
yossss sudah satu tahun aku berkerja namun tak pernah aku berlibur panjang pasti sangat puas nih..dan di tambah lagi..kasus yang ku tangani belum rampung juga..dengan tuntutan ini membuat aku semakin tertekan ....
"kak ,kak, Hoi kak Napa kok murung,,ternyata orang dewasa tak begitu menyenangkan...dasar suram ..kalo kakak kayak gini mana ada cowo yang mau jadi pacarmu ..dasar cewek murung dan suram bahkan kakak lebih buruk dari pada sampah masyarakat..!!
"..iiiiiihh BRISIIK.! awas kau Ris.."
"maa ...maaa...mama..kak miya mulai gila ..lagi..kurasa obatnya habis maa...tangkap kalau bisa"
" paa...itu anak kamu ribut lagi kayak kucing dan tikus tak pernah akur
"biarin aja lah ma...nanti juga berhenti dengan sendirinya ...lha. tu kan dah akur.."
"miya ,,Risa. makan dulu.."
"Miya muka kamu kenapa.?."
"tak apa sih ma..mungkin aku cuma kelelahan ..HUUH capek banyak kerjaan kemarin..heheh akhir akhir ini pekerjaan ku sangat banyak dan masih banyak tugas menumpuk jadi terasa menjadi beban pikiran yang ku terima "
" kamu kan masih muda kok mikir banyak banyak kalau kamu terlalu sibuk ,kapan kamu punya pacar dan kapan kamu mau nikah..."
"he hehe...a.a..ayo makan"..( mengalihkan pembicaraan)
dan kini makan malam di rumah bersama keluarga
" pa , ma,,aku mau tidur dulu ' yaah capek banget soallnya Risa tak boleh ganggu.."
" iya sudah ..kamu dengar sendiri kan Ris .."
atah atah... akhirnya aku merasa nyaman dan tentram dan inilah tempat untuk melepaskan setress dan ini hanya tempat tidur yang wangi dan bersih..tak terasa lelahku memaksa ku lupa akan waktu telah berlalu.
"Tuk Tuk Tuk.."
"miya bangun ...miya buruan udah pukul 06:01 wib nanti kamu telat ."
"iya ma...maah."
" apa apaan miya!! ..kamar berantakan ...ayoo cepat bangun..kamu telat nanti"
" emang jam berapa ma..?"
" jam 06:01 wib.." (jawab mama )
" ya ampun aku telat ...mah tolong beresin ya mah...hehehe.."
"ya udah cepet mandi gih sana.. pakaian mu di kasur ya ,mama harus anter Risa ke sekolah dan lauknya di meja .."
" iya mah siap...mah"
telat telat ...nih gua...ya Allah macet pula....aduh...dan akhirnya aku sampai di tempatku bekerja. dan mulailah aku beraktivas menjadi dokter spesialis ....dan aku selalu berfikir akan kah aku harus ambil libur dan cuti ku bersama....dan...itu adalah final pikiranku..karena stress yang tak mampu ku bendung lagi....dan liburanku kurasa akan menarik jika di "Karimun Jawa"..kurasa akan damai dan menyenangkan..tentu saja aku tak sendirian...ke sana..
"hallo Tan ' nanti kalau udah siap aku jemput ya..?"
"boleh...jam 15 : 00 wib kan..iya.."
kami berangkat bersama sama menuju Karimun dengan pesawat travel yang kami pesan..dan pukul 18: 02 wib sampailah di "Karimun..'dan di hotel yang kami pesan...
"Tan ..makan dulu yuk?.."
"makan apa nih ...? bingung ..eh sebentar di sana saja gimana..!"
" boleh jua..."
restoran dekat dengan hotel kami..aku dan Tania memesan makanan di sana..
" mas...hoi mas..aku pesan..ini.."(dalam sebelku)
"iya kak sebentar maaf pesan yang mana kak."
"Tan kamu yang pesan minum duluan.."
ketika aku dan Tania selesai memesan makanan dan mendapatkan tempat duduk untuk menunggu menikmati hidangannya .Terdengar dari jauh di sisi ujung pintu masuk "PAGI" adalah kata yang cukup keras terdengar di ujung pintu masuk dan datanglah seorang pemuda dengan tato di tangannya dan tas gitar di punggungnya sorak kami semua pun tertawa "aneh" dan dia pun tertawa
"Heeei. bolehkah aku duduk disini..boleh yaa. boleh"( memasang mata kucing)
"..eehh emang kamu tuh siapa..?
" boleh kok silahkan tak apa kok"( kata Tania)
" waaahh terimakasih, sungguh beruntungnya apa kalian sedang berlibur disini."
"kamu tuh norak amat sok kenal lagi ,,dasar..eih ". (sinisku)
"apa aku boleh bertanya?."(Tania)
" iya silahkan( dengan senyum bodohnya)
" ehh kami tak kenal denganmu ,,tapi kamu sok sok an akrab duduk dan makan bersama kami ,kalo kamu perlu tempat duduk kamu bisa ke tempat yang lain kenapa malah disini!! jujur ya aku merasa kamu merusak kenyamanan kami.
"Hem..benar juga" so" baiklah bagaimana kalau kita kenalan."
"dasar moduss!!
" aku pikir ini adalah malam Minggu kurasa akan menyakitkan kalau jomblo sepertiku malam Mingguan pun tetap makan sendirian dan aku lihat nona nona sangat cantik jadi aku merasa akan menyenangkan malam Minggu ini di temani nona cantik seperti kalian hehehe "
" tak apa kok ..kami tak masalah !!"( ujar Tania)
"Tan kamu kenapa sih..!!"( dalam bisikan)
"dia ganteng juga. jarang kan kita bisa makan bareng dia dan kurasa dia itu tipe cowo Romantis (dalam bisikan)
" hee jangan bilang kamu naksir sama cowo playboy ini(dalam bisikan kecil)
" hemm..apa kamu bisa bermain musik ..?"
"tentu saja ..apa kamu bisa bernyanyi ."(tanya dia)
"hemm kalau ada yang ngajarin itu pasti akan menyenangkan.."(jawab Tania dengan senyum merahnya)
"so ...boleh jua.."
" eh aku Tania ...kamu. ?"
"aku ..e. !!!"( sambil di di jewer telinganya)
"Bisakah kita kembali aku sudah selesai makan" ujarnya wanita yang cantik paras tubuhnya ,ia baru saja datang dan mengajak pemuda ini dan menjewer telinganya "atah atah sakit beb"
" Bentar. ..Tania nanti kita bisa bertemu lagi.."
" iya tentu."( jawab Tania dalam senyum kecilnya)
"Tan kamu yakin naksir sama dia kurasa tuh cewe nya banyak.." ( hasutku)
"Hem...Hem.,entahlah dia menarik dan lucu ."
" udah ayo kita kembali istirahat ke hotel."
aku dan Tania menyelesaikan makan malam kami dan inginnya kembali ke hotel kami...namun pada saat kami pergi ke kasir
"mas ini di meja no 10 nota nya habis berapa ya mas."
"iya kak ..akak Tania dapat salam dari pemuda tadi dan semua porsinya sudah di bayar kok kak"
"apa..heeeeeeH"( dalam bingungku)
kurang ajar tu cowo , maaf mas kami tidak bisa ..ini mas kami bayar.
" maaf kak kami tidak bisa oh iya ini ada sepucuk surat untuk akak " (kertas kecil)
"mana mana mas miya aku buka ya .. tak apa kan"
" terserah"
"dan katanya "hei lama tak jumpa"...hemm..jadi kamu kenal sama di ya kan miya"
"mana ada ,,aku kagak kenal dia sumpah .."
dan kamipun menerima traktiran nya kemudian kami pergi ke kamar hotel yang sudah tertera di pintu no 106 dan Tania berada di kamar no 97 kini terlihat seorang wanita yang merayap pergi dari kamar no 100 dan kami pun beristirahat dengan tenang.
satu hari kami merasa seperti hidup kembali dan mekar bagaikan bunga di pagi hari dan tak melihat cowo kemarin liburan satu hari ini sangat menyenangkan dan di waktu mulai larut dan kami kembali ke restoran ini lagi kami pun mulai bingung untuk tempat duduk yang harus kami tempati.
"eh tunggu coba kita ke sana deh..."
" heeeekk dipojok itu mana ada pemandangannya donk."
" ya elah tak pa dari pada kita makan di lantai.."
"ya ..sudahlah."( pasrah)
saat kami mulai berjalan menuju pojok itu kini terlihat cowo yang kemarin namun satu meja mereka penuh makanan dan kursinya juga penuh ..kelihatan mereka asyik berbincang bincang..
"eh tan itu bukanya cowo kemarin ya."
" Hem..dia panda"
"heeeeeh kok nama itu emang kamu tahu namanya..( dalam kecewaku)
"hemm karena kemarin saat aku setelah ke kamar dan aku kembali lagi ke restoran ini aku tanya kepada kasir yang kemarin dan namanya terdengar ada yang memanggilnya "panda "dan itu yang di katakan kasir itu "
dan terlihat dia selalu tertawa dan mereka selalu asyik dengan apa yang mereka bicarakan dan saat kami selesai makan malam ini ia masih sibuk dengan dunianya dan masih tertawa walaupun kami berdua mengawasi nya namun ia tak pernah melihat kami..sehingga aku dan Tania putuskan kembali ke kamar hotel untuk istirahat..kini terlihat lagi seorang wanita merayap pergi dari kamar no 100 ..dan aku tak peduli..aku pun mulai kepikiran tentang sepucuk surat yang ia berikan namun aku kira itu hanyalah modus darinya. hingga membuatku sangat susah untuk tertidur pukul menandakan 23:00 wib terlihat aku yang belum tertidur karena ku merasa sedikit gelisah kemudian ku putuskan untuk keluar dari kamar hotel untuk mencari suasana dan ...aku pergi ke suatu tempat tak jauh dari hotel...aku melihat nan jauh di sana terdapat pemuda yang aku rasa cowo kemarin atau si "panda "ia memakai jaket dan menutup kepalnya aku masih ingat tas gitar yang ia bawa ini ..dan aku beranikan diri menghampirinya..
"Hem Hem Terimakasih atas makan malam yang kemarin dan sebenarnya apa yang kamu maksud dengan surat kemarin aku tak mengerti."
"...(hemm hemm)"
"heeeei " (dengan membuka penutup kepalanya dengan nada marah.)
akupun terdiam saat ia membuka handfree nya dan terheran serta salah tingkah yang aku perbuat.
" iya..apa ada masalah kah...? apa bisa saya bantu.."
" heeeeh .(kebingunganku akan kata kata)
" semua sudah di persiapkan apa kamu sudah kelelahan..( ujar teressa)
"apa kamu sudah makan ..gadis cantikku tak boleh telat makan teressa .aku tak mau kamu sakit.."
"aku...aku...aku belum makan ..baik aku akan makan dulu ...tapi kita makan bersama..namun kalau tidak juga tak apa.aku akan sendiri."
"apa tadi dia cewek kamu ..DASAR Playboy cicak."( ledekan dariku)
"Hem.., apakah ada yang ingin kamu katakan kepadaku ..?"
" maaf tadi aku ...ya sudahlah lupakan aku mau istirahat."(ujarku sambil pergi menghindari dia karena jantungku terasa sesak)
dan terlihat aku kembali dan mengurungkan niat ku untuk berbicara banyak dengannya..aku pun tak jadi mengatakannya ..sikapku masih dingin. dan tak peduli terhadapnya..kini terlihat ia masih menggunakan handfree nya kembali dan mengacungkan jempolnya seakan ia tahu aku akan membalikan pandangan ku..dan aku mulai tertidur dengan tenang..Pagi pun mulai menarik mentari yang masih berwarna merah muncul di permukaan dan kami berkumpul untuk tour di tempat yang lain
kini terlihat aku dan Tania cukup bersemangat ..Dan saat kami keluar dari kawasan hotel kini terlihat sesuatu yang tak asing ,ia masih di sana..iya kalian benar si " panda"duduk di tempat semalam ,ia tak beralih di tempat yang lain ia pun tertawa..kini terlihat sebuah hiasan kacamata pelangi ia memainkan sebuah gitarnya dengan lagu yang tak kami ketahui ,lagu yang mendayu Dayu kecepatan tangannya pun. tak terlihat bahkan kami semua terbengong seakan kami di suguhkan tempat yang sangat luar biasa menakjubkan kini semua terlihat berhenti dan melihat aksinya ketika itu tak lama kemudian datanglah seorang wanita ia membuka penutup kepalanya dan menaruh sebuah buku didepannya...ia pun mulai menari dance dan bernyanyi dan terlihat dance yang ia lakukan mengikuti permainan gitarnya " si panda" Bahkan aku merasa pernah melihat wanita itu ..dan tak terasa sudah pertunjukannya pun selesai saat ia berhenti menari dan si panda berhenti memainkan gitarnya ..wanita itu melentangkan tangannya dan ia meneteskan air mata kami pun terheran dan terpesona dengan wajah cantiknya dengan tarian yang luar biasa serta suara sangat merdu ..namun ia menangis dan mengucapkan "MAAF"..ia pun pergi berlari meninggalkan kami dan mengambil sebuah bukunya...
" tunggu.."( ujar panda yang mengikutinya)
" panda ,,panda ."( dengan khawatir Tania memangilnya)
"Tania tunggu .."( aku yang mengejar Tania)
"pagi. .Tania.."
"pagi" sontak kami dengan
spontan."
.dan ia pun pergi meninggalkan kami si" panda"..pun berlari mengikuti Teressa dan terlihat Teressa berhenti di ujung lorong dan ia si panda mengusap kepalanya dan memeluknya kami pun terdiam melihat mereka ..kemudian kami pun kembali ke jadwal tour kami dan meninggalkan mereka..
"Tan hoii kamu kenapa..?"
"tak apa kok (tersedu haru)
Dan Tania pun memelukku serta sesaat terdengar rintihan" tangis .."yang sabar ya Tan" (dalam batinku) aku pun mengerti apa yang di rasakan Tania."
"kak maaf apa saya bisa absen untuk kegiatan tour kali ini ...kepalaku sedikit agak sakit dan sedikit demam.."
" ouh boleh tapi jangan terlalu jauh dan banyaklah istirahat"
" Tan kamu kagak ikut..!"
aku mengerti dan membiarkan Tania sendiri di hotel aku pun melanjutkan kegiatan tour sendiri...setelah sampai di sana cukup lama ..dan kami di berikan waktu bebas...dan menikmati suasana pantai pada saat sore hari. aku pun berjemur dan bersantai di suatu tempat yang agak terpencil yang sedikit agak jauh karena pemandangan di sini saat sore begitu sangat indah dan aku putuskan untuk menunggu sampai sore namun suara ombak yang semakin kencang menyadarkan ku yang sejenak tertidur tak terasa hari pun sudah petang "heeei" akhirnya aku berjalan menuju tempat berkumpulnya ..namun saat sampai di pertengahan perjalanan ke sana ..gak di sangka aku bertemu dua orang preman ..
"mau kemana neng kok sendirian temenin Abang donk neng..
"tolong tolong",.!( ujarku dengan rasa paniknya)
"tenang disini gak ada yang mau mendengar mu"( dengan wajah seramnya)
memang tak ada orang yang akan mendengar ku ,,kucoba berlari..menghindari mereka namun kucoba bersembunyi ... suasana menjadi mencengkram. dan menakutkan....dan aku mulai membalikan arah pandanganku "STRAIGHT" dengan suara yang cukup kencang ..kini aku pun berteriak sekuat tenaga "AAAAAAAA" dan aku menghampiri dia...
"yeah...heheeh ini cukup besar...woi Wii. " sebentar apa yang kamu lakukan, ..lepaskan kau menghalangi ikan ku..."(dengan terpasang handfree di telinga)
"tolong tolong..!!.."
aku yang ketakutan sontak memeluk nya ..iya kalian benar dia si " panda " heeei kamu kenapa wooy.."ujarnya aku pun ketakutan dan datanglah 2 preman yang tadi mengejar ku ..namun tetap saja kini ia tetap terlihat memakai handfree nya terpasang di telinga.
"HEEEH serahkan cewek itu...kalau tidak ku habisin kau.."
" heeee dia kah?...jangan bercanda..ah gak seru...kamu ini ...hahah..kalian tahu kami sedang bulan madu disini dan berlibur ...dan kuharap jangan ada kekerasan. ...kumohon jangan sakiti kami.... iya kan beb ..!!.(sambil membuka handfre)
".beb ..??? ,..maksudmu apaan..!!.( kebingunganku)
"HEEH jangan sok jadi pahlawan cepet...berikan cewek itu..
"nah beb apa mereka temanmu..?.
"Bukan mereka preman..!!!"
" HAAAAH preman atah atah ini merepotkan..Hem... tak baik menganggu istri orang ..apalagi kalian berdua bermuka seram dan lebih parahnya kalian sangat mirip preman...hadueh... kalian curang ..aku menyerah..tapi kumohon jangan sakiti kami..apapun yang kalian inginkan ambillah...
" heeee...???(kebingungan tingkat Dewi)
" serahkan kalung dan perhiasan itu...cepat..."
"haduuh...dengar kawan jangan kalung ini ..karena hanya ini hadiah pernikahan kami..Hem..atau ..aah begini saja bagaimana kalau aku beri sebuah pilihan " ambilah ikan tangkapan ku dan di tambah kalung punyaku ..kurasa harganya akan lebih mahal di bandingkan kalung milik istriku..namun bisa sisakan satu ikan untuk kami buat makan malam..."
entah apa yang terjadi namun kini terlihat preman pergi tak mengucapkan kata kata dan meninggalkan kami ,mereka membawa ikan hasil tangkapannya dan menyisihkan 1 ikan saja dan teringat kalung yang ia berikan seakan aku pernah melihat itu sepertinya...
" apa kamu tak apa?.."
"heeeh kamu tuh cowo atau cewe lembek banget ,harusnya yang bilang itu aku" apa kamu tak apa?" kamu tuh gila kenapa kamu gak lawan mereka dan malah memilih mereka mengambil apa yang kamu punya.."
"heheheh"( senyum mesumnya)
"malah nyengir lagi..."( sinis)
"Hem. sebentar aku ambil ranting disana " kita belum makan malam apa kamu lapar?"
"ouh ...."..(sinis)
"walaupun tak membuat masalah selalu aku dalam Masalah .. "aku hanya inginkan hidup damai.."...waaah. liat ikannya sudah matang ..ayo makan..
" aku...aku...minta maaf ..tentang semua sikapku.. namun kurasa ada yang ingin kamu jelaskan karena ini menganggu di pikiranku..kamu tadi mengaku padanya kita bulan madu..lalu sebenarnya apa yang kamu rencanakan?.."
"hemm....Hem...aku rasa mereka akan percaya..( senyum mesumnya)
". BODOH ..mana mungkin mereka percaya.."
"atah atah....heheeh. eh sudah cukup malam ayo kembali .."
"anu. anu. terimakasih untuk malam ini dan traktiran yang kemarin ..dan..untuk surat kecil yang kemarin ..sebenarnya apa maksudmu.."
".hehehe"
"dasar Playboy mesum.."
"Bey Bey .."( senyuman )
"aku ....terima kasih panda sambil tersenyum melihat dia pergi melawan arah "..(dalam bisikan)
dan kami berpisah di pusat keramaian yang ada di sana aku pun kembali ke hotel hingga sampailah aku di lobby hotel kini terlihat Teressa menunggu seseorang kurasa ..aku mulai berjalan perlahan dan melewatinya tak terasa "PAGI" ujarnya..aku mulai berhenti dan melihat dia seakan tersenyum kepadaku dan dia pergi begitu saja...aku kembali ke kamarku dan Tania sudah menungguku di pintu kamarku..
" heei Tan apa kamu sudah baikan .."
" iya sedikit..sih..apa boleh aku masuk kedalam.."
"boleh lah..."
" tadi siang aku bertemu cewek yang pertama kali bersama panda ..ia pun bercerita karena aku yang memintanya dan ternyata mereka buka lah sepasang kekasih..jadi apa aku pantas untuk mengungkapkannya.."
" iya bolehlah"... (dalam hatiku pun merasa sangat prihatin dengan Tania namun aku pun mulai menyadari aku dekat dengannya).
dan dia bernama Lidia teman panggilan panda...ini terjadi saat siang di tempat yang sama di restoran pertama kali mereka muncul..
"heei apa aku boleh duduk di sampingmu ..?"
" ouh boleh ..dan apa kita kenal..?"
".anu ....kenalkan aku Tania.!"
"aku Lidia..!.apa ada perlu denganku?."
" soal itu . .apa kamu ceweknya panda kah?."
"apa kamu naksir padanya ..?"
"..heheh sepertinya ..heheh seperti
itu..
" aku memang ceweknya namun aku hanya seorang pendampingnya saat makan dan bukanlah...atau tak mungkin jadi kekasih nya..
"apa apa maksudnya bisakah kamu ceritakan kepadaku ..tentang dia .dan bagaimana kamu bisa kenal dia..?.."
" hahaha apa itu perlu..!.kenapa kamu tertarik padanya.?.."
"entahlah aku bingung sendiri tentang jawaban itu..!"
"...Hem..yaaah hari ini sangat sepi..apa kamu punya uang..?"
"tentu saja ... berapa yang kamu inginkan ..."yang
"dasar.....baiklah kamu bisakah membayar makananku....saja..lagi pula dia pun tak ada disini ..jadi aku tak ada kesibukan..sama sekali..kurasa ..tak apa aku sedikit bercerita..
Dulu aku masih teringat saat aku mengalami pelecehan yang di lakukan pacarku sendiri dan aku selalu mengalami kekerasan ..sehingga aku pun di jual olehnya saat itu lah aku merasa harga diriku tak perlu hidup lagi aku pun hidup di jalanan tak ada orang tua ataupun rumah..jadi aku sedikit agak liar..dan terjerumus dalam pergaulan bebas..saat itu aku ingin mati saja...dan sungguh sengaja aku mencoba bunuh diri di atas jembatan dan air yang cukup dalam bukan hanya itu aku pun mengikat pemberat pada kakiku dengan besi yang cukup berat ..ketika itu pukul 00:00 wib dini hari aku berada di ujung jembatan itu " lakukanlah" ujarnya aku pun tak menyadari ia berada di sampingku "jangan mendekat jangan menghalangiku " ujarku ..namun ia berkata "waaah ternyata pilihanmu sangat luar biasa dan disini ternyata cukup indah" aku tak mengerti karenanya.
" jangan mendekat kalau tidak aku akan melompat."
"lakukanlah kurasa aku juga..apa aku boleh ikut.."(kata panda)
"ngomong apa sih loe pergi ..pergi sono pergiii.."
" ternyata disini sangat tenang dan menyenangkan"
Terlihat dia pun tertawa "DASAR BODOH" ujarku dia pikir aku sedang melihat pemandangan...dan aku pun tak bisa mengendalikan tubuhku karena tiupan angin yang mendadak datang aku pun terjatuh ,sesaat aku meneteskan air mata "tolong aku"(ujar ku dalam bisikan kecil)..aku pun melihat kearahnya ia selalu tersenyum dan ia meloncat kearah ku ..namun saat sampai didalam air aku tak mampu berenang dan tenggelam dan dia menyelamatkan ku ..tak sadar aku sudah sampai di ujung bibir sungai ..tak lama aku tersadar dan melihatnya dia selalu tersenyum...gila..
" BODOH..apa yang kamu lakukan kenapa kamu malah menolongku.?"
" apa yang kamu katakan lihatlah di langit semua terasa damai dan indah ..aku ingin menjadi bintang di langit dan menemani semua orang yang sedang bersedih...dan bisakah kau menjadi bintang yang akan menemani ku saat bersedih."( dalam senyum)
".... .."
__ADS_1
....(aku tak mengerti apa yang dipikirkannya)..
"dia selalu tersenyum entah seberapa buruknya yang aku lakukan ia selalu tersenyum manja untukku.."
" kenapa kamu peduli denganku ...tahu apa kamu ..?"
"dulu aku pernah merasa seperti mu rasanya mati adalah hal yang paling baik dan paling benar....dan jika kau tak menginginkannya maka pergilah sejauh mungkin dan jangan sia siakan hidupmu..(sambil bangkit dan beranjak pergi)..
aku pun terdiam dan menangis dalam hati dan dia mengusap kepalaku dan aku merasa sangat damai namun aku mulai merasa takut saat terlihat pacarku datang menghampiriku dan aku pun berada di belakang panda saat itu ..
"HOi lama tak jumpa"
"loe siapa berani sekali Deket Deket dengan cewekku..."
"....atah atah.. hAaa tolong tenang tenang apa kamu mau bicara sebentar denganku....apa boleh kamu biar kan cewek mu menemaniku ..Aaah aku akan bayar lebih ..hanya satu malam serius..
".. Hem.....boleh asalkan kamu bayar 500 ribu..oke...dia hanya satu malam..."( kata pacarku)
"hehehe aku bayar 1 juta..."( jawabnya(
"loe serius ..heeei..,"
"hehhe .kurasa ini akan menyenangkan..."
"okeee...deal ya..ingat besok urusan kita sudah selesai.."
"...hehehe"
"..senang berbisnis denganmu.."(sontak bersama)
Dan dia pun pergi meninggalkan kami aku pun merasa dipermainkan dan kau tahu aku memukul "panda" ..dan " sialan kau dasar cowo brengsek"..aku mulai pergi darinya dan tak lama ia menghampiriku dengan motornya dan memberikan jaketnya ..tentu saja aku menolak..namun ia berkata " jika kau tak menginginkan nya maka pergilah sejauh mungkin dan jangan sia siakan hidupmu.
dan setiap malam kami bersama namun ia tak pernah menyentuhku..dan saat kami sering menghindari pacarku dan masalah besar saat kami sedang asyik makan di restoran pacarku membawa banyak pasukannya tentu saja panda inginkan bicara baik baik namun mereka menghancurkan tempat itu dan terlihat olehku ia terluka parah ..aku pun tak ingin ini terjadi dan aku mengikuti kemauan pacarku saat itu ia hanya tertawa dan tersenyum gila..kemudian seseorang pemuda menolongnya aku pun lega ...ketika saat malam tiba pemuda itu menghajar pacarku dan tanpa pasukannya saat itu aku di berikan pilihan olehnya. .pemuda itu bernama "grey.."yah dia menyelematkan ku dan aku pun kembali dan kabur bersama Grey dan terlihat ia pun masih berada di ujung jembatan itu ketika itu dia tertawa dan tersenyum gila dan bodoh..dan itu lah dia ,aku mulai mengikuti kemanapun ia pergi .. walaupun dia gila dan bodoh namun selama aku bersamanya aku merasa tenang dan selalu bersamanya ..kami pun kabur keluar kota dan sampailah aku disini..dan menjadi bintang untuknya..untuk menemaninya saat bersedih..
" Grey ..siapa dia..Lidia..?"
"Hem...nanti juga kamu akan tahu,"
"Lidia...!! anu aku..."
"..aku pergi dulu Tania...teressa memanggilku.."
" Lidia siapa panda itu .?"
"panggil aja orang gila dan bodoh atau idiot..hehehe..DASAR."
namun sebelum menyelesaikan cerita tentang nya muncul lah gadis dengan penutup kepalanya dan wajahnya dengan sebuah buku dia Teressa ...itu namanya..kamu tahu dia sangat menarik kan miya.." yaaah kurasa" ujar ku..
Dan tersadarkan kami tertidur di ruangan kamarku akhirnya pagi datang lagi..sesaat aku mulai penasaran terhadapnya dan hari ini adalah hari bebas ..jadi kami bebas kemanapun yang kami mau di sekitar hotel ..kini terlihat dari jauh aku dan Tania berjalan berkeliling namun satu hari ini aku tak menemukannya...dia hilang bagaikan sebuah nada pengingat pesan...hingga hari mulai habis ia tak menampakkan lagi ..ketika itu waktu makan malam telah tiba entah apa yang terjadi banyak orang orang pada kumpul membuat sebuah kerumunan di pinggir kolam..yang kini terlihat Teressa menari memainkan pinggul dan tubuhnya hingga suara indahnya menghiasi isi kepala kami akan takjub disitulah panda .pun ada di sana kami pun menikmati pertunjukan... semua semakin terpanah saat Teressa mempercepat gerakan nya dan kulihat panda pun tersenyum gila memainkan gitarnya..
saat pertunjukan usai di iringi banyak tepuk tangan yang meriah ketika itu datanglah seseorang pemuda menghampiri panda "..terlihat ia babak belur entah apa yang terjadi...
" ternyata kamu disini..!!..entahlah hari ini sangat melelahkan dan kau selalu membuat masalah..(ujar Grey)
" heheheh
apa yang terjadi grey.."( kata panda
dasar bodoh ..sejak dulu kamu tak pernah berubah..sampai kapan kamu akan membiarkan milikmu diambil orang lain dan" ini.." adalah kalung milikmu kan ...ini hal yang cukup berharga bagimu ."
"Grey bagaimana kamu menemukannya hahaha kemarin aku menjatuhkan nya dan aku kehilangan karenanya."
" aku ambil dari kawanan preman dan itu tak mungkin kamu menjatuhkannya"
"atah atah. ..(senyum konyol)
"bodoh lain kali kamu tuh harus punya harga diri dasar ...dan kau, kamu tak terluka sedikitpun harusnya kamu melawannya..kamu tahu..Dan kenapa aku yang harus terluka...sekarang ..kamu juga rasakan ini..".PRAAKKK"(memukul dan mendorongnya kedalam kolam) namun ia malah tertawa dan tersenyum gila..
" apa yang ku lakukan grey. ..?"
"Lidia ambilkan air minum aku lelah...dan beri dia handuk..!!"
" baik...Dasar kalian tak pernah akur.."
" hehehe ...hahaha
" hehehe haha" (Teressa)
Dan terasa semua terdiam dan tertawa melihat mereka tertawa bahkan Teressa pun meletakkan buku dan ia meloncat ke dalam kolam..Grey pun meninggalkan kami dan terlihat Teressa dan panda bermain dan berenang didalam kolam dan ia terlihat tertawa ,Lidia pun pergi mengambil minuman dan handuk...kini terlihat aku memandangi mereka ....angin pun semakin kencang terlihat buku Teressa terbuka di tiup angin dan panda masih asyik bermain didalam kolam...bersama Teressa berendam..
" anu.tunggu tunggu sebentar aku Tania apa kamu Grey..?"
" bagaimana kamu tahu namaku..?"
" Lidia yang memberitahuku..!!"
"ouh ada perlu apa kamu denganku?."
"lukamu sangat banyak ..aku seorang dokter di rumah sakit ..jadi aku hanya ingin menolong mu..."
kini terlihat Tania merawat Grey dan aku masih disini disisi kolam aku pun mulai mendekat ke sana dan hembusan angin membuat sebuah buku yang selalu Teressa bawa itu terbuka perlahan ..sesaat aku mulai mengambilnya dan aku melihat isi dalam buku harian ini tersimpulkan nama "Jennifer".dan sebuah foto Jenni dan Erin dan anak kecil ada dan terpajang disini saat aku mulai membacanya Teressa pun datang..menghampiriku..
"... apa yang lakukan...itu milikku,berikan padaku"
" anu aku tadi ...tadi bukunya terhembus angin jadi aku hanya ingin menutupnya kembali...ini milikmu.."
" ouh ... terimakasih"
aku mulai terdiam dan aku melihat Tania dan Grey sedang duduk di sana ...terlihat si panda pergi meninggalkan kami dan Teressa pun pergi mengikuti nya...kini teringat lagi kalung itu...lagi .
"heee Tan bagaimana keadaanya.."
" iya...ini hampir selesai..dia terluka banyak.."
anu...aku ..aku minta maaf ini semua salahku..Grey.."
" apa yang kamu katakan Miya ?"
" mungkin aku belum cerita padamu Tan ..tentang kemarin saat berlibur di sana ..entah mengapa aku menunggu waktu sore..namun malah tertidur..begitu saja .lalu aku berjalan kembali menuju tempat berkumpulnya wisatawan...dan saat di pertengahan ada 2 preman menghampiriku ..aku mulai panik dan berlari menjauhinya namun saat aku bersembunyi tak disangka aku bertemu dengannya dan aku mulai minta tolong padanya namun ia menolongku bukan melawan mereka dia malah memberikan hasil ikan tangkapannya dan beserta kalungnya..dengan satu syarat kami dibiarkan selamat....jadi ..maafkan aku.."
" dasar apa yang kamu katakan ...diamlah..BRISIK..dasar cewe selalu saja membuat masalah..
(ujar grey )
"aku minta maaf..kumohon maafkan aku..!!"
" bisakah kamu diam..BRISIK,
karena hanya ini yang bisa aku lakukan untuk nya dia dari dulu tak pernah berubah. .dia itu Bodoh dan gila,,bahkan dia sangat idiot..dia sangat berbeda denganku....aku hanya bisa berkelahi setiap saat "hahaha DASAR' ..PECUNDANG..dia selalu tersenyum dan tertawa walaupun masalah begitu banyak yang ia terima...
aku masih teringat..saat dulu setiap hari yang kulakukan hanyalah berkelahi dan tiba lah saat itu aku hidup dengan adikku di jalanan tak ada tempat untuk berlindung dan beristirahat ....bahkan ayah dan ibu kami tak tahu dia di mana.dan kami tak pernah mendapatkannya...ketika itu adikku sakit keras dan uang sepeserpun aku tak mempunyai nya..entah apa yang merasuki ku aku mulai mencopet di tempat umum namun uang itu tak cukup untuk biaya adikku ke dokter..dan aku putuskan untuk membeli sebuah pistol..keputusanku sudah bulat aku merampok di sebuah toko minimarket ...Hahaha aku masih mengingat nya ..saat itu aku todongkan pistol kearah kasir yang ada di sana ..bersama 2 temanku yang membantu beraksi..Dion & Seno pukul 23:00wib ..
" HEEEH diam ...berikan ...uang yang ada di sana...serta ..rokok itu ..cepat..(kata Dion )
" Cepeet...HAaah..jangan kelamaan..atau aku tembak kepalamu.."(nada kerasku)
"iya sebentar Tolong jangan mas.."( jawab kasir)
"aku kemasi yang ada di sana ..ya.."(kata Seno )
dan saat beraksi tak ku sangka dan tak terduga..kami semua tak menduganya..dia ...datang dari sudut sebelah sana..untuk membeli minuman.
kak aku beli minuman ini 4 ini habis berapa..?( panda sambil membawa minuman kaleng)
"kak maaf..maaf.."(kasir)
"Hoi..kamu gak lihat kami..DOOR (aku menembaknya keatas sebagai peringatan..) kamu berhenti disitu.."
" dengar kalian boleh merampoknya namun aku hanya mau membeli sebuah minuman...dan itu terserah mau kalian .."lakukanlah" aku tak akan menghalangi kalian..Maas TOlong ini berapa..?"
" baik ini semua..ya.."(ujar kasir)
"baik..terimakasih.."
aku mulai menodongkan senjataku kepadanya dan pandanganku sontak tak pernah aku kira senjataku pun sudah berpindah begitu sangat cepat..tak ku sangkan ..pistol yang kubawa kini mengarah pada Seno.."bisakah kamu letakan dan kembalikan ke tempatnya.." ..kami pun tak menyadari dan heran karenanya..
" apa yang kalian inginkan ..uangkah atau nyawakah"?(dengan senyum bodohnya)
" itu bukan urusanmu..!!(ujarku)
" ouh...baiklah ...ini senjata Mu dan aku menyerah..ambillah uang di sakuku namun biarkan aku dan kasir ini selamat...kasihan kan dia hanyalah bekerja untuk ibunya di rumah..dan jangan sakiti kami..BERJANJILAH."h aku pergi dulu ..setelah itu kalian lanjutkan merampok lagi..Daah.."
Aku mengincar kepalanya...namun saat itu..aku memegang uang yang cukup banyak darinya..akhirnya aku kembali ketempat adikku berada dan membawanya ke rumah sakit..dan kawanku mengembalikannya dan kami kabur aku urungkan niat nya untuk merampok karena aku sudah mendapatkan apa yang aku inginkan ..namun kantong yang berisi uang itu terlampiaskan sepucuk surat " aku punya pekerjaan untuk kalian datanglah pukul 00: 00 wib di atas jembatan yang ada disebelah sana ..entah mengapa kami berfikir itu sebuah jebakan...namun ..dari itu adikku selamat..
" Grey jangan datang ini jebakan...mana ada orang yang gila serta bodoh seperti dia..ini pasti jebakan..(Dion )
"aku tahu...ini memang jebakan ..namun aku akan mengeceknya sendiri...aku tak tahu ..jika ini jebakan asalkan adikku sudah diselamatkan aku tak apa..menerima resikonya.."
(Seno/Dion )" jangan Grey ...atau baiklah kita datang bersama sama aku tak ingin hanya kamu yang kena imbasnya.."
Aku datang dengan sedikit persiapan perang senjata kami ada di bagian belakang punggung ..namun kasir yang harusnya kami rampok malah melaporkan kepada pihak keamanan...
"YOsss kalian di sana ..ke marilah.."
"apa yang kamu rencanakan..?"
" hemm...apa yang aku rencanakan ..hahaha aku pun tak tahu apa...hahah hehehe.."
"Bodoh dasar bodoh.."
" naaah bisakah kalian menarik ku.."
aku/Dion/Seno. ": HAAAHH "
"apa yang kamu bicarakan ."
" nah itu pekerjaan kalian."..
ia pun mengikat erat kakinya dan dia melompat dengan senyum gilanya .."Hoi" ...kamipun melihat ke sana dan dia gelantungan menunggu kami menariknya keatas..dan tanpa sadar aku dan temenku menariknya. ...dan sampailah dia diatas jembatan semula..namun malah ia tersenyum gila..
" naah bagaimana ini sangat menyenangkan bukan.. hahah ini luar biasa"
"heem..tentu saja..apa ada masalah..untukmu..?"
". heee apa yang kamu pikirkan bagaimana kalau kami tak mengangkat mu..."( ujar Dion )
" hehehehe itu jahat sekali ,mungkin itu akan menyakitkan...naah ambilah minuman itu untukku.."
ia pun minum bersama kami di ujung jembatan ..itu..dan ia mulai berbicara
" apa yang kamu katakan lihatlah di langit semua terasa damai dan indah..aku ingin menjadi bintang di langit dan menemani semua orang yang sedang bersedih.dan bisakah kamu menjadi bintang yang akan menemani ku saat bersedih " ujarnya dan kami malai akrab..dan aku bertanya padanya..
"nah...bagaimana kalau aku menembak mu..sekarang ,karena hanya kamu yang tahu wajah kami.."
hehehe lakukanlah itu terserah kalian..heheh..
padahal aku pun serius mengatakannya namun kawanku malah mentertawakan ku dan semua tertawa..dan" Door" aku melepaskan tembakan ku kearahnya namun aku tak mengerti ia hanya tersenyum gila kembali..
" apa apa yang kamu lakukan Grey ..?"
"hemm..jika kamu ingin melakukan maka lakukanlah...lagi pula hanya aku yang .melihat wajah kalian...(menghasut)
"Grey kamu..kenapa..?apa yang kamu lakukan.."
"kau...jangan pernah mempermainkan ku..aku bisa membunuhmu...kamu tahu...Haah"
" Hem jika kamu ingin membunuhku bukan sekarang namun dari kemarin kamu masih bisa..membunuhku...dan aku percaya itu semua....sudahlah..berhentilah..kamu bisa melakukannya...dengan tanpa hati...namun aku juga tak mengerti kenapa kamu kemarin tak membunuhku...."entahlah..apa yang aku pikirkan ..dan aku tahu hal itu..kamu tahu ..itu karena aku selalu dalam masalah padahal aku tak berbuat masalah mungkin jika aku mati sekarang aku akan bertemu dia di sana bersamanya di tempat yang paling damai .. .".. "MAKA LAKUKANLAH " untukku..."
Yah aku pun tak benar membidiknya aku pun menangis di hadapannya"dasar pecundang"AAAAA..aku mengingat adikku di rumah sakit..
"nah itu yang aku lakukan jadi pekerjaanku sudah selesai kan aku akan pergi.."
"Heeei tunggu apa kamu ingin merampok lagi.."
"tentu saja...apa kamu keberatan..?"
"untuk apa kamu merampok ...apakah kamu butuh uangkah? katakan padaku....HAAAAH..bisakah kamu lakukan satu pekerjaan sekali lagi untukku aku masih ada uang sedikit...hehe"
"hoi hoi apa yang kalian lakukan..."
heem..entah kenapa kawanku sekongkol dengannya mereka mengunci dan mengikat kakiku dan aku pun berada di ujung jembatan dan dia menodong ku dengan pistol yang tadi kubawa...ketika itu .".lakukanlah.." aku tak tahu apa yang akan ku lakukan namun tubuhku..bergerak meloncat kebawah ketika itu terdengar suara tembakan dan mataku terbuka aku sangat ketakutan "Anna"..Anna "..maafkan aku".(dalam bisikan)..kini teringat Anna yang ada di rumah sakit dan semua terasa tenang saat semua menarik ku dan mereka tertawa ..dengan begitu aku selalu melindunginya walaupun dia sedikit bodoh ,gilaaa..dan dia idiot.."DASAR" pecundang ..hidupku ku pertaruhkan hanya untuk orang ini..namun aku selalu ingin bersamanya dan tak ingin dia bersedih..hingga aku sampai disini...mengikuti..nya..
" dia Erin Sadewa "sorak bersama ( aku dan Grey)
"miya apa kamu kenal dengannya..?.."
" entahlah aku merasa sudah mengetahuinya dia Erin Sadewa satu kelas denganku ,dia jarang berinteraksi jadi aku melupakannya bahkan aku tak mengerti karena ia hanya selalu tertidur saat pelajaran dan di waktu istirahat bahkan ia pun masih tertidur walaupun jam sekolah sudah usai...ia selalu mendapatkan nilai 50 di setiap pelajaran namun saat kelulusannya ia mendapatkan nilai sempurna dan dia mengambil beasiswa yang kami inginkan..itu adalah beasiswa ke BELANDA dan sejumlah uang..aku tak mengira ia ada disini ia tak melanjutkan kuliah yang kami inginkan dan teringat sesaat aku melihat buku yang selalu Teressa bawa..dan di sana tertera nama "Jennifer" dia teman sekelas ku sekalian dia pasienku.."
"nah aku pergi dulu ..terimakasih Tania.".( ujar Grey)
"kamu tahu Tan ..dia Erin IQ 200 anak jenius yang selalu menghilang..dia menghilang saat hasil ujian di berikan...nah Grey..?Grey.."Tan Dimana Grey"?"
" dia sudah pergi !( jawab Tania)
Dan itu adalah terakhir kalinya aku melihat dia lagi ..dan saat pagi pun aku bertemu Lidia bahkan Lidia pun tak mengetahui dia ada dimana..? Lidia hanya bercerita sedikit.
"pagi Lidia ..ada perlu apa kamu berkemas dengan cepat."
" ouuh ...HuuuH tugasku sudah selesai dan aku harus pergi.."
" heeei dimana Erin ...tolong katakan padaku...?"
"Dimana Grey..dan Teressa?.Lidia"
"..ouh mereka sudah pergi"..( jawab Lidia)
" apa yang terjadi ...Lidia dan mengapa kamu katakan seperti itu .."
" tadi malam kami di panggil oleh Erin ke atap..dan terlihat pertama kalinya ia meneteskan air mata "Dasar BODOH" aku ikut bersedih tau.... walaupun wajahnya tersenyum dan matanya meneteskan air mata ...kurasa ia sangat kesepian dibandingkan dengan kami ." Sekarang tugas kalian sudah selesai..jadi lakukan sesuka kalian..dan ia membisikan sesuatu pada Grey dan dia terdiam dan langsung pergi .....lalu kami berpisah .."DASAR BODOH" ..dia membuat ending yang begitu sangat jelek...Erin..kamu sangat bodoh.."
" kemana Grey pergi Lidia?...dan setelah ini apa yang kamu lakukan..."
" entahlah...aku ..mungkin aku kan mencari tempat yang lain.."
" ikutlah dengan kami ,di sana kami mempunyai tempat untuk di huni.."
" ouh. tidak perlu... terimakasih namun aku masih menunggu Erin memanggilku untuk bersama.lagi Bey Bey..."
Dan kami pun berpisah ...dengan mereka..aku dan Tania pulang menuju rumah kami karena liburan kami yang sudah usai..namun kami pulang dengan tiada nada ataupun kata yang keluar antara mulutku dan mulutnya...seakan kami membisu dibalik senyuman ..
pukul 11: 12 wib aku sampai di rumah dan Tania kembali kerumahnya.
"assalamualaikum ..aku pulang .mah ..pa..Risa "tuk tuk tuk"
" walaikum salam..wah yang lagi di bicarakan datang juga ..kamu baik baikkan di sana."( kata mamaku)
"hahah tenang aku baik baik saja kok..haYo ada apa ini kok rame rame.."
" mana mana kak oleh olehnya.."
" ini buat Risa ,ini mama dan yang ini buat papa,,mah aku istirahat dulu ..ya ..."
mandi dulu..kamu biasakan itu."( perintah mama)
ketika saat aku berada di kamar mandi untuk ..waktu bersih bersih tubuhku..aku pun masih terdiam seolah olah tak terjadi apapun namun aku mulai diam dan sedih dan tersenyum...aku yang selalu memikirkannya dan tak berhenti sampai disini saat aku selesai aku di panggil mama untuk sesuatu surat yang tertera hanya untukku...
"miya ini ada beberapa surat untukmu ..!"
"dari mana mah...?"
" di lacimu ...aku sudah masukkan di sana."
"hemm dari siapa mah?"
" mama tak tahu coba di baca sendiri saja.."
aku pun mulai membacanya satu persatu surat yang ada dan aku mulai membacanya berurutan dengan lamanya hari..dan ini dari ibu Maria ketika aku membacanya tak terasa...
* untuk Dr .Miya
aku pun berterimakasih atas simpatimu dan usahamu, sudah 2 bulan setelah kepergian mu Jenni pun sehat dan mulai bercerita dan tertawa dia seperti kembali seperti dulu lagi aku sangat berterima kasih padamu..
* untuk Dr. Miya.
hari ini membuatku terkejut saat ia mulai beraktivitas keluar rumah namun ia bertanya kepadaku tentang keadaanya dan aku menyarankan untuk mencari buku harian nya..namun aku tak melihat buku itu dan kami tak menemukannya..sesaat jenny pun terdiam dengan sebuah pencil yang ia dapatkan dan dia mulai berbisik sendiri tiba tiba ia memanggil nama Erin berulang ulang kali dan itu membuatku takut.
* untuk Dr .miya
seakan hari ini jenny terlupa tentang apa yang di pertanyakan namun ia selalu tersenyum tanpa ada ulasan dan acuan seakan jiwanya tak berada disini menemaniku sesaat terdengar suara laki-laki dari luar ia pun memanggilnya dengan nama Erin aku mulai takut aku apa yang terjadi dan aku membawanya kedalam rumah.
* untuk DR .miya
dan di hari ini sangat menakutkan jenny pun kabur dari kami dan ia berlari dan memanggil nama Erin bahkan ia hampir celaka tertabrak mobil dan hanya ingin bertemu dan menemui laki laki di sebrang jalan dan memanggil nama Erin .., aku masih bersyukur karena ia tak terluka namun aku sangat ketakutan karenanya dan doa ku seakan tak pernah menemui titik terang ..dan aku berharap lebih darimu .. "TERIMAKASIH by ": ibu Maria.
aku mulai terdiam dan terbayang akan cerita yang telah menimpanya dan aku selalu berfikir tentangnya 'ia jenny gadis terpandai di kelas kami dan gadis pendiam ,gadis polos dan manis aku pun sangat iri padanya namun tentang kejadian ini aku pun merasa sangat kasihan dan sedihku karenanya...
Dan aku sempatkan untuk mencari waktu untuk berkunjung ,lagi pula ini juga pekerjaanku di hari itu aku pun datang dan membawa seikat bunga untuknya dan inginku bertemu dengan jenny...dan sampailah aku di rumah ibu Maria di halaman rumah yang cukup besar ini ..iya ini kediaman jenny berada ..saat itu aku bertemu dengan bik Ami
" hallo bik ini saya..!"
" eh Bu dokter ..lama tak jumpa..."( ujar bibik)
" iya nih bik apa ibu ada.."
" nyonya ada didalam mari masuk"
Aku pun mulai masuk dan aku pun melihat jenny sedang berada di taman namun pandangannya polos tak ada reaksi apapun bahkan aku melihatnya dan mencoba mencari perhatiannya namun ia hanya tersenyum kosong yang terpasang di wajah jenny..
" Bu dokter silahkan duduk dulu saya panggilkan nyonya dulu..ouh iya mau minum apa buk dokter ?"
"iya bik terserah saja bik..!"
" siapa bik ada tamu kah bik?..ehh dokter miya apa kabar...lama tak jumpa.."
" baik Bu ..Gimana keadaan jenny Bu"
" lihat dia di sana hanya tersenyum kosong aku terpaksa mengunci dia di taman aku takut dia kabur lagi dan keadaanya seperti yang ada dalam surat yang aku kirimkan ..apa surat itu sudah sampai kepadamu..?"
"iya aku sudah membacanya semua surat yang ibu kirim dan kemarin aku sedang berlibur "jadi maaf baru bisa datang".
" kedatanganmu sangat saya harapkan dan dia...entah harus bagaimana lagi aku selalu merepotkan mu.."
"aaah...tidak juga Bu lagian ini juga bagian dari pekerjaanku..dan juga ibu pun membayar ku dengan pantas jadi aku mengerti apa yang ibu khawatirkan tentang itu.."
"tentu ...kamu mengerti terimakasih...mari ikut denganku kita temui jenny.."
kamipun menuju ketempat jenny bermain di taman dan ia masih tersenyum kosong dan tak memperdulikan apapun ..kini terlihat aku yang memeluknya dan mengusap kepalanya ..aku mulai mengingat saat berlibur kemarin kata pertama yang ia lontarkan dan cara yang ia berikan kepadaku..
"pagi" ujar ku , aku tersenyum..dan melihat reaksinya "kalian benar" jenny pun merespon dengan membalas kata "pagi" dan pandangan matanya mulai melihatku ,aku tersenyum lagi dan dia membalas senyumku ,aku berkata" pagi "sekali lagi namun ia tetap tersenyum dan memandangiku dan mulai berbisik sendiri kini terlihat ia memegang erat pencil itu
" Bu bisakah aku bersama jenny sendiri saja disini"
" baik aku mengerti jika ada apa apa yang di perlukan jangan sungkan ya aku dan bik Ami akan bantu.."
" terimakasih .."
Aku pun mencoba meniru gaya Erin dan semua cerita tentangnya..dan semakin dekat dengannya .."yaaah" kalian benar" aku merasa senang bertemu dengan Erin di sana ...dan...terlihat lagi senyumnya di ingatanku dan saat aku mulai memeluk jenny aku pun sedikit mendengar bisikanya ..saat itu aku mulai bercerita tentang nya dalam liburanku kemarin di Karimunjawa dan aku sejenak berhenti melihat dia saat bicaraku ia balas dalam cerita pengalamanku.
"dan dia berkata"walaupun tak membuat masalah selalu aku dalam masalah ,aku hanya ingin hidup damai,"
".. apa kamu tak apa"? apa yang kamu katakan lihatlah di langit semua terasa damai dan indah aku ingin menjadi bintang di langit dan menemani semua orang sedang bersedih dan bisa kah kamu jadi bintang yang akan menemaniku saat bersedih ..dia selalu tersenyum seburuk apa yang aku perbuat ia selalu tersenyum manja...dan jika kamu tak menginginkannya maka pergilah sejauh mungkin dan jangan sia siakan hidupmu ...BERJANJILAH. (jenny/aku) bersama sama mengatakannya..
" tentu saja.."( jawabku)
DAN dia pun memelukku dengan erat " jangan pergi" ..ujarnya aku pun tak mengerti apa yang aku katakan namun aku berada disisinya..!!!!DENGAN SENYUM YANG LEBIH BERARTI......"wah terimakasih sungguh beruntungnya" ujar jenny (dalam pelukanku)
__ADS_1
aku pun mulai kembali ke rumah karena sudah seharian aku berada di sana untuk menemaninya.".kalian mungkin akan percaya" aku sama dengannya selalu memikirkan dia...
namun aku tak bisa menolongnya dan kurasa hanya dia yang mampu menolong jenny ...dan ..aku tak tahu pula dia berada...ketika itu sedikit demi sedikit mampu bercerita tentangnya hari hari pun berlalu begitu saja ...saat aku berusaha berbelanja aku tak sengaja melihat seseorang tak asing lagi berada di sebrang jalan dan ia berjalan lurus ..dia itu tak salah lagi "ujarku"...dia Grey..teman erin.kini aku menghampirinya sesaat ia tak menoleh
"Grey ..hai tunggu..tunggu ..apa yang kamu lakukan disini apa Erin ada?..
" ouh itu kamu...Erin ..entahlah..."
"apa yang kamu katakan aku semakin tak mengerti...,"
"aku tak ada urusan denganmu.."
" kamu mau kemana aku hafal tempat ini dan kurasa akan memudahkan mu.."
" benarkah ..HAiiz .., bolehlah..antar Aku ke alamat ini..?"
". .ini..apa kamu serius..ingin kesini kah.?."
"apa ada masalah..."( nada sinis)
" heeeeeeh tidak kok ...baik naiklah..aku akan mengantarmu ...bagaimana keadaan Lidia. Erin atau teressa ..?"
" bisakah kamu fokus mengendarainya..!HUUUH setelah urusanku selesai aku akan pergi lagi dan kurasa ini akan merepotkan.."
" hemm..sudah kuduga bentar tidak jauh lagi kita sampai. ..terus apa yang akan kamu lakukan setelah sampai di sana.."
"entahlah..Erin hanya menyuruhku menunggu di sana dan membawa surat ini dan memberikannya..itu saja.."
"sebenarnya apa yang terjadi saat malam terakhir di sana ...aku mendengarnya dari Lidia Erin meninggalkan kalian..."
" .apa yang kamu katakan ..dia hanya kelelahan jadi dia bicara ngelantur..dia sedikit mabuk.."
"kamu masih tak terima kenyataannya.."
" diam lah kamu tak mengenal dia siapa..?"
"kamu benar ..dan baiklah kita sudah sampai.. "
Kami berdua sampai di alamat yang di tuju Grey..tempat itu adalah sekolahan SMA ku yang dulu ..dan aku mulai tak mengerti..
" oke terimakasih kamu telah mengantarku ."( ujar grey)
"hemm..hee kamu mau kemana .?"
"aku akan menunggu disini ..jadi pergilah.."
" apa aku boleh menunggu bersamamu.."
" Haiiz ..terserah. dan jangan membuat masalah."
"apa yang kamu katakan.."
" semua cewe selalu membuat masalah."
" hahaha...baiklah aku akan diam"
Kami menunggu hingga petang didepan gerbang sekolahan aku tak mengerti apa yang Erin pikirkan dan tak ada orang yang menghampiri kami ..
" hari sudah mulai larut sebaiknya kita pergi .."
" jika kamu ingin pergi ..pergilah."
"kurasa percuma kita menunggu disini tak ada siapapun ayo ikut denganku.."
"hoi apa yang kamu lakukan."
Aku pun mengajak Grey pulang ke rumahku dan beristirahat namu ia menolaknya..
" lepaskan kataku.."
" kenapa?"
" kamu masih tak mengerti.! ini tugasku jangan ikut campur dan terimakasih kamu sudah mengantarku kesini.."
" apa kamu baik baik saja..?"
" serahkan padaku ..aku sudah terbiasa hidup di jalanan.."
" baiklah...itu terserah padamu..AAH bisakah aku salin no telfonmu.."
"untuk apa..?"
" sini berikan ponselmu.."
" aaah...!!..jika kamu bukan cewe aku pasti menghajar mu "
"sudah ku bilang aku hafal tempat ini.."
" terserah..!!"
Sekarang aku meninggalkan grey. sendiri di sana dan aku mulai istirahat dan tak terasa hari pun mulai pagi lagi ..kini aku masih tertidur pulas.
" miya banguun cepat nanti kamu telat .."
" eeeee aaah.."
" hadueh kalau sudah tidur pasti susah untuk bangun...dasar kebiasaan.."
".maaa..aku libur saat ini..jadi aku mau ..tidur lagi . eeaah "
Namun aku mengingat Grey tentang kejadian semalam dan aku menghubunginya"turut turut turut" ia tak mengangkat telfon ku..aku langsung mandi dan buru buri pergi ke sana.
"miya tunggu sarapan dulu.."
" aku buru-buru maa.."
" dasar selalu saja begini kebiasaan."
Dan aku pun sambil melaju kearah sekolahan sambil menelponnya namun ia tak pernah membalas atau mengangkatnya "sial" ujar ku kenapa aku begitu bodoh padahal sebentar lagi aku bertemu dia..akhirnya aku pun sampai di gerbang sekolahan dan terasa ia masih terlihat di sana aku pun menghampirinya.."pagi"ujar ku namun ia tak menjawab apapun.
" hoi hoi kenapa kamu tak menjawab salam ku dan kamu juga tak menjawab telfon dariku.."
".." BERISIK" bukankah aku sudah bilang aku tak butuh bantuan mu lagi.."
"setidaknya kamu menghargai niat baik seseorang ..."
Dan terdengar "pagi" suara dari belakang kami ,,sontak kami menoleh kebelakang dan itu adalah suara penjaga sekolahan pak Dani
" maaf permisi saya mau membuka gerbang sekolahan dulu.."( ulasnya)
" Erin" ...apa kamu..?
"Erin ..!....apa dia mengatakan sesuatu pada kalian..sehingga kalian menunggu disini."( kata dari pak Dani )
"permisi pak ini saya pak..saya teman kelas Erin ."
" apa ?..ada perlu apa kalian datang kemari..!"
"ini ada surat untukmu.."
" surat surat apa..."
"ini dari Erin untukmu..."
"apakah ini adalah harinya ..hahahaha..maaf bapak lupa..!.tunggulah tunggu disini.."
Kami pun menunggu disini hingga murid murid semua pada datang namun masih belum kelihatan ia kemari.."hooi" terdengar dari jauh kearahnya..
"hoii kemarilah tolong bantu saya.."
"apa ini..?"( aku dan grey)
"ini adalah hadiah untuknya.. bawalah ini ke alamat Erin berada..."
" anu...maaf pak saya tidak tahu alamat Erin berada sekarang..."
"oouh benarkah..ini saya tuliskan alamatnya datanglah ..jadi benar dia tak mengatakan pada kalian.."
"iya ..kami tak tahu apapun."
"datanglah besok lusa ke sana aku rasa ini terlalu cepat .hahaha .."
(aku/Grey )"baik .. terimakasih..pak" Dani ..
kami pun pergi meninggalkan pak Dani dan membawa begitu banyak hadiah yang tak asing bagiku iya "kalian benar" ini beberapa paket buku pelajaran yang tak terpakai..dan tertera nama Erin..
"nah Grey apa yang kamu pikirkan tentang Erin ..dan bisakah kamu membantuku ...aku butuh bantuan mu.."
" maaf aku tak mau ...ini sangat merepotkan.."
" ini demi kebaikan Erin .."
(hasutku)
"apa yang kamu maksud ..?"
" bisakah kamu ceritakan saat terakhir kalinya kalian berpisah .."
"kenapa harus menceritakannya padamu."
"karena aku ingin menjadi Bintang yang akan menemaninya saat ia sedang bersedih..."
" kau....jangan jangan kamu ..pernah bertemu ..dia. juga.."
". aku teman sekelasnya dulu dan kemarin saat berlibur aku bertemu dengannya..dan dia mengatakannya. juga padaku..."
"pada saat itu aku masih berada di kamarku dan erin menelfon ku untuk keatas di tempat biasa kami berkumpul dan terlihat Teressa tidur disampingnya.."
" kamu sudah datang!!.. ke marilah .!"
"apa ada masalah yang perlu aku selesaikan."
"duduklah kemari dan ambilkan minumanku di sana untukku.."
".ini minuman mu.."
"Yosss ..hahaha.maaf telah merepotkan mu lagi dan lagi ..aku selalu membuatmu terluka.."
"apa yang kamu katakan..?"
"kamu tahu ini adalah minuman terbaikku ..selalu dan selalu menjadi yang terbaik begitu juga dengan kalian ..namun aku mulai Merasakan ketakutan untuk akhir akhir ini dan aku selalu membuat kalian kesusahan dan terluka...aku benar benar takut kehilangan kalian bintang bintangku lagi ..dan minuman ini semakin lama ku nikmati semakin habis ..kamu tahu ..dia!!! selalu tersenyum seburuk apa yang aku perbuat dia selalu tersenyum manja..dan terimakasih untuk semua pengorbanan yang kalian lakukan untuk ku...kalian berdua ,,aku tak akan melupakan nya . namun mulai sekarang kamu tak perlu kesusahan lagi dan Teressa mulai menari dan bernyanyi itu artinya Lidia tugasmu sudah selesai ..dan kamu Grey aku ada permintaan untukmu datang lah ke alamat ini dan bawakan aku bintang bintang hadiah ku...berikan padaku kumohon kamu jangan menolaknya ..setelah itu kamu bebas kemanapun kamu pergi .. Terimakasih aku dan Teressa akan pergi heheh.(sambil meneteskan air mata.) sampai jumpa ..DAH..(sambil menggendong Tressa)
dan mereka pergi dan meninggalkan kami....saat itu pertama kalinya dia menangis dan juga terakhir kalinya dia tersenyum manja..untuk kami.."
"aaah jadi seperti itu kejadiannya...nah Grey..aku ada satu permintaan yang ingin kamu kabulkan.."
"apa yang kamu katakan aku bukanlah jin botol ajaib.."
"atah atah. hemm bukan itu maksudku..berjanjilah padaku kamu bawakan bintang yang paling terang untuknya ..karena aku tahu bintang yang Erin inginkan dan yang di maksud Erin...ikutlah denganku..ini hadiah spesial..kamu tahu...."
"eh sebelum pergi bisakah kita makan dulu"
"Hem.. tentu saja..baik kita makan di sana.."
Kami pun makan berdua di sana dan aku mulai menceritakan padanya tentang jenny hingga kami selesai sarapan pagi.....dan kami menuju kediaman jenny..dan terlihat di depan pintu gerbang rumahnya, kurasa hanya ini yang aku bisa lakukan untuknya .
"pagi bik.!."
" eh ..pagi Bu dokter tumben pagi pagi sudah sampai disini..(jawab bibik)
"iya nih ..aku kangen sama jenny....bik apa ibu Maria ada.
" nyonya ada didalam mari .. masuk dan mau minum apa Bu dokter.."
" terserah aja bik... eh bisakah kami bertemu jenny..!!"
"dia sudah ada di taman tapi...oh tak apa ....mari silahkan dan saya panggil nyonya dulu.."
"baik kami tunggu"
Tak lama ibu Maria datang menemui kami..
"pagi Bu ..!" ( ujarku)
"pagi nak miya tumben pagi sekali...."
"ouh iya Bu kenalkan ini Grey temen saya .."
" saya Grey ..Bu"
"saya ibu Maria"
"oh iya Bu jenny ada apa saya boleh bertemu dia sekarang..."
" mari ikutlah denganku dia di sana .."
Dan .. mengikuti arahannya entah kenapa Grey pun peduli dengan rencana ku bertemu jenny namun ia mulai mengerti saat aku mengucapkan kata pagi kepada seseorang wanita yang tak mengerti apapun..di sana .
" pagi jenny.."( ujar ku dengan senyuman)
"pagi Erin..?"( jawab jenny)
"sssssstt....diam..( kataku dengan nada paling pelan)
"apa yang terjadi padamu Erin kenapa kamu tinggalkan aku kenapa Erin aku takut. aku takut padanya nah Erin..apa kamu bawakan sesuatu untuk ku."( cetusnya)
Aku mulai tak mengerti saat jenny menghampiriku dan memelukku "dia " bintang paling terang " kata miya ..namun itu memang benar bau ini wajah ini tubuhnya pun halus dan hangat dan sungguh "sial" dia sangat indah dan begitu sangat manis entah kenapa aku pun gugup karenanya..( batin grey)
"nah miya apa yang harus aku lakukan "..(dalam bisikan)
"sssssst diam dan biarkan dia bercerita dulu....dan bertingkah lah dengan gaya dia.."
"maksudmu gaya Erin kah"...(dalam bisikan sangat pelan)
" iyup "..(menganggukkan kepala)
"...wanita sangat merepotkan"..(dalam pikir nya)
"kamu tahu dia sangat berharga bagi Erin "..(hanya berbisik pelan)
" apa yang harus kulakukan"..(dalam bisik kecil)
"percayalah padaku"...(bisik bisik kecil)
"nah Erin apa yang kamu dapatkan kamu sekarang terlihat lebih berantakan dan kurus....sudah ku bilang jangan ..di ulangi lagi..kamu itu harus makan yang banyak...aku sangat senang kamu ada disini menemaniku ..Erin apa kamu mau bercerita untukku...kamu tahu aku sangat takut.." ( ujar jenny sambil memeluknya)
" tentu saja...apa yang tidak untukmu.."
"Erin apa kamu lagi demam ada yang berbeda darimu.."
" aaaa. ..apa yang kamu katakan.."
" kamu pun lupa..?...kenapa kamu melupakanku..apa kamu lagi gugup.."
"...iyaa....kurasa aku sedang gugup.."
" seharusnya kamu mengusap kepalaku ...setelah itu berjanjilah kamu tak akan meninggalkan ku lagi .."
Grey pun mengikuti apa yang di inginkan jenny
Dan hari hariku terlewatkan hanya untuk menemaninya dan bersamanya selalu ..dan tak terasa sudah beberapa hari aku selalu datang ke rumah jenny dan dia selalu tersenyum lebih manis lama kelamaan Grey merasa ada perasaan suka padanya dan jatuh hati..karenanya..dan kini terlupa apa yang di titipkan bahwa ini bintang paling terang untuknya..
"nah miya ternyata jenny Cakeb juga"
" apa yang kamu katakan ..jangan bilang kamu naksir padanya...kamu tahu aku gak akan membiarkanmu ...jika itu terjadi..awass kau"
" entah kenapa dia semakin hari semakin indah untuk dilihat.... senyuman nya..itu cukup manis"
"...haduh...jangan membuatku banyak pikiran...kuharap kamu tak jatuh hati padanya!!"(sinisku)
"aatah atah...entah mengapa dia lebih manis darimu.."(ledek nya)
".jangan bilang kamu juga mulai sakit...dasar cowok memang sama saja.."
".kamu tahu miya dia cewe terindah yang pernah kulihat."
Kami melanjutkan perjalanan untuk mengantarkan bintang hadiah yang dititipkan Grey dari penjaga sekolahan berikan dan menuju alamat itu dengan jenny..namun..
"nah Miya kita mau kemana.."
" kita ajak jenny...."
" apa yang kamu pikirkan..miya.."
" bukan kah tujuan pertama kita adalah membawakan bintang yang paling terang untuknya ....ouh jadi begitu kamu mulai ragu saat melihat jenny dan kamu suka padanya...kurasa bukan sampai di situ...jangan bilang kamu jatuh cinta padanya.."
" jika boleh jujur "iya" kamu benar aku menyukai nya...dan aku benar benar tak bisa melupakannya...kurasa aku memang jatuh cinta padanya...lantas ...apa yang kamu perbuat...kamu yang membuatku dekat dengannya...dan.kamu tahu...semakin lama semakin lama dia terlihat sangat istimewa.....namun aku menyadari..nya jika teringat apa yang di katakan jenny..dan erin seakan ..itu hanyalah lontaran pertanyaan dan jawaban dan tak ada kata kata yang lain yang terlepas ...dan kamu tahu jenny mengatakan jawaban dari apa yang Erin katakan.....dan apa yang kamu tahu tentang buku hadiah ini ..bukankah sangat aneh....jika hanya sekumpulan buku paket mata pelajaran..ini ..tak mungkin Erin memintaku untuk yang terakhir kalinya..."
" entahlah mungkin hanya buku biasa.."
" coba aku lihat dulu.....ini...apa...apa ini sebenarnya...(ujar grey)
"..coba aku lihat....ini..kah..ini sangat luar biasa...sebenarnya apa yang ia lakukan...aku tak mengerti...sungguh ini di luar apa yang aku ketahui....ini adalah sebuah rumus bermain musik dan ini luar biasa...jadi inikah IQ 200 saat belajar....dia gila...dia tak pernah menghafal maksud dan tujuan sebuah mata pelajaran namun ia membuat gerakan nada dan menghafalnya ...dia benar benar gila.
Aku semakin dekat dengannya entah siapa Erin sebenarnya bahkan semua orang tak pernah memperdulikannya dan tak ada yang memperhatikan nya dulu..."
..Entah kini terlihat Grey tak terima jenny kembali padanya....dan seberapa besar cinta yang Grey akan diberikan pada jenny....aku tak mengerti pasti..
Akhirnya kami pun membawa jenny bersama menuju tempat dimana Erin berada.. dan sepanjang perjalanan kami mengalami kesusahan saat semua terasa kebingungan seakan jenny hanya diam dan memeluk Grey walaupun ibu maria tetap bersama jenny ..kami berangkat bersama sama dan perjalanan ini jenny mulai tertidur lelap terasa ini cukup jauh dan kami pun mulai bertanya beberapa orang tentang alamat ini terlihat mereka menunjuk arah ke sana tanpa mengucapkan kata kata ..dan kami pun sampai di sebuah jembatan panjang..tiba tiba "Erin " keluar dari mulut manis jenny....ia hanya mengigau berulang ulang kali kami pun terdiam sesaat namun jenny mengigau semakin keras dan sangat keras dan ia bangun dari tidurnya ..raut wajahnya berubah dan jenny pun mulai bertanya..
" dimana Erin..dan dia siapa?..Erin siapa dia...?( ujar jenny)
"tenang Jenn tenang ..jenny.."( ibu Maria)
"dimana Erin? dan siap dia ..? Erin!! siapa dia..?"
"aku ada disini..!"(kata dari grey)
"..kamu...? ...kamu siapa?.( jawab jenny)
Kami sangat terkejut dan aku menghentikan laju mobilku ..kini aku ingin melihat jenny bahagia..namun..terlihat jenny kebingungan...
"kamu...?..erin...apa..kamu Erin..? kamu ini siapa..?Erin...kamu dimana ..dan ..dan siapa dia..Erin..?"
"..apa maksudmu Teressa?"( ujarku)
".Teressa..Teressa..AAAAAAAA.."
( jeritan jenny akan ketakutan)
SAAT itu terlihat jenny menjerit dengan sangat kencang kemudian ia kabur dari mobil terlihat ia sangat ketakutan..ia pun lari entah kemana ..kami mulai mencarinya di dalam hutan...
" jenny ,jenny...Jenn.."
" aku mulai bingung kenapa jenny takut nama Teressa..hEy..Grey bisakah kamu ceritakan tentang Teressa.."
" A ..a..a aku juga tidak terlalu paham tentangnya mungkin Lidia lebih paham tentangnya ..seingat ku ..Teressa lebih dahulu kenal Erin dari pada aku..dan aku selalu keluar ,,jarang bertemu mereka.."
". hemm jadi begitu...
eh sebentar Bu ..itu..itu bukannya jenny.."
"dimana.....Miya?"
"dia di sana"
__ADS_1
Yang saat itu aku melihat jenny berada di pinggir sungai sambil tertawa sendiri ..ia bercerita sendiri saat kami memanggil dirinya ..ia menoleh dan jenny tersenyum sangat menakutkan dan ia pun pingsan..kamipun membawanya kedalam mobil dan melanjutkan perjalanan kami hingga mulai sore terlihat matahari yang mulai condong namun semua mulai terdiam saat kami sampai di alamat yang kami tuju ..dan tak ada kata kata yang kami utarakan namun hanya ini yang tersirat di wajah kami " APA INI" singkat cerita kami berada di ujung kampung hanya terlihat satu rumah dan bangunan ini cukup tua dan kosong terlihat dari dekat dalam isi bangunan ini pun terbakar hingga menyisihkan bangunan yang kokoh dan di sampingnya terlihat begitu banyak buku bertumpukan tak beraturan...kami pun menghubungi Erin namun no selalu tidak aktif hingga sesaat dari jauh saat kami akan pulang terlihat seseorang datang dan membawa satu paket buku dan menaruhnya di sana..aku mulai terdiam..dan memastikannya dia..dan kucoba mendekatinya....Iyah ..itu adalah Hanna ..dan akhirnya kami tak menemukan dia berada namun ada satu petunjuk itu adalah Hanna pun terlibat kedalamnya..namun saat kami memutar mobilku...kini Hanna menghilang ..seakan yang tertera di hadapanku hanyalah bangunan kosong ini dan saat aku mulai mendekati sesuatu yang di bawa Hanna terdapat sebuah surat yang isinya ..beberapa kata saja dan inilah..isi surat itu..
" kurasa hanya ini & berhati hatilah"