Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 114 dia " nirA"


__ADS_3

semua terbebas mengatakan kegagalan


perjuangan ku hanyalah tanpa nyali


suara perbuatan ku kini tak berguna


mengikuti dia sang tokoh dalam dongeng


daun yang panjang dengan duri jalarnya


sekarang mulai panas dalam kobaran dalamnya api


lentera hati dengan asapnya yang membuat sesak


cerita dalam buku menggunakan pena biru


namun seberapa hitamnya garis itu


bunga mewangi wewangian memabukkan


membuat pelupa karena madu manisnya bunga


mahkota raja embun jiwa bijaksani menyertai


darimu buah yang senantiasa racun tanpa obat


padahal "dia "mengorbankan tubuhnya hanya untuk mu


masih terasa dimana-mana teriakan tanpa cinta


buku cerita cinta tanpa kata cinta


menjerit tanpa berucap


dunia yang aneh telah merebut siapa pemiliknya dalam buku dongeng oppelia ringtone dia " boa"


ketika seekor lalat menguasai kucing yang dulu imut dan lucu yang sudah membangkai namun kini hadir nya hanyalah wewangian dalam harum yang menyayat aroma manis tingkah pilunya yang di rasa dijawab oleh kata kata mereka tanpa perlu mengerti dan pergi meninggalkannya sejauh mungkin untuk melupakan memory ketenangan dalam kota kota kenangan


kini duo sejoli mengatakan nilai akan cinta yang abadi karena jembatan hidup adalah penderitaan dalam tuturnya membuat bekas asap yang membuat sesak di jantung hati dengan kehadiran yang menemani nya mengikuti hasrat dan tercipta pedang dan belati tajam nya kilat sang petir


secangkir kopi yang panas dengan aroma nikmat


tak perlu akan rasa dan rupa mereka tahu


sebuah katakan bahwa ini hanyalah butiran nya


namun mahkota putra embun jiwa yang merajai


mentari hanyalah surup api kecil mu ibu


pohon hanya satu dalam hutan dan kamu tersesat


pesanan dari hatimu membawa racun dari buah


KITA MASIH DALAM DUNIANYA MASING-MASING NAMUN KARENA SANGAT KECIL DARI DUNIA MU MELUPAKAN & MEMBUAT TULI HINGGA BUTA


" ZONE CRAZY COW"


Erin dan dia "sirA "ada di suatu tempat ruangan rindu yang terlarang untuk di huni

__ADS_1


namun bagaimana mungkin Erin ada di sana bukan sebagai kian" (sang pengunjung)


" apa kamu sudah mengerti siapa dia "...?( jelas siRA )


" bunga...?....( jawab erin)


..


bunga apa yang di maksud Erin ketika itu membuat dia" sirA" kaget dengan nada tak mengerti hingga kata kata itu muncul


" dia hanyalah bunga wewangian dalam waktu..!!( ujar erin)


.." ....heeeeeii...kau...!!!( sirA)


" if you & and you adalah ruang rindu yang terlarang untuk di huni itu adalah kota kota kenangan dari butiran embun jiwa mahkota dewa serbuk nya rambut panjang mu ibu '( HUDUS).. apa aku salah "sirA" ..( ujar erin)


"... lalu ...apa yang kamu mau"( jawab sirA)..


" aku ...aku akan menunggu sang bunga wewangian disini"...dia .." nirA"..( senyum Erin)


."heeeeeii...."


hingga pohon itu pun rontok akan daunnya terlihat dia" sirA" dengan kesendiriannya mengenang dia " nirA' bersama kota kota kenangan nya


"



" heeeey kamu .. manusia pohon "..."( sirA)


"..apa...aku??( bingung Erin)


..


"... lalu?..


" cinta itu adalah penderitaan ... benihnya.....buah itu akan meracuni mu"( sindir sirA)


.."


(diam)


..


" walaupun sangat harum dan madunya memabukkan tanpa sadar kita memberikan tumbal jiwa dan nyawa ikuti hasrat nya hanya untuk nya mekar dan menjerat jalar duri hingga buah itu racun tanpa ada obat penawarnya..."( kata sirA)


..


".... Hem... walaupun itu aku mau memakannya dan menerima derita nya... manusia tak bisa selalu menghindar dan lari dari nya ..."dia" rela mengorbankan tubuhnya hanya untuk kita memakan racun ini...lagian dunia ini adalah kenyataan yang hambar juga kejam ..aku hanya punya satu hati yang harusnya dilukai... karena nya dia black flower menciptakan pedang dan belati dengan tajam kilat sang petir untuk melukai..."( kata Erin)


" .... lalu bagaimana menerima kenyataan ini "( tanya sirA)


".....


" ...heeeh kamu kemana"..


" dia ...dialah satu-satunya bunga wewangian.."( senyum Erin)


..

__ADS_1


" apa...!...?


mendung belum berarti akan hujan


badai belum tentu angin


gempa akan kah kerusakan


namun jika itu api tanpa harus pergi


lalu apa itu dunia fana


dengan siapa dunia nyata


perlahan meretas situs delusi


Aswara pujangga memohon


kepada bunga wewangian malam


burung kenari mencari pangeran


namun tak ada dalam istana nya


terlampiaskan sang ruba menemaninya


api membakar nafas jantung nya


merintis di balik jendela jeruji


bahkan hanyut kedalam lautan asin


itu adalah ucapan tegas dia" sirA" dalam ruangan rindu yang terlarang atau " and you" adalah tempat itu namun bagaimana keadaan yang sebenarnya


" aku datang untuk mu ," sirA"...( jelas Erin)


"... ??..


" Hem...dia " bunga wewangian akan datang menjemput ku juga dirimu "( jelas erin)


"... ..apa maksudmu..!?


" dan aku percayai itu semua dia akan datang membawa kita pulang "( kata Erin)


.. hahahaha...aku tak mengerti..kamu menyuruh ku mempercayai sesuatu yang tak nya seperti tuhan ...jika itu ku lakukan hanyalah derita yang akan menyayat ku dia" sang bunga wewangian " tak akan datang menjemput mu... karena nya dia "black flower " .....


" ...kamu sudah lama ada disini"( jawab Erin yang memotong nada bicaranya )


...


hingga angin yang sangat besar itu bagaikan ****** beliung memaksa daun itu mengikuti cerita nya buku yang begitu banyak,iya itu buku hitam dengan sampul angka nol yang terpotong sejajar dan menjulang ke atas yang di mana memporak porandakan seisinya dengan tanpa di ketahui lembaran lembaran itu kini terkupas dan mengelilingi Erin bukan sebuah kemampuan yang istimewa namun karena dia " nirA"...


" heeee apa yang terjadi....( Erin bingung )


".. apa yang terjadi..."( sirA)


...


..

__ADS_1


SEBENTAR KEMUDIAN KITA KEMBALI KE CERITA DUNIA NYATA DI MANA KETIKA TUMBUH ERIN DI BAWA KE RUMAH B.E.E.R. HINGGA MAYUMI DENGAN LUKA YANG BEGITU BANYAK KINI MENGHANTUINYA


__ADS_2