Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 66 " where are you now"


__ADS_3

PAUD - SD BUKIT AKSARA dekat dengan sebuah kenangan yang memilukan terbayang akan sifat jailnya yang membuat onar di mana mana walaupun dia bertubuh kecil dan berpenampilan imut namun bukan berarti dia mudah di mengerti " mayumi Amalia mengawali dalam sebuah cerita novel ini terbiaskan basuh nan gemerrlap akan kata kata nya


" mayumi... cepat bangun... "


" iya ma... mayumi.. mau sekolah "


" hem... jadilah anak yang pandai dan berguna"


" hem.( senyum) ... ma.. nanti mayumi kalau udah dewasa mayumi akan membuat ma bangga


" waaaah benarkah.. "( canda senyum jenny)


pagi yang cukup cerah terlihat semua dalam gemerlap kata kata yang membuat semua tersenyum bahagia namun


" waaah... pa... kamu bawa apa... "


" ouh... ini.... hem... apa kamu mau.. "


" mayumi mau itu.. "


" hohoho... mayumi dengar pa.. kalo kamu sudah 17 tahun buku ini jadi milikmu karena ini buku yang cukup unik ah.. satu lagi ini untukmu.. "


" erin... itu.. "( kata jenny)


".... hem... untuk saat ini buku ini tak boleh untuknya" ( jawabnya)


" hem... dasar.... bikin khawatir saja.. "


dan waktu menunjukan episentrum yang begitu membelok dan memanjang terlihat ia pergi entah kemana hanya berpamitan dengan kak jenn dan ibu namun ia tanpa pamit dan berpesan untukku hingga tak terasa waktu yang berjalan tanpa kami sadari ketika itu sudah satu tahun ia tak kembali iya dia pulang bisa di katakan hanya beberapa kali untuk setiap bulannya bahkan ia sampai tak kembali dalam 4bulan terakhir terlihat mayumi yang masih dalam metode belajarnya namun ada yang aneh ketika kami sadari ia malah lebih senang belajar ilmu beladiri yang berada di yayasan B. E. L. L dan benar ia setiap hari kesana sehingga tawa nya setiap saat menempel dalam lesung pipinya


" mayumi cepat bangun... bukankah kamu sekolah sekarang.. "( kataku)


" ah... tante bisa satu hari saja aku tak berangkat"( sifat malasnya)


" apa yang kamu katakan... cepat... hem.. kak jenny mayumi mulai nakal"( seruan ku)


" ah.... tante menyebalkan "( jawabnya)


...


ketika aku yang memaksa akan sifat malasnya namun kini sesekali ia menunjukkan karakter yang belum pernah kami ketahui yah dia baru saja kelas 1 sudah membuat masalah yang begitu memperihatinkan terlihat seperti terangnya genderang labuh perlawanan dan ketika itu ketika bulan 3 dari ia sekolah SD BUKIT AKSARA masalah yang cukup membuat kami kuwalahan


"... mayumi... cepat... bangun nanti kamu telat.. " ( kata jenny)


".. maaf kak... kurasa kamu harus lihat ini.. "


" apa... ini .. rina.. "


" .. ini ulah mayumi di sekolahan.. kemarin aku di panggil dub sekolahan karena ulahnya... "


" ya.. Tuhan... mayumi... bisa jelaskan ini pada kami"


"... pppp...


" mayumi... bangun... katakan pada ma.. sekarang.. "


".. maaf... itu.. aku... aku.. "


" ... dia berkelahi setiap harinya.. "( terangku)


" heeeeeeeh... apa maksudmu rina"


"... aku... aku... " ( kata mayumi nada takutnya)


" ya Tuhan... sekarang ikut ma sekarang.. "


" tapi.. ma... "( kata mayumi)


kemudian hari dengan kebenciannya pun kini membuat gelombang pertanyaan "where are you now" ketika terdengar dari ucapannya yang menimbulkan pertanyaan dalam sebuah telfon dari jenny namun ketika itu terdengar sangat keras " pulang dan kembali sekarang" namun... hanya itu kata kata yang sangat menggelegar dalam ucapnya


" huuufh ya Tuhan... mayumi... cepat ikut ma.. "


..


terlihat mayumi di paksa dan ditarik kak jenny walaupun terlihat ia belum sarapan dan belum mandi namun ia di giring ke halaman sekolahan SD BUKIT AKSARA itu dan membuatnya begitu sangat malu dalam tegasnya


" mayumi... minta maaf lah.. "


" apa... "( kagetnya)


" katakan yang sangat keras.. apa kamu mengerti "


" apa... aku tak mau... mereka yang salah.. "( jawabnya)


" dengar mayumi apa ini yang ma ajarkan padamu. "


..


lalu benar itu terjadi mayumi yang di suruh kak jenny meminta maaf dalam raut malunya berada di tengah lapangan dan bersorak " AKU MINTA MAAF" berulang ulang dengan nada tingginya setiap murid yang datang pun melihatnya hingga rasa malunya menyelimuti wajah imutnya walaupun aku tak tega melihatnya namun kak jenny diam dan mengawasinya di setiap orang yang melaluinya iya pun meminta maaf dengan tubuh yang tegak membungkuk ke hadapannya dan cerita yang sebenarnya ketika ia sampai di rumah karena kak jenny minta cuti dari mayumi bersekolah selama 1 minggu dan ia terlihat meminta maaf dengan pihak penanggung jawab sekolahan kini mayumi bercerita bahwa ia dan teman temannya di palak kepada kaka kelasnya walaupun beda mereka laki laki dan mayumi perempuan serta selisih kelas dari mereka membuat sesuatu yang menggemparkan dari mulai itu ia selalu di tantang hingga sampai ia melawan Siswa kelas 6 walaupun ia tak terluka namun lawannya yang terlihat terluka dalam raut wajahnya hingga kepulangannya yang kami tunggu


kakaku pun kembali dengan membawa begitu banyak alat musik dan barang yang dia butuhkan hingga


" aaahh... maaf lama sekali aku tak kembali"


" .. apa.. "


" heeeeh mayumi apa yang terjadi "


" pa.. hiks hiks.. hiks.. aaaa.. "


..


dan mayumi merengek padanya dan mengadu tentang hukumanya yang sepertinya salah memihak hingga 1 minggu setelahnya ia hanya di ajarkan bermain musik dari nya... namun tetap saja ia tak mampu menghafal atau menguasainya dan ia pun kembali bersekolah tak bersering lama ia kembali berkelahi dengan murid baru disana hanya masalah penghapus yang mayumi miliki namun berada di genggamannya surat dari dub sekolah pun kembali menghiasi sertifikat kemampuannya yang tak habis menimbulkan masalah


" huuuufh apa lagi.. "


" dia... dia pencuri... itu penghapus ku.. "


" hadeeeh... mayumi bisa kah kau bertingkah sedikit dewasa "( marah jenny)


"... pencuri.. tetap saja pencuri.. dan itu milikku "


" heeeeeeeeh mayumi... kamu mau kemana"


mayumi berlari dengan nada kecewa dari apa yang kak jenn katakan hingga ia kembali bersama kaka ku dengan wajah yang bersimbah air mata


" huuuuufh ya Tuhan... bagaimana memberinya pelajaran baginya"


" hem... mungkin dia tidak cocok berteman dan bersekolah disana.. atau mungkin kita sewa guru untuk mengejarnya disini "


" apa itu tak apa... jenn"


" hem... kurasa itu yang terbaik... bun"


mayumi memang bersekolah disana namun terasa ia hanya belajar dirumah tanpa ia bersekolah hingga tak lama ia hanya dirumah dan dirumah.. waktu berlalu sedemikian lajunya ketika itu mayumi sudah kelas 4 yang membuat semua orang terbengong dari apa yang ia katakan


" ma.. aku.. aku.. mau punya banyak temen.. aku mau berangkat kesekolah "


" itu tak perlu... kamu sudah bisa belajar di rumah bukankah itu juga guru mu di sekolahan "


" tapi ma.. aku aku tak mau dirumah terus aku bosan ma"


dan benar dia seperti putri yang terkurung dalam istananya setiap hari ia hanya melamun memandangi sahabat putihnya namun ketika hari nan panas dan awan putih meneteskan hujan yang tak terduga kini matanya terkagum dengan apa yang di lihat


" hem... itu pelangi... mayumi"


" pelangi..!

__ADS_1


" hem... di sana tempat begitu banyak kebahagiaan dan banyak kenangan yang kita lalui jika orang yang sudah meninggal akan meninggalkan segalanya di sana dia berada di atas bersahabat dengan awan yang putih sesekali mereka melihat kita dan tersenyum dengan banyak warna dari kebahagiaan dan kenangan indah mereka"


" benarkah itu ma.. "


" hem.. tentu saja... untuk apa ma berbohong padamu"( senyum nya)


dan itu pertama kalinya mayumi tersenyum akan kekaguman dari ucap darinya


" ma.. apa itu sahabat"


" hem... nah... bagaimana kalo bertanya pada tante. rina.. dia juga punya sahabat dekatnya"


" apa... benar itu tante.. "


"... aaaah dasar kak jenn bisa saja"


hingga kini mayumi pun tertarik dengan sahabat putinya dan pelangi hari pun menjadikan ia tetap terbayang bayang sahabat putinya dan pelangi hingga kemunculan darinya yang membuat nya tersenyum manja


" assalamualaikum.. "


" Walaikum salam" ( jawabnya) ... iya ada apa adek datang kesini.. "


" anu... ini.. ini dari nenek buat ibu jenny"


" aaah terimakasih.... tolong nanti berikan ini pada nenekmu dan satu lagi terimakasih ya.. "


. . ...


aku melihat mayumi mengintip di belakang tirai ruangan itu dan melirik nya hingga senyum ini memperlihatkan aku simpatik padanya


" hem... adek kemarilah... bisa bantu aku"


" ahhh...baiklah "


..


dan mayumi pun kembali menutup tirainya yang membuat ia terkejut.. anak itu pun kembali melihat dalamnya tirai ruangan itu dan pertemuannya yang membuat dia " mayumi sedikit galau"setiap hari anak itu pun kembali mengunjungi keluarga kami dan sering datang kesini namun mayumi yang hanya melihat nya tanpa keluar dari ruangan ia belajar aku menyaksikannya.. mungkin akibat darinya yang dari kecil tidak bertemu teman bermainnya membuat ia sedikit berbeda hingga suatu hari yang membuatnya membuka pintu pelangi di wajahnya


" mayumi... cepat kemari bantu tante.. cepat"( kataku)


"... aaah.. baiklah... "


..


dan anak itu kembali berkunjung lagi hingga pertemuannya yang seakan tak bisa di lepas dari takdir


" assalamu'alaikum.. permisi"


".. heeeeeey... adek sini... siapa namamu.. "


" namaku kenny... "


" hem... kenalkan namaku rina dan ini mayumi "


"... .. " ( diam mayumi)


" mayumi...!.. apa kita bisa berteman "


..


kalian tahu mayumi pun pergi entah apa yang ia lakukan membuatku tak mengerti


" mayumi... !! ( kataku)


" ....


mayumi pun pergi kedalam kamarnya yang membuat kak jenn sedikit marah dengannya namun ia pun kembali dan membuat kami terkejut " duk duk duk"( suara larian darinya) ya karena rumah kami adalah rumah panggung yang lantainya terbuat dari kayu


" .. ini... ini... untukmu.. "


"terimaksih" ( senyum darinya)


..


dan dia memberi sebuah gantungan kunci yang begitu ia anggap hartanya yang tak boleh di sentuh orang lain lama kelamaan ia pun sedikit akrab dengannya yang membuatnya sedikit berubah waktu pun menjadi semakin tua mayumi kini sudah kelas lima dan dalam ulang tahun ya ia ingin bersekolah formal seperti yang di lakukan kenny walaupun terlihat kenny sedikit lebih tua darinya iya dia anak pindahan karena perpisahan kedua orang tuanya yang membuat ia kembali nyaman dengan neneknya disini hingga hari itu adalah sekian lamanya ia kembali bersekolah di SD BUKIT AKSARA dan setiap hari mayumi dan kenny pun tidak pernah lepas dari ucapnya kami melihat denganya selalu namun ketika ia di perbolehkan ke sekolah formal dengan menyandang sebuah kutukan dari kak jenn ya itu " apapun yang terjadi jangan pernah kamu terlibat perkelahian"hingga satu tahun itu ia jalanni tanpa berkelahi walaupun mereka sering di jaili tetap saja mayumi masih bisa tertawa dan tertawa hingga terlihat penyesalannya yang membuat semua menjadi apa


" ma... aku.. butuh pencil warna lagi.. ma"


" lha... bukannya satu minggu kemarin ma sudah membelikannya padamu "


" tapi mah... itu punyaku hilang"


" dasar ceroboh... lain kali kamu harus berhati hati"


...


terlihat kak jenn yang sedikit jengkel padanya karena barangnya selalu berkurang setiap saat dan aku pun menyelidikinya dan benar kata kak jenn bahwa mayumi kena bully di sekolahan namun ia tetap saja tidak melakukan apapun.. dan pasrah ketika aku yang mengawasinya terlihat kenny yang sengaja di dorong dan kekerasan pun terjadi


" aaawwww.. sakit "( kata kenny)


" kenny... apa kamu tak apa"( kata mayumi) dasar cemen beraninya sama cewek... doank"


" heleh... bilang aja kalo cengeng "( ledeknya)


terlihat mayumi di dalam gerumunan banyak anak dari sekolah lain menghadang dan menjailinya namun mayumi tetap diam hingga terihat kenny yang di rampas milikknya iya itu adalah gantungan kunci yang di berikan mayumi


"... heeeeh... ini bagus.. berikan padaku "


" .. jangan... ini... milikku "( kata kenny)


" ..


mayumi hanya diam karena melihatnya apa yang akan terjadi dan pukulan ia berikan kepada kenny yang membuat mayumi cukup dalam kesabarannya mayumi pun kembali dengan sifatnya yang begitu kasar dan juga terlihat kelompok anak itu pun berkelahi deng nya yang membuat cidera yang cukup membuat ku menelarianya namun dari itu kelompok anak itu pun terluka yang cukup serius yang membuat orang tuanya datang dan membuat pertanggung jawabanya yang sepihak tak mau di lawan


" heeeee.... mayumi hentikan.. sudah sudah lah... "


"... lepaskan tante.. "


" mayumi... mayumi... '( pelukan ku yang membawanya)


walupun ia cukup sabar dengan apa yang terjadi membuatnya tak bisa memberi pilihan dari salah dan benar anak itu adalah ketua anak geng yang sedikit jauh dari SD mayumi namun tak di mengerti mereka datang dan membuat onar namun kesombongan darinya kini kembali ya mayumi kembali bersikap kasar dan sombong kelulusan kenny menjadikannya menggila dalam lakunya yang mulai menantang lawan namun diluar dari lingkungan sekolahan hingga suatu hari aku yang tak sengaja menemaninya kesekolah yang membuat cerita sedikit berbeda mayumi pun lulus dalam SD itu namun ketenarannya yang tanpa kami ketahui ia membajak setiap sekolahan yang lain bahkan ia pun juga pernah melawan anak SMP aku tahu ketika ia yang lulus dan mencari sekolahan SMP baru dan benar reaksi mereka memberi jalan padanya dan membuat reaksi yang berlawanan dari langkah laku darinya namun mayumi tetap saja diam dan sedikit sombong


" heeeee... apa yang terjadi"


" hem.... apa yang terjadi tante"( jawabnya)


" hem... ada yang aneh dari mereka "( bingung ku)


" aneh... mana ku tahu.. bukankah aku baru saja mau masuk sekolahan ini.. ( jawabnya)


dan reaksi itu seperti seekor pemangsa yang datang dalam kawanan mangsanya dan benar setiap hari buku pelajaran mayumi berganti dari jejak tulisnya yang semakin membaik kami sedikit bangga padanya nilai PR dan ulangan pun sedikit memberi kebanggaan namun baru 3 bulan setelah itu semua berubah iya mayumi terlibat berkelahi dengan lain sekolahan yang membuat namanya sebagai penguasa sekolahan dan membuat geng tetapi lawan ya ia hadapi bukan cuma SMP lagi melainkan juga terlibat dengan SMA dan mayumi pun babak belur dan kekhawatiran kami pun bergejolak dalam kondisinya kini ia tak mampu berjalan lancar lagi ketika kepulangannya


" mayumi apa yang terjadi... "


"..... ( diam dan tetap berjalan pulang)


".... " ( dia tak pernah berkata kata lagi tentang kejadian itu )


terlihat ia membisu dan beristirahat dengan tenang hingga kepulangan Erin yang menjadikannya semakin bingung


" ... aku kembali... mayumi apa yang terjadi "


" aawwww sakit.. " ( jeritan nya)


"... tahan dulu " (


" ya Tuhan... siapa yang melakukannya... apa kamu berkelahi lagi.. "

__ADS_1


" ..


" mayumi apa kamu mendengarkan ku.. "( marah Erin)


" maaf pa.. awww sakit tante"( jawabnya)


.. dan mayumi pun merintih kesakitan yang teramat sakit hingga dia datang dan mencairkan tangis nya


" mayumi... apa yang terjadi. "( ulasnya dari belakang)


" kenny... kenny... heeeee hiks hiks "( mayumi memaksanya berjalan kearahnya dan memeluknya)


"... hem... dia ingin berbicara padamu" ( kata kak Erin)


" assalamu'alaikum.... pagi Erin... hem..."( senyum nya)


..


" mayumi.. apa yang terjadi... "( nada khawatirnya)


" mayumi... di keroyok orang yang tidak suka padanya.. hem... mungkin itu karena janjimu.. "( kata Erin)


" apa.. "( kagetku)


" nah jenn... kurasa dia mau bicara"


" maaf ibu jenn... aku aku ingin mengajak mayumi pergi ke kota yang ada di sana "


" heeeeee.. "( kaget jenny dan erin serta denganku )


" ah... maaf membuat kalian kaget aku hanya ingin mengajaknya ke rumah baruku yang ada di sana aku ikut ibuku dan bersekolah disana... namun ia malah seperti ini... kurasa itu tidak perlu"


" tidak... aku tidak apa apa beneran.. lihat aku baik baik saja"( sendaru pilu)


" hahahaha... hem... kenny apa keluargamu ada disini.. "( kata jenny)


" tidak .... aku datang sendiri kesini... "


" pa... ma.. izinkan ya... plis pa.. ma.. aku hanya ingin bersamanya "( nada rayu pilunya)


" tidak boleh.. '( jelas jenny)


" tapi ma.. kumohon.. "


" sekali tidak tetap tidak.. "


" heeeeee kak jenn "( bisikku)


suasana menjadi sedikit tegang ketika mayumi merengek ingin pergi dari sini namun dengan luka itu yang membuatnya tak di perbolehkan kak jenn yang sedikit tegas nada yang membuat sedikit dramatis hari pun tetap seperti biasa terlihat mayumi melamun tanpa ada kata darinya hingga kesimpulannya yang menjadikan pedoman yang membuat orang simpatik


" mayumi... "( ujarku)


..


.


namun ia hanya menoleh ketika kedatanganku dengan kak jenn yang baru pulang dari belanja ketika makan siang pun tanpa rasa manis dalam caut senyumnya dan kami terbengong ketika melihat sikapnya yang mulai meninggalkan kami


" mayumi... berhenti disitu "


" ... apa... "( jawabnya)


" ma... mau bicara sama kamu"


...


" huuufh kenapa sikapmu semakin hari menyebalkan "


" apa maksud ma... aku tak mengerti"( jawabnya)


" hem... maaf jika ma pernah salah padamu"


" ouh... "( langsung pergi)


' mayumi...!!!


" ma... kamu pernah bercerita sahabat putih kini ia meneteskan air namun belum ada tanda adanya pelangi... ma.. pelangi sudah kamu rampas... darinya... "


" apa... "( bingung kami)


" huuufh... tapi mayumi kamu tak tahu apa yang terjadi disana nanti"


" disana.. itu terlalu jauh... ma.. jelaskan sebuah pelangi.. karena disini pun aku tak mengetahui apa yang terjadi dari pelangi"


" huuufh.. ma.. mengerti apa yang kamu pikirkan "


" benarkah ma.. lalu mengapa ma.. tidak biarkan pelangi menghiasi langit"


' dengar mayumi bagi kami kamu sangat berharga dari yang lainnya kamu tahu kamu adalah harta yang kami idam kan.. jadi jangan buat ma pa.. bersedih.. jadilah anak yang kami harapkan.. "( pelukan kak jenn)


" ma.. kamu terlalu egois... ma.. aku.. aku hanya ingin sahabat putihku kembali... itu saja ma"( dalam dekapan)


" hem... aku mengerti namun.. itu lebih dari sahabat putihmu... apa kamu mengerti .... semua butuh proses dari apa yang kamu inginkan... hem... jadi jangan pernah lupakan ini... kami akan menunggumu ketika kamu di sana


" apa.. maksudmu ma? "


" kamu boleh ikut dengan kenny di kota sana namun kurasa kamu akan bersekolah yang berbeda dengannya.. apa itu tak apa.. "


" ma... Terima kasih"


" hem... biaya disana cukup banyak jadi jangan terlalu boros.. apa kamu mengerti dan satu lagi berjanjilah kamu tak membuat masalah dan terlibat dalam perkelahian.. '


hingga terlihat ia sedikit kesusahan untuknya mulai berjalan bebas hingga alat yang membantunya berjalan kini ia lupakan dan mulai berjalan akan senangnya terlihat wajah nan berwarna pelangi menghiasi senyum tipisnya


" hem.. kami sudah bicara pada ayah dan ibu kenny hem.. karena kami tidak ada kerabat yang ada disana jadi kurasa kamu akan tinggal dengannya "


" maaa... hiks hiks... terimakasih "


hingga kepergiannya pun terjadi mayumi di beri alamat kenny dan tinggal denganya lalu ia bersekolah yang cukup dekat dengan sekolah kenny walaupun sedikit berbeda sekolahan akan kualitasnya mayumi sekolah swasta yang cukup murah dan biasa namun kenny bersekolah cukup elite dan sampailah ia bertemu denganmu... kami tahu ketika kamu membawanya ke B. E. E. R 08 dan bersekolah disana itu membuat kacau apa yang seharusnya terjadi TERESSA


" ouh.. jadi seperti itu..ceritanya ..rina.. "( ujar Teressa)


" hhahaha... maaf merahasiakan ini pada mu " ( jujur rina)


" huuufh... jadi apa yang sebenarnya terjadi mengapa Qirari sendirian disana "


" aaah.. aku tak tahu... apa yang sebenarnya terjadi entah mengapa kak jenn pergi dan meninggalkan Qirari sendirian dan itu mengingatkan lagi tentang kalimat " where are you now""( kata rina)


" ..... ***man. da... "( bisiknya)


namun tiba tiba telfonya pun berbunyi ketika hari nan surut dalam amarahnya yang sedikit menyusahkan teriknya terlihat curhatan rina dan Teressa dalam lakunya yang menunggu Qirari membaik dari jangkauannya dalam siksa tubuhnya yang tak pernah mereka ketahui mengapa jenny meninggalknanya sendirian di bawah terik jempatan panjang itu dan


" nduuut nduuuut nduuuut "( suara telfon***)


" halo... kak jenn... .apa yang terjadi "( jawabnya)


. ..


...


....


dan perbincangannya yang dalam telfon ketika itu menyudutkan kata kesimpulan nya


" ah... maaf Teressa kurasa kak jenn ada urusan mendadak jadi dia meninggalkan nya sendiri.. hem... kurasa ini tugas kita menjaga dan melindunginya... iya disini iya kan Qirari


" aaah... aku mengerti... dia juga adikku.. hem..( jawab Teressa)

__ADS_1


__ADS_2