
jalanan yang mulai petang membuatku ingin kembali kerumah yang tak terasa begitu indah hari hari ku meliwatinya hingga terlihat kami menghabiskan malam di taman kota dan itu sangat romansa akan tawa cinta
" Erin ..ayo kita kesana "( pintaku)
" Hem...tak mau...seperti bocah saja"( jawabnya)
" ayolah ....ayo..."heeeeh Erin apa yang kamu suka "?( tanyaku)
" aku suka ice cream"( senyum bodohnya)
" iiih aku serius tau...Hem...jangan bercanda"( sebelku manjaku)
" ...haruskah aku menjawabnya" ...senyummu"( tegasnya)
" heeeee..."( dan merah sudah )
hingga ia melupakan ruangan rahasia itu dan buku serta mode belajarnya ia hanya menemaniku selalu dan aku pun mencoba untuk mengajaknya belajar dengan serius . ..namun dia menolak dan mengatakan yang tidak pernah ku pikirkan
" Erin....bagaimana soal ujian tadi..apa kamu kesulitan .."( jujurku yang sedari memegang tangannya)
" ouh...tenang saja semua bisa teratasi..."( kata darinya)
" Hem...kata Hanna kamu tidak begitu pandai dalam pelajaran"( sindirku)
" ha-ha-ha apa itu kelihatan sekali"( senyum candanya)
" tapi tak apa aku akan membantu mu ."( tegasku)
" ah .. ha-ha-ha...apa yang kamu katakan kamu tahu pelajaran sekolah membuatku tersesat.."( senyum bodohnya)
" heeeeeeh...apa maksudmu "
" Hem...tak apa ...aku tak membutuhkan lebih dari ini"( jelasnya)
itu membuatku sangat senang dalam dalam hati hingga aku tak ingin ini berakhir begitu saja hingga waktu bergulir dengan cepat aku yang dimana tak ingin ini berakhir dan bercerita tentang nya lalu Hanna yang menjadi penonton akan ceritaku yang membuatnya mengerti..
" kuria pagi pagi sekali kamu mau kemana?
" Hem...aku ada janji dengannya"(jawabku)
"Hem...wah wah yang lagi kasmaran"( ledeknya)
" ...Hem...( senyumku)
namun suasana kini menjadi sedikit kacau ketika gosip itu menjadi nyata dan menjadi topik utama dalam cerita hidupku dari dia orang tuaku....
"nduuut nduuut"( anggap ini suara getaran hp) tak disangka telfonku bergetar dan itu adalah telfon darinya
" hallo kuria...mama ingin bicara sebelum ayahmu memarahimu...sekarang cepat pulang"( tegasnya)
" tapi ..".ma"...nanti saja aku ada perlu....Bey Bey...."( pintaku)
"tapi..kuria dengar mama ..kuria.. "ttuuuut tuuut". "( suara yang terputus)
dan benar aku mengabaikan apa dan semua tentang dunia selain bersamanya
" Erin...Hem...apa kamu dari tadi..menungguku"( senyum manisku)
" Hem...entahlah aku sudah tua menunggumu"( candanya)
" hahaha apa maksudmu.."( tawaku)
" ayo...ikutlah bersamaku ..."( pintanya)
"..Erin ...kita mau kemana.."( ujarku)
__ADS_1
kini terlihat aku yang bergandengan tangan memegang eratnya dan mesra membuat cerita hidupku semakin bernuansa ,saat itu Erin mengajakku pergi yang dimana tempat itu tak asing bagi ku"..iya " itu adalah yayasan anak anak terlantar yang ia pungut kini semakin lebih baik dari sebelumnya yang dimana mereka bertempat tinggal yang tidak begitu layak..dan aku pura pura tak mengetahui nya walaupun aku pura pura namun senyum bahagia ini benar benar nyata dan tulus untuknya
" jreeeng jreng .."..lihat kuria ...."( senyum bahagia nya)
" Erin apa ini..."( candaku)
" ini adalah yayasan untuk mereka anak anak yang berbakat namun mereka tak punya tempat untuk menampung kemampuan mereka dan tempat ini bernama B.E.E.R atau best everybody evolution rangking"( sebari aku mengucapkannya dalam hati)..(kata Erin).
" ...wah... bagaimana kamu bisa membuat ini...Erin .."( tanyaku)
dan benar Hanna disana dan tersenyum seolah olah kami tak tahu menahu kalau saling kenal dan sangat dekat..
" nah kuria ..kenalkan dia Hanna penanggung jawab disini ..dan juga dia jenny.dia sangat pandai..
" hallo ..( sapa mereka)
itu membuatku sangat senang hingga aku lupa ada janji pada mamaku dan benar benar marah hingga ia datang langsung menjemputmu dengan paksa disini.." iya " kedua orang tuaku tak suka dengan Erin tanpa aku tahu alasan yang mendasar dari mereka.
" kuria...Kuria ..ikut mama sebentar"( tegasnya)
" mama ...apa ..apa yang kamu lakukan"( nada cemasku)
" sudah ...jangan membatah mama...cepat ..ayo kita pulang papamu menunggumu.."( nada kerasnya)
" sebentar .."ma." ..kenalkan dia Erin.."( senyumku)
" hallo sore Tante.."( sapa Erin)
"...ouh ..jadi kamu yang bernama Erin ..huuufh terimakasih sudah menjaga kuria...ya.."( sambil memaksa diriku)
itu penutup dari beberapa hari aku tak bisa bertemu dengannya hingga aku dikurung di rumah dan tak di perbolehkan keluar lagi..hingga aku tak bisa mengelak..namun ada yang berbeda saat aku mulai masuk di dalam ruang kamarku..
" malah...bengong...kamu kuria"
"..dengar kuria ..jadi gosip itu memang benar ..kamu menyukai dia .."
"..dia...Erin ..dia pacar pertama ku ."( senyumku)
" apa ...apa kalian sudah pacaran....kuria kuharap kamu segera putus darinya ..sebelum papamu mengetahui nya..."( marahnya)"
"..aku tak mau..."
" kuria ..sampai kapan kamu tak mau nurut sama mama dan papa.. jika seperti itu kami akan menghancurkan yayasan mu..dan mengusir Erin dari tempat ini.".( ancamnya)
"tapi "ma" ..( nada ngeluhku)
" tak ada tapi tapian kuria jika kamu tak ingin itu terjadi jangan biarkan papamu mengetahuinya .dan nurut sama mama..kamu mengerti.."
" tapi ..ma...aku tak bisa putus dengannya..'
" huuufh...kamu tahu .. percintaan kalian hanyalah cinta monyet..dan itu membuang waktu kuria"
disitu lah asal permasalahan yang seakan dia bunga hitam " black flower" kini mulai mengakar dan memunculkan tunas yang berduri yang menjerat dari dasar hati membuat semakin kacau dimana dunia yang menurut ku akan indah dan bernuansa dan itu benar awal dari kisah ini iya..dia " black flower" mengawali dari apa hidupku kini .
" ma..kenapa ..aku harus berpisah darinya"( pintaku)
" dengar mama..kamu tak tahu dia ...itu siapa ..siapa keluarganya dan masih banyak lagi kamu belum kenal betul denganya "
" kenapa mama tak tahu apa yang kurasakan...aku benar benar suka padanya ma...apapun yang menempel padanya aku akan menerima dengan tulus.."( ujarku yang berlari masuk dalam kamar)
aku mulai marah dan langsung pergi ke kamarku dan menutup rapat dan menguncinya dan tak ingin membahasnya lagi dengan mama." tuk tuk"( mama mengetuk pintu kamarku)
" kuria....Kuria dengar mama mau bicara"
".....hhihihi..aku tak mau bicara sama mama.lagi..mama jahat"( dengan rintihanku)
__ADS_1
hanya dia teman yang mampu melindungiku dari dia mamaku yang jahat Miki"( boneka kelinci) dan dia mengajakku berbicara curhat dari dalam hati
" ...Kuria...kenapa mereka jahat padamu selalu"( Miki yang seakan ia berbicara)
" entahlah" Ki" ..aku tak tahu mereka sangat jahat padaku"( jawabku)
"kuria...jangan menangis donk ...aku ikut menangis .."( Miki yang bergerak dengan menganggukkan kepalanya)
" kuria. dengar mama...Kuria"( kata mama dari belakang pintu)
hingga aku yang mulai menulis di buku harian ku..yang dimana aku terkaget dan itu membuat mamaku sangat khawatir karena aku terdiam dan membisu didalam kamar
" heeeeee...apa ini"( batinku ) yang tak sengaja menemukan sebuah amplop ada dalam buku daery ku)
ketika itu aku membuka sebuah surat yang dimana itu ketika aku mulai menyentuhnya " creeeteeet"( setruman kecil yang menyambar dalam diriku ) hingga kini terlukiskan ....." pukul 19: 00 dia datang dan merubah suasana dia anak muda yang dipilih papa dan mama dia datang berbaju merah dan seikat bunga yang cukup indah dia tersenyum kepadaku makan malam bersamaku namun ketika pagi tiba dia Erin datang berkunjung dan masuk kedalam keluargaku hingga kini pertemuan dengan papaku yang membuatnya hancur"
" heeeee apa ini ....apa maksudnya ini .."( bingung ku)
yang tak tahu menahu apa yang terjadi sesungguhnya dan benar sekarang pukul 15: 03 wib ketika aku membaca sebuah surat atau pesan atau sebuah note yang membuatku kebingungan " iya" aku tak tahu siapa yang memberikannya dan menaruhnya dan juga aku tak tahu itu untuk siapa namun ketika malam tiba. ..aku yang tak menyadari apa yang tertulis di surat itu hingga menjadikannya nyata pukul 19 : 00 wib dia datang
" Kuria cepat makan malam..di tungguin papamu"( pinta mama)
" iya.."ma"...
"tuk tuk " ( suara ketukan pintu) yang dimana mama menyuruhku membukanya dan benar ketika aku mulai membukanya dia berbaju merah dengan seikat bunga
" iya ...sebentar"( kata dariku)
" malam...ini untukmu...apa Tante dan om ada.."( tegasnya)
" heeeee"( bingungku yang memegang seikat bunga )
" eww...dia didalam ..mari masuk"( kata dariku)
dan dia datang dengan Susana yang berbeda membuat mama dan papa menyapanya dengan spesial hingga kami makan malam bersama dan saling berbincang membuat terlupa akan waktu yang begitu singkat hingga terasa sudah cukup pagi untuk mentari yang memaksa ayam untuk membangunkannya kini aku yang masih berada di dalam kamar masih tertidur pulas " iya " ini masih hari libur karena Erin pun sudah menyelesaikan ujiannya hanya menunggu hasil dari perjuangan melawan ujian ..dan terdengar nada yang cukup keras" bisakah kamu pergi dari sini jangan dekat dekat dengan kuria apa kamu mengerti ..pergi cepat" itu membuatku terbangun dan menemuinya dan itu benar itu Erin yang hanya berkunjung ke rumah ia hanya ingin mengetahui kabar dariku yang ketika itu tidak memberi kabar tentang ku disini sehingga ia khawatir.." Erin ." ujar ku yang memaksa papaku menoleh ku dan mamaku menghampiriku dan ia tak membiarkanku bertemu dengannya ..kini terlihat dia Erin benar benar hancur aku tak tahu apa yang ayahku katakan padanya sehingga ia hancur ...dia pergi tanpa menoleh dariku yang melihatnya dan memanggil namanya " Erin" dan " Erin" lagi dan lagi...hingga terasa sakit sudah apa yang kurasakan ...dan mereka benar benar tak menyadari betapa sakitnya ini ....
...seperti tertusuk duri yang kamu buat ...dan benar ini sangat sangat sakit serasa sesak akan jeratan tunas yang berduri iya dia" black flower" yang mengakar dan memunculkan tunas yang berduri dan menjerat dasar hatiku..
...
..
.
jauh untuk menangkapnya kembali kepadaku .
bunga yang layu bukan berarti mati dan hancur
sehingga sang kumbang menjauh dari harumnya
mimpi yang besar bukan sekedar hiasan mata
rasa yang tak pernah di mengerti akan sama
karenanya hanya satu pencerah bunga dan harum
terjerat dan tertelan akar dan tunas yang tertutupi daun
dan semua itu adalah " kasih"
.
.
__ADS_1