
ketika bulan sedang memanjakan warnanya dekapan kasih untuknya melupakan awan yang menemaninya Erin pun tersadar dari sebuah tempat yang ia alami ketika semua memudar dari sifatnya tanpa sadar ia pun masuk dunia yang seakan ia pernah mengalaminya namun akhir darinya dalam kematian yang memilukan Erin sadar ketika jenny pun kembali dalam dunia nyata yang membawa mayumi dalam " zona crazy cow" atau kematian dalam warna dari " leaf city" dalam buku dongeng oppelia ringtone yang menjadi momok bagi pembacanya
" maaf mas.. maas.. halo
" apa... apa itu tadi... "
" ...
" mayumi... heee... jenny... "
" haaah kenapa mas.."
" ah tidak apa apa bu... kurasa hanya ini yang ku butuhkan terimakasih "( ujarku)
tersadar dari kesahnya dengungan pertanyaan yang mendahului pemahaman yang ia ketahui cetusnya bayangan kata itu masih membekas dan bersemayam kuat dalam sumbu menyalakan api dalam janji tersadar dari apa yang ia alami tanpa ada balasan dari senyum sepi dan sunyi itu Erin yang tersadar dari nyala api di matanya nya karena janji dengannya yang terkubur sangat kelam seperti percayamu padaku " sapi gila"( penulis)
" aah.. apa itu tadi... apa itu nyata "( bingung Erin)
....
hingga ia termenung dan bersandar sambil mengingat apa yang sebenarnya terjadi kepada kenangan " Caressia"
DALAM INGATNYA KETIKA BERSAMA CARESSIA
sebuah tempat sunyi dan sepi akan janji pada bintang yang jauh di langit ketika itu "SATU JANJI YANG KITA UKIR BERSAMA DALAM CITA " manyalakan api dalam rasa karena janji tanpa ada asap dan barang yang terbakar ia panas karena teriknya
" dunia ini semakin sempit dan berjurang "( senyum CARESSIA)
" apa maksudmu... kenapa kamu selalu membuat orang menilaimu gila "
"dengan senyum menimbulkan pelangi.. harapan menumbuhkan Hudus / cahaya kasih darinya namun bintang akan bersinar terang karena janji "
" hem... dasar ... kamu tak pernah berubah "
" namun ketika bulan bersinar terang hingga melupakan awan putih yang selalu ada di sampingnya hingga awan yang putih meneteskan air mata karena ulahnya menampilkan rindu yang amat dalam walaupun hari nan berubah siang tetap saja awan putih itu meneteskan air matanya.. "
" caressia sebenarnya apa yang ingin kamu katakan padaku "( jawab Erin)
" huuufh kenapa cowo itu selalu bodoh... haruskah aku yang selalu berpuisi untukmu "( candanya)
" hahaha... jika aku berpuisi untukmu mungkinkah kamu akan luluh.. "
" hem... benarkah.. bagaimana kalo kita coba "
" hem... warna kopi itu hitam namun rasanya tetap saja pahit dan kelam "
" haaah..... apa itu puisi "
" ah... hahaha tidak... itu hanyalah rasa dari kopi "
" dasar bodoh... entah mengapa kamu tak begitu romantis "
" hahaha... aku rasa kamu akan luluh "
" he... m... boleh aku menambahkannya "
" rasanya yang kelam dan warna yang hitam akan selalu menjadi musuh yang abadi dari cinta "
" heeeeek... apa kamu serius.. itu terlihat begitu sangat mengerikan ... huuuufh kurasa itu memperburuk citra puisiku"
" hahahah..... "( canda mereka berdua)
namun ketika mereka berdua dalam jurang tawa respati yang menghubungkan waktu nan berpihak pada hukumnya yang satu rasa beda masa menjadi hukuman yang harus di jalani
" nah Erin.. aku takut menjalani hari esok"
__ADS_1
" ....
" aku... aku takut hiks... hiks.. "( tangis nya)
" apa pun yang terjadi aku akan tersenyum manja untukmu seburuk apapun yang kamu lakukan senyum manja ini akan menyambutmu... hem.. lihat dilangit begitu damai dan nyaman aku ingin kamu menjadi bintang yang selalu bersinar untukku dan menemaniku saat bersedih sampai kapanpun "( senyum Erin)
" Erin... berjanjilah... padaku... jadilah awan yang putih walaupun kamu bersedih jangan pernah mendung dan berguntur.. "( sembari pelukan Caressia)
" aku mengerti aku akan menjadi awan putih untukmu "
hingga mereka berciuman dan merangkai kasih dan mengukir janji dalam cita hingga api itu selalu menyala karena janji yang sudah tertanam dalam hingga terkubur begitu sangat lamanya karena kelamnya, Erin pun masih terbayang akan kisahnya dengan "caressia"dalam kesunyian dan sepi yang melanda karena bintang yang jauh itu, Erin masih bersantai dan memakan bunga kenangan di pinggir ujung danau muara nan asri ketika itu ia pun tersadar dengan apa yang ia alami kemudian dia datang dengan wajah nan haru biru pilu dalam madu
PERISTIWA KEMBALI
KETIKA WAKTU YANG MENAJAMKAN AKAN WARNA DI SORE HARI DIA YANG SEDARI MENANTI
" aku tahu kamu akan kemari " ( ujarnya)
" hem... hem.. hem.. "( jawabnya)
" ada yang ingin ku bicarakan "( kata Erin )
" hem.. hem.. hem.. "( senyum manisnya)
" apa yang terjadi padamu aku merasa tidak asing melihatmu"( nada seriusnya)
" hem... hem... hem.. "( senyum manjanya)
" hoe... apa kamu mendengarkan ku.. "( nada keras dari Erin)
" hem.. hem.. hem... selamat tinggal... "( senyum manjanya.. yang mendorong tubuhnya jatuh kedalam sungai)
" BYUUUUR"( suara air yang melawan ketenangannya)
..
... .. " ( bingung menoleh sekelilingnya )
" aaah sial itu hanya mimpi ha-ha-ha kurasa aku terlalu bersemangat "( bisik Erin)
dan benar ketika Erin dalam ingat nya dalam mimpi yang ketika ia menunggu begitu sangat lamanya ia berada dalam kesunyian dan kesendiriannya hingga ia membuatnya terdiam rapuh
".... heeee. apa yang kamu lakukan di sini.. " ( dengan nafas yang terengah engah.)
" heeee... apa yang terjadi... "( bingung Erin)
...
Erin pun terdiam dalam lakunya kini terlihat Sasa menangis haru dengan wajahnya yang mengingatkan akan kehadiran nya membuat Erin semakin membeku dalam rayu paras wajahnya
Erin yang melihatnya meneteskan air matanya yang meliputi haru akan kasih dimatanya kini mulai bingung dan terkaget setelah terbangun dalam sebuah mimpi
" heeee apa yang kamu lakukan disini "( ujar nya)
" heee apa yang terjadi "( ujar Erin)
" apa apa apa yang kamu mau.. dariku hiks hiks "( kata sasa)
" heeee... ah.. kurasa kita bisa bicara sejenak hehehe"( nada solusi Erin)
" percuma walaupun dunia memaksaku aku tak akan berhenti "( kata Sasa)
" ah... aku tak mengerti"( jawab nya)
" langit tetaplah biru dan awan akan selalu menjadi sahabat nya... aku tak mau ...hiks hiks.." ( curhatnya sedih harunya)
__ADS_1
" ahahaha... apa maksudmu"
" ..aku ingin menjadi bintang di langit dan menyadarkan mereka dan menemaninya dalam kisah sedihnya..hiks hiks. "( kata tegasnya)
...
"... aku mengerti... sampai kapanpun aku akan tersenyum manja untukmu seburuk apapun yang kamu lakukan senyum manja ini hanya untukmu" ( kata Erin yang terlihat serius mengingat apa yang di ucapkan caressia)
".... hiks hiks... Terimakasih... selamat tinggal.. " ( senyum manjanya)
dan itu adalah percakapan dari mereka hingga terlihat Sasa pun berlari menuju dalamnya air hingga Erin mencoba menolongnya namun itu hanyalah tipu daya dari hipnotis nya yang sekiranya terasa Erin sedang bercakap langsung dengan dia" caressia" karena janji api itu menyala dan melelehkan beku kasih darimu
entah mengapa tadi aku merasa sedang bercakap-cakap dengannya dia" caressia"( kata Erin)
"hem... jadi sasa dia adalah dia "caressia "..( jawab kuria)
" apa maksud mu... "( bingung Erin)
" disini mayumi pun juga bertemu dengannya dan aku pun merasa dia memang kakaku ...aah kurasa disini pasti ada petunjuk tentangnya...kita harus kembali...mungkin pak kades dan bu kades lebih mengetahui nya. ..mungkin Sasa adalah kunci dari nya"( kesimpulan kuria)
" ... aku mengerti"( menggandeng tangan mayumi)
dan benar mereka kembali ketempat dimana semua di mulai namun kisahnya yang berbeda membuat mereka termakan janji manis nya yang seakan harum akan madu kini tercampur racun
" maaf... apa ada yang melihat sasa " ( ujarku pada gerumunan penduduk)
" maaf neng... saya tidak tahu"( jawabnya)
ada yang aneh padahal kemarin mereka sangat akrab darinya namun kini terasa aneh hingga kami berada tepat di rumah pak kades
" maaf ibu... kami ingin bicara pada Sasa apa dia ada di dalam"( tanya Erin)
" maaf mas... siapa... Sasa... sebentar... bapak... bapak ini ada yang mencari sasa "( jawabnya)
" ouh... maaf mas.. mbk... maaf nyari siapa.. apa nyari sasa... "( jelasnya)
" iya pak... kami mau bicara.. "( kata Erin)
" Sasa.. ya... hem... memang siapa di mas.. banyak orang yang mencari dia akhir akhir ini... dan juga penduduk disini tidak ada yang bernama Sasa... dan juga mas sama mbk adek ini siapa ya.. "( bingungnya)
" heeeeee"( kaget kami)
" ah... bukannya anak ibu itu sasa... dan kami adalah wisatawan yang menginap di rumah ibu sama bapak...kemarin "( jujur Erin)
" ah... hahaha mass... maaf dari kemarin kami belum pernah menerima wisatawan dan juga baru kali ini kami bertemu dengan kalian..
" apa... apa... ( bingung kami)
namun tiba tiba Erin masuk kedalam rumah dan mengacau disana terlihat ia langsung mengacak ngacak sebuah kamar yang berwarna merah jambu tersadar mayumi pernah menginap di sana
" maaf saya boleh masuk kedalam ada .. ada yang aneh "
' maaf aneh kenapa ya"( jawabnya)
dan benar Erin masuk dan membuka dan mengacak ngacak kamar itu hingga ia menemukan sebuah kotak dengan map yang masih tertutup rapat namun ibu dan bapak kades penduduk disini tidak pernah menganggap kami ada dan benar orang yang kami ajak bicara kemarin kini melupakan kami hingga aku merasa merinding dan aneh..
" Erin... Erin.. apa yang kamu lakukan sebaiknya kita pergi dari sini "( kata kuria)
ketika semakin kacau tiba tiba dia " AAAAAAAAAAA" mayumi menjerit dengan sangat takutnya hingga membuatnya berlari.. " mayumi tunggu" ujarku... dan Erin keluar dan mengejar mayumi tak terasa mayumi melihat apa yang mungkin ia lihat dengan suara yang membuatnya ketakutan " saus tomat" dulu gadis yang memiliki banyak tomat kini meleleh menyisihkan asam manis dan pedas dalam laku rindu pilu akan siksa darinya ዕጎል " ርልዪቿነነጎል"
kebenarannya Erin pun kini mulai mengerti dari ingatnya dalam kenangannya dahulu ketika bersamanya dan insting darinya memberi langkah kejelasan dari lakunya Erin yang mengambil sebuah map yang berisi sebuah ukiran janji dari mereka dan benar janji itu menyalaknnya lagi "Erin... berjanjilah... padaku... jadilah awan yang putih walaupun kamu bersedih jangan pernah mendung dan ******berguntur****** ***hingga senyum manjamu menemaniku dalam semua tingkahku seburuk apapun yang ku lakukan bintang mu ini akan selalu bersinar terang dan menemanimu saat kamu bersedih terimakasih Erin Sadewa... aku menunggumu di sana " where are you now" dunia yang sempit dan berjurang..
by : caressia
itu yang tertulis disana map yang menjadi kan api karena janji cita dalam rasa
__ADS_1
" mayumi... tunggu... "( kata kuria berasama Erin***)