
Kedua bersaudara tersebut akhirnya telah mencapai umur 9 tahun. Mereka berdua hidup tanpa tahu ayah mereka siapa. Tapi yang jelas mereka tahu adalah mereka memiliki mata yang berbeda dari orang lain.
"Oy...! Thunder, kenapa kau menanyakan soal ayah kita lagi? Jadi kita kembali di hukum gara-gara dirimu, kau tahu!?" Dengan nada keras Darkness bertanya pada adiknya.
"Maaf kakak. Aku hanya penasaran siapa ayah kita sebenarnya dan kenapa mata kita berbeda dari orang lain? " dengan nada lemas Thunder bertanya pada kakaknya.
"Yah... kau benar aku juga sebenarnya penasaran siapa ayah kita dan tentang mata kita ini. Tapi kau tahukan, bahwa ibu tidak suka kalau kita menanyakan tentang ini! " kakaknya menjawab dengan nada yang sama.
Akhirnya mereka berdua telah selesai menjalani hukuman mereka. Lalu saat mereka telah sampai rumah, mereka dikejutkan dengan pemandangan yang mengerikan. Ibu mereka bunuh diri dengan cara menusuk dirinya dengan pisau. Merak berduapun berteriak histeris karena syok. Kepala Desa pun menghampiri mereka berdua.
"Ada apa dengan kalian? " kepala desa bertanya dengan wajah bingung.
__ADS_1
"I.. i.. ibu.. " sambil menunjuk pada arah mayat ibunya.
"APA YANG TERJADI!!! " dengan nada tinggi kepala desa berteriak karena kaget.
Akhirnya kepala desa pun menghampiri mayat ibu Thunder dan Darkness untuk di bawa kebalai kota untuk di beri penghormatan terakhir. Tapi saat kepala desa sudah membalikan ibu dari kedua saudara tersebut, terdapat selembar kertas di tangan ibu kedua bersaudara tersebut. Tapi setelah selembar kertas tersebut dibacakan terbangun sebuah kekuatan mengerikan dari dalam kedua saudara tersebut.
Kepala desapun menyadari akan hal itu. Akhirnya ia pun mengurus jasad ibu kedua saudara tersebut dengan dibantu oleh warga dari desa kecil yang ditempati oleh Thunder dan Darkness. Thunder dan Darkness pun dirawat oleh kepala desa.
Tidak hanya Kedua saudara yang akan dites bentuk dari kekuatan jiwanya, didesa tersebut terdapat beberapa anak yang seumuran dengan kedua saudara tersebut yang selamat dari peperangan 9 tahun yang lalu.
Seisi desa terkejut saat melihat hasil dari pembentukan jiwa yang dimiliki Thunder dan Darkness. Thunder memiliki bentuk jiwa yang meng harmonis kan semua elemen didunia jadi cahaya yang begitu terang sampai menyinari seluruh desa disana. Sedangkan darkness memiliki bentuk jiwa yang seperti menghancurkan seluruh elemen didunia ini yang menjadikan bentuk jiwanya jadi Hitam kelam tanpa sepercik cahaya pun yang terlihat, sampai sampai kegelapan yang ada di tangan Darkness seperti sedang memakan cahaya yang berada di kelilingnya.
__ADS_1
"M... m... mon..ster..!! " salah satu warga ketakutan karena melihat kekuatan yang begitu besarnya berada di sebuah tangan kedua anak yang baru berumur 9 tahun.
"He.. hebat, kekuatan yang benar benar luar biasa. " Kepala desa denga seluruh tubuhnya gemetaran karena melihat kekuatan dari kedua saudara tersebut.
"Kekuatan apa ini? " Thunder dan Darkness keheranan karena kekuatan yang dimiliki mereka.
"Kalian harus masuk akademi Teratai Putih untuk mengembangkan kekuatan kalian. "kepala desa sambil menepuk kedua bahu dari kedua saudara tersebut.
" Tenang saja aku yang akan membayarkan jasa masuk ke akademi Teratai Putih untuk kalian, Besok kita akan berangkat menuju akademi Teratai Putih. Besok pagi "kepala desa sangat senang.
" Hey... kakak?! Apa kau mengerti apa yang terjadi? "Thunder dengan bingung.
__ADS_1
" Ti... kurasa tidak?! "Kakaknya menjawab dengan sama bingungnya.