
malam hari ketika aku sampai di rumah dan makan malam bersama mama hingga terlihat obrolan yang membuatnya mengerti
" nah kuria bagaimana sekolahmu"(tanya beliau)
" ..Hem...semua bisa ter atasi..mama jangan khawatir.."( jawabku)
" mama dengar kamu terlibat gosip di sekolah"( sinisnya)
" Hem...itu biasa sih mah... namanya juga anak muda"( ulasku)
BRAAK"( suara gebrakan meja) .." apa maksudmu ..dengar mama tak mengerti apa yang kamu rencanakan ...kamu pindah sekolah dengan tiba tiba dan tidak ada alasan darimu bahkan kamu tidak berbicara pada ayahmu tentang ini"( marahnya)
" ah...ma ..haruskah semua yang ku lakukan harus ayah tahu "( tegasku)
" hufffh dasar dengar jika ayahmu tahu dan mendengar gosip di sekolahan mu dia pasti marah.."( sinisnya)
" gosip ...hanya akan bertahan 62 hari..mah...biarkan hanya gosip kan"( ngelesku)
" Erin...."( tegasnya)
aku tak keberatan jika gosipnya yang lain namun papamu akan .marah jika gosipmu dengan dia .."
" Hem...apa maksud mama"( nada panas ngegas ku)
lalu aku yang tak terima tentang apa yang mamaku katakan membuatku meninggalkan meja makan dan mengurung diri dan berbicara dengan miki "( boneka kelinci)
" neh...Miki ...apa aku salah kalau aku suka padanya ..."( tanyaku)
" apa yang terjadi kuria kamu jangan bersedih ...aku ikut bersedih"( jawabku dengan membuat seakan Miki yang berbicara)
" nah Miki ..kenapa mereka jahat padaku "( curhatku)
" tak apa Kuria walaupun mereka jahat aku akan selalu bersamamu dan melindungi ...Hem...aku berjanji"( dengan raut wajah dan menggerakkan Miki)
"Tuk tuk .." kuria ..buka pintumu ...kuria apa kamu dengar mama...kuria"( pintanya)
namun aku yang pura pura tertidur dan menutup semua pintu mata dan pintu telingaku yang seakan aku tak mau membahasnya lagi..hingga terlelap sudah yang kini waktu senja menunggu hariku yang di mana aku yg marah karenanya dan aku persiapkan kesekolah tanpa sarapan dirumah aku meninggalkan rumah sangat pagi dan itu membuatku dalam masalah.
" hallo Hanna apa kamu dirumah.."( telfonku)
" Hem...aku ada bersama dia "( terangnya)
" dia...?( bingungku)
"Hem...Erin dia disini .."( jelas Hanna)
dan aku pun bergegas menuju kearahnya namun tak tersadari dia begitu cepat menghilang dan tak bertemu dengannya dan terlihat dia Hanna menunggu di sana aku yang hanya menggayuh sepedaku dengan rasa buru buru yang dimana semua tiada tepat waktu..
" pagi ...Hanna ( ..nada yang membuatku sesak dalam berbicara)
" kuria...apa yang terjadi.."( nada bingungnya)
"...Erin ...dia dimana"( tegasku)
__ADS_1
" dia ...pergi lagi..."( jawabnya)
" apa..... Hanna mengapa kamu tak menahannya dulu "(harapanku)
" huufh aku tak tahu kalo kamu akan kemari ...kurasa aku tahu dia kemana ..dia menemui ayahku"..( terangnya)
"...heee....benarkah..."( nada senangku)
dan Hanna mangajakku melihat dimana ayahnya berada tak jauh dari sini dan kucoba kesana dan juga dia Hanna bersamaku ...kini terdengar sebuah pinta darinya yang membuatku simpati padanya .." aku butuh 500 JT" dan dia pergi lagi...dia begitu kebingungan dan kini aku mulai mengerti apa yang ia inginkan hingga aku membobol seluruh tabungan yang ayah simpan untukku ...hanya untuk membantunya dan itu membuat ayahku curiga dan marah besar karena itu adalah uang yang sangat banyak...butuh beberapa tahun untuk menyimpannya
" nah kuria apa sekarang kita bisa berangkat ke sekolah"
" tapi Hanna Erin tidak berseragam"
" dia ...kurasa dia tidak berangkat kesekolah"( terangnya)
"...heeeeeek apa yang kamu katakan"( kagetku)
" ayo cepat...kita jangan sampai terlambat.."( ujar Hanna)
" ..aku ...aku akan membantunya ..."( kata dariku)
" heeeeeeh..."( nada tak percaya Hanna)
dan itu memutuskan dari apa yang ingin ku lakukan untuknya dan senyumku kini melayaniku yang berharap ia akan senang karena bantuan ku..namun ketika Erin pergi dari hadapan ayah Hanna aku ingin menemuinya dan terhalang oleh kata Hanna yang mengajakku ke sekolah bersama dan tiada kesan yang ada di sekolahan hanya dia " jenny" yang tak berhenti dari aktivitas yang dimana ia duduk di bangku sebelah erin..dan kekacauan terjadi ketika aku sampai dirumah yang dimana ayahku pulang cepat dan menungguku..
" aku pulang ..."( ujarku)
" darimana saja kamu ...berhenti disitu.."(marahnya)
" buat apa uang sebanyak itu kuria"( tegasnya sambil memandangku dengan wajah menakutkan)
" pah...sudah jangan terlalu keras..padanya"( pinta mama)
"..Kuria apa kamu dengan papahmu saat berbicara "( marahnya)
dan aku hanya diam tak mengatakan apapun hingga aku masuk dalam kamar..yang dimana aku meneteskan air mata yang tak terkira sakit akibat tamparan yang papaku lakukan hingga sampai kedasar hati...kini terdengar pertengkaran mama dan papa yang membuatku tak nyaman di rumah hingga aku ingin putuskan to tinggal di rumah Hanna .
" hallo Hanna bisa membantuku..."( bingungku)
" Hem...tentu saja...apa yang bisa aku bantu "( jawabnya)
" aku butuh tempat tinggal agar aku bisa dekat dengannya "( niatku)
"...hem....apa ...oh baik kurasa nona kamu bisa tinggal disini .."( jawabnya)
" tapi tolong jangan biar kan mereka tahu siapa diriku apa kamu mengerti.."( pintaku)
" baik...itu mudah"( senyumnya)
waktu menjadi senja aku yang tak mau pulang untuk saat ini tanpa kabar yang aku berikan kepada keluargaku seakan aku benar benar menghilang membuat mereka cemas ..dan aku di antar ketempat yang deket dengan ayah Hanna ..dan berbincang dengannya ..
" ..maaf paman...aku kuria..."( sapaku)
__ADS_1
"..oh maaf ..nona .. saya melupakanmu.."( jawabnya)
" Hem...tak apa ...lagi pula baru pertama kali kita bertemu"( senyum dariku)
" maaf nona apa yang membuatmu datang kemari.."( nada penasaran)
" apa kita bisa bicara berdua saja paman ...maaf merepotkan mu Hanna bisa tinggalkan kami berdua"( pintaku)
" ..baik aku mengerti .."( tegasnya)
diwaktu yang membuatku mengatakannya pada paman yang dimana aku ingin membantu Erin dengan dana sebanyak itu yang kini aku sudah membawanya bersamaku..
" ...kemarin aku mendengar nya ..bahwa Erin membutuhkan cukup banyak uang dan aku ingin membantunya ."( nada kecilku)
" tapi...itu sangat merepotkan..."( nada takutnya)
" tapi ...aku hanya ingin membantunya ...kurasa dia benar benar membutuhkannya"( tegasku)
" ...oh hahaha aku jadi bingung ada apa ini...nona"( jawbnya)
" ..ah hahaha bagaimana untuk menjelaskannya aku juga bingung"
" ....ouh aku mengerti ..baiklah .jika itu tak masalah lagi pula aku juga tak mempunyai uang sebanyak itu.."( jujurnya)
kemudian itu memang benar aku yang tak lama tinggal disini dan mereka mempersiapkan tempat tinggal untuk pelarian ku dan itu membuat kacau suasana papa dan mama mencari ku langsung menemui paman disini ketika itu aku yang tak tahu menahu bangun dari tempat tidurku yang serasa sangat pagi...
" kuria...."( terangnya)
" mama..papa.."( bingungku)
" kenapa kamu selalu membuat masalah "..( tegasnya)
" maaf ...kenapa bapak sama ibu marah padanya"( tanya paman)
" huuuuufh ....dia mengambil uang 500 JT dan kabur dari rumah..aku tahu pasti dia kemari ..."( jelas papaku)
" ...."
" nah kuria... sebenarnya apa yang kamu lakukan dan untuk apa uang sebanyak itu ...kuria jawab papa.."( marahnya)
"..( diam..ku)..itu ...aku ."( bingungku untuk menjelaskannya)
" maaf ...bapak dan ibu jangan marah dulu pada nona ...sebaiknya Anda melihat ini..mari ikut denganku....."( nada solusinya)
" heeeeeeee"( bingungku)
dan itu membuat papa dan mama terdiam dan juga apa yang kupikirkan tidak begitu mengerti..dan di tempat dimana kami melihat jenny dan ISNA serta Hanna dan ....kini Erin menghilang entah kemana..ia belum kembali
" lihatlah disana bapak dan ibu pasti tak akan mengerti apa yang di lakukan nona kuria...lihatlah mereka membuat ini ..."( senyum darinya)
...
...
__ADS_1
.