Dongeng Oppelia" Ringtone"

Dongeng Oppelia" Ringtone"
bab 109 " dea"


__ADS_3

pagi yang cukup cerah di temani angin dan burung perkutut sepasang yang berbisik cerita tentang hidupnya rambutnya yang sedikit merah tubuhnya yang serba dengan hiasan perlawanan nya terhadap keadaan dia gadis kecil yang dimana ia tinggal tak diperdulikan kalian .


dimasa akhir dari kehidupanku melihat mereka


sebuah kota kota kenangan dengan kebun yang hijau


taman bunga dengan warna warni pelangi dalam rindangnya


jendela itu terkikis air dan gelombang laut asin


bukit dengan rambut panjangmu ibu kasih berada


kini tubuhku yang membiru bercampur merah dengan tetesnya


masihkah engkau tak mengerti rindu yang merana


kasih kumohon tetaplah tinggal disini


apa aku yang salah dengan derita sang warna


buktikan aku yang memilih dusta darimu


dengan wajah imut rambutnya seperti uniknya bonsai dengan keceriaan eloknya kini dia ada bersama mu hingga terucap dengan nama " Dea prajita Nabila"


seseorang anak yang kami jaga dengan tumbuh yang bersahaja membimbing urat nadinya dalam kebijaksanaan kepadamu


KITA KEMBALI DENGAN KISAHNYA


cinta adalah sebuah kata niscaya


jika mengikuti rasa kini terasa sakit dan perih


kau berpaling dan pergi dengan lentera naluri


dalam percayamu membayangkan hasrat nya


kata bohong Asmirandah anggap lalu lintas melintang


bukan karena diammu dengan hakikatnya nuansa


kini melodi mengartikan kata cinta dalam pesona nya


JL RENGAS RAYA NO 101 BALIK PAPAN KALIMANTAN TIMUR ...DAUN VILLAGE ADALAH SEBUAH PERUMAHAN YANG BARU DI BANGUN


senyumnya yang manja mengartikan bahwa ia lah pujangga pukul 17 :00 tahun 2013


tanpa sadar ia bertemu dengannya


" hey....boleh kenalan " ..( tuturnya)


" ouh..."( cueknya) apa kamu punya rokok ...


" aAh aku mengerti ...maaf mengganggumu"( jawab kecewa)..kurasa aku tak punya


" Hem.....dasar pelit...apa kamu tinggal disini ....aku butuh bantuan ...bisa pinjemi saya motor mu"( curhatnya)


" Hem...aku ada sih tapi bukan disini ... motor milikku ada di kampung halamanku ..jadi maaf kurasa tidak bisa"


" ouh...ya sudah ...Hem...apa yang kamu lakukan disini "


" aku ...aku mencari kesibukan yang pasti ..."( jawab candanya)


" Hem...bilang aja kalau pengangguran..."( ledeknya)


" Hem...ah kurasa seperti itu....namaku Erin...dan kamu ??


" Dea..."...itu namaku ...


" senang berkenalan dengan mu"


..


dalam sebuah wawancara yang sedikit membuat alur hidupnya rambut panjang mu ibu yang


mewarna


" Dea...ayo cepat "( suara dari jauh)


" daaah... sampai jumpa"


" Bey Bey..."( jawab Erin)


..


hari yang semakin sore membuat sebuah canda akan senyum indanya ...

__ADS_1


tak lama kemudian hari itu telah tiba di taman kota sebuah lapangan yang memberikan sebuah hiburan yang nyata ketika pukul 20 : 00 sebuah panggung raksasa dengan dalang yang semakin lincahnya dalam Opera wayang kulit dengan tema Erin pun datang dan melihatnya


" waaah ini luar biasa ..."


"... hEeee...kamu lagi..!!!!( tegasnya)


" Hem...apa yang kamu lakukan disini"( kata Erin)


" Hem......aku malas ada disana ...!!( tegasnya )


"... Hem....wah ternyata malam Minggu ini akan menyenangkan"( rayu Erin)


" dasar modus"( larian pergi)


...


heEeee " apa aku salah kata"( batinnya)


.namun ketika saat itu bintang yang sangat cerah dengan awan putih itu menghilang dengan sangat cepat tanpa di ketahui hujan yang dengan tiba tiba


" aAh...hujan "( kata Erin)


" ..."


ketika terlihat Erin berlari dengan cepatnya terlihat seseorang dengan arah yang berbeda kini Erin yang melintasinya tersadar ada yang aneh


" hEee apa yang dia lakukan .."( batin Erin)


...


dan Erin kembali berada di sebuah papan pengumuman yang di mana payung teduhnya yang kecil


" heEeeh ngapain mengikuti ku..."( suara dari belakang)


..


apa..."


".....brisik ...."


" apa yang di lakukan orang itu ..?( tanya Erin)


" ouh...dia pawang hujan "( jawabnya)


" apa...!!!??( bingung)


" waaah ini luar biasa"


..


" biasa aja kali...norak .." ( sinis Dea)


..


hingga pertemuan nya yang kedua tanpa disadari hari yang larut malam hari hari mulai berlalu 4 hari setelah kejadian itu pun kini seakan membimbingnya disebuah pasar malam ketika Erin yang saat itu ada di sebuah kios es


" heeei...apa kamu mau minum disini "


" kenapa aku selalu sial bertemu denganmu ...apa kamu sengaja mengikutiku"( tegasnya)


"... aaah tidak ....mungkin kita hanya berpapasan "( jawab Erin)...


".. heei kamu mau kemana ..."( kata Erin)...


" kurasa tempatku bukan disini..."( kata Dea)


..


" apa maksudmu.."


" heeem..... ssssst bisa jaga rahasia...aku ini seorang ledys"( bisiknya)


"heEeee....!!??"


hingga terlihat Erin mengikuti nya dan sampailah ia di tempat itu...


" hey...Dea...siapa yang kamu bawa..."( ujarnya)


" dia ...Erin ...kurasa dia tersesat"( jawab Dea)


" apa ...!???


" hemmm..apa yang kamu lakukan disini "( tanya beliau)


" Hem....entahlah..."(canda Erin)

__ADS_1


namun semua berubah ketika dia melihat nya tersungkur di hadapannya


Hem....


" jangan melihat apa yang kamu lihat karena semua tidak seperti yang kamu lihat dan percaya i"( kata beliau)


...( diam Erin)


..." apa kamu seorang muslim "? (tegasnya)


" iya ...aku seorang muslim"...( jelas Erin)


" ....kamu tahu semua agama sama namun sedikit berbeda dengan agamamu karena Tuhan Allah ( Bapa ) selalu melindungi kami ...dan di hati ini selalu bersemayam nama nya hingga rasa syukur selalu kami panjatkan ..... setiap orang punya caranya untuk bersembahyang begitu juga dengan setiap agama walaupun kita berbeda percaya lah bahwa kita menuju tuhan maha esa .."


" aku ...mengerti..."


" benarkah....ini ...untukmu"( ujarnya )


"....


dan Erin menerima apa yang beri...


dan saat itu Erin mulai mengerti siapa sebenarnya hidup ini dan untuk apa nyawa ini namun ketika setiap malam Erin kembali kepasar malam dan ke sana namun Dea menghilang dan tak pernah kembali hingga kini Erin berada di taman dengan rambutnya yang mulai memanjang dan berwarna merah ketika Orang melihatnya mereka menjauhinya hingga ia mulai mengerti dari apa yang Dea alami


" akhirnya aku mulai mengerti apa yang kamu rasakan Dea ketika cinta ini mengikuti rasa begitu perih dan sakit ...namun ketika meninggalkan nya mengikuti lentera naluri ...tetapi jika masih percaya kepada mu karena mengikuti hasrat ,,dan semua hanyalah kata kata kebohongan mu Tuhan dengan takdir yang ada ...ketika mengikuti semua kehendak mu maka hanya mampu diam dengan hakikatnya...kini suara melodi dan lagu cinta menghilangkan derita karena pesona nya yang memabukkan ....NAMUN TUHAN APA AKU YANG SALAH DENGAN DERITA SANG WARNA..MAKA BUKTIKAN LAH AKU YANG MEMILIH DUSTA DARIMU "( batin Erin)


rasa benci itu sangat lah indah


ketika melihatnya dalam hujatnya


bercucurkan nada yang putih


bilang aku yang salah mengatakannya


namun semua tak mau di salahkan


sejujurnya aku sangat cinta


sejujurnya aku sangat menderita


rasa sakit dan perih menyelimuti


seperti malam yang dingin dengan rindu yang merana


bersuaralah dengan nada


mengapa Tuhan tak mau di salahkan


karena takdirnya yang simpang tindih


jangan beritahu aku akan janjimu


hitam yang indah dengan nada yang putih


seperti sang Hudus dengan arti yang sesungguhnya


karena rambut panjangmu ibu dalam pesona


tangan lembut mu yang bergaya cahaya


kini kasih dan cinta yang abadi telah tercipta


minum minumlah minuman darinya


karena buah itu racun yang tersimpan abadi


kini makanan itu untukmu ..


...


..


kapan kamu percaya kapan kamu berdusta


berikan rasa nyaman dalam duniamu


agar aku mampu memanjatkan syukur yang indah dari namamu


jika semua terdiam dalam sungkurnya cinta darimu


kasih darimu yang bijaksana


katakan pada mereka aku percaya


biar aku tak di hukum dalam dunia

__ADS_1


..


..


__ADS_2