Dua Saudara Iblis

Dua Saudara Iblis
Lucifer


__ADS_3

"Kalau begitu, aku berterimakasih karena kau telah menyelamatkan nyawaku dari monster besar saat itu. " Ucap Thunder berterimakasih. Lucifer terlihat sedikit terkejut melihat sikap Thunder.


"Dimana teman-temanku sekarang? Dan sudah berapa lama aku tidak sadarkan diri? "


Tanya Thunder.


"Oh, teman-temanmu masih belum sadarkan diri, tapi tenang saja. Mereka semua sudah baik-baik saja. Aku sudah mengobati luka mereka semua. Dan kau tidak sadarkan diri selama 12 jam. " Lucifer menjelaskan


"Oh, kalau begitu sekali lagi aku ucapkan terimakasih karena sudah repot repot mengobati luka kami. " Thunder kembali berterimakasih.


"Aku tidak bermaksud menyelamatkan nyawa kalian. Aku hanya menerima misi dari yang Mulia Satan untuk membunuh paus hitam yang diturunkan ke bumi oleh Azazel. " Ucap Lucifer.


Disaat Lucifer ingin melangkah keluar dari kamar Thunder. Tiba-tiba saja Thunder menyerangnya. Tulang tulang Thunder muncul dari lantai dan hampir menusuk tubuh Lucifer. Lucifer mampu melompat dan menghindari serangan dadakan milik Thunder itu dengan sangat cepat.


Tapi, serangan dadakan Thunder kembali muncul, tulang dari punggung Thunder kembali muncul dan ingin menusuk tubuh Lucifer. Tapi lagi-lagi Lucifer mampu menghindari serangannya itu.


Tapi Thunder langsung melesat kearah Lucifer dengan membawa pedang petir miliknya. Lalu,


Bom! Lucifer menahan serangan Thunder dengan Biola yang ada di tangannya. Karena tekanan sihir yang dihasilkan dari bentrokan itu, jendela yang ada di samping mereka berdua pecah.


Lalu Thunder kembali mencoba menyerang Lucifer lagi dengan menendang kearah kepalanya. Tapi Lucifer menundukkan kepalanya sehingga serangan Thunder meleset.


Disaat Thunder berniat menyerang lagi, Lucifer langsung menyentil pipi Thunder. Tapi Thunder langsung terpental.


Gebruk! Thunder terjatuh ke lantai. Tapi Thunder langsung kembali berdiri. Thunder memudahkan giginya.


"Apa tadi itu? Padahal dia hanya menyentil sedikit pipiku saja. Tapi aku sampai terpental dan bahkan gigiku sampai ada yang copot! " Thunder kebingungan.


Thunder kembali melesat kearah Lucifer. Disaat Thunder sedang meluncur kearahnya, Lucifer langsung berkata.


"Jatuh! "


Bruk! Seketika Thunder yang sedang meluncur langsung terjatuh ke lantai.


"Apa yang terjadi? Kenapa aku bisa sampai terjatuh? " Ucap Thunder didalam hatinya.


Thunder kembali bangkit, dan berlari sambil menghunus kan pedangnya kearah Lucifer.


Lucifer kembali berkata.


"Tercekik! "


Thunder langsung berhenti berlari. Thunder terlihat kesusahan bernapas.


"A-aku tercekik. Kenapa ini, padahal tidak ada sihir yang mencekik ku? Apa yang iblis itu lakukan? "

__ADS_1


"Lepaskan! " Ucap Lucifer.


Hah!. Thunder kembali bernafas.


"Hah.. Hah.. Hah.. Apa yang kau lakukan? " Tanya Thunder terbata-bata.


"Itu adalah sihir kata-kata! " Jawab Lucifer


"Sihir kata-kata? Apa itu? " Tanya Thunder.


"Itu adalah sihir untuk mewujudkan setiap yang aku katakan. Sihir ini tidak ada batasan, tapi aku tidak bisa mewujudkan kata-kata " mati" , hanya itu batas dari sihir ini! " Lucifer menjelaskan.


"Oh begitu! " Ucap Thunder sambil berdiri.


Mata kanan Thunder terlihat sudah berubah. Dan Lucifer sepertinya menyadari akan hal itu.


Lucifer langsung membuka biola yang dibawanya. Thunder langsung terlihat semakin waspada. Disaat Lucifer menggesekkan biolanya, suara dari biola benar-benar sangat buruk.


Lalu terlihat terjadi retakan di udara disekitar mereka berdua.


Bom! Tiba-tiba saja udara itu hancur dan berjatuhan, tetapi di sekeliling mereka tidak ada yang berubah. Bahkan tidak ada sisa dari pecahan udara tadi.


"Kau! Apa yang kau lakukan terhadap ruang yang aku buat tadi! Dan kenapa kau menyadarinya? " Tanya Thunder.


"Itu mudah. Kau menggunakan kekuatan dari mata kananmu untuk membuat ruang tadi. Tapi kau masih belum bisa mengeluarkan seluruh kekuatan dari mata itu. " Jawab Lucifer.


"Percuma saja! Kita yang sekarang bahkan tidak akan bisa mengalahkan satu prajurit kerajaan iblis ini. Kita masihlah lemah! " Ucap Darkness.


Thunder terlihat marah dan ingin menyangkal apa yang dikatakan oleh Darkness tadi. Tapi Thunder kembali ingat apa yang terjadi saat mereka hendak dimakan oleh Paus hitam. Thunder hanya bisa memendam amarahnya itu didalam hati.


"Teman-temanku ada dimana? " Tanya Thunder murung.


"Dikamar sebelah, mereka berada di sana. " Jawab Lucifer sambil kembali memasukkan Biolanya kedalam tempatnya.


Thunder pun langsung berjalan dengan keadaan yang murung dan kesal.


"Aku akan menemani Thunder! " Ucap Darkness pada Lucifer.


Thunder dan Darkness pun masuk ke kamar yang tadi ditunjukkan oleh Lucifer. Thunder melihat Alex dan yang lainnya masih tertidur. Tapi lukanya sudah menghilang.


"Darkness, kenapa kau bisa berada disini juga? " Tanya Thunder.


"Oh itu, itu karena kau! Jika kau mengambil jalan sesuai yang sudah ditentukan pasti aku tidak akan ada disini. Tapi mungkin kau yang ada disini! " Jawab Darkness.


"Oh ya! " Thunder terlihat menyadari sesuatu.

__ADS_1


"Ada apa? " Tanya Darkness yang penasaran.


"Kita ini sebenarnya ada dimana? "


Buk! Darkness langsung memukul kepala Thunder.


"Ah! Sakit, kenapa kau memukulku Brengsek! " Teriak Thunder marah.


"Aku pikir kau menyadari sesuatu yang penting! " Ucap Darkness terlihat kecewa.


"Kita berada di dunia Iblis! " Jawab Darkness.


"Hah? Dunia Iblis? Tidak, tidak. Tidak mungkin dunia Iblis seindah ini. Ini bahkan lebih indah dibanding dunia manusia kau tahu! " Ucap Thunder tidak percaya.


"Memangnya salah jika dunia Iblis itu indah? " Tanya Lucifer yang sudah ada didepan pintu masuk.


"Kenapa kau ada disini? " Tanya Thunder kaget.


"Aku ingin memeriksa keadaan teman-temanmu ini! " Jawab Lucifer sambil menghampiri Izy yang terbaring didepan Thunder.


"Sebenarnya apa yang kalian manusia pikirkan tentang dunia Iblis ini? " Tanya Lucifer sambil memeriksa tubuh Izy menggunakan sihir.


"Langit hitam mendung, udara kotor, penuh monster, selalu ada konflik, banyak terjadi pembunuhan dan sebagainya. " Jawab Thunder.


"Kalian memang saudara! " Ucap Lucifer.


"Apa yang kau bilang? " Ucap Thunder.


"Kau tahu, si bodoh yang ada di sampingmu itu juga sama. Saat dia tahu identitas ku, dia langsung menyerangku sama seperti yang kau lakukan tadi. Tapi aku langsung mengalahkannya. Dia benar-benar terlihat frustasi karena itu! " Ucap Lucifer.


"Siapa yang kau panggil bodoh! " Teriak Darkness.


"Diamlah! Jangan berisik, biarkan mereka istirahat! " Ucap Lucifer.


"Lalu apa yang terjadi setelah itu? " Tanya Thunder.


"Dia juga menanyakan dimana dia berada. Dan saat aku menjawabnya, dia juga tidak mempercayaiku. Laku aku balik bertanya,


" Memangnya seperti apa dunia Iblis yang kau bayangkan? "


Dan dia menjawab sama persis seperti apa yang kau katakan! Lalu aku pergi dari situ, tapi dia terus mengikuti ku dan numpang disini! " Jawab Lucifer.


"Haha! Kau benar-benar dikalahkan! " Ucap Thunder mengejek Darkness.


"Kau juga tadi dikalahkan, bahkan trik yang kau gunakan tadi langsung dihancurkan oleh Lucifer! " Darkness balik mengejek.

__ADS_1


Thunder langsung kembali frustasi karena perkataan Darkness.


__ADS_2