Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 38 " dia "


__ADS_3

Pada masa semua menjadi sebuah kerajaan yang di pimpin dia" sang Queen" dalam naungan "Rafaela" sebelum semua terpecah belah hingga tercetus kan sebuah kerajaan besar jauh dari sisi timur negeri bintang yang di mana pulau mengambang dan mengapung tanpa bergerak dari porosnya dan disebuah tempat yang belum terjamah kekacauan manusia kehidupan yang serasi dan selaras kedamaian manusia saat itu pada puncaknya kini hiduplah sekelompok singa yang dimana semakin hari semakin punah keberadaannya kisah ini di mulai saat kelahirannya mengundang sebuah derita di kelompok sang singa kini tersisa hanya dirinya pada kala itu bulan purnama memancarkan sinar yang cukup sempurna untuk menerangi dini hari seakan terlihat di siang hari lalu lahirlah seekor singa jantan yang dimana ayahnya mati sangat mengenaskan karena pemburuan dari manusia dan ibunya kini mati ketika melahirkan dirinya hingga semua kawanan sang singa mati di buru tanpa menyisakan satupun hingga ia hidup seorang diri namun dia lahir dalam hutan yang damai ,rusa,sapi, kerbau,kelinci dan masih banyak lagi ." kalian tahu setelahnya?" singa kecil ini mulai menyusu sapi dan bertingkah selayaknya mereka bahkan ia makan rumput dan bertingkah selayaknya mereka dan kedewasaan pun ia lalui tanpa sadar tetap saja ia makan rumput dan meminum susunya hingga kawanan sapi dan rusa tak memperdulikannya namun di suatu ketika kekacauan pun terjadi kini terpampang betapa kagetnya datanglah sekelompok singa lainnya mereka datang dan menjamah " iya" mereka singa Utara yang terkenal akan kekejamannya mereka haus darah hingga kawanan ini menjadi budak abadi dari nafsu gila ..ketika itu terlihat senyum kebahagiaan singa ini di dalam kawanan sapi dan rusa membuat sebuah rencananya berjalan mulus hingga serangan pertama ia lancarkan " dan apa yang kamu pikirkan?" di kala keheningan di dalam kesunyian sesaat tak menyadarkan dirinya kini semua terlihat tegang dan memanas serta tak percaya dalam cakap pikirnya dan " ia menjerit kesakitan ia pun mati" teman bermain Singa ini adalah seekor rusa yang mati akibat serangan pertama yang di lancarkan kawanan singa Utara " apa yang kamu pikirkan dan apa yang ada di hatimu" singa ini yang begitu terasa ketakutan saat salah satu singa Utara memangsa teman bermainnya yaitu rusa hingga ia mendapatkan suatu keadaan yang membuatnya tak mampu bergerak lalu singa pemangsa itu pun tersenyum gila hingga membuat kekacauan di mana mana hingga ia tak sadar bahaya yang membuatnya terpaku tertanam begitu dalamnya membuat hilang sudah bayangan dan pikiran serta siapa dirinya kini bagaikan. sebuah tembok yang sangat tinggi menghadangnya yang membuat gelap sudah cahaya hati dan jiwa.


...... ***teman......


...... seorang teman adalah tempat menaruh emosi dan kenangan yang indah teman adalah cerminan dari apa yang di percaya dan sulutnya nadi ini teman tidak akan bertahan lama akan masa tapi ia mengartikan batasan tembok memory kecil ia membuat lagu seirama didalam dengungan penyesalan ia lemah tapi sangat bercahaya saat sang teman tiada apalah daya hilang sudah bagaikan terbasuh air yang kotor yang bercampur debu dan dia sangat rapuh serapuh hati kecil ini***......


tanggal 28 Febuari 2008 ketika pukul 16 : 03 wib itu Erin yang asyik membaca sebuah buku yang tak tahu buku apa itu namun kedatangannya membuatnya berhenti dan melupakannya


" Erin....Erin ..apa yang kamu lakukan disini . "( ujarnya)


" ...Hem...entahlah aku tak tahu buku apa ini..."( tegasnya)


"....eeeeeeee....berikan itu buku milikku ..."( terangnya)


" ah ...aku pinjam......sebentar .."( pintanya)


" tak boleh ...itu milikku ...hanya orang yang spesial yang boleh membacanya apa kamu mengerti ..."


" ah dasar pelit....suatu saat aku akan mengambilnya lagi...Daah"( Erin berdiri dan berlalu)


"...ingat Erin besok...jangan lupa ya..."( pintanya)


"...ah...aku mengerti"( jawabnya)


dan tak di sangka kita di perlihatkan Erin ketika masih SMP dan di tempat sekolahan yang berbeda dari yang lain iya ini sekolahan khusus seakan diamnya kini memiliki senyuman


" Hem....kurasa aku harus cepat sebelum ...ia mengkhawatirkan ku "( batin Erin)


kini Erin yang serasa cepat kembali ke kediamannya yang dimana ia di besarkan oleh neneknya tanpa mengetahui ayah dan ibunya walaupun kehidupan nya sangat memperihatinkan ia cukup miskin dan hanya dia teman yang selalu menemaninya ketika senang ataupun susah namun terlihat Erin cukup bahagia


" nenek...aku kembali...ini aku bawakan sesuatu"( ujar Erin)

__ADS_1


" Hem...Erin...bagaimana sekolahmu.." ( kata darinya)


" Hem....semua baik baik saja nenek tak perlu khawatir ..ouh iya ini ...buka mulutmu ...aku akan menyuapi mu "( senyum Erin)


" Hem....dasar kamu selalu menggoda ku...hahaha...maaf aku merepotkan mu ..ini ...bawalah ..."


" apa ini ...apa ini untukku .. wah dia ...Apa dia ibuku ."


" Hem....dia ...memang ibu kandungmu dan lihat itu ayahmu.."UHUK UHUK " suara batuk darinya"


dan benar kini terlihat Erin yang hidup bersama neneknya namun tak di pungkiri beliau sakit cukup parah yang membuatnya tak bisa terlepas dari pengawasan terlihat Erin menemaninya setiap saat karena hanya dia harta yang sangat berharga baginya hingga ia selalu menjaga setiap malam malam nya tanpa ia memperdulikan dirinya ..


" uhuk uhuk" Erin....bangun ...bangun Erin .. kamu sebaiknya bersekolah jangan terlambat.."..( pintanya)


" hem....jam berapa ni ....baik nanti aku akan segera pulang jadi nenek tak perlu khawatir....ouh iya ..""( seraya senyum yang menggodanya)


" Hem...ayo cepat...Erin bawalah ini ....."( pintanya)


...Bey Bey ..


dan Erin berangkat ke sekolah yang dimana ia harus fokus meraih cita cita nya ..namun kemampuannya di bawah standar pelajaran sekolahan itu yang membuatnya berimajinasi seakan ia terbang melayang bebas dan terhempas dan dia pun tersesat ...hingga sebuah penghapus menolongnya "..wiiiiiii PRaaaaak" ( anggap saja ini suara lemparan sebuah penghapus ) hingga kini ia terkena sebuah lemparan penghapus tepat di kepalanya


" Erin ...bangun....kita sudah sampai ."( candanya)


" heeeeeee..apa ...apa yang terjadi ."( bingungnya)


" Hem....cuci muka segara ...cepat..."Dasar"( marah pak guru yang di iringi tawa teman kelasnya)


" Hem...aku mengerti"( ujarnya)


namun Erin tetap saja sama seperti itulah dia ia pun selalu begadang menjaga neneknya setiap malam malamnya tanpa mereka ketahui yang membuatnya sebagai bahan olok kan karena sifat pemalas nya hanya satu teman yang selalu mengerti apa yang ia keluhkan dan dia juga sekelas dengannya ..

__ADS_1


" Erin...bangun bangun .. Erin ...bangun.." ( ujarnya)


"...apa...apa yang terjadi...apa semua sudah selesai ..."( bingungnya )


" Hem....dengar kita mendapatkan kerja kelompok bangun ...ayo cepat ..heeee"( pintanya)


" tidak biasanya kamu satu kelompok denganku ...apa yang terjadi..."( kata malasnya)


" huuuufh semua orang tak mau satu kelompok denganmu...jadi mereka menukarnya denganku..."( jelasnya)


"...Hem....baiklah jadi apa yang harus ku lakukan ...ouh kurasa memang tidak ada..."( senyum malasnya)


" huuuufh ....dengar harusnya kamu berterimakasih lihat teman temanmu yang lain ...mereka berusaha keras..."( tegasnya)


" yooos baiklah...ayo kita mulai...aku berjanji tak akan tertidur .."( senyum bodohnya)


hingga semua berlalu tanpa di sadari membuatnya kesusahan terlihat canda paksaan yang membuatnya tersenyum bahagia ..


" eeeh....aku harus segera pulang ..kurasa aku sibuk.."( pinta Erin)


" Erin...kembali ..lihat pekerjaannya masih banyak ..."


" ....Hem...Bey Bey....jadilah kekasih idaman ku ...Bey Bey.."( salam Erin)


" Hem...."( senyum merahnya)


dan benar dia sahabat yang membuatnya memiliki sebuah ikatan akan rasa yang lebih dari sekedar teman atau sahabat...terlihat dari mereka saling menyukai satu sama lain namun mereka pun tersadar akan batasan yang menentang di depannya hingga mereka memerlukan jembatan waktu yang dapat menghubungkan darinya terlihat dia selalu tersenyum..dan Erin pun tersenyum manja untuknya...dan dia bernama" Mayumi caressia "


dia sangat dekat benar sangat sangat dekat sedekat hatinya.


..

__ADS_1


..


__ADS_2