Dua Saudara Iblis

Dua Saudara Iblis
Apakah ini Kekalahannya?


__ADS_3

Semua orang yang ada disana saling berbisik dan bertanya.


"Senjata sihir apa yang ada di punggungnya itu? "


"Entahlah, aku juga tidak tahu. Tapi itu mengerikan. "


"Senjata apa yang ada di punggungmu itu? "


Tanya Carlos.


Tapi Thunder tidak menjawabnya.


"Baiklah, tidak peduli senjata apapun yang kau keluarkan. Aku pasti akan menghancurkan mu! " Kata Carlos merasa kesal.


Lalu,.. mereka berdua mulai terlihat mengambil ancang-ancang.


Jebuss!.. Mereka berdua melesat sangat cepat hingga para peserta lainnya tidak dapat melihat pergerakan mereka.


Thunder dan Carlos bertarung dengan kecepatan yang hebat. Disaat pertarungan dimulai. Thunder mengeluarkan pedang petir nya. Thunder belum menunjukkan bahwa tulangnya bisa bergerak sesuai pikirannya. Dan itu membuat Carlos hanya terpokus dengan gerakan tangan Thunder yang sedang membawa dua pedang.


"Tidak kusangka dia mampu menyamai kekuatanku. Tapi,.. ini bagiku hanyalah kecepatan normal. "


Carlos menambah kecepatan pergerakannya.


"Sekarang kau akan mati! "


Dengan kecepatan yang tinggi. Carlos berniat untuk menusuk leher Thunder dari samping. Disaat pedang Carlos hampir menusuk leher Thunder.


Trang!.. Pedangnya terhalang oleh salah satu tulang Thunder.


"Apa-apaan benda itu. Benda itu mampu menghalau pergerakanku. " Pikir Carlos.


Carlos kembali menyerang Thunder. Tetapi meskipun dia sudah berusaha menyerang Thunder. Tapi serangannya selalu terhalang oleh tulang-tulang Thunder.


"Dia bahkan mampu menghalau serangan ku meski aku sudah hampir mencapai kecepatan maksimal ku. " Ucap Carlos didalam hatinya.


Thunder yang semula bergerak dengan kecepatan yang sama dengan Alex pun berhenti.


"Meskipun dia berhenti bergerak dan berhenti mengayunkan kedua pedang yang ada ditangannya itu. Tapi tetap saja benda yang ada di punggungnya itu selalu menghalangi serangan ku. " Ucap Carlos didalam hati.


"Hey lihat! Anak itu berhenti. Tapi dimana Carlos. Apa yang terjadi pada pertarungan mereka? " Ucap salah satu peserta.


"Carlos masih ada di sana. Dia masih bergerak dan menyerang anak itu. Tapi anak itu bertahan dengan menggunakan benda yang menempel di punggungnya. Aku pikir benda itu tidak akan mampu bergerak secepat itu. Tapi, benda itu bahkan bergerak menyamai kecepatan Carlos. " Ucap Silong sambil mengamati pertarungan itu.

__ADS_1


"Jika terus begini, aku pasti akan kelelahan dan berhenti bergerak. Aku harus mengakhiri pertarungan ini secepat mungkin. Aku akan mulai serius dari sekarang. "


Carlos mulai memakai energi sihir yang ada ditubuhnya. Kecepatannya semakin lama semakin naik. Dan perlahan-lahan...


Zrash!.. Zrash!.. Zrash!.. Thunder mulai terkena serangan serangan dari Carlos. Mantel yang dipakainya mulai sobek karena tersayat oleh Carlos.


"Sepertinya ini bekerja! " Ucap Carlos bahagia.


Setelah beberapa lama pertarungan antara kecepatan berlangsung. Akhirnya Thunder pun terkena tusukan di perutnya oleh Carlos. Tulang-tulang yang ada di punggungnya pun berhenti bergerak dan terlihat layu seperti tanaman. Lalu tulang-tulang yang ada di punggungnya pun tiba-tiba hancur.


"Pertarungan ini sudah berakhir! " Ucap Carlos dengan bangga.


"Tidak mungkin! Iblis itu kalah!? "


Ucap Alex terlihat terkejut melihat bahwa Thunder telah kalah.


"Ah.. apa yang sebenarnya terjadi padaku! Aku pasti akan menyesali ini! Sialan! "


Alex pun melompat dari atas pohon itu.


Pedang yang tertancap diperut Thunder pun ditarik kembali oleh Carlos.


"Maaf atas gangguannya. Sekarang iblis ini sudah aku bunuh. Jadi, pertandingan bisa dimulai kembali. "


Ucap Carlos.


"Meskipun anak itu sudah mati. Tapi tubuhnya tetap tidak ingin menolak untuk rubuh ke tanah. Anak ini, dia adalah seorang yang benar-benar hebat. " Ucap salah satu peserta itu terkagum.


"Yah kau benar. Aku akan berhenti dipertandingan tahun ini. Aku akan mengistirahatkan anak ini dengan tenang. Aku akan membawa jasadnya dan menguburkannya di gunung. " Ucap peserta lainnya.


Lalu hampir semua peserta yang masih sadar pun mulai bersaut dan ingin memakamkan Thunder di gunung tempat para bandit tinggal. Tetapi, disaat mereka akan membawa tubuh Thunder. Tiba-tiba...


"JANGAN SENTUH DIA!!.. " Suara Alex berteriak dari atas langit.


Jebuss!.. Seseorang jatuh dari langit tepat di samping Thunder.


"Jangan pernah berani kalian menyentuh anak ini dengan tangan kotor kalian! " Ucap Alex dengan terlihat marah.


"Wah, wah, wah. Ternyata juniorku yang penakut sudah menjadi pemberani sekarang yah!.. " Ucap Carlos.


"Jangan pernah sebut aku sebagai junior mu. Beraninya kau membunuh Thunder! " Alex terlihat semakin marah.


"Dia adalah keturunan Iblis. Iblis tidak boleh ada di dunia manusia. Jika mereka berani menyentuh kan kakinya disini, mereka harus aku bunuh. " Ucap Carlos.

__ADS_1


"Aku tahu dia adalah seekor iblis. Tapi dia juga memiliki sisi manusia seperti kita. Dan dia masihlah anak-anak. Dan beraninya kau membunuhnya dengan cara yang seperti itu. "


"Sudah kuduga! Anak ini adalah iblis yang kemarin menyerang ku. " Kata Frost.


"Apa hubunganmu dengan anak Iblis itu Alex? " Tanya Frost


"Kau tidak memiliki hak untuk bertanya kepadaku. " Jawab Alex dengan menatap tajam kepada Frost.


"Baiklah.Kalau begitu lebih baik kau mati saja bersama iblis itu. " Frost pun memasang kuda-kudanya dan mengeluarkan energi sihir.


"Senior Carlos. Biarkan aku yang mengurus dia. Aku pasti akan membunuhnya. " Ucap Frost.


"Ya! Kalau begitu aku hanya akan melihat saja! " Kata Carlos duduk dan melihat pertarungan mereka.


"Baik! Aku akan melayani mu. Tapi ingat! Jangan pernah meremehkan lawan mu atau kau akan mati. " Ucap Alex.


Disaat Frost memegang pedangnya. Alex langsung mulai mengeluarkan jurusnya.


"SUMMON! KING KONG ICE! "


Lingkaran sihir memenuhi halaman istana yang begitu luas itu.


"Hei, hei, hei! Apa kau berniat untuk menghancurkan halaman ini. Kau pasti akan dihancurkan oleh ratu loh! " Ucap Carlos sambil melompat ke atas salah satu menara yang ada di istana itu.


"Apa aku harus menghentikan ini Ratu? " Tanya Silong dengan merendahkan diri.


"Tidak! Aku juga ingin tahu sudah sekuat apa mereka berdua. " Jawab ratu.


King Kong dari es yang berukuran raksasa pun muncul.


"Hantam dia dengan palumu! Kong! " Teriak Alex.


"Serangan seperti itu tidak akan melukaiku. "


Disaat Frost sudah bersiap dengan serangan Alex. Tiba-tiba,..


"Benarkah?.. "


Suara seseorang dari belakangnya muncul.


Boom!.. Setelah King-Kong itu menghantam Frost. Tidak lama kemudian King-Kong itu langsung hancur lebur.


"Tidak mungkin! Padahal sudah aku kerahkan 70% dari energi sihir ku untuk King-Kong ini. Tapi tetap saja hancur. Malah sepertinya aku yang sudah terlalu meremehkan dirinya. Bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan sekarang? Sudah kuduga bahwa ini akan membuatku menyesal. " Ucap Alex didalam hati terlihat mulai khawatir dengan keadaan dirinya.

__ADS_1


Kepulan salju yang beterbangan karena hantaman palu raksasa dari Alex pun mulai memudar. Lalu, semua orang tiba-tiba saja terlihat terkejut setelah melihat seseorang yang ada didalamnya.


"Sialan! " Ucap Alex didalam hati. Alex yang marah pun tiba-tiba tersenyum.


__ADS_2