
semua terasa berbeda suasana yang seakan kembali pada tempo dulu namun terasa berat dan kosong dalam wacana aku masih bertahan disini bersama mereka TERESSA dan juga Windy yang seakan mereka memilih tempat ini sebuah yayasan perlindungan dari keluarga liona bukan di B.E.E.R 08 namun disini dimana Erin dan jenny yang membuat ini walaupun cukup kecil dari yayasan yang disana tetap saja seakan disinilah rumah dsn keluarga yang ku punya walaupun haru selalu menyelimuti disisi waktu kehilangan jenny si IQ 200 yang mampu meramalkan masa depan aku sadar aku mengikuti mereka yang sekiranya menghindari kak Hanna
" kak lintang.......ada tamu ....( ujar Mayumi)
" apa tamu.....? ah sebentar...."( jawabku)
sedikit membuatku kerepotan yang dimana hanya tempat yang sangat asri walaupun rumah ini terbilang cukup mewah namun yayasan disana sangatlah berbeda
"....aah...silahkan duduk...namaku lintang saya yang bertanggung jawab disini ah..permisi ada yang bisa kami bantu.."( jawabku)
"....anu permisi apa ini alamat yang benar ya ..aku hanya mempunyai alamat ini saya mencari Erin dia itu rekan Bisnisku ah...lihat foto ini...( jujurnya)
".... Hem.....itu memang benar ...maaf apa ada masalah ..."( jawabku)
" apa aku bisa bertemu dengannya...."
....
kami pun diam ketika dia meminta sesuatu yang sangat membuat kami menghentikan waktu namun siapa dia seakan pemuda ini melirikku yang membuatku sedikit merasa aneh
"....ah...maaf jika aku mengejutkanmu ...aku hanya ingin bertemu dengannya akhir akhir ini dia tidak bisa di hub...jadi saya kemari ...
" ....maaf ...ini silahkan di minum...."( ujar Mayumi yang menyuguhkan minuman hangat)
" mari diminum...mumpung masih hangat....ouh iya siapa namamu...."( candaku,)
..." maaf dari tadi aku belum memperkenalkan diri....Hem...namaku Dio ...." ( sembari berjabat tangan)
dan aku menerima jabatan tangan itu namun entah mengapa jantung ini berdetak sangat kencang "dag Dig dan dug " itu yang terjadi seakan aku melihat cahaya baru dari ia sorot matanya yang penuh dengan kasih ...rasa ini sama dengan ketika melihat kak cobi yang begitu sangat cool dengan sikapnya namun aku sadar tak bisa memiliki nya hingga aku tertarik dengan pemuda ini
" Hem...."( senyum tipis ku)
...
" maaf apa ada yang lucu..."( jawabnya)
" apa kamu sudah lama berbisnis dengannya ..."( sindirku)
" he...eeeh...itu sudah cukup lama kami menjalin kerjasama dia seseorang yang sering membeli alat musik dari toko kami...."( jawab nya)
" ouh benarkah...."
" dia selalu tersenyum dan puas dari pelayanan yang kami berikan "( jawabnya)
" HEEEEEK... pelayanan...!!!!( nada cirigaku)
" eeeh... itu tidak seperti yang kamu pikirkan.... percayalah padaku"( nada khawatir nya)
" ....."(PANDANGAN FOKUSKU)
"....eeeeeek....apa dia tidak bercerita pada kalian ..."
" heeeH ...bisa ceritakan pada kami apa yang di lakukan Erin saat disana ...."
"... eeeeeek itu....itu....maaf jika ini sedikit lancang ...aku harus pergi..."( nada cemasnya)
dia bangun dan segera pergi entah mengapa dia takut dan merasa membawa sebuah rahasia ketika saat saat ia langsung tanpa membalikan badannya dia pun terkepung hingga dia aku sedikit liar
PRAAAK...( menutup pintu dengan keras)
" ....HEEEEEH...KA!U mau kemana ...."( Windy yang baru saja datang)
"....aaah...:maaf....kurasa aku salah tempat...kurasa.. hahahaha"
walaupun dia sedikit sedikit mengelak namun tetap saja dia tak bisa berkutik saat di hadang Windy namun sikapnya yang seakan ingin lepas dari sini hingga Mayumi pun turun tangan dan mencoba sedikit dengan kekerasan yang sedikit liar
" Hem.....bisa kamu tetap diam Disni aku tidak ingin menyakiti mu ..."( nada sombong Mayumi)
"... siapapun tidak akan bisa memaksaku"( jawab nada cowoknya,)
" benarkah....."( Mayumi siap bertempur)
" anak Cengeng sepertimu ...menyebalkan.... sangat keras kepala"( nada tak gentar"( kata Dio)
__ADS_1
" Hem....( senyum Mayumi yang ketika langsung menyerangnya)
....
..
hingga sesuatu yang membuatku sedikit takut dia benar benar ingin melindungi sebuah rahasia hingga " WEEEST,,PRAAAK,BRUKK DAAAKN,,,PYAAAR ,WEEST DYAAAAAR BEK BEK...KRAAAK" perkelahian tak terhindarkan terlihat Mayumi yang sedikit terluka membuat orang orang dari yayasan B.E.L.L anak anak yang disini pun segera datang hingga membuat dia sedikit kaget ketika kepergok beberapa murid ahli bela diri ..mayumi terlihat terpojok dan entah mengapa dia " Dio" sedikit pandai berkelahi
" ciiih....sial...."( bisik Dio)
"......AAAAAAAA...."( nada keras Mayumi)
hingga terlihat sedikit keseriusan terpampang di wajahnya " heeeeeeh" ( ujarnya) namun apalah daya entah Mayumi sedikit merunduk rambut pendeknya yang menutupi matanya ponni itu membuat sebuah kegelapan dalam pandangannya Mayumi mengepal tangan nya dengan sangat keras hingga membuat ku sedikit khawatir tentangnya hingga kecepatan yang di berikan Mayumi bisa di tangkis dan entah mengapa pukulan keras mendarat di perut Mayumi hingga ia terlihat kesakitan namun ada yang aneh ketika sesaaat tersadar senyum yang menakutkan itu muncul hingga .BRRUUUKK DYAAARRRR".. Dio terpental dan terluka seakan dio lengah hanya sedikit pemukul perutnya namun entak mengapa kaki darinya sudah siap untuk menendang dan tangan yang keras itu memukul sangat keras di belakang lehernya yang membuat ia terpental dan tanpa sadar
" Mayumi apa kamu tidak apa-apa..."( nada khawatir ku)
" ahh....tenang saja kak ....aku baik baik saja.. BRUUUUK..."( Mayumi langsung ambruk)
" Mayumi!!..."
...
terlihat Mayumi di gendong Windy masuk kedalam dan terjatuh ia kelelahan atau memang dia memaksakan tubuhnya sebenarnya kami hanya bercanda ketika kedatangan pemuda ini iya dia " Dio" namun seakan ia kini terluka Mayumi memang menyimpan sesuatu dari nya seakan aku juga tak percaya dengan tubuh nya yang ramping itu walau tak tak berbadan kuat sepertinya tak ada yang menyangka kalau dia mampu menguasai ilmu bela diri namun kekacauan baru saja di mulai
" Windy ... bagaimana keadaan Mayumi!!!( kataku)
" dia ..hanya kelelahan kak...kita panggil kak Rina ..."( kata Windy)
...
" telfon)
..nduuut, tuuuut ,nduutt," ...aku pun menelfon Rina adik dari Erin yang ketika itu ia sedang berangkat bersama TERESSA memeriksa kehamilannya namun kedatangan ibu liona membuat semakin memburuk keadaan
" ...apa....yang terjadi ini ...semua berantakan...apa yang kalian lakukan "( ujarnya)
" ......
terlihat semua terdiam tak mengatakan sesuatu hingga ibu Maria kini membawakan sejumlah makanan untuk kami namun ia langsung merasa khawatir tentang Mayumi..
....
" lintang sebenarnya apa yang terjadi.."( kata ibu Maria)
" ah....kami hanya sedikit ada masalah..."( jawabku)
" dimana Mayumi sekarang..."( kata ibu liona)
"....dia tak sadarkan diri disana...kami sudah menelepon Rina untuk segera memeriksakannya "( jujurku)
" astaga...hUuuh....aku ingin melihat cucuku dimana dia"( nada cemas)
," baik ...nyonya Mayumi dia disana "( nada bersalahku)
hingga entah mengapa Mayumi belum sadarkan diri terlihat ibu Maria dan nyonya liona memeluk Mayumi namun belum saja ia tersadar
" Mayumi sadarlah ...hisk hisk ..,"( tangis ibu Maria dan nyonya)
..."....kita harus panggil Erin untuk kembali kemari..."( kata nyonya)
" .... sebenarnya apa yang terjadi pada Mayumi "( kata ibu Maria)
"......
" Mayumi kini masuk dalam lorong Zone crazy cow...dia tak akan bisa sadar dengan sendirinya kita harus menolongnya ..."( kata nyonya)
" apa maksudnya...aku masih tidak mengerti " ( kata ibu Maria)
namun entah mengapa dia " Dio" tersadar dan mendengarkan apa yang kami bicarakan hingga ia terpojok dan terjatuh kebelakang " BRUUUUK"
" heeeeE apa yang terjadi...."( nada bingungnya Dio,)
," siapa dia..."( kata nyonya)
__ADS_1
,," dia...dio ...teman bisnis Erin "( kata ku)
" apa yang dilakukannya disini ...."( nada tegas nyonya)
" ....
" dia ....mencari Erin ...."( jujurku)
namun kini semakin memburuk dengan keadaan yang membuat Mayumi tak bisa di sadarkan ,kami masih bingung dengan keadaan yang sangat membingungkan Zone crazy cow" itu kata nyonya aku tak pernah tahu apa itu namun Erin seakan tahu apa yang terjadi hingga dan entah mengapa nyonya mengetahui nya seakan ada yang mereka sembunyikan dari kami
"....hisk...hisk....maaf bisa kalian membantuku "( kata Dio)
" ...apa yang terjadi..."( kata ibu Maria)
" ....maaf semua yang terjadi pada Mayumi itu semua salahku ...aku yang memukul keras tubuhnya"( kata Dio)
" PRAAAK..."( tamparan keras nyonya).....
...
" nyonya kita dengarkan dia dulu"( kata ibu Maria)
" entahlah mengapa aku sedikit membencimu "( kata nyonya)
" ...aku ...aku juga sedikit kebingungan apa yang terjadi ...namun Erin pernah berkata zona crazy cow" juga seperti adikku yang kini tak bisa tersadar sudah 2 Minggu lamanya dari kejadian itu kini "muses " belum sadarkan diri aku bingung benar benar kebingungan ....hisk hisk... kumohon siappun tolong bantu muses kembali..."( curhat Dio)
," .....ya....tuhan.... sebenarnya apa yang terjadi pada adikmu "
,," DONGENG OPPELIA RINGTONE "... itu gara gara buku iblis itu...
" APAAAA ...apa katamu."( nada terkejut nyonya)
" sebelum semua terjadi aku memberikannya sebuah buku dongeng untuknya namun sebuah keajaiban memang terjadi tanpa sadar ia mampu bermain piano dengan sedikit merdu dan lembut namun lagu itu jika mendengar nya seakan teriris iris hati dengan lagu melow seakan memberitahukan luka lara dalam hatinya aku yang terkejut ketika kemampuan nya melebihi harapan ku namun insiden itu terjadi ketika ibuku pulang dari luar negeri dan kebakaran terjadi di rumah kami aku yang ketika itu sedang menyelidiki buku" dongeng oppelia ringtone" aku teringat dan mencari Erin namun ...semua seakan terlambat ...kini " muses" belum juga tersadar sudah 2 Minggu lamanya bahkan dokter bilang ini mustahil dari ilmu kedokteran yang sulit dipecahkan .....hisk hisk... kumohon bantu kami ,kami hanya ingin MUSES kembali "( Dio yang bersujud memohon bantuan)
" astaga....ini merepotkan....," ,heeeEh...kau Dio .... mengapa kamu menyembunyikannya dari Erin "( nada tegas dari nyonya)
" aku....tak bermaksud menyembunyikan nya saat itu aku hanya merasa Erin hanya sedang halusinasi tentang cerita itu ...dan aku tak pernah percaya pada cerita darinya ...aku selalu menganggap itu hanya lelucon yang dia katakan karena aku menyadari seseorang yang penggila nada seperti dia pasti banyak imajinasi dan halusinasi yang melebihi manusia normal lainnya "( jujurnya)
" huuUh...ini merepotkan ..."( kata nyonya)
" kumohon .....bantu kami .... kumohon"( pinta darinya)
"....maaf Dio apa kamu tahu dimana buku itu sekarang ...dan kamu tahu buku "dongeng oppelia ringtone" siapa dia..? ( kata nyonya)
" ......saat ini aku tidak tahu buku itu muses yang menyembunyikan nya ...dan aku tahu dia buku" DONGENG OPPELIA RINGTONE DIA" EWA" ....dulu aku pernah membacanya namun saat itu tak terjadi sesuatu padaku jadi aku menganggapnya hanya sebuah lelucon "( kata Dio)
"...dia " ewa" .... apa kamu serius... dan tidak salah ..."( kata nyonya)
" aku serius ....itu nama tokoh itu"( nada Dio)
..
" huuuuufh.....hanya dia ....yang bisa menolong adikmu "( jujur nyonya)
" dia ...dia siapa nyonya ..."( kata Dio)
" dia " SIRA" Penghuni ruang yang terlarang untuk dihuni ( jawabnya)
.....
dan itu adalah kata nyonya yang sembari berjalan menjauh dari kami namun aku tak pernah mengerti apa yang sebenarnya terjadi Mayumi yang sekiranya hanya terlihat kelelahan dalam memaksakan tubuhnya berkelahi namun ternyata itu salah kata nyonya dia masuk dalam lorong Zone crazy cow " yang tak pernah ku mengerti lorong apa itu dan tempat apa itu hingga laju dalam pemikiran kami terpotong ketika Rina dan TERESSA yang sedari datang dengan membawa sedikit hadiah untuk nyonya namun semua seakan kacau dan rumit dari perilaku darinya
" maaf lintang bisakah kamu. menahan Dio sebentar ...jaga dia yah....aku mempercayakan semuanya padamu lagi pula kamu adalah ibu pelindung B.E.L.L kan Hem...."( senyum tipis misterius dari nyonya)
'
" baik nyonya ...."
" ibu....kami kembali ..dan kami membawa berita bagus ..."( kata Rina)
" nyonya mau kemana ...."( kata TERESSA)
,...." maaf TERESSA aku sedikit sibuk aku harus kembali..."( jawabnya sinisnya)
__ADS_1
"....Bu.... sebenarnya apa yang terjadi ...mengapa nyonya ...."( jujurku)
"...dan ...apa yang terjadi mengapa semua nya berkumpul disini ..."( bingung TERESSA)