak mampu ku lalui karena kasih bisu ,cinta buta ,janji tunanetra ,cita yang lumpuh


kini layu di dalam rasa di hati namun rasa itu yang terlahir membuat hari yang begitu indah sesaat yang ku lalui walaupun dulu dia hanya salah paham dari apa ingin ku katakan padahal aku hanya mengakatan " NAMAKU MUSA SENANG BERTEMU DENGAN MU" namun hadiah yang ku dapatkan adalah tamparan keras serta cacian hingga hinaan , bullying disana dan membuat suasana yang begitu berubah padahal sebelum itu terjadi dia selalu tersenyum manja untukku namun hari hari yang membuatku serasa selalu bersalah yang membuatnya dia pun ikut terkena hinaan dan bullying aku hanya ingin melindunginya dari kata kata itu yang meracuni setiap siswa yang ada di sana namun itu malah membuat nya terpojok dan membuatku terluka hari hari aku selalu terbebani dari cacian dan hinaan yang ia terima aku hanya ingin meringankan apa yang ia pikul di pundaknya hingga aku merasa ingin menjabat tangannya yang ketika itu tersodor hanya untukku tangan yang cukup halus lembut dan imut itu selalu mengikat erat dalam mimpi yang terhiasi ,,,kini terulang lagi semakin aku ingin melakukan nya entah apa yang terjadi seakan aku telah jatuh cinta padanya hingga kecelakaan itu terjadi walaupun bukan luka parah namun itu menghilangkan mentalku berada disana yang setiap saat pulang sekolah mendapatkan bullying dari Angga dan teman temannya hingga kekerasan ku terima ia mendorongku dan aku tertabrak seorang siswi yang sedang melaju dengan kendaraan nya waktu lampau kini telah muncul ke permukaan bagaikan kantong ajaib itu kini bertebaran dalam dunia nyata kisah lampau kenangan lalu harapan rasa hingga ruangan itu sangat terlarang untuk dihuni karana dia " Sira" penghuni ruang rindu yang terlarang waktu membuktikan akan indahnya kenangan yang mengerikan dan memperhatinkan namun begitu indahnya karena serbuk darinya " Erta" embun jiwa penghilangan dahaga senyum kepuasan tanpa sadar kini kisah itu seakan terulang lagi untuk mengingat kan rasa yang telah lampau hingga kedatangan yang ku tunggu hanya ingin melihat wajah cantik serta imut dalam laku jemarinya menghampiri hamparan putihnya seputih salju hingga taman bunga yang beragam karena warna dia datang membawaku menemui dia yang membawa titipan darinNyA ,aku pun bangun dan membuka mata terlihat mama dan kakaku menanti akan hadirku terlihat senyum darinya melayani ku ( senyum Siti,) namun ada yang aneh ketika itu


" muses..... syukurlah ...kamu sadar nak..."( ujar mama)


"...mama..kak....apa ini nyata ..."( bingung ku)


" muses ...kau....."( senangnya)


" kak...Dio....."( sembari pelukannya)


...


" terimakasih tuhan..."( bisik mama dan kak Dio)


namun ketika semua terlihat bahagia tanpa sadar kini ku ucapkan sesuatu yang membuat mereka kaget dan kebingungan

__ADS_1


"....SITI....SIT....SITI...."( tegasku)


" kian....apa yang terjadi..."( ujarnya)


"....apa kita???.....siapa dia ...apa itu aku...!


" .....tentu saja kamu adalah kian..."( ujar dia" ewa")


..


" tapi... namaku bukan kian... namaku MUSES"( tegasnya)


" aaah...aku tahu ....muses ...bagi dia " Sira" kamu adalah kian sang pengunjung ruangan yang terlarang untuk dihuni dan lihatlah...kesini ..."( jujurnya)


" apa.....apa yang terjadi ..tadi aku melihat ibu ku dan kakak ku juga dia Siti ... sebenarnya apa yang terjadi" ewa !!" mengapa aku kembali kesini lagi...!!( nada tak terima )


," apa ka!u lupa apa yang aku katakan ......aku yang membawamu kembali ...."


" ...mengapa kamu membawaku kemari...lagi ..." ewa" ...apa kamu tak mengerti dan tak !au ..e..ti.au US ..Li...na.."( suara muses yang mulai hilang)


," sudah kukatakan kepadamu kamu adalah kian sang pengunjung kamu tak boleh kesana lagi...sudah cukup kamu memakan butiran dia" Sira" karena itu akan membuatmu gila "


"... aku...a..pe....ua....tuh.....wa..."( suaranya kembali)


dalam hati muses tak terima bila semua kembali dari apa yang ia idamkan sebagai kebahagiaan yang abadi namun manusia atau siapapun tak boleh tinggal disana karena hanya dia " Sira" penghuni ruang yang terlarang untuk dihuni manusia tetap saja pada sifat ya yang menginginkan sebuah kesempurnaan hingga kata serakah dari semua hal itu yang tersirat dalam pemikiran dia" ewa" ..


" bulan dan bintang salam kan rinduku pada dirinya


bahwa diriku ingin temani nya dalam sepi .


kuingin kau mengerti semua rasa di hati mu


ku ingin aku ada di hatimu selamanya


jangan pernah kau pergi dari cinta yang ada


lupakan semua dari rasa takutmu


ku yakin kau semua rasa dan beri aku cinta


namun tetap saja manusia pada dasarnya hingga kini dia muncul sesuatu yang jarang terjadi disana hingga tangan halusnya dan tubuh nya yang tak mampu di sentuh hadir di dalam bayang dari muses iya apa lagi kalau bukan dia kaum " ghoster" kekacauan yang terjadi hingga dia memakan beberapa kaum" frog" dan manusia yang ada di sana namun muses hanya diam dan diam


hingga sosok yang tak bisa di percaya kini menampakkan taringnya semua menjadi makanan dari kaum ghoster, yang dimana tak mampu untuk di pegang atau di sentuh namun dirinya nyata mampu melakukan lebih hingga siapapun yang sudah termakan olehnya kini terdengar" temani aku" kaum ghoster adalah pasukan sebuah pasukan yang merusak tatanan dunia di manapun karena nya biasanya kaum hantu atau kaum ghoster hanya beraktifitas saat malam namun itu adalah pemahaman yang sedikit keliru mereka bergerak dalam gelapnya tanpa cahaya seketika hampir seperlima penduduk disana sudah termakan oleh ya namun tiba tiba begitu sangat cepat ya bayang bayang hitam itu bergerak dengan gerak secepat kedipan mata seketika itu juga dia muses di terkam dari gegala arah dan dia sangat cepat tiba tiba bayang bayang itu telah meringkus muses dia menahan tangannya dengan pisau dan kakinya yang seketika mengeluarkan darah yang sangat banyak namun darah itu tidak seperti apa yang ada di jamannya kini warna hitam tercucur deras dalam luka yang di terima hingga dia


" ..... kumpulan semua warga yang sudah termakan kaum *ghoster cepat"( nada tegasnya)


....


" dia " ewa* "pun merasa kasihan terhadap muses yang seketika itu tak berdaya namun ada satu pinta darinya yang membuat semakin tak mengerti


" kumohon jangan bunuh muses ... kumohon kasihanilah dia...dia hanya iri pada sesuatu yang lebih sempurna dia tidak bermaksud ingin masuk lebih dalam ruangan itu " Sherin" ...


" ...apa maksudmu ...membiarkannya ....hidup"( jawabnya)


," kumohon ....Sherin ..... kumohon..."( pintanya)


"......diam...."( muses mendengar nada pintanya)


" apa yang kamu lakukan " ewa" ...tidak pantas kah dirimu memohon untuk hidupnya ,"( jawab tegasnya) sambil menusuk leher nya "


" namun ia juga manusia...bukankah semua manusia pada umumnya melakukan hal yang sama jika mereka memiliki kesempurnaan ...tapi dia muses dalam kehidupan nyata ia hanya seseorang yang kekurangan kasih dari sang Hudus bukankah Tuhan menitipkan sesuatu padanya dia" Sira" untuk manusia agar mereka mengetahui ..tapi bagaimana jika manusia itu dalam kekurangan dari sang Hudus ....


" manusia tetap saja manusia ...yang selalu serakah dan tamak ....sudah kubilang aku membenci darah hitam itu ..."


" kumohon berilah muses kesempatan sekali lagi agar dia mengerti ..."( pinta dia" ewa")


...." ......!.!.!.. sekali tidak tetaplah tidak apa kamu mengerti .."( kata Sherin)


" .....bukankah sang HuDus yang memberimu anugrah dari rendahnya dirimu "( suara yang cukup lembut)


" maaf my Queen...salam hamba...bukankah manusia tetap saja manusia yang haus pertumpahan darah "( kata Sherin)


" hahahaha.... walaupun mereka saling haus darah namun jangan kamu terlupa bahwa sang HUDUS memilih manusia untuk menerima sebuah titipan yang dia" Sira" bawa Tuhan juga memilihnya


" maaf kelancangan saya my Queen ..."


" berilah satu kesempatan untuk nya agar dia mengerti "... dan wahai manusia jangan lupakan dan berilah rasa cinta tulusmu.."( kata Queen)


terlihat MUSES hanya menangis menahan sakit tak kuasa betapa malangnya nasib yang ia terima hingga kata dari sang Queen membelanya


" wahai manusia bicaralah " ..!!!


....


namun ketika itu muses luka tikaman itu sembuh dan sedikit ia berkata dalam kemampuannya


" A...U...NYA...AU...IA AK .U..SAL..."( kata MUSES)


".....nah ....Sherin apa kamu mengerti apa yang ia katakan ...."( lembutnya suara)


".....maaf my Queen ....saya tak mampu mengerti apa yang ia katakan"( jawabnya)


".....


..


" Hem..... wahai manusia ingatlah ...sang HuDus dan tuhan akan cintanya yang tulus kembalilah keduniamu dan jangan pernah menyesalinya "( nada lembut sang Queen)


...,,,..


muses pun kini hanya menangis haru dan seakan sedikit demi sedikit tubuhnya lenyap dan hitam semua pandangan itu menghitam dan muncullah setitik cahaya kecil yang membuat silau di kedipan matanya hingga muses pun tersadar dari mimpi alam bawah sadarnya yang sangat jauh dan lama hingga kini hatinya timbullah " Hasrat" karena cinta yang mengikuti nalurinya ingin meminang dia SITI NURHALIZA ....

__ADS_1


Hingga sedikit rasa kecewa untuk cerita DONGENG OPPELIA RINGTONE kali ini berhenti di sini dulu . untuk season ini ya.....masih ku ingatkan kunci dari dongeng oppelia ringtone terletak pada bab 1 Erin berada di pertengahan kisahnya ....ouh ya terimakasih sudah berkunjung dan sudah setia mengikuti laju ceritanya ...Hem.... kumohon sabar menunggu Season berikut nya ya jangan sampai ketinggalan ... terimakasih 🙏


__ADS_2