Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 9 " Teressa"


__ADS_3


ini....cerita dimana semua di mulai....kisah yang cukup panjang ..yang kini semua telah pada parasnya....


namun tak terkira akan terjadi hingga kata cukup membuat menyelesaikan permasalah yang tidak kelar terjadi....


____________________________________________


8 tahun yang lalu dimana mereka masih semasa SMA...kini terlihat Erin ...masih tetap sama tak menghiraukan apapun..dan semua tak ada yang mengetahui apa yang ia mau apa yang di pikirannya apa yang ada di hatinya dan siapa dirinya ...


" huuufh ...ternyata kamu disini ...sudah 5 hari kamu tak ada kabar ..dan kamu juga tak bersekolah....!!( ujar Hanna)


" pagi Hanna ...tak ku sangka kamu mencari ku "( jawab Erin)


" jenny mencari mu...dia kurasa dia menyukaimu..apa kamu tah ingin menemuinya "( ledek Hanna)


" hehehe wah...beruntungnya aku...jam berapa sekarang ..hann..kurasa ini cukup pagi..pergilah masih cukup waktu agar kamu tak terlambat....dan aku akan pergi beberapa hari lagi kumohon kamu buatkan izin tidak berangkat...sekolah.."( dengan senyum bodohnya)


" dasar kamu selalu membuat masalah...nah Erin setelah ini apa yang ingin kmu lakukan.."( sinis Hanna)


" aku akan membuat banyak perusahaan dengan begitu aku bisa membuat banyak panti asuhan...Hanna .apa kamu mau membantuku..entahlah hanya itu yang ingin ku lakukan ...aku begitu sangat senang ketika melihat mereka mempunyai tempat tinggal dan bercanda dan tertawa...di situ kebahagiaan yang tak tergantikan...PASTI AKAN MENYENANGKAN"


"..itu uang yang sangat banyak...bagaimana kamu bisa mendapatkannya jangan bilang kamu akan merampok..".( ledek Hanna)


" heeheh.. entahlah...nanti aku akan memikirkan caranya...cepatlah kamu ke sekolah...nanti terlambat..."( dengan terpasang handfree di telinganya..")


"huuufh..dasar ..kamu selalu mengandalkannya "( jawab Hanna )


" aku akan bicara pada paman soal ini hanya dia yang mampu menolongku saat ini"( sambil melihat langit)


" dengar ayahku sangat licik...kuharap kamu berhati hati padanya ...Erin kalung itu...apa itu milik liona..."( Hanna dengan sedikit memelankan bicaranya..)


" ouh...kamu benar...ini kalung darinya..untuk saat ini bisa kah jangan membahas ini "( Erin merasa sedih)


" Erin ..".PrAak.."..awas kalo kamu sampai seperti dia.."( Hanna lanjutkan langkah kakinya)


dan sisi lain terjadi sesuatu yang membahas tentang liona...yang terasa asing nama ini


" wah Jenn tekun sekali.."( ujar ISNA )


" pagi kak..aku setiap pagi selalu seperti ini kak aku ada sesuatu...ayo lepaskan bajumu ...kita mandi bersama..( jawab jenny)


" Jenn hentikan ..apa yang kamu pikirkan kamu membuatku takut.."( nada canda ISNA )


" PYAAAR" ( guci yang pecah..).


"Jenn ..apa itu"( tanya ibu Maria)


" tak perlu khawatir hanya gelas"( kata bohong jenny)


" Jenn ayo cepat rapikan..Jenn AP ini milikmu..apa kamu yang membuatnya. .."( nada takut ISNA )


" terimakasih mama liona kamu sangat baik dan perhatian mama sangat sayang aku dan aku juga sayang mama liona .selamat hari ibu cobi& er ." ( adalah isi dari surat kecil )


"Jenn siapa cobi & er "( tanya ISNA)


" aku tak tahu dan tak mau tahu"( jawab jenny)


"jenny ayo turun sarapan dulu nanti kamu telat "( nada keras ibu Maria)


dan kini cobi& er menjadi sebuah misteri yang dimana Jenn melupakannya dan terasa hal yang ganjil dan kurang...namun kini terlihat Erin yang berada di kediaman Hanna dan sembunyi sembunyi menemui seseorang


" pagi paman...ini aku bawakan sesuatu kurasa aku perlu bantuan mu paman....sekarang aku membutuhkan uang 500 juta.. apa paman bisa meminjamkannya untukku"( dengan senyum bodohnya)


" Hem...uang sebanyak itu mau buat apa..dan apa kamu membuat masalah ...Hanna setiap hari ia pulang terlambat dan juga akhir akhir ini ...ada masalahkan antara kalian.."( jawabnya)


"aku dan Hanna membuat panti asuhan ..yah walaupun kecil tapi...Susana sangatlah berguna untuk mereka..soal Hanna terlihat murung ..itu karena kalung ini ia memikirkan ibu liona"( jawab Erin)..


" ...liona...dari mana kamu tahu liona dan kalung itu...sebenarnya siapa dirimu....apa yang kamu ketahui tentang liona.."( kata dari beliau)


"dia dulu pernah menjadi sesuatu yang sangat berharga ...sudah 2 tahun lamanya aku bersama nya ..namun ....entah...mengapa...aku semakin melupakan nya....dan aku mengerti jika paman tidak bisa membantuku...padahal aku sangat berharap besar pada paman.. .baik lah kurasa aku pergi dulu ..daah...."...( jawab Erin)


"nah Erin mengapa kamu tak lanjutkan ceritamu ...tunggulah sebentar ...soal uang itu aku bisa membantumu..dengan satu syarat...asalkan kamu mau mencarikannya untukku sampai kapan ...dan membawanya kembali ..aku akan mengurus uang itu...apa kamu mau berjanji..padaku"( rayu nya)


"....HEEEEH...jadi selamanya...sampai aku bertemu dengan dia ya...kurasa ini akan sulit ..namun aku benar benar membutuhkannya ...aaaah...ini sulit..( rasa bingung Erin)


" satu Minggu lagi uang itu bisa cair. jadi jangan khawatir....Erin cobalah ini...ayo minumlah..( ulas nya)


" hahaha..paman aku masih anak anak..kurasa aku minum ini saja..Dah paman.. Terimakasih"( dengan senyum bodohnya)


" HeEeeeh dasar bocah..dia cukup licik ..hahaha..anak muda jaman sekarang tidak ada yang polos....namun aku berharap padamu.."( dengan harapan nya)


sepulang sekolah Hanna menemui ayahnya dengan nada yang agak pelan ia utarakan keberaniannya..


" aya.h...aku....erin..lupakan ...aku buru buru.( tegasnya)


" iya ...Hanna ada apa...apa yang terjadi padamu..!?( nada bingungnya)


"pak Dani bisa ambilkan aku sesuatu...kurasa aku butuh angin segar.."


di bawah jembatan di samping sungai yang berwarna indah terlihat Erin yang masih terlelap di sana


" puh kamu mau berkemas...bagaimana dengan sekolah mu...tidak juga kamu mengeri nilai mu semakin hari semakin buruk...jika seperti ini kamu tidak mungkin bisa lulus sekolah.."( marah Hanna)


"atah atah .kerasa aku tak berbakat dalam urusan sekolah...ouh iya ada anak baru ..itu hadiah untuk jenny ...dah..."( dengan senyum bodoh )


.


" padahal aku sudah berjanji pada cobi"( dalam bisikan kecil)


Terlihat Erin hanya berpamitan dengan Hanna dan ia pergi lagi ...ISNA ,jenny dan Hanna mengurus beberapa anak panti kecil mereka..dan sesuatu terjadi


" pagi kak..dimana dia"( tanya jenny)


" Jenn...? apa barusan kamu memanggil ku Kaka....dengar kita satu kelas kamu mengerti.."( nada keras Hanna )


" Erin apa dia akan kembali"( ujar jenny)


"dia pasti kembali tenang saja..ouh iya aku perlu bantuan mu jika nanti Erin kembali tolong bantu dia akhir akhir ini nilainya sangat buruk...aku takut dia tidak lulus sekolah.. " ( rasa cemas)


" tenang aku akan berjuang sangat keras"( dengan senyum merahnya)


pukul 17.02 wib di gudang tua yang dimana banyak anak anak yatim dan terlantar ..terlihat ISNA sudah mengajar di sana..


" pagi kak"( sorak bersama jenny dan Hanna )


" haaaaah dasar kalian ini jangan membuat mereka menganggap mu bodoh ...ini sore hari...kalian tahu.... "( nada marah ISNA)..ouh iya ada yang aneh dengan anak itu. ..


"mungkin dia anak baru yang Erin bawa tadi..


tadi dia kembali"( ujar Hanna )


" ayo temui dia...heey...adek namanya siapa..eh...eh...tunggu ...tunggu ...Jenn dia lari..."( ujar ISNA)


" dia itu Hadian untuk jenny kata Erin"( kata Hanna)


ketika Hanna dan isna mengajar di sana yang kini terlihat jenny yang keluar membujuk seseorang anak di samping jendela terlihat pak Dani dan ayahnya Hanna memandanginya


" pak Dani siapa dia...jadi begitulah kurasa Hanna memang menyukai anak anak...huuuffh kebiasaan yang merepotkan ..jadi mereka membuat ini ..ya..lihat mereka luar biasa...?( tanya beliau)


" dia ..itu ...guru pengganti di sekolah tuan...dia baru. ..iya tuan mereka sangat gigih( jawabnya)


Dan hari mulai larut namun jenny tetap di luar dan masih membujuk dia " Teressa " adalah nama anak itu


" aku jenny .. Jennifer..ouh iya siapa namamu . .."


" pergi pergilah"...( ujarnya)


" ooooh . kamu tahu aku sangat inginkan bisa pergi dari tempat ini ...namun terasa tempat ini adalah tempat yang cukup indah...dulu aku sering di hina dan tak mempunya teman di sekolahan... namun setelah Erin mengajakku disini dan bergaul dengan Hanna dan yang lainnya aku merasa sangat bahagia.."( rayu jenny)..


" Teressa..namaku Teressa"( nada malunya)


" baik kemarilah ...mulai sekarang kamu tak akan sendirian dan aku akan selalu menjagamu..''( senyum manisnya)


"....ayah ,ibuku..mereka sudah tiada...aku selalu takut...aku rindu padanya.."( memeluk jenny dan merintih tangisnya)


" aaaaah...aku punya ide..." panggil aku Manda dan panggil Erin panda jadi kamu adinda...itu terdengar seperti keluarga yang sangat bahagia..iya adinda....dan kami akan selalu menjagamu( rayu dalam pelukan jenny)


"..tapi aku takut...tidur sendiri...ibuku selalu membacakan dongeng sebelum aku merangkak tidur...apa Manda nanti mau membacakannya untuk...."


.." Hem...em..( senyum manisnya)


" terimakasih"( ujarnya dengan bahagia)


dan terlihat jenny menemani tidur Teressa membaca kan sebuah dongeng untuknya sesaat ia terlelap begitu mudahnya ia tertidur tanpa di sadari waktu bergulir begitu saja ISNA pun kembali ke Jakarta melanjutkan kuliahnya terlihat pulang dengan wajah anehnya...


" pagi semua.."( ujar Erin)


" Huuufh akhirnya yang di tunggu tunggu .jenny ikat dia...dan anak anak tangkap Erin......"( kata Hanna)


" nah...Hanna .. sebenarnya apa yang terjadi..hee...apa yang kamu lakukan .Hanna kenapa kamu mengikatku..."( protes Erin)


" Hem...biarkan jenny yang menjelaskannya aku akan kembali mengajar mereka.."(dengan senyum liciknya)


" panda..."( ujar Teressa )


"....hEeeeeee....panda?(🐼) ...bukan aku bukan panda...Hanna. ada yang aneh dengan mereka ...Jenni apa yang terjadi padamu .."( nada kecewa Erin)


PRAAAK..( suara pukulan buku ke atas meja) ..jenny memakai kacamata merahnya ..di ikuti dengan Teressa ..


" Erin tiga hari lagi kita akan menjalani ujian kelulusan bukan ..aku tahu nilai mu sangat buruk jadi kami disini akan membantumu..""( dengan senyum misterius nya)


" Jenn ...kamu membuatku takut ..bisa lepaskan aku ...lagi pula aku tak perlu belajar ..anggap saja masalah kecil jadi ...kamu tak perlu khawatir"( dengan nada takut Erin)


"nah Erin ...tenang saja serahkan pada kami"( senyum misterius)


" Jenn kamu tidak mengerti aku sangat menderita saat mulai banyak memikirkan pelajaran ...lagi pula hidup terus berlanjut ...jika seperti ini....aku bisa mati memikirkan pelajaran ..."(ujar Erin)


" tak boleh ..Erin kamu tak boleh meremehkan walaupun hanya ujian kelulusan .. kamu tahu jika mendapatkan nilai terbaik akan mendapatkan beasiswa keluar negeri dan sejumlah uang. apa kamu tahu..."(jelas Jenn)


" hahahah...aku tak butuh kuliah...lagi pula hidupku sudah cukup indah


" sudah kubilang kamu tak boleh meremehkannya ...nah adinda ambilkan buku ringkasannya ..kemari"( perintah jenny)


"..ehmm..siap Manda ( memakai kaca mata merah )...


"jenny ..buku apa ini ..ini buku sangat seram ...aku takut ..."( dengan wajah aneh Erin)


".....baca yang keras ....ulangi...lebih keras...lagi ...sekali lagi .."( dengan senyum sembunyikan nya)


"jenn kamu...menakutkan...sudah 3 jam kamu mengikatku bisakah kita akhiri ini....eeh...karena aku belum makan siang"( ujar Erin)


"tidak boleh sebelum kamu menghafal ini semua ...Hem..soal itu adinda bantu panda makan.."( nada perintahnya jenny)


"aaaaa...buka mulutmu..panda"( ujar adinda)


" atah atah .. ini merepotkan....huuufh akhirnya kamu melepaskan ku ..aku ada..sesuatu"( kata Erin dengan senyum manjanya)


"PrAak ...( geprakan tangan ke meja dan banyak sekali kertas ujian )...Erin ini soal yang tadi kamu baca ringkasannya ..tolong jawab semua dengan benar ...kami tunggu 60 menit..cepat kerjakan "( sambil merasa berkuasa)


"tapi Jenn ..apa kamu bercanda..."sial.."( dengan bisikan kecilnya)


hahahaha...ini sangat mudah aku tak perlu membutuhkan 60 menit ...bagiku 30 menit pun sudah cukup ...hahaha"( nada sombongnya)


"....heeeeeee benarkah...cepat kerjakan waktunya di mulai dari sekarang.."( tegas jenny)


"haaaaaaaah....ini menyusahkan..tapi serahkan padaku...yooos sudah kubilang ini soal sangat mudah ...hahah...jadi aku memang tak perlu 60 menit benarkan ..jadi ingat baik baik ya Jenn kadang aku ini cukup pintar hahhaah..nah kurasa aku bisa pergi...dah.."( nada percaya diri dan rasa pamernya bersatu)


"tunggu tunggu aku periksa dulu...tunggu disini....eriiiin kamu tak benar benar membaca nya....kamu tahu nilai mu..lihat hasilnya 37 ...cepat ulangi lagi.."( tegas jenny )


"..heheheh..jangan melihatku dengan serius seperti itu...kamu menakutkan"( ujar Erin)


"..baiklah..lihatlah yang sekarang ini sudah selesai apa aku boleh pergi.."( dengan senyum konyolnya)


"Erin.. cepat kamu baca lagi...bahkan soal yang sama .namun nilai mu malah semakin jelek...lihat nilai mu 23 ..cepat ulangi lagi"( nada marah jenny)


"naah Jenn.. bagaimana kalo istirahat dulu..dan kita lanjutkan besok"( Erin dengan melangkah pergi)


" berhenti kataku ..cepat belajar lagi ini dan ini baca lagi.baca dengan keras..Erin lebih keras...ulangi....dan ini soal yang ketiga.."( ujar Jenn)


"..huuuuuuuh....ini derita paling mengerikan ...dan ini apa kamu senang...aku akan pergi dah..."( bisik kecil Erin)


"...ini....Erin...ini.nilaimu 13...kamu membuat ku jengkel..padahal soal yang sama .....kamu kamu...belajar yang giat.."( nada kesal jenny)


"..eeeeh itu..nah ..Jenn sudah ku katakan kurasa aku memang tak berbakat dalam urusan pelajaran"( jawab Erin)


"udah jangan protes..lakukan sekali lagi kali ini jangan sampai gagal...kamu mengerti..dasar bodoh "( tegas jenny)

__ADS_1


"...sudah yang ke 4 kalinya ...dengar kali ini Jenn aku akan mendapat nilai sempurna ...hahahah...ini tolong koreksi .hahah sudah lama sekali ..iya kan...hahaha..Jenn jangan terkejut..kamu mengerti..dah"( nada sombong Erin)


"...ini....eriin..tunggu..." AAAAAaah...' Erin ternyata memang bodoh..nilai sempurna apaan..huuufffh...aku lelah mengajarinya.."( keluh jenny)


kini terlihat jenny yang bermuka suram menemani Erin dalam mode belajarnya .


"bahkan dia lebih bodoh dari anak SD ..huufh padahal Teressa pun mudah mengerti. ini dan mengejar materinya...namun dia" Erin ' benar benar bodoh "( dalam hati jenny)


" nah adinda ayo kembali ..waktunya giliran mu belajar.semangat ya"( senyum manis jenny)


." Hem.."( senyum manjanya)


dan sampailah mereka bersama yang lainya Hanna pun terlihat mengajar dengan tenang


" heeeeh...Jenn bagaimana belajarnya?"( tanya Hanna)


"huuufh ini buruk erin hanya mendapatkan nilai 0...aku lelah"( keluh jenny)


" heeeee...nah Jenn bukankah ringkasan mu sangat mudah di mengerti.."( nada kaget Hanna)


" AAAAA ..dasar panda bodoh...huufh semua cowok apa sebodoh ini..heeeeeh ini menyebalkan"( nada lemas jenny)


"heemm..benarkah menyebalkan bukannya kamu malah senang bisa berduaan dengan Erin kan.."( ledek Hanna)


"eeeeee....apa yang kamu pikirkan Hanna..itu tidak benar...lagi pula siapa juga yang mau dengan cowok bodoh seperti dia.."( malu malu jenny)


" hoooooo..benarkah...jujurlah pada dirimu sendiri....lagi pula aku sudah melihatnya ...sendiri..apa kamu masih suka pada Yohans...( kata Hanna)


".eeeee...soal itu....tentu saja dia cakep tajir dan pintar pasti semua cewe menyukainya hahaha( nada malu malu jenny)


"..naah Jenn apa kamu sudah mendengarnya...rumor yang ada di sekolahan"( Kata Hanna)


"..heeeeee....rumor"?( jenny bingung )


"..emmeem...dia anak pindahan kelas dua.." kuria..".rumornya dia tertarik pada Erin apa kamu tahu...kurasa siapa cepat dia dapat.."( senyum misterius nya)


"..apa maksudmu siapa cepat dia dapat Hanna ..tunggu( cakap jenny)


seakan tak mau mengakui matahari yang malu memperlihatkan wujudnya karena sebuah jerawat...kini matahari yang bersembunyi di balik awan yang tebal....hari mulai larut dan malam jenny pun pulang dengan sendirian namun seakan ia sedang di ikuti seseorang sepanjang jalannya...sehingga kecemasan muncul di wajahnya membuat panik di setiap langkah kakinya" KREZZ KREZZ" suara semak dan daun yang terinjak oleh seseorang jenny pun merasa sangat ketakutan dan mempercepat langkahnya..


" haaaaah dia masih mengikuti ku dari belakang kurasa aku harus lebih cepat ..lihat di situ ada kerumunan orang ..kurasa aku selamat "( hati jenny)


namun alangkah kagetnya saat jenny mendekati kerumunan tiba tiba tangan kirinya di tarik dari belakang dan mulut jenny tertutup jari telunjuk jenny kaget dan memberontak padanya " Sssssttt "


"tenang ini aku Erin.."( jawabnya)


" apa yang kamu lakukan kamu menakuti ku huuufh dasar panda bodoh "( marah jenny)


" apa yang kamu katakan pelankan suaramu lihat di sana banyak orang yang sedang berpesta miras sebaiknya kita lewat jalan yang lain saja "( ujarnya)


"kamu tahu serasa tadi ada seorang penguntit ..."


"..hehehe...soal itu aku minta maaf '..aku tak biarkan cewe pulang malam sendirian....ayo ku antar kamu sampai di rumah ...( dengan senyum bodohnya)


".. terimakasih..nah Erin ..apa kamu sudah mendengarnya rumor?( tanya jenny)


" iya... soal itu. kurasa aku sudah mengetahui ..maaf ya Jenn ..kali ini aku akan belajar lebih giat lagi ...tadi aku mendengarnya aku dapat kan nilai nol..bukan..hehehe aku jadi malu"..maaf ya


"eeeh...ini bukan ..."( malu malu jenny)


" eeeee...bukan jadi tentang apa Jenn"( tanya Erin)


" aaah lupakan saja sebelah sana kita hampir sampai...dan ini rumahku..ayo masuk .."( rayu jenny)


"apa ini rumahmu ..Hem..ini cukup besar juga ya.."


" bik aku pulang ..bunda ..aku pulang...bik dimana bunda ..ini kenalkan Erin Sadewa ."( lantang jenny)


"ouh...'( wajah kaget)


" ma"...( bisikan kecil)


" Erin...ma..apa kamu tadi mengatakan itu...apa kalian saling kenal .."( ujar jenny)


" heeeem..emm.aku hanya merasa dia mirip sekali dengan orang yang ku kenal ..kurasa ..haha.."( kata Erin)


"ayo masuk Erin ..bik ...Erin akan menginap disini ..dan masih banyak yang harus ku kerjakan dengan Erin...kami harus tetap belajar..nah bik tolong nanti buatkan kami sesuatu...dan siapkan kamar untuknya ya bik..."( kata jenny)


" tapi neng dia anak laki laki...apa nanti nyonya tak masalah..."( ujar bik Ami)


"huufh sekarang aku akan belajar dengannya 24 jam..dan aku juga minta izin tidak berangkat 3 hari ke depan.." kami fokus belajar bik..."( tegas jenny)


"...tapi Jenn...itu sangat mengerikan.."( jawab Erin)


Erin dan jenny belajar di ruangan perpustakaan dalam rumah kini terlihat jenny masih memakai kacamata merahnya namun mereka lupa hari sudah larut tak terasa jenny kelelahan dan tertidur


" ini...baca ini...ini ...juga...dan ...ini...ouh satu lagi...ini..."( jelas jenny)


" Jenn...ini banyak sekali.."( keluh Erin)


".tak perlu mengeluh..cepat ..aku mengawasi mu dari sini jika perlu bantuan aku akan membantumu"( ujarnya)


"...apa ...aku bisa berakhir dalam penderitaan..ini..pelajaran membuatku tersesat.....


.....


.nah Jenn yang ini apa maksudnya...apa kamu bisa menjelaskannya padaku"( pinta Erin).


....


Hem dia terlihat cukup bekerja keras..huufh dia kelelahan " kamu tak pantas tidur disini "( kata bijak dari Erin)


Erin menggendongnya kembali ke kamarnya..terlihat jenny yang sangat kelelahan tak sadar ia tidur di perpustakaan ketika Erin mengantar jenny ke kamarnya sesuatu terjadi menunggunya


"Erin itukah kamu.."( ujarnya)


"..ma..jadi itu benar dirimu aku sangat ingin sekali bertemu denganmu"( ujar Erin dengan mata kaca )


"ikutlah denganku disini sangat berbahaya..nanti juga kamu akan mengerti.."!


" bahaya"?..( bingung Erin)


" Erin dimana cobi..apa dia sehat..hahaha kalian tumbuh dewasa..ini..minuman kesukaanmu...maaf..ya..membuatmu khawatir ..namun jangan beritahu ke pada siapapun tentang ini..apa kamu bisa berjanji padaku.."( pintanya)


"..entahlah...hahahha..."( canda Erin)


"....kami tinggal bersama paman Rodri ..dan..menemaninya...cobi belajar keluar negeri..hahaa..dia cukup pintar jadi pantas...namun...saat insident dulu ..paman saat ini menjadi lumpuh total..akibat kecelakaan...dan ..dia seakan menderita...ma..bisakah kamu kembali...paman sangat merindukanmu...dan juga ...aku meminjam uang 500 jt padanya..namun dengan satu syarat.mencarimu sampai aku bertemu dan membawamu kembali.....( curhat Erin)


" uang...sebanyak itu untuk apa..bukankah kamu masih SMA..bisa ceritakan....padaku.."( senyum manisnya)


" ..Hem....kami membuat panti asuhan...namun setiap hari panti asuhan itu semakin banyak...aku bingung bagaimana membiayai mereka...lalu aku putuskan ..aku ingin membuat banyak perusahaan dan membagi mereka dengan beberapa golongan..jadi itu akan ringan...dan mereka tetap bisa meraih mimpi mereka"( jujurnya)


"ouh kuharap kamu mau membantuku..juga."( kata darinya)


...


KRIIIING KRING" ( SUARA BELL )


...


" Erin sebentar ...." aku bukakan pintu dulu.."


terlihat seseorang masuk dalam bayang nya yang tak pernah terlupakan ..kini terlihat haru pertemuan sebuah ikatan yang begitu tebal namun sangat rentang dan mudah putus .....


"Erin apa yang kamu lakukan disini....dimana jenny.."( ujar ibu Maria)


"...maaf apa nyonya sudah saling kenal dengannya...dia temannya neng jenny dan kata neng jenny dia akan tinggal disini sampai 3 hari....aku permisi dulu.."( ujar bik Ami)


"ouh dia ..anak yang pernah aku tolong dulu ...bik tolong jangan ceritakan kepada seseorang..dan bisakah tinggalkan kami berdua saja..apa jenny sudah tidur.."( tegasnya)


"PrAak.."( tamparan ibu Maria) kenapa kamu mencari ku sampai sejauh ini...huuuh ini terlalu beresiko....Erin sebaiknya jauhi jenny apa kamu mengerti ..dengar baik baik ...keadaanku sedang tidak begitu baik baik saja ...setelah ini kumohon anggap kita tidak saling kenal..."( pinta ibu Maria)


"jika kita saling kenal ...dan jika dunia tahu itu...lalu apa ..apa yang terjadi..apa salahnya kita saling kenal"( terang Erin)


"ini semua demi kebaikan Rina "( wajah Dewi nya)


" Rina !!!..kenapa semua demi kebaikan Rina... bagaimana dengan kebaikanku...masa depanku apa ...itu tidak penting lagi.."( rintihan tangisnya)


"..Erin...kamu tahu setiap ibu inginkan yang terbaik untuk anak anaknya dan setiap ibu dimana pun dia berada tahu bagaimana melindungi anaknya dengan cara mereka. ..sendiri...."( sambil memeluknya)


..


aku sudah bilang kepada tuan Rodri untuk menjagamu ..jadi tolong mengertilah sedikit .. bersabar lah menunggu..ini semua sampai Rina sehat dan dewasa..sudah sana tidur sudah cukup larut...."( nada asihnya)


terasa matahari mulai menampakkan sifat malasnya yang kini ia belum terbangun..dan menyinari bunga.bunga di taman hari pun telah bergulir


" pagi ...eeee...kok aku ada disini ..Erin "( gelisah)


" eh Jenn kamu sudah bangun.."( ujar ibu Maria)


"bunda dimana Erin ...apa bibik tidak mengatakannya padamu"( ujar Jenn)


"pagi Tante kenalkan aku Erin"( senyum bodohnya)


" ayo sarapan nak ...wah senang berjumpa denganmu ..ouh iya Jenn bagaimana sekolahmu.."( ibu Maria sambil menuangkan sarapan)


" aku minta izin 3 hari untuk belajar dirumah dan kurasa harus mengajari Erin...( jelas jenny)


" ya Tuhan...apa lagi yang kamu pikirkan jangan membuat bunda marah"( nada kesal ibu Maria)


" ha.ha.ha...ha."


" Erin apa yang kamu tertawaan "( kata jenny)


" hahaha entahlah ..aku melihat Tante dan jenny sangat bahagia . aku merasa sangat iri padamu Jenn.."( sindir Erin)


"Hem.... bik semua sudah siap..nah ayo sarapan"( senyum manis jenny)


"maaf apa kita makan bersama bik AMi disini..apa tak apa.?."( tanya Erin)


"itu tak apa...aku tak pernah menganggap dia bibik atau pembantu bagiku dia sama sepertiku manusia biasa"( ujar ibu Maria)


"heem...ternyata Tante Maria baik juga "( kata erin)


" " setelah ini ..ayo semangat belajarnya aku akan membantu belajarmu...dan aku berjanji tak akan biarkan nilai mu terus hancur"( cakap jenny)


"..jenn jangan dekat dekat dengannya ...bunda rasa dia itu sangat bodoh ...aku takut kebodohannya menular ke kamu..." ( ujar ibu Maria)


"apa yang Tante katakan aku bisa lebih pintar dari Jenn jika aku sedikit lebih fokus belajar ."( jawaban ngegas Erin)


" heeeh....hahahaha..."( tersenyum)


" ada apa bik tumben bibik tersenyum.."


" entahlah nyonya aku merasa dalam keluarga yang utuh dan sesungguhnya terasa sangat bahagia"( jawab bik Ami)


'PYAAAR..." ah maaf Tante sedikit tidak fokus ah...biar aku yang membereskannya bibik jenny lanjutkan makan.."( salting ibu Maria)


dalam diam diam Erin menemui mereka tanpa ada yang mengetahuinya namun semua tidak akan bertahan lama..


" Erin lanjutkan belajarnya ..cepat ini ..ini dan..ini jangan ngeluh...ini lagi..( sedikit senyum misterius)


" Jenn ...bagaimana kalau kamu buatkan aku soal kurasa aku sudah cukup pintar ..dan aku pergi ke kamar kecil dulu.."( kata Erin)


" Hem....itu ide bagus baiklah tunggu sebentar...jangan lama lama ya.."( ujar jenny)


Waktu berjalan cepat berlalu tanpa disadari mereka karena obrolan yang sangat menarik membuat hilang sudah batasan jembatan waktu yang menghubungkan mereka kini hilang nan sirna begitu saja..


" ingat Erin ..setelah ini jangan lagi lagi menemui ku...sebelum orang lain melihatnya ..kuharap kamu mengerti sedikit sudah kembalilah ke sana...cepat..."( ujar ibu Maria)


" Erin...mereka berdua..."( hati jenny)..


..


Erin apa yang kamu bicarakan pada bunda ..apa itu sangat serius ..apa yang terjadi terlihat obrolan itu sangat akrab.."( tanya jenny)


" aaaah...ibu bukan apa apa aku hanya sedikit curhat tentang dirimu saja"( senyum bodohnya)


" benarkah( senyum ) dalam hati mengerti apa yang mereka obrolkan namun jenny tetap menutupinya karena ia tak mengerti harus berbuat apa namun kini terlihat baik Ami melihat keadaan jenny yang terasa murung dan ia menelfon seseorang hari berganti dan dimana ujian kelulusan akan dimulai terlihat jenny yang berkemas mempersiapkan sesuatu.


" Erin..maaf untuk yang kemarin ..aku telah memaksamu belajar dengan gigih sekarang cepat bangun dan...kurasa aku punya nasehat untukmu' ..maaf untuk yang kemarin nilai mu bukanlah nol namun aku menganggap mu mendapat nilai itu ialah kamu lupa menulis namamu ..jadi karena itu sangat penting "( senyum jenny sambil berkemas sesuatu)


" ouh ...jadi seperti itu kah...Hem...terimakasih jenn dan untuk soal yang terakhir jujurlah padaku berapa nilai ku "( tanya Erin)


" ...itu kamu mendapatkan nilai 50 walaupun tidak begitu bagus namun itu cukup membuatmu lulus ...ayo berangkat bersama.."( pinta jenny)


" yang benar saja...nah Jenn apa aku Bisa meminjam buku ringkasan mu lagi "( nada tak percaya Erin)

__ADS_1


" ...Hem...sebelum ..itu ..ini ..bawalah buku dongeng ini " oppelia " ...buku dongeng buatan ku..tolong di baca ya.. dah.."( jelas jenny)


" oppelia buku yang aneh.....Jenn kamu luar biasa mampu membuat buku dongeng ...hebat"( ujar Erin)


"hahahah....bukan seperti ....karena jika orang lain menanyakannya buku apa ini...jawabannya adalah buku dongeng buatan ku...nah itu yang tertulis didalamnya...aku berangkat dulu Bey Bey .."( penjelasan jenny)..


Hari semakin cerah didalam sekolah yang kini ter hiasi siswa siswi banyak dari sekolah lain mengikuti ujian disini ketika semua sudah menempati bangku peserta Erin terlambat sudah 30 menit berlalu ia baru datang dan tidur lagi..


" heeeeek...Erin ini sudah dimulai kamu kemana"( batin jenny)


" pagi"( adalah kata darinya)


" syukur lah...heeeeek Erin kenapa kamu tidur lagi.. "( batin jenny yang lega)


"WAKTUNYA KURANG 15 MENIT LAGI" tegasnya Erin pun bangun dan mengerjakannya namun sesuatu terjadi jenny menyadarinya...dan memastikannya


"hheeeeeeh...dia tetap sama sama tak berubah..dia lupa menulis namanya..aku ragu apa dia hafal dari ringkasan yang ku berikan...padahal ini sangat mudah....mungkin aku bisa membantunya.."( dalam hati )


OKE SEMUA SUDAH SELESAI TOLONG KERTAS JAWABAN MASUKKAN KE DALAM LEMBAR SOAL YA...DAN TINGGALKAN DI MEJA.


" dan nasehat untukmu maaf kemarin nilai mu bukan lah nol tapi namun aku menganggap mu dengan nilai itu ialah kamu lupa menulis namamu "( teringat kata kata jenny)..." aaah...apa aku bermimpi ..ya Tuhan aku melupakannya sebaiknya aku ke sana


namun langkah kakinya pun berhenti melangkah seketika melihat jenny berada di sana di ruang guru dan dia mengaku dia lupa menulis namanya namun Erin tetap diam melihat apa yang di lakukan nya dan menunggu di samping depan ruang guru


" Erin... maaf menunggu lama.."( dengan senyum manis jenny)


" Jenn apa yang kamu lakukan aku tak ingin terlibat dalam kecurangan...mengapa kamu mengaku namamu belum kamu tulis..."( nada marah Erin)


" ouuh hanya ini bantuan ku yang terakhir lain kali tolong berhati hatilah ..ayo ketempat Hanna"( dengan senyum manisnya)


...


" Kuria" ( bisikan kecil jenny)


" heeee...apa kamu mengatakan sesuatu Jenn"( ujar Erin)


"emem..aku tidak mengatakan apapun.ouh iya kurasa kita lewat jalan yang lain...kurasa hari ini sangat cerah..pasti menyenangkan "(jelas jenny)


"heeehh itu memutar sangat jauh...kamu mengerti huuuufh dasar cewe sangat menyusahkan.( keluh Erin)


"Erin..ngomong ngomong hari ini cukup cerah iya kan Erin..ada sesuatu yang harus aku katakan padamu...namun aku takut kamu marah... sebenarnya aku...aku..Erin aku.."( dag Dig dug )


" Erin" dari jarak jauh ia berlari dan menghampirinya dan itu menghentikan pembicaraan Mereka sesaat Erin sejenak memalingkan wajahnya dan melihat dia"kuria"


" Erin maaf mengganggumu ..tadi aku menunggumu di sana...ouh ..anu namaku kuria aku...anak baru saja pindah jadi aku tak mengerti semua tentang tempat ini ..dan maaf mengganggumu..apa kamu ada waktu..nanti malam.."( rasa memohon)


.


"..ah...apa ada sesuatu ....hahahah kurasa aku sangat sibuk akhir akhir ini"( jawab Erin)


"namun...aku ingin ngomong berdua denganmu entah..aku tak bisa merasa tenang ketika malam malam ku ..kumohon datanglah ke taman jam 19.00wib( ujarnya)


"taman.......hahaha...Hem...tentu saja lagi pula aku juga ada perlu di sana.."( dengan senyum bodohnya) Bey Bey ..


..


nah Jenn tadi kamu mau ngomong apa apa kita bisa lanjutkan...lagi.."( senyum bodohnya)


"ouh...tidak perlu..dah Bey Bey.."( sinis jenny)


"..atah atah...cewe memang menakutkan "( ujar Erin)


Waktu mulai sore kini terlihat Erin yang menemui Hanna mengajar dan jenny datang dengan hawa yang tidak biasa nya ...


" pagi Jenn"( sapa erin)


" ouh Hanna apa semuanya sudah selesai maaf tadi aku ada sedikit perlu..aku pergi dulu aku harus pulang cepat maaf..dah Bey Bey "( ujar jenny)


"...eeeeh Erin apa yang kamu lakukan ada yang aneh pada jenny..."( entahlah..)


" mungkin dia marah tadi aku memarahinya ketua aku lupa menulis namaku dalam lembar jawaban dan jenny mengaku dia yang lupa menulis namanya ."( jelas Erin)


" hemm..jika itu masalahnya dia tak akan seperti ini..."( ujar Hanna)


" setelah itu kami bertemu anak baru ia kelas dua namanya " Kuria"...entah mengapa ia menemui ku dan ingin berbicara padaku di taman nanti..namun sebelum itu ..ada yang aneh kenapa jenny tiba tiba membahas cuaca dan dia juga ingin mengatakan sesuatu..namun..anak baru itu muncul dan aku tak tahu apa yang akan jenny katakan...dia tak lagi mau di membahasnya "(kata Erin dalam bingungnya)


"PRAAAAK...Dasar kamu ini tidak peka jadi cowo.."( marah Hanna)


"heeeeeeh...kenapa kamu menamparku...apa aku yang salah"( nada bingung Erin)


"Erin aku beritahu sedikit ..." wanita itu ingin di mengerti"( marah Hanna)


" heeee..wanita ingin di mengerti??? apa jenny ingin di mengerti "( nada bingung Erin)


..


Aaaaaa...aku mengerti sekarang.. dah..Hanna...aku pergi dulu"


" Erin kamu mau kemana "( ujarnya)


" hemm...memberikannya kejutan ..untuk jenny daah...jaga anak anak "( sambil berlari)


" huuuffh dasar ...kuharap kamu tidak terlambat Erin.." cowo memang bodoh"( sindiran Hanna)


ketika itu Erin ..berlari dan mencari sesuatu ..ia di menemukannya


" ah....kurasa aku memang lupa..." oppelia " buku dongeng ini ..sebenarnya buku apa..kurasa aku perlu membacanya.."( ujar Erin dan sendirian)


Waktu terus berlanjut dan berjalan semakin cepat Erin yang kini masih dalam mode belajar membaca semua ringkasan jenny yang mudah di mengerti dan melupakan Hanna ,jenny ,anak anak dan taman ,kini ia terlihat sangat serius ia belajar waktu cukup lama hingga pagi pun telah menunggunya tanpa disadari ia berangkat sangat pagi dan bersiap siap mengerjakan ujian namun kini terlihat jenny kaget dengan keadaan barunya " Erin jadi seperti ini gara gara dia namun harusnya aku bahagia melihat ini tapi ini sangat sakit .. sakit disini "( batin jenny) dan entah mengapa dia meneteskan air mata dan memalingkan pandangannya saat melihat Erin kebiasaan ini berlanjut hingga semua ujian berlalu namun hari harinya kini ia menghilang tanpa kabar ,Hanna ,atau jenny panti asuhan tak mengetahui keberadaannya..dan hari terakhir ujian Erin yang masih datang sangat pagi itu dan ia tertidur lagi tanpa memperdulikan apapun jenny melihat Erin kala itu sudah 30 soal ia kerjakan namun Erin tetap saja tertidur lelap dan ujian pun selesai...jenny yang merasa sesuatu terjadi padanya Langsung pulang dengan sendirinya tiba tiba..


" maaf..mengganggumu berhenti sebentar "( ujarnya dari belakang jenny)


"aku?...apa ada masalah denganku?( nada bingung jenny)


"ahh..maaf..aku tahu kamu teman dekatnya..jadi apa kamu mau membantuku dimana Erin...kumohon beritahu padaku siapa dia "?( memasang mata kucing kuria)


"heeeeh bukankan kalian sudah janjian di taman.."( tanya jenny)


"iya tapi aku sudah menunggunya hingga jam 22.00 namun ia tak kunjung datang ..aku mengkhawatirkan nya. walaupun tiap malam aku menantinya di taman tetap saja ia tak kunjung datang..."( jelasnya kuria)


" jadi...apa kalian belum bertemu"( ujar jenny)


" hehehe ...apa yang kamu pikirkan kami belum saling bertemu. ..jadi ...kamu mau kan membantu ku ..jika bertemu dengannya kumohon beritahu padanya jika dia sibuk..aku akan menemuinya dan membantunya..kumohon bantu aku beritahu padanya.bey bey....."( mata kucingnya kuria)


entah mengapa jenny kini terlihat sedikit berubah ia lebih bersemangat dan ceria pukul menandakan 16 : 20 wib jenny mengajar di sana dan mencoba berbicara padanya .


" pagi..Hanna ..apa kamu bertemu dengan Erin.."( dengan senyum manisnya)


"pagi...kamu...tadi tersenyum..apa yang terjadi..apa jangan jangan kamu..sudah menerimanya.."( ledek Hanna)


".ahahaha..apa yang kamu katakan..aku tak mengerti.."( bingung jenny)


" entahlah dari kemarin ia juga tak kembali kemari..saat itu adalah terakhir dia ada disini dan entah lah terasa ia sedikit berbeda....puh iya katanya ia pergi ke suatu tempat dan belum kembali kata ayah ia akan kembali saat pengumuman selesai..nah Jenn bicaralah padaku .. apa kamu sudah menerimanya..."( ledek Hanna )


" hahah aku tak mengerti apa maksudmu"( bingung jenny)


" heeeeeeeeeek nah kamu tersenyum Bukanya kamu sudah mendapatkan Hadian darinya. Erin bilang itu supraizz.untukmu. ..huuufh aku tak mengerti tentang hubungan kalian...Dasar. ... ya Tuhan.hubungan yang rumit"( keluh Hanna)


" Hanna apa aku boleh mengatakannya ..aku selalu menunggunya mengatakannya namun ."( sedih jenny)..


" huuufh. namun dia bodoh. dia itu sangat sangat bodoh"( ..dasar)


DAN hari dimana semua siswa dan siswi menanti sebuah harapan masa depan iya itu adalah pengumuman dari pihak sekolahan namun hasilnya sangat mengejutkan semua orang dan tak pernah tersadarkan apa yang terjadi sesungguhnya dan dia" Erin Sadewa "mendapatkan nilai sempurna dan mengambil beasiswa keluar negeri yang mereka harapkan dan jenny mendapatkan nilai terbaik kedua karena hasil ujian yang pertama adalah hasil karya Erin ketika itu semua mencarinya namun ia tak kunjung datang hingga waktu semakin siang jenny pun kembali kerumahnya dan tanpa di sadari dia bertemu cobi ,ibu Maria,dan bik Ami mereka mengatakan sesuatu yang sangat mengejutkan


"aku pulang bunda ,bik aku pulang "( ujar jenny)


" ouuuh kamu sudah pulang ?( ujarnya)


" kamu ..siapa..mau apa kamu disini"( jawab jenny)


"aku ..kenalkan aku Cornelius atau panggil saja cobi maaf kami rame rame..mengejutkanmu..ini semua tentang Erin....."( ujar cobi)


"Erin?..( berhenti melangkah)


bagaimana kamu tahu tentang Erin."( nada bingung jenny)


"aku mengetahui semuanya ..satu lagi jenny jangan panggil dia bunda dia bukanlah bunda mu.."( jelas cobi)


" apa maksudnya ini... kamu pergi ...pergi dari sini...nah . bunda apa yang terjadi. "?( rintih jenny )


" maaf.. jenny ..aku minta maaf. "( kata ibu Maria)


"jenny ..dengarkan aku baik baik..aku dan dirimu kita bersaudara...kita adalah anak dari Rizht lihatlah kalung yang kamu pakai..kita mempunyai kalung yang sama"( jelas cobi)


" apa yang kamu katakan kita baru bertemu aku tak mengerti dan aku tak mau tahu "Dasar"..( nada kesal jenny)


" jenny. ..apa kamu ingin tahu siapa dia Erin Sadewa "( ujar cobi)


kini terlihat jenny pun terdiam dan termenung sendiri dan mendengar penjelasan dari cobi .


" Erin "dia adalah kandung ibu maria "( tutur cobi)


" PEMBOHONG,DASAR PEMBOHONG AKU BENCI KAMU"( sontak jenny merintih pergi meninggalkan mereka)


"Jenni ..Jenn ..jenny tunggu "( ujar ibu Maria)


..


tuan muda ini bagaimana ..jenny kabur.."( kata ibu maria )


" sudah kubilang ini semua salahmu setidaknya kamu tidak bertemu dengannya . lagi pula jenny juga sudah mengetahui nya. namun ia pura pura ini tak terjadi....huuufh ini akan semakin sulit"( jelas ibu Maria)


"maaf kan aku tuan muda..."Bagaimana nasib Rina .." apa aku dipecat.."( nada rendahnya ibu Maria)


"tenang saja kami akan membiayai Sampai ia dewasa dan selesai mewujudkan cita citanya..


Matahari memerah sore itu menjadi saksi akan kejadian yang mengguncang kemampuannya bertahan.terlihat jenny menunggu termenung sendiri di bawah jembatan panjang yang dimana ia sedang sendirian menanti Erin datang menjemputnya namun terlihat Teressa datang membujuknya dan menghibur jenny yang sedang bersedih " Manda , Manda jangan menangis ..aku ikut bersedih "( ujarnya).Teressa membawakan buku daery jenny yang tertinggal namun ketika sesuatu terjadi padanya.." Manda Manda jangan menangis .aku ikut bersedih.( dengan rintihan darinya) Teressa membawakan buku daery nya...( dengan wajah terharu biru)


..


.


jenny menulis buku daery nya yang dimana ia tak mampu menulisnya kejadian yang sangat menakutkan namun ketika buku yang terpenuhi air mana itu ia tetap lanjutkan untuk menulisnya ...sesaat tinta pena jenny habis dan Teressa untuk mengambilnya dari sampingnya


" adinda bisa ambilkan pena yang itu.."(bercampur nada tangis dan banjir air mata)


ketika Teressa mengambilnya Ia tak sengaja menjatuhkannya di sana..


" tenang ..biar Manda yang mengambilkannya "( ujar jenny)" sSSSREAAAAT " adalah gambaran kata untuk menjelaskan jenny terpeleset dan kepalanya terbentur batu yang cukup besar " Manda " ( ujarnya)..jenny pun terbawa arus dan Teressa mengejarnya hingga cukup jauh " Manda ,,,Manda...Manda...Manda..Manda..,,"...walaupun ia terjatuh lagi dan lagi tetap saja ia mengejarnya dengan kaki kecilnya Teresaa menyusuri muara sungai..terlihat jenny yang ketika itu tertahan ranting sementara. ..Teressa mencoba menariknya ..namun ketika itu wajah tubuh jenny berpindah posisi dan Teressa melihat jenny begitu banyak mengeluarkan darah membuat Teressa mengingat kejadian kecelakaan yang di alami keluarganya dulu ,Teressa pingsan dan demam jenny kembali terbawa arus ...ketika itu seseorang menemukannya dia bapak Ustman yang sedang selesai memancing dengan kailnya


" masyAllah ada orang hanyut semoga dia masih hidup" BYUUUURR"( menghampirinya)


jenny di bawa ke bibir sungai ..pak Ustman mencoba memastikannya. dan dia jenny masih bernyawa dia membalut lukanya namun pendarahannya tidak kunjung berhenti ..rumah yang sangat dekat dengan sungai..ketika Erin pulang tak sengaja ia melihat buku daery milik jenny ketika melihat sekelilingnya terlihat pijakan jenny yang terpeleset serta batu yang berluluran darah...Erin berlari dan menuju arus sungai .Hinga ia menemukanya " TERESSA " ( syukurlah) terlihat Erin mengendong Teressa menyusuri sungai dan sampailah dia di rumah pak Ustman yang saat itu ia melihat Erin menuju rumahnya ..


" maaf dek...apa kamu kenal dengan anak ini dia terbawa arus " jenny...syukurlah..dia selamat "( adalah jawaban Erin kala itu)


dari tadi dia belum sadar dan juga dia mengeluarkan banyak darah..aku tak punya banyak uang jadi...aku belum membawanya ke dokter.."


"pak bisa bantu saya ...tolong....kita bawa dia ke rumah sakit sekarang "( ujar Erin)


waktu mulai sudah malam kini keluarga ,ibu Maria,Hanna ,cobi, bik Ami, menanti jenny sadar ..dan Teressa pun masih demam..


.." ..Erin apa yang kamu lakukan jauhi jenny apa kamu mengerti ."( ini semua salahmu)


sudah kubilang jauhi dia apa kamu selalu tak mau menuruti ku...Erin kumohon .. mengertilah...lihat jenny apa kamu sudah puas...puas kah kamu menghancurkan segalanya. "( nada yang membanjiri air mata di pipinya)


"...maaf...maaf..aku tak tahu kalo akan jadi seperti ini..."( tangis Erin )


jenny masih koma belum sadarkan diri karena darah yang keluar cukup banyak Hanna selalu menunggunya dan menemaninya hingga waktu cukup lama Jenni tetap saja terperangkap di lorong maut.


" jenny. ..jenn..Jenn..sadarlah kumohon ( Hanna memegang erat tangan dan menciumnya)


" Manda ....Manda Teressa datang dan menemuinya .. saat jenny melihat nya... seperti halusinasi " jenny ..jenny .... Jenni..." terdengar namun tak semudah itu ia tersadar akan hidupnya seketika " Tiii...i..tttt" adalah bunyi yang terdengar " DOKTER DOKTER ,,DOKTER" ujar mereka dengan bantuan alat itu ia kembali koma yang begitu lama tak terasa sudah 1 bulan ia baru sadar dari komanya namun ada yang berbeda saat jenny mulai membuka mata ia tak merespon kata kata dari mereka ia terlihat sangat lemas..ibu Maria menunggu jenny akan kesadarannya alangkah senang nya saat jenny mulai sadar namun ia terlupa siapa dirinya dan ...tak mengerti apapun....iya bukan lagi jenny..yang mereka kenal...iya ketakutan dan bertingkah aneh..


" jenny jenny "( panggilan Hanna)


..


.jenny"??( bingungnya dengan tingkah anehnya)


semua termenung saat suatu ketika ia mengucapkan.." namaku Irene,,,pramuditiya "...dan bertingkah aneh..membuat kaget...kejang kejang dan..tiba tiba dia diam..tak bersuara...dan lagi lagi ia memberontak .lalu menangis dan tertawa sendiri .


Di samping berjalan nya waktu sesuatu terjadi pada "Teressa " ia mendapatkan dua kejadian mengerikan sehingga membuatnya selalu ketakutan ia mengalami syok cukup dalam dan terperangkap dalam sebuah kutukan buku daery kini Erin ia menjadi bukan dirinya ia berubah setelah membaca buku Dongeng" oppelia



dan berawalnya kisah ini

__ADS_1


"


__ADS_2