
jauh dan tinggi hingga aku mulai takut akan jatuh namun burung ini tetap memegang erat bahuku begitu sangat terlihat seluruh hamparan negeri Bintang dan pulau pulau di sekitaran nya membentuk poros yang begitu sangat menawan " maaf Kenny"( batinku) melihat kenyataan yang tak sesuai apa yang di inginkan begitu sangat menakutkan dan terasa sesak di dalam hati yang kini rasa cinta menjadi duri yang begitu tajam menusuk nusuk memimpikan harapan yang sesungguhnya dan jeritan tak kuasa begitu sangat ingin ku persembahkan bersama awan awan di sampingku namun ketika niatku akan ku lakukan " AAAAAAA" nada yang sangat kuat hingga membuat gelombang yang cukup menghembuskan bangunan dan puing puing kota bahkan terlihat 1/5 yang terdampak akibatnya membuat semakin tak terelakkan ikut terhembus menjauh dari hamparan ujung dari pulau atau negeri Bintang yang kini terlukiskan "Mikhael" yang marah terjerat sihir yang begitu kuat dan terasa ia tak mampu terlepas darinya dan dia mencoba melepaskan diri...
" lepaskan kataku lepaskan "( ujarku)
" ...Mayumi ..maaf aku tak bisa disana sangat berbahaya ''( jelas burung besar itu)
" Kenny ...Kenny kita harus selamatkan dia"( nada rintihku)
" aku mengerti namun untuk saat ini kita sebaiknya pergi dari sini secepatnya "( ujarnya)
" apa yang kamu katakan"( ujarku)
" jangan bikin semua sia sia Mayumi hanya kamu yang bisa menolong negeri ini ..dan sebaiknya kita cepat menuju ketempat ' legenda baju zirah ' berada..."( tegasnya)
" tapi Kenny dia terluka..."( bingungku)
" aku mengerti apa yang kamu rasakan namun aku juga tak bisa berbuat apapun ...apa kamu mengerti Mayumi...Kenny berusaha menyelamatkanmu jika gagal apa kamu juga tak pernah mengerti arti sebuah pengorbanan Mayumi ...( jawab marah nya)
__ADS_1
dan benar kami pergi menjauh dari tempat itu terlihat "Mikhael" yang seperti akan tersegel menjerit ingin lepas dari rantai sihir yang mengekangnya dan ketika kulihat kebawah dari hembusan gelombang dari " Mikhael" tetap saja hanya dia yang terlihat yang tidak terhembas dua komandan dollger dia " Mon & ESs" yang masih menggunakan sihir nya dan terlihat lagi pasukan dollger yang mulai bergerak menuju dalam kota ...dan kini terlihat begitu sadisnya terpampang di pusat kota negeri Bintang naungan" sang Queen" namun apalah daya aku bukanlah Tuhan yang mempu menghentikan mereka bahkan malaikat pun tak kuasa melawannya
" sebelah sana kita hampir sampai"( ujarnya)
namun aku tak memperdulikannya hingga kini yang terasa aku masih tak terima apa yang terjadi pada Kenny ...bahkan aku juga tak tahu keadaan Uyn dan Linn yang terasa aku tinggalkan di tengah Medan pertempuran dan kekacauan terjadi dimana mana yang kini masih ada beberapa pasukan khusus dari Queen yang berjaga melindungi warga biasa dan menyuruh nya agar selalu berdoa pada nya ..hanya kuil " Rafaela" dan tempat ibadah lainnya yang mampu membantu dan menolong mereka dan seakan sirna melihat apa yang tidak bisa di perhitungkan manusia yang terlihat lagi sesuatu yang membuatku merasa begitu sangat ketakutan teramat Takut " Mikhael" komandan perang utusan" Rafaela" yang di percaya akan bisa melindungi negeri ini tak berkutik melawan dua komandan dollger dan bala tentara yang ribuan itu kini musnah tanpa tersisa.
..
"...... AAAAAAAAAAAA....."( suara marah dari ESs)
" bertahanlah ...kumohon bertahanlah ..."( nada tangisku dan khawatir ku)
" Mayumi ...kumohon pergilah kesana .." baju zirah legenda " itu...adalah harapan kami.."( nada tak kuasa menahan sakit)
"aku akan mengobatimu dan tunggu aku akan minta bantuan "( jawabku sambil mengunakan sihir penyembuhan untuknya)
"BREEEKK" aku pun di hempaskan sayapnya untuk segera pergi namun aku yang kini melihat dia kritis membuatku tetap berusaha keras menggunakan sihir semampu bisa ,namun aku hanya pemula tak begitu sangat ahli dalam bidang ini membuat nafas terakhirnya berada di tanganku yang tak bisa ku sembunyikan lagi air mata ...yang teramat takut akan kematian ......" kumohon bertahanlah ,,,bertahanlah ..".( bisik kecilku) ... entah seberapa besar aku mencobanya tetap saja ia tak mampu ku selamatkan dan " terimakasih"( ujarku dalam doa melapasnya pergi)
__ADS_1
kemudian aku mulai meninggalkan nya yang seakan sok kuat melangkah berjalan maju namun saat aku mulai keluar dari dalam bagunan ini alangkah kagetnya apa yang kulihat kini terasa sangat mengerikan langit yang sedari dulu berwarna biru awan yang tadinya berwana putih kini sifat itu hilang terlihat di atas sana " Mikhael" yang begitu sangat besarnya kini berada dalam ledakan dari arah manapun dan jauh sebelah sana tak terasa awan yang hitam datang menghampiri negeri ini iya ...itu awan dengan petir yang sangat mengerikan yang kini tersiratkan begitu banyak pasukan iblis yang di pimpin " azazil" datang menyerang ..entah mereka mau menyerang yang mana aku merasa begitu sangat ketakutan ..sesaat tersadarkan begitu banyak mahluk yang di luar nalar manusia ..dan dia Bangsa iblis ..bahkan mereka terbang dengan beribu ribu pasukan membuat awan sebelah sana menjadi hitam dan berguntur tak bisa di percaya dalam kondisi kritis ini masalah yang baru sedang datang mendekat membuat suasana tambah berantakan sembuah hari yang cerah menjadi terasa malam dengan sebuah mimpi buruk namun sikap Queen yang begitu bijak hanya membuat mereka pasukan dollger merasa percaya diri akan kemenangannya jauh dari perkiraan ku ...yang seakan mengerti harus berbuat apa
" apa ini...apa yang terjadi ..."( kagetku melihat langit sebelah selatan)
tersimpulkan laju genderang peperangan melawan pasukan dollger yang tak pernah ku percaya mereka bangsa iblis atau ras iblis bersatu melawan pasukan dollger dan benar " azazil " raja dari iblis mengamuk dan melaju begitu sangat cepatnya berada tepat di tengah pasukan dollger dan dia " Mon & ESs " datang dengan kekuatan penuh menemui " Azazil" tak terkira pertarungan sangat besar terjadi hingga kini " Mikhael" yang perkasa itu kini tersegel sepenuhnya ketika pertempuran berlangsung membuat ku semakin tak percaya ...terlihat laju anak panah yang " ESs " luncurkan menyerang kawanan anak buah "Azazil"..namun tidak seperti yang tadi ketika anak panah nya berubah jadi ice kini berubah menjadi lahar yang sangat panas ..peperangan yang sangat sengit terjadi antara " Azazil" berhadapan langsung dengan " Mon"....hingga aku sadar kemana harus ku tuju itu yang menentukan kedamaian Negeri Bintang " baju zirah legenda" adalah alasanku untuk saat ini bahkan aku juga tak yakin akan semua nya akankah berhasil dan tiada lagi kata kata bijak atau keraguan yang ku terima lagi namun saat aku berlari menuju ke arahnya " iya tempat legenda baju zirah itu" ...tepat di depanku "WEEEESSSST DYAAAAAAAAR" hampir aku celaka terkena sesuatu yang terlempar sangat jauh hingga hampir 1/6 jarak lemparan dari negeri kota bintang yang kini aku terdiam membisu melihat apa yang sebenarnya terjadi terlihat kini serangan bertubi tubi dari dia " Mon " yang menyerang raja iblis " Azazil"
" Hooooo ....ternyata kamu disini "( ujarnya )
"HEEE"... ..(kaget bercampur takut)
aku yang kaget dengan rasa ketakutan yang sangat mengutukku hingga kaki dan badanku tak mampu bergerak terasa ini terpaku sangat dalam tangan ku yang gemetar pikiran ku yang kosong ...." Mon " kini berada tepat di belakang ku
.
...
.
__ADS_1