DUA GARIS MERAH GADIS BISU ( Za-Ga )

DUA GARIS MERAH GADIS BISU ( Za-Ga )
Yeza Di Culik


__ADS_3

...***...


Setelah selesei urusan di rumah.


Kini Yeza dan Dirga sedang menunggu antrian nomer dokter Mila.


Ponsel Dirga berdering.


Dirga segera mengambil ponselnya yang ada saku celananya. Dan membuka layarnya.


☎ "Ya ma." sapa Dirga


☎ "kau dimana? Kok rumah sepi?" tanya, Cantika


☎ "Dirga di rumah sakit." jawabnya


☎ "ok, mama kesitu yaa, kirim alamatnya." jawabnya


☎ "untuk apa ma? Mau ngusik istriku lagi?" tanya Datar


☎ "Ga.. Kamu kok gitu sih sama mama. Buruan kirim."


Dirga segera menutup ponselnya. Lalu segera mengirim alamat rumah sakit tempat dokter Karmila praktek.


"Nyonya Dyeza Ghinara Dirgantara" panggilan untuk namanya sudah sebut.


Dirga dan Yeza segera berdiri dan memasuki ruangan dokter Karmila.


"Dirga tunggu." teriak seorang wanita dari belakang.


Dirga dan Yeza segera menoleh. Yeza tetap menghaturkan senyum untuk orang tua suaminya. Walaupun Mertuanya tidak mau menanggapi.


namun  Yeza salah. Cantika langsung memeluk Yeza.


"Ayo kita masuk." ajak Cantika.


"Mama kenapa sihh ikut?" tanya Dirga dengan menampakkan wajah datar.


"Mama juga pingin lihat perkembangan cucu mama Ga, masak nggak di izinin sih." ucapnya setelah duduk didepan meja ruang prakterk.


"Pak Dirga, bu Cantika silahkan kalo mau melihat perkembangan janinnya." ucap dokter Karmila. sesaat setelah Yeza sudah berbaring


Cantik segera berdiri dengan menampakkan wajah cerianya. Begitu juga dengan Dirga.


"Ini ya pak.. Perkembangan bayinya sangat bagus. Saat ini usianya sudah memasuki usia 20 minggu, panjang dari kepala hingga kaki sekitar 25 sentimeter dan berat badan sekitar 315 gram, untuk jenis kelaminnya masih belum jelas pak." jelas dokter Mila


"Kok belum jelas dok?" tanya Cantika


"Karena letak bayi nya membelakangi kamera. Mungkin nanti di usia 7 bulan bisa kita lihat sempurna." jawab dokter Mila


Yeza segera duduk setelah pemeriksaan  selesei dengan di bantu Dirga.


Dokter Karmila tersenyum melihat pemandangan yang begitu indah.


Usia mereka memang terpaut sangat jauh. Namun kasih sayang yang suaminya berikan melebihi pasangan muda pada umumnya. Batin dokter Mila

__ADS_1


Setelah mendapat resep obat. Mereka segera keluar ruang praktek dokter Mila.


"Ga.  Kau ke kantor saja, biar mama yang antar Yeza pulang." usul Cantika sang mama


"Tidak akan ma. Dirga akan mengantar Yeza sampai rumah. Aku tidak ingin terjadi lagi mama meningalkan Yeza di tempat umum." jawab Dirga sambil berjalan


"Ga.. Mama mau memperbaiki hubungan mama dengan Yeza. Tolong lah Ga." mohon nya lagi


"Ma.. Dirga nggak percaya sama mama." balas Dirga


"Mas.. Ngak papa kok Yeza bareng mama." sahut Yeza


"Za.."


"Tuu Yeza aja mau. Kenapa sihh kamu gitu banget sama mama." ucapnya


Dirga segera menghela nafas yang dirasa sedikit sesak.


Lalu mengangguk. "Tapi janji, mama tidak boleh ninggalin Yeza lagi." pesan Dirga


"Nggak, kali ini nggak." jawabnya


"Sekalian mama mau ajak Yeza lihat pakaian bayi, boleh yaa?" tanya Cantika lagi.


"Maaa."


"Nggak papa mas, Yeza juga pingin lihat lihat kok."


Kalo sudah sang istri yang merengek Dirga tak bisa menolak.


Yeza mengangguk sambil mengangkat ibu jarinya.


"No pin nya tangal lahir kamu." ucap Dirga. Lalu segera meninggalkan kedua wanita nya.


Dirga segera masuk ke mobilnya dan segera menelpon  seseorang.


Semenjak Yeza di tinggal oleh mamanya. Dirga jadi memasang GPS pada ponselnya.


Agar saat terjadi sesuatu mudah untuk di lacak.


...***...


"Ayo sayang kita naik mobil mama." ajak Cantika


Yeza pun menurut walau ada perasaan ragu akan terulang kembali kejadian itu.


"Jangan hawatir sayang, mama Minta maaf sudah membuat kamu kecewa sama mama." ucap Cantika


"tidak apa apa kok ma, Yeza ngerti kok." jawabnya


"Terimakasih, kita mulai hubungan dari awal ya nak. mama ingin memperbaiki semuanya." ucapnya. Yeza hanya mengangguk.


Tak berapa lama mereka sudah sampai di toko HAIRA BABY SHOP.


Seperti biasa Cantika akan menautkan jemarinya pada Yeza.

__ADS_1


Mereka segera masuk dan melihat deretan baju bayi yang lucu lucu.


"Ini gimana  sayang?" tanya Cantika, dengan menunjukkan pakaian bayi yang berwarna pink.


"Tapi kan kita belum tau bayi ini laki laki apa perempuan ma." jawab Yeza


"Iya yaa.. Kita beli yang perlu perlu saja." usul Cantika


Mreka kembali memilih di box bayi, memilh sesuai keinginan Yeza, lalu pada kereta bayi juga.


Selimut selimut bayi. Dan pakaian bayi yang pas buat bayi permpuan atau laki laki.


Setelah mereka puas dan merasakan lelah, Cantika mengajak Yeza keluar dari toko baby, mereka menuju kasir terlebih dahulu.


Mereka belanja pakai uang Cantika, karena antusiasme Cantika yang akan menyambut kehadiran cucu pertamanya.


Setelah membayar, mereka segera keluar dan menuju tempat parkir mobil.


Tiba tiba datang mobil hitam Avanza yang tidak di ketahui siap orang nya.


Salah satu pria itu langsung menarik paksa Yeza.maduk kedalam mobil, Lalu segera membekap mulutnya dengan mengancam pakai senjata tajam.


"Ye.. Ye.. Yeza.." pekik Cantika


"Lepaskan menantu saya." teriak Cantika


YEZAAAA.... teriak Cantika


Dari belakang ada mobil yang menghampiri Cantika.


"Tante, ada apa tan?" tanya Sam


"Yeza Sam, Yeza di bawa culik itu mobilnya." tunjuk Cantika dengan bibir gemetar


"Tenang tan. Biar Sam yang mengejar nya. Tante buruan telpon  Surga tan." ucap Sam yang sangat panik.


Cantika segera merogoh tasnya untuk mengambil ponsel. Setelah melihat Sam dengan cepat meninggalkan Cantika.


Tadi Dirga meminta pada Sam untuk menjaga istri nya dari jauh. hawatir akan terulang lagi kejadian beberapa waktu lalu.


☎ "Hallo Ga.." ucap Cantika dengan bibir bergetar


☎ "ada apa mam. Yeza mana?" tanya Dirga


☎ "an.anu nak, Yeza.. Yeza di culik."


☎ "ma.. Jangan begitu ahh, nggak lucu tau ngak ma.?" kesalahan Dirga


☎ "i.. Iya nak, maafin mama tidak bisa menjaga istri kamu." jawabnya


☎ "mama.. Pasti ini juga akal jalan mama untuk misahin Dirga sama Yeza kan."


☎ "ini sama sekali kecelakaan, mama tidak tau siapa mereka." jawabnya


Dirga segera menutup ponselnya, karena kalau terlalu lama ngobrol dengan mama nya. Takutt nggak bisa mengontrol emosi nya, sehingga malah akan melukai wanita yang sudah melahirkan dan merawatnya.

__ADS_1


__ADS_2