Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 6 "B.E.E.R. " LINTANG


__ADS_3

Sabtu pagi yang cukup cerah di yayasan " B.E.E.R 08 " ..2017 Maret ..


"Erin ,ujar ku dan dia selalu tersenyum "pagi " adalah kata pertama yang ia ucapkan..


" pagi kak lintang .. bagaimana kabarmu ..senang bertemu lagi " ( teressa dengan senyum manisnya)


" apa kamu Teressa ...wah kamu tumbuh lebih cepat dari yang aku kira .. hahaha.." ( ledekku)


" Erin ..kak lintang meledekku"..


" hahaha ...kalian bermainlah di sana ..!!..lintang di mana Hanna ..? ( tanya Erin padaku)


" kak Hanna ya ..Hem sebentar ...dia sudah pergi lagi..nah Erin apa kamu bawakan sesuatu untukku"


" tentu saja.."( dengan senyum bodohnya)


" apa itu hadiah untukku..mana mana.."( aku yang begitu menantikannya)


" haha lihatlah di sana ...Teressa ..!!


..Monel ke marilah..." ( terang Erin)


" heeeeeeeh...Erin ?????(ujar ku)


" Teressa kabur..cepat ..."( dengan senyum bodohnya Erin)


"Erin ...Teressa ..awas kau...jangan lari"( dengan nada marahku sambil mengejar mereka)


Dan Erin membawakan ku seorang anak kecil dan dia bernama Monellisa terlihat Erin dan Teressa berlari dan aku pun mengejar mereka namun monell tak menunjukkan respon apapun.


"monel apa yang kamu cemaskan katakan padaku.."( tanya Erin sambil berlari mengelilingi dirinya)


......( dalam diamnya monell)


"erin kapan kamu datang lihat ini aku sudah menguasainya "( ujar Dien yang baru datang membawa bolla)


" berikan itu padaku ..hehehe.."( pinta Erin)


" wah itu sangat keren erin..ajarkan aku seperti itu...kumohon "( Dien memojokkan permohonannya)


" hahaha tentu saja...nah Teressa ,lintang bawa monell berkeliling aku akan sibuk ..dan juga buatkan kamar untuknya.."( jelas Erin pada kami)


" nah monell ikutlah bersama kami.."(itu nada pertamaku mengajaknya )


....


" nah Teressa perlihatkan tarian mu..padaku.."..( ujar ku)


namun monell tetap saja diam dan Teressa mulai bermain dan menari..aku pun melihat dance Teressa dan ia pun bernyanyi namun aku sangat mengagumi nya ia menari setiap hari semakin lebih baik dan indah ketika itu aku masih melihat monell yang hanya diam tak menunjukkan apapun ...oh iya namaku lintang permata sari...dan aku adalah penjaga B.E.E.R.08 di sini dan B.E.E.R adalah sebuah yayasan anak anak yatim dan terlantar mereka diajari skill dan bersaing satu sama lain setiap B.E.E.R hanya terdiri dari 15 anak dan yayasan ini juga memiliki tingkatan atau BEST EVERYBODY EVOLUTION RANGKING...dan tergantung status kemampuan mereka , warrior, elite,dan master ,dan fasilitas pun berbeda dari mereka ..banyak menginginkan kelas elit namun tak begitu sangat mudahnya...lihat saja Dien dia sudah satu tahun namun tetap saja di kelas warrior...dan dia Windy anak tercepat naik di kelas elite ...biasanya hanya kelas elite Erin sering menemuinya ...sudahlah malah banyak sekali bicaraku...Teressa dia juga di kelas elite dan Poppy juga di kelas itu masih banyak cerita di B.E.E.R 08 ini dan anak muda naik di kelas master ia bernama Niko ..master chef lidah dan penciuman nya sangat tajam bahkan seperti penciumannya mirip dengan seekor anjing begitu tajam....penjaga di sini juga mempunya tiga kelas " jeny liona,Amalia"..


" Teressa ..a...a.ku..."ujar monell


" iya monel .."( jawab Teressa)


"kapan aku dapat ice cream lagi"..?


" Hem...sebentar aku tanya panda dulu tunggu di sini"( kata dari Teressa)


Dan aku menunggu Teressa pergi dan monel masih bersamaku disini tetapi ia tak menunjukkan sikap apapun dan dia mulai beranjak pergi menemui Teressa dan meninggalkanku sendiri aku merasa ada yang aneh pada anak itu ...Erin pun datang sambil membawakan ice cream dan Teressa makan ice dengan menari kini terlihat monell tersenyum riang terlihat nan jauh kak Hanna datang dengan membawa makanan


" Erin ,pagi ...dimana dia...?"


" Hanna ..."( Teressa yang memeluknya)


" hehe...monell kah dia di sana..." monell kemarilah" (jawabnya)


terlihat kak Hanna memeluknya dan mengusap kepalanya ...Erin dan Teressa meninggalkan kami dan kak Hanna membawa monel menuju ruangannya disini aku hanya melihat mereka pergi dari tempat ini..


" monell tinggal lah di sini semua akan kamu dapatkan jika kamu sampai naik level menjadi yang terbaik dan Hanna akan menjagamu ..dia lintang akan mengajarimu banyak hal aku dan Teressa akan pergi sampai jumpa.."( itu adalah kalimat perpisahan Erin padanya)


" Erin...Erin...aku.."( bisikan kecil monell)


" nah...aku tunggu kamu di puncak ..okay..sampai jumpa monel kami menunggumu..Bey Bey.."( Teressa pun mengatakannya)


terlihat matahari mulai menghilang dan hari pun berganti ...tak terasa aku pun kembali bertemu mereka ..yah siapa lagi anak anak warrior dan aku memberi mereka motivasi dan harapan agar mereka tak berhenti meraihnya..namun kini terlihat monel hanya melihat di luar jendela dan melamun...ia selalu melamun dan menyendiri ...11 anak sudah menemukan apa yang mereka inginkan namun ini sudah 2 bulan lebih 4 hari monell belum menemukan skill nya ia tak kunjung ada perubahan dan terlihat lagi monell keluar dari kelasku dia menyendiri lagi aku mengikutinya" apa yang ia lakukan di sini"(batinku) dia hanya mencari tempat tempat yang sepi aku tak mengerti pasti apa yang ia pikirkan dan ia pergi lagi..." tut tut " ponselku berdering ternyata ini telfon dari kak Hanna..


"hallo pagi kak.."


" hemm... bagaimana berkembang monell jika satu Minggu ini ia tak ada perubahan terpaksa kita pindahkan ..Hem...mungkin di sana.."


" entahlah kak dia belum ada perubahan ..ia hanya bermain main saja "( ujar ku)


" ouh...iya lintang apa Erin sudah ke sana ...dan juga tolong sampaikan pada monell kami akan ke sana"


" baik kak"( jawabku)


kini ketakutan ku mulai menjadi nyata saat mendengarkan kata dari kak Hanna ingin memindahkan monell ...ada kelas yang kami tahu itu kelas c iya kelas tanpa bakat sama sekali namun tetap saja monell selalu keluar tanpa izin dan menyendiri walaupun aku sangat khawatir terhadapnya seakan ia tak mengerti ..itu..suatu ketika aku melihat tingkahnya yang aneh aku mengikutinya sepanjang hari ia hanya berkeliling dan tak ada hal yang spesial dari kegiatannya aku mulai merelakan jika kak Hanna memindahnya kurasa akan berakhir saat besok begitu saja ...hari berganti dan ujian pergantian kelas telah diadakan aku mulai mempersiapkan acara ini terlihat anak anak disini menjadi gugup dan di hadiri beberapa banyak orang ,dari kelas master pun juga ada.,dan di dominasi kelas elite sepengetahuan ku..karena mereka juga sama mengikuti ujiannya namun ada kalanya jika Erin yang menginginkan dan memindahkan nya semua tiada yang protes..terasa lengkap sudah anak anak disini namun entah mengapa aku baru sadar monell menghilang dan kak Hanna menyambut kami...


" pagi lintang . ..oh iya di mana monell..?


"..kak aku sedikit kasihan padanya ..apa dia..?( ujar ku)


" ouh....emang kenapa apa yang dia lakukan"..( jawabnya)


" entahlah kak monell tidak menunjukkan apapun tentang kemampuannya ..ia hanya sibuk keluar ruangan dan jalan jalan ke sana kemari berkeliling kota"( penjelasan ku)


" hemm...jadi begitu kah Hem..hem.keputusan tetaplah keputusan lintang ... siapapun yang tak bisa berubah akan terlupakan itu kata Erin bukan ..ha.ha.ha."( dengan mempraktekkan gaya orang jahat)


namun Erin pun tak menunjukkan dirinya kini hanya kak Hanna yang menguji mereka dan acara pun selesai dan hasilnya tak ada yang berubah di B.E.E.R 08 ini semua menempati tempatnya ..

__ADS_1


" lintang ...ini hasil dari ujian kali ini tolong sampaikan ke yang lain aku pergi dulu..Bey Bey.."( jelas kata dari Hanna)


" tapi kak monel belum..."( protes ku)


" Hem...tenangkan dirimu ..lintang dia lebih dulu mengikuti ujian pembagian kelas hehehe..dan sekarang kurasa berada ..di "....nah tolong ya....( kata Hanna sambil mengingat sesuatu)


dan saat itu kak Hanna mendapat telfon dari Erin dan meninggalkan kami disini dan monell pun menghilang ...ini terlalu cepat untuk anak anak disini mengikutinya... ketika aku melihat hasil dari kak Hanna berikan padaku " monellisa" terlihat hanya anak ini yang berada di kelas elite dan yang lainnya hanya berada di tempat warrior yang dimana mereka masih harus belajar dengan giat dan aku tak pernah tahu kemampuan monell sesungguhnya ..saat aku menyampaikan kepada anak anak disini terlihat Dien tak terima akan keputusan darinya..


" sial sial...aku tak mengerti pasti ini terjadi aku tak terima apa yang kak Hanna putuskan aku akan protes pada erin"( egonya Dien )


" Dien kenapa kamu tak terima keputusan nya bukannya Erin pernah mengatakan nya ...apa kamu lupa .dengarkan aku dulu ..jika kamu tak terima bisa di katakan kamu tak akan punya tempat tinggal .. lagi".( tegas ku)


" tapi kak"..( sedihnya)


"Hem...buktikan kamu lebih hebat dari yang lain kamu mengerti"( dengan rayuku)


selalu dan selalu menjadi seperti ini akhirnya ..banyak anak anak disini yang tak terima keputusan namun tidak ada pilihan jika mereka masih menginginkan tempat tinggal dan disinilah tempat terbaik dari panti asuhan yang lain ..namun pola pandang mereka jauh dan tak lama monell kembali sambil makan ice cream vanilla kesukaannya..


" monell dari mana saja kamu"( tanyaku sambil marah)


"pagi kak lintang"( jawabnya sambil menjilat ice cream)


"monell...!!! ujar Dien ( dari kejauhan)


Dien menghampiri kami yang sedang mengobrol dan pertikaian pun terjadi monell adalah gadis kecil berumur 10 tahun dan Dien dia bertubuh besar laki laki yang berusia 14 tahun..namun tetap saja aku tak mengerti tentang monell..


" apa kamu yang bernama monell"?..gadis kecil cengeng sepertimu tak cocok berada di kelas elite.."( ujar Dien sambil melototinya)


" ouuu...benarkah...apa orang sepertimu yang lebih cocok berada di kelas itu ...haaH..!?"( sinis nya monell)


"Hem..tentu saja"..( nada sombong Dien)


" ya sudah lakukan sesukamu"


" hoi monell..berhenti disitu"..


" ouuh apa lagi ..' DASAR SAMPAH'...( dengan cueknya monell)


"apa yang kamu katakan "


" sudah sudah hentikan Dien..."( ujar ku)


" nah kak lintang untuk apa berdebat dengan sampah.."( kata monell sambil menjilat ice )


" monell apa yang kamu katakan hargai yang lain..apa kamu mengerti"( marahku)


" bukankah Erin pernah berkata siapapun yang tidak layak akan terbuang dan terlupakan ...dan seperti itulah sampah.."( monell sambil berjalan kedalam)


kini terlihat monell pergi ke kamarnya dan tak menghiraukan atau mengatakan sesuatu dan terlihat nan jauh kak Anna datang berkunjung


" Anna kapan Kaka kesini"( ujar ku)


" monell kenapa semua orang mencarinya dia gadis sombong .."( sindir ku)


" benarkah..itu..hahaha kurasa seperti itukah dia...namun Erin menyuruhku memberikannya ini padanya ..( dengan senyum manisnya)


" apa ini kak"( tanyaku)


"..heeee...apa kamu belum tahu kemampuan dari monell.."( jawabnya)


" HHHAAAH...monell tak pernah memperlihatkannya padaku "( nada layu ku)


"Hem...seperti itulah dia...gadis pilihan kak Hanna dia bukan sama dengan yang lainnya apa kamu mengerti.....dan tolong antar kan aku padanya.."( hehe senyum rayunya )


" dia selalu diam dan diam serta menyendiri namun kenapa dia bisa bergabung di kelas elite kak.."( penuh penasaranku)


" Hem...entahlah...kenapa kamu tak melihatnya saja.."


" nah kak ..lama kamu tak berkunjung kemari Hem..entah tanpa bantuannya akankah kita punya tempat tinggal sekarang kak..."( ulasan ku)


" entahlah..aku juga tak tahu pasti.."


dia luar biasa ya ..kan ....nah apa kamu betah berada disini ..lintang.."


" Hem..aku merasa senang"( dengan senyum manis ku)


kami telah sampai di tempat kamar monell yang dimana semua terlihat kacau dan berantakan dan kamarnya juga tak terkunci ketika kami masuk..


" monell apa ini ...jelaskan padaku"( nada kesal dan marahku)


"...Hem...monell ini untukmu...dari Erin jam 15.00 nanti kamu di tunggu di tempat biasa..lintang kamu juga datang ya..."( jelas kak Anna )


" apa ada yang lain jika tak ada pergilah"( nada monell)


Kemudian terlihat begitu banyak kertas yang berhamburan dan berantakan namun ia tetap berada di tempatnya tak menghiraukan kami yang seakan pergi meninggalkan monell sendiri .


"kak apa yang membuat monell berbeda kak "( tanyaku)


" kenapa kamu tak menyimpulkannya" ( jawabnya)


" dia ...kamu benar kak...dia luar biasa...Hem...kelas elit memang luar biasa"( kesimpulan ku)


terlihat waktu berpindah menjadi sore hari danau yang begitu tenang membuat nyamannya suasana ketika itu Erin dan yang lainnya sudah menunggu di sana , kak Hanna ,Poppy ,Windy,kak Adit, Niko ,yulli dan masih banyak lagi..bahkan dari kelas master juga ada ..namun monell sekali lagi ia tak kunjung tiba..kini terasa semua menikmati permainan permainan Erin dan Teressa dan beberapa orang yang belum aku kenal dan menemui kami dan menghabiskan malam ...


" lintang tolong bantu saya ...tolong buatkan kamar untuk dia.."


" kak dia siapa?.."( tanyaku)


" apa kamu naksir padanya..jika kamu naksir padanya lupakanlah..dia kekasih kak Hanna ..dan juga saudaranya Erin...Hem...kalo tidak salah namanya cornelious atau sering di panggil kak cobi...dia ini spesial jangan bikin malu kamu mengerti..nanti kak Hanna marah...( ledek kan kak Anna)

__ADS_1


dan aku baru tahu kalau Erin mempunyai saudara namun wajah dan parasnya terlihat berbeda jauh dari Erin ..aku mempersiapkan ruangan untuknya ...iya ruangan istirahat kak cobi dan sesuatu yang dasyat terjadi padaku saat aku tak sengaja memecahkan guci" ******pyaaaar******"


adalah bunyi pecahan guci


" apa kamu terluka" ( ujarnya)


"aku aku tidak kenapa Napa kok kak"( dag dig dug )


" beristirahat lah disini tidak ada yang memaksamu"( dengan senyum coolnya)


" tapi tugasku masih banyak"( nada Malu malu ku)


" ...ini kurasa tangan manis mu tak perlu kotor lagi "( heeeeeyy dia membuatku terpanah)


aku di bantu olehnya dan memberi sapu tangan yang wangi ini ...sesaat aku melihat kak Hanna sedang mengawasi ku aku langsung meninggalkan mereka .


" maaf merepotkan mu kak...permisi"( kataku)


" Hem..tak perlu minta maaf ...namaku cobi ..aku tak tahu semua orang ada disini dan bisakah kamu mengajakku berkeliling besok ...dan juga apa kamu melihat monell di mana dia....Hem..bisa panggilan dia untukku.."( dengan senyum yang membuatku salah tingkah)


dan aku menerima dan membantunya bantuan untuk memanggil monell ketika aku sampai di depan kamarnya kini terlihat Windy sedang menunggu seseorang sontak aku mulai tak mengerti pasti apa yang terjadi pada mereka namun terlihat ia tak senang


" apa yang kamu lakukan Windy.." hallo apa kamu mendengar ku dimana monell"( tanyaku)


" DASAR" ( sinis nya dan langsung pergi)


dan itu adalah satu kata yang sangat dingin ia pergi begitu saja ...dan kamar monell tetap terkunci rapat aku mulai mengetuknya sudah 5 kali namun ia tak kunjung keluar dan tak ada jawaban dan dia Windy anak tercepat yang naik kelas elite aku hanya tahu sedikit informasinya karena dia bukan dari B.E.E.R08 ia gadis pindahan gadis 14 tahun yang sangat berbahaya walaupun aku sudah berumur 18 tahun namun ketika berpapasan dengannya sejujurnya aku sendiri merasa takut terhadapnya dia gadis paling dingin yang pernah aku temui..


" monell apa kamu di dalam "( ujar ku )


namun tak ada yang keluar dari kamar itu tiba tiba hanya lampu dalam kamar ini mati dan hidup lagi ..aku merasa sangat aneh saat aku berdiri dalam diam ku terlihat daun pintu kamar monell bergerak dengan sendirinya entah mengapa aku sangat ragu terhadapnya dan aku merasa itu bukan monell namun daun pintu itu tidak terbuka kan pintunya aku memberanikan diri untuk mencoba membukanya jantungku berdenyut kencang sangat kencang " dag dig dug"semakin memaksaku melakukannya dan kini suasana menjadi hening dan menegangkan perlahan lahan aku memberanikan diri ..


" hentikan " itu adalah kata darinya dan aku tak pernah menyadarinya


"He...E."( spontan ku)


dan aku mulai menolehnya


" Huufh maaf merepotkan mu "( ujarnya cobi)


"sebaiknya kamu beristirahat biar aku yang berbicara padanya "( kata cobi)


" aah aku tak apa kak beneran "( jawabku)


" jangan terlalu begadang karena terlihat tubuhmu kelelahan dan juga lama sekali ..monell apa kamu di dalam....aku tak suka menunggu lama..


kini terlihat pintu kamar monel mulai terbuka monell pun keluar dan tak mengatakan sesuatu ..namun " pagii" adalah kata spontan dari kak cobi dan monell menjawabnya "pagi" dan pergi dengan menutup kamarnya..


" nah monell apa semua sudah lengkap dan apa didalam ada seseorang .."


"0uh " ( jawaban monell)


" huuhf kebiasaan ...bagi kamu yang baru bergabung dalam kelas ini kamu harus mengikuti pertemuan ini kami membuat acara ini hanya untuk menyambut mu akan sangat menyakitkan jika kamu sendiri tak hadir dan menikmatinya..."( jelasnya)


Sekarang aku di tinggal sendirian disini dan seakan aku terdiam di depan kamar monell "Huuuhf" ( hembusan nafas panjang ku) kurasa aku perlu beristirahat "BLAAK" dengan sangat kerasnya terlihat pintu itu tertutup aku yang sambil menoleh kebelakang tiba tiba daun pintu itu bergerak lagi saat aku mulai memperhatikannya daun pintu itu semakin cepat bergerak..aku membukanya dengan cepat" Teressa "( ujar ku) namun saat ku buka ruangan ini hanya kosong dan suasana mulai hening dan aku masuk ketika itu langkah kakiku mulai tertanam di lantai lampu ruangan ini mati dan hidup lagi dan terlihat tv di sana menyala sendiri " teressa apa kamu didalam" (ujar ku)...tv itu menampilkan adegan film horor dan aku mematikan tv dan keluar dari kamar monell ..saat langkah kakiku melangkah daun pintu kembali bergerak aku merasa sedikit takut dan kemudian aku meninggalkannya namun saat perjalanan ku menjauh darinya tiba tiba listrik padam " AaaaAA" aku menjerit sangat keras dan "Braak" entah mengapa aku menabrak seseorang ..


" apa kamu tak apa ..."


" maaf aku tak sengaja.."


" lintang ...kamu baik baik saja kan "( ujarnya)


" Huuuhf sudah kubilang beristirahat lah...ini ruangan untuk mu.....cobi memberikannya padamu ..Hem...kamu sudah seharian bekerja mempersiapkan ini semua terimakasih ...selamat istirahat ..dah..


"


aku tak mengerti tak ku sangka kak Hanna memberikanku ini iya ini kunci kamar yang ku siap kan untuk kak cobi...aku mulai datang dan beristirahat di sana terasa sangat harum dan rapi dan kini aku yang terlelap begitu saja karena lelahku yang memaksaku melupakan segalanya ...dan dia kak Hanna begitu baik ....kini hari berganti terlihat matahari yang pura pura tertidur di balik awan...


" pagi kak"( ujar teressa )


" pagi Teressa wah apa bunga ini untukku "( tanyaku)


" hehehehe maaf ya kak soal tadi malam kami hanya ingin bermain dan menakuti Windy aku tak tahu kalau akak yang akan masuk kedalam ...maaf ya kak"..( memasang mata kucingnya)


" dasar " jangan kamu ulangi lagi ( dengan memukul kepalanya dengan seikat bunga darinya)


" nah teressa apa kamu lihat di mana Erin ...berada"( nada dinginnya)


" Hem..dia Windy"( batinku)


"apa yang kamu lakukan padanya ..itu milikku . berikan padaku..."( nada marahnya)


"heeee...apa ini buku harian mu....yang benar saja..katakan dulu di mana Erin..."( kata Windy )


" berikan itu milikku....kau...windyyyy...AAAAAAA..( sambil menangis)


dan terlihat Teressa menyerang Windy dan aku mulai memisah pertikaiannya Teressa mendapatkan bukunya dan terlihat ia menangis dan lari dari sini


" Windy harusnya kamu tak lakukan itu cepat kamu minta maaf"( marahku)


"Haaah. kenapa aku harus minta maaf kak.."( jawabnya)


" lihat dia menangis"( kata dariku)


" kak lintang apa kamu belum sadar dan belum mengetahui siapa Teressa sebenarnya...coba lihat dia sekarang kamu akan mengerti kak..." Dasar"


aku mulai mengikuti Teressa pergi dan meninggalkan Windy saat itu aku baru mengerti apa yang di katakan Windy tentang Teressa " pagi Teressa" ujar ku..." pergi pergi dari sini aku tak membutuhkan mu ( jawabnya)


KINI TERLIHAT BERBEDA DAN RASA INI MENGHANTUIKU DALAM BATINKU SIAPA TERESSA INI.

__ADS_1


__ADS_2