Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 41 " teror bunga" .. episode terakhir season 4


__ADS_3

tanggal 10 Mei 2008 entah mengapa aku seperti mulai mengerti ini seakan aku tahu laju ceritanya ,kini terlihat yang seakan semua baik baik saja namun sebenarnya inilah awal dari tragedi yang membuat betapa mengerikannya si " bunga hitam" atau dia " black flower" ketika itu mereka benar benar menghilang dari hadapanku hingga membuatku mencarinya sudah 3 bulan aku berteman dengan dia" caressia" wanita yang membuatku berubah dari 1sampai 88 dia menjadi sesuatu yang membuat kami kebingungan dari kisahnya ketika malam di tanggal ini yang serasa rumah yang cukup besar jauh dari kampung atau desa " iya" rumah miliknya dia" caressia" pukul 15 : 07 wib terdapat sebuah pesta besar untuk merayakan ulang tahun darinya hingga ayah dan ibunya mengundang begitu banyak orang penting dari kawan perusahaan nya namun Erin menghilang entah kemana dan aku tak mengetahui jika itu adalah ulang tahunnya


" caressia...ada apa ini tak biasanya ini ramai sekali."( tanyaku)


" Hem...Hanna apa kamu tahu ini adalah ulang tahunku"( senyum manjanya)


" aapaa...."( nada bingung ku)


" dan apa kamu tahu sekarang juga tepat ulang tahun darinya"( jawabnya)


" siapa yang kamu maksud" ...?


" Hem...itu rahasia ...Bey Bey.."( senyum melepas pergi)


dan ketika itu aku yang kebingungan mencari dirinya dia " Erin Sadewa" itu yang tidak ku ketahui dan tidak ku mengerti hari ini hari ulang tahunnya bisa bebarengan


" hoooy Hanna apa bisa kamu menemuinya untukku ..Hem....pukul 21: 00 wib nanti aku punya sesuatu untuknya...bisa kamu membantuku"( pintanya)


" Hem....baik lah...aku akan mencarikannya untukmu"( jawabku)


.."( senyum manjanya)


lalu bagaimana aku mencarinya hingga ia memberikan alamat keberadaanya " iya" alamat kediaman Erin yang membuatku terdiam sepi hingga membuatku mati rasa.


" heeeeeh...jadi inikah rumahnya "( batinku)


"tuk tuk tuk tuk "( ku ketuk beberapa kali ) namun ia tak menjawab atau membukanya iya sebuah gubug leyot yang bagiku bukan sebuah rumah dan aku tak mengerti apa benar ini adalah tempat tinggalnya hingga aku menunggu nya sangat lama namun ia tak kunjung keluar


" hallo Erin...apa kamu didalam"( kataku)


dan benar dia tak menjawabku hingga ku paksakan masuk dengan sengaja kini terlihat darinya dia termenung sendiri yang membuatku kebingungan


" Erin...maaf memaksa sedikit masuk ...tadi aku sudah mengetuk namun kamu tak menjawabnya"( jujurku)


" oooooh..."( dia pergi)


entah mengapa aku mulai sadar ketika ia melewati ku dengan air mata yang membuatku merasa simpatik dan terharu hingga terlihat begitu banyaknya warga yang mulai datang dengan nada sangat sedih ..dan benar dia" meninggal"


" maaf nona bisa lewat ..."( ujarnya)


" Hem....aku mengerti"( jawabku)


kini terlihat dia sang nenek darinya meninggal dunia aku yang terpaku dan terjerat kesedihan membuatku mati rasa hingga tak bisa berkata kata apapun setelah itu aku pun menghadiri pemakamannya yang dimana hanya beberapa warga yang membantunya mengubur neneknya hingga terlihat Erin yang sendiri bertepi haru membuatku mendekatinya dan berbicara sedikit untuk membuatnya .


" Erin yang sabar ya .."( kata dariku)


"...ouh..."( dia pun menetes kan begitu banyak air mata)


" padahal hanya dia orang yang ingin aku lindungi bahkan nyawaku ini tak berarti lagi. maaaf nek ini salahku" harusnya aku segera pulang dan menemanimu ...nek...maaf..."( rintihan banjir tangis)


" sudah Erin...kumohon lepaskan kepergiannya"( jujurku)


" ....aku sudah bekerja keras untuk mencarikannya obat dan lihat uang ini seakan tak berguna ...andai saja aku tidak mengabaikannya pasti dia tak akan seperti ini"( tangis haru birunya)

__ADS_1


"eriiin sudah lah..."( sedihku)


" neeeek maaaf...maaf kan aku..."( jujur pengakuan dosanya)


kini terlihat mengenaskan dalam kematiannya nenek yang ia jaga dan ia lindungi meninggal tanpa ada yang mengetahuinya hingga terlihat semut pun mengelilinginya karena Erin yang telat membelikannya obat teringat kami yang memaksanya menemani hari hari disekolahkan juga membuatku seakan ikut berdosa akan perilaku yang memaksanya menemani di setiap waktu..


" ...erinn....sudah lah...jangan di sesali"( pintaku,)


"andai saja aku mengikuti apa yang ia katakan mungkin ini tak akan terjadi...hiiiiihiii.."( tangis banjir haru )...


"Erin maaf....maaf kan kami"( pintaku)


" maaf...maaf kan aku..harusnya aku tak bersekolah ..harusnya aku menemanimu....harusnya aku langsung kembali ..maaf....."( sedihnya)


dan benar ketika itu ia yang seakan pergi namun kami memaksanya bermain di sana dan kini seakan dia sangat menyesal hingga ia tak membutuhkan apapun lagi ia membuang teman dan sahabatnya terlihat Erin langsung pergi meninggalkan aku


" ...hiiihiii... terimakasih Hanna ...daaah ..Bey Bey .. sampai jumpa"( kata pisahnya)


" Erin...kamu mau kemana"( tanyaku)


" ..Hem.... dunia ini tak ada yang lebih berarti tanpa kehadirannya ...."( jawab nya )


" Erin...tunggu...tunggu..."( ujarku)


dan benar aku menemaninya hingga kini seakan pukul 18 : 00 wib Erin masih berduka dan aku teringat apa yang ia pinta iya hadiah untuk ulang tahunnya hingga aku membujuknya dan....


" maaaf ...Erin ...sebelumnya ..namun tahu kah kamu kami tetap selalu bersamamu...Erin selamat ulang tahun....maaf kami tak akan melupakan mu"( jujurku)


"Hem...aku tak mau ......akan lebih baik jika kamu sendiri yang melindunginya "( senyum manis ku)


DAN SISI LAIN TERJADI YANG MEMBUAT " DIA KEMBALI"


" caressia cepat turun acara telah di mulai sampai kapan kamu akan berdandan ..."( pintanya)


" Hem...sebentar ya maa"( jawabnya)


" heeeh kak selamat ulang tahun ya..."( bisiknya)


" Hem....aku mengerti....terimakasih ya... aku pergi...nah kuria ada yang ingin aku katakan bersembunyi lah jangan keluar dari kamar itu ..karena " DIA KEMBALI" ...( nada takutnya)


" heeeeee...dia...dia siapa kak"( bingungnya)


" apapun yang terjadi jangan pernah keluar dari kamar ini apa kamu mengerti...rintihan sembari meneteskan air mata"( kata darinya)


" aku mengerti..."( teguhnya)


dan benar acara pun kini begitu sangat ramai dan meriah hingga benar benar membuat semuanya merayakannya" iya" tempat dan rumah yang cukup besar dan mewah terlihat kuria pun di ajak ketempat yang dimana sebuah gudang rahasia dalam rumahnya


" kak kita mau kemana " ( bisik nya yang kebingungan)


" Hem...disini kurasa disini akan aman"( janjinya)


" tapi aku takut kak"( nada takutnya)

__ADS_1


"ingat kuria ... kumohon ingat baik baik ...ini bawalah buku ini dan carilah potongan darinya hanya ini yang akan menolong kita"( pinta senyum manjanya)


" buku apa ini kak..."( bingungnya)


" dia sangat berbahaya...dan tolong kamu membaca ini dengan keras juga satu lagi aku mau kamu melakukan satu permintaan ...apa kamu bersedia..."( senyum tangisnya)


" Hem...aku mengerti"( teguh nya)


namun sesuatu saat itu tak akan mungkin terjadi hingga membuat kebingungan dari apa yang terjadi hingga membuat suasana yang mengharuskan kita kembali melihat disaat Hanna dan Erin yang seakan datang menuju kekediaman caressia setelah itu kuria masih bersembunyi dan kini hanya lilin lilin yang cukup banyak dan Kuria hanya sendirian di sana tanpa ada teman .


" Kuria tunggu lah disini ...berjanji lah...Bey Bey.. aku tak akan lama"( sambil mengacungkan jari kecilnya)


..


dan benar itu adalah janji seorang kakak terhadap adiknya yang kini terlihat begitu banyaknya hiasan bunga mawar yang membuat suasana tambah ramai dan meriah..di dalam gudang rahasia yang Berlilin cukup banyak dan kuria mulai membacanya iya itu sebuah buku " Dongeng oppelia ringtone" hingga suasana sedikit menghoror saat kuria mulai membacanya dengan serius hingga ia melupakan dunia luar dan melupakan acara ulang tahun di ruangan utama namun alangkah kagetnya ketika pukul 19: 00 wib tak tersadarkan akan janji dari dia" caressia " dan "AAAAA " terdengar jeritan yang menakutkan hingga membuatnya penasaran apa yang terjadi ketika itu terdengar langkah kakinya dan " BRUUUGH" ia pun terjatuh dan memunculkan kegaduhan yang membuatnya keluar dan melihat apa yang terjadi Kuria yang tak tahu menahu...ia mencoba mengintip di sela sela celah pintu dan " heeeee" kebingungannya terlihat ketika ia sudah jatuh dan di tarik oleh sesuatu hingga darah itu membanjiri ruangan persembunyiannya namun ia putuskan tidak ke sana hingga terasa asap yang begitu banyak berada pada ruangan nya " UHuK UHUk" kuria yang masih mengintip ketika itu kegaduhan pun berhenti dan membuatnya berani keluar hingga kini terlihat darah yang berkececeran di lantai iya itu begitu banyak sekali darah yang membanjiri lantai kuria yang syok iapun tak sengaja membuat suara yang membuatnya bertemu dia"black flower" dan benar kuria yang tak mampu bisa melarikan diri kaki dan mulut serta jiwanya kini terjerat dan tertanam kedalam lantai yang cukup kuat dan di sampingnya kini kobaran api yang menyala nyala hingga membuatnya tersenyum mengerikan " iya " tubuhnya berlumuran darah dan dia begitu sangat gelap segelap warna darah dan hatinya tak tersadarkan siapa dirinya apa yang ada di hatinya dan mengapa kau lakukan itu yang menggambarkan suasana didalam peristiwa ini " KREEEEEEKK"( suara tutupan pintu) hingga....


" kuria apa ..apa yang kamu lakukan mengapa kamu keluar kamu tahu di sana sangat berbahaya "( ia berbicara dan berjalan masuk)


" heeeeeee..."( bingungnya)


" tenang kuria kesini ke marilah jangan takut aku akan melindungi mu "( pintanya dan senyum manja dan manisnya)


namun tangannya yang tak terlepas meneteskan darah dan sembari pisau tertanam kuat dalam genggamannya ketika itu Kuria pun terhipnotis dan ia mendekat perlahan kini langkah kakinya pun mulai mendekatinya dan tepat berada di depannya dan pelukan hangat Kuria yang seakan inilah akhir dari semua cerita kehidupannya hingga kini dia" black flower" memeluk erat dan tangan yang tertanam pisau itu kini bergerak perlahan hingga kini tepat mengarah pada lehernya dan "fruuusht" kini mengeluarkan darah yang cukup banyak hingga membuatnya terdiam tanpa berkata hingga terdengar " lari lah .....Kuria maaf kumohon akhiri ini dan tolong jaga dia "Erin" dan dia terjatuh dan membuat kuria yang hilang rasa dan mati daya melihat apa yang ia temukan" iya "dia menusuk kakinya sendiri dan mengatakan nya lagi " Kuria dia ada disini kumohon akhiri ini"( memegang tangan nya dan menyerahkan sebuah pisau) namun kuria masih tak mengerti dia siapa...


" heeeeeeeh ...apa yang kamu katakan ...aku tak mengerti sampai kapan kamu tetaplah kaka ku kumohon jangan menangis dan bersedih kini aku ada untukmu" ( pintanya)


"hiiiiihiiii kuria kumohon dia ada disini tolong akhiri ini...."( sambil menunjukkan tepat di dahinya)


" Hem....aku ..aku tak bisa ...aku tak bisa kehilangan dirimu..."( sedih nan tangis teramat)


"....hiiiihiii terimakasih ...Kuria apa kamu mau ikut bersama ku.."( pintanya)


" em.hemm...." ( senyum manja Kuria)


dan benar caressia masih memegang sebuah pisau yang kini ingin mengakhiri semua penderitaan yang ia terima namun dia kini juga tersadar akan sakitnya sebuah pelukan sangat erat dan hangatnya membuatnya merasakan rasa sakit di setiap tumbuhnya rasa sakit dalam hati yang sudah menghipnotis otaknya membuat kebal tubuh akan rasa sakit ketika itu benar dia tak bisa merasakan rasa sakit lagi hingga ia lupa seperti apa rasa sakit yang sesungguhnya pada tubuhnya namun ketika ia mulai merasakan sakit di setiap luka dari tubuhnya ia pun tak tersadarkan diri hingga kini Erin dan Hanna pun sampai dan begitu terheran ketika melihat sebuah kenyataan kini terlihat rumah yang besar ini kini terbakar hebat ..


" HEEEEEE apa apa yang terjadi ..caressia ..."( ujar Erin yang kini masuk menerobos rumah)


" erin apa yang kamu lakukan"( bingung Hanna)


terlihat begitu sangat mengerikan kini penghuni rumah yang tadinya berpesta ria kini seakan di bantai tanpa tersisa dan terlihat seperti sebuah ritual kemunculan dan kebangkitan sang iblis "Lucifer" hingga buku itu iya buku Dongeng oppelia ringtone menjadi momok di setiap pembacanya dan akan kontrak sebuah nama darinya kemudian caressia dan kuria berhasil diselamatkan mereka berdua kini pingsan tanpa sepengetahuan Erin dan Hanna apa yang sebenarnya terjadi yang setelah itu menyisihkan kesalahan yang cukup fatal dari siapa mereka menjadi tumbal darinya iya siapa lagi kalau bukan dia" black flower" terlihat caressia yang sedikit parah akan keadaanya kini di bawa mereka dokter pribadi dan pengawalnya dia bernama" RIZHT ( dokter) & RODRI ( pengawal) namun kesialan terjadi ketika dalam lajunya ke rumah sakit miliknya kini terjadi sebuah kecelakaan yang sangat mengerikan hingga kini membuat dia Rizht meninggal dan Rodri kini lumpuh total ...dan kecelakaan itu menyisihkan dia seorang anak yang cukup kecil ayah dan ibunya kini meninggal dan terlihat dia sangat syok mengalami sebuah insident yang merenggut nyawa kedua orang tuanya hingga ia mengalami pobia dan kelainan mental atau sisi lain dan dia bernama "Teressa " tanpa sepengetahuan dari Erin dan Hanna , namun tetap saja dia " caressia" menghilang hingga waktu yang berlangsung 3 hari setelahnya kuria menceritakan semuanya dan yang terjadi kini " Erin, kuria,Hanna, & cobi " menekadkan mencari penggalan ceritanya iya penggalan cerita sebuah buku Dongeng oppelia ringtone" hingga sampai kini mereka berempat percaya bahwa dia" caressia" masih hidup dan dia di bawa olehnya sesuatu yang begitu sangat mengerikan dia memunculkan duri di setiap tunas nya hingga daunnya yang menutupi mata,pikiran serta hati jiwa dan tubuhnya dan menjerat dengan kuat di setiap kedatangannya ia membawa racun yang abadi dia " BLACK FLOWER"...


,,,


terimakasih sudah membaca dan memfollow kuharap akan menyenangkan .masih mengingatkannya lagi kunci dari Dongeng oppelia ringtone ada pada bab 1 Erin berada di pertengahan kisahnya..jangan sampai terlewatkan ya episode dan seasone 5 ...


,,...,, &&&&&


***terimakasih


,, seasone 4


by : sapi gila*** ...

__ADS_1


__ADS_2