
"Ternyata aku juga dimulai dari level 1 dulu" Ucap Thunder didalam hatinya.
"Jurus apa itu?" Darkness bertanya tanya tentang jurus Thunder tadi.
"Bagaimana? Apa kau sudah mengakui kekalahan mu? " Tanya Thunder
"Sial! Jurus apa yang sebenarnya dia gunakan tadi? Apalagi gaya bertarungnya benar-benar berbeda dari yang sebelumnya. " Ucap Rocky didalam hatinya terus kebingungan.
Karena Rocky tidak menjawab pertanyaan Thunder. Thunder pun kembali melangkah untuk kembali ke rumah Lucifer. Tetapi, disaat dia baru saja melangkah. Tiba-tiba saja,..
"Berhenti! " Ucap Rocky
Dug! Thunder langsung berhenti melangkah setelah Rocky berkata.
"Lagi-lagi tubuhku tidak bergerak sesuai apa yang aku inginkan! Apa sebenarnya yang terjadi? Saat melawan Lucifer juga seperti ini. Tubuhku selalu menuruti apa yang Lucifer katakan. " Ucap Thunder didalam hatinya.
"Ada apa Darkness? Sepertinya kau tidak bisa mematahkan sihir ku? Ada apa denganmu, hah? Biasanya kau selalu mematahkan sihir ku ini? " Ucap Rocky dengan raut wajah yang sumringah.
"Sihir apa yang dia maksud? Bahkan aku juga tidak bisa berbicara, sialan! " Ucap Thunder didalam hati.
Rocky pun mendekati Thunder yang sedang mematung oleh sihir yang diberikan oleh Rocky. Lalu Rocky terlihat ingin memukul kepala Thunder dengan sihir. Thunder hanya bisa terdiam karena sihir yang tidak diketahuinya.
"Light Destroy! " Disaat Rocky hendak melepaskan mantra nya, tiba-tiba,..
"Meringkuk lah! " Terdengar suara Darkness dari samping.
Tiba-tiba Rocky yang hampir saja memukul kepala Thunder dengan sihir yang kita langsung meringkuk ketanah dengan tekanan yang sangat kuat.
"Apa-apaan ini!? " Ucap Rocky sambil terus tertekan ketanah oleh sihir.
Lalu Darkness pun langsung melompat dan berada di samping Thunder.
Semua orang yang melihat itu langsung terkejut. Mereka melihat ada dua Darkness yang sedang berdiri di sana.
Rocky juga terlihat sangat terkejut melihat hal itu.
"Darkness, sialan! Sihir apa yang kau gunakan? Kenapa kau berubah menjadi dua hah? " Teriak Rocky yang masih dalam keadaan yang sama.
Darkness tidak langsung menjawab pertanyaan Rocky tadi. Darkness membebaskan dulu Thunder yang sedang terkekang oleh sihir suara.
"Ah~ Aku pikir aku akan mati! " Ucap Thunder sambil menepuk dadanya yang sudah merasa lega.
"Aku? Ada dua? Hahaha! Jangan salah paham? Aku tidak ada dua! Dia adalah adik kembar ku Thunder Storm! " Jawab Darkness menjelaskan
__ADS_1
Semua orang langsung kembali terlihat kaget dengan apa yang didengar oleh mereka. Rocky juga terlihat sangat terkejut dengan apa yang dikatakan Darkness
"Dan juga, Thunder bodoh! Kenapa kau tidak menjelaskan ke setiap orang yang kau temui bahwa kau itu Thunder adik dari Darkness! Kau membuatku berada dalam masalah kau tahu! Teman tamanku juga langsung meminta maaf padaku dengan wajah yang sedih! Apa yang kau lakukan pada mereka? " Teriak Darkness marah kepada Thunder.
"Oh itu! Karena merepotkan! " Jawab Thunder dengan wajah yang tidak berdosa dan diucapkan dengan santainya.
Buk! Kepala Thunder langsung dipukul oleh Darkness yang marah karena alasan Thunder.
"Aw! Sakit kau tahu! " Teriak Thunder marah
"Hah? " Ucap Darkness dengan wajah yang mengancam.
Thunder tidak kembali berkata dan langsung minta maaf.
"Jangan minta maaf padaku! Minta maaflah kepada teman temanku! Ayo ikut aku, kita akan menemui teman temanku yang sudah kau sakiti! Agar masalah ini jadi selesai tentunya! " Ucap Darkness sambil menggenggam angan Thunder.
"Ah! Merepotkan kau tahu! Nanti saja minta maafnya! " Ucap Thunder mengeluh.
Tapi Darkness tidak mendengarkan keluhan Thunder dan terus membawanya.
"Apa-apaan dua saudara itu? " Tanya Rocky kebingungan sambil kembali bangkit.
Di perjalanan menuju rumah teman teman Darkness.
"Oh itu! Itu adalah sihir suara! Itu adalah sihir yang diciptakan oleh Lucifer, dan sekarang sihir itu menjadi ciri khas dari bangsa Iblis! " Darkness menjelaskan
"Jadi kau juga sekarang sudah menjadi iblis! " Ucap Thunder
"Yah,. tidak bisa dipungkiri bahwa didalam darah kita ini mengalir darah Iblis! Aku yakin, kau juga pasti bisa! " Ucap Darkness
"Bisa apa? Jadi iblis? Aku tidak ingin disebut sebagai seorang Iblis. Tapi sihir suara itu sepertinya sangat keren! Aku juga ingin bisa melakukannya! " Ucap Thunder dengan wajah yang berseri-seri
"Nanti aku akan ajarkan! Sekarang kita akan meminta maaf dulu pada teman-temanku. " Ucap Darkness.
"Hah? Aku pikir kau sudah melupakannya sialan!" Thunder kembali mengeluh
Mereka pun sampai di depan rumah salah satu temannya Darkness. Rumah itu benar-benar besar seperti rumah Lucifer.
"Waah!.. Ternyata Darkness juga memiliki teman seorang bangsawan. " Ucap Thunder kagum melihat kemegahan rumah temannya itu.
Lalu Darkness pun menekan tombol yang ada di samping gerbang rumah itu.
"Ternyata mereka juga sudah mengenal teknologi. Mereka bahkan sudah memakai bel di rumah mereka. " Ucap Thunder didalam hati.
__ADS_1
"Emm.. Iya siapa? " Suara seorang wanita dari bel itu.
"Oh nona Mira! Ini aku Darkness! Aku ingin berbicara dengan Liana sebentar. Sepertinya terjadi kesalahpahaman diantara kami. Aku ingin menjelaskannya. Bisa bicara dengannya? " Darkness menjawab.
"Oh, ya baiklah tuan Darkness. Saya akan berbicara kepada Nona Liana. Tunggu sebentar di sana. " Ucap wanita itu sambil mematikan jaringan komunikasinya.
"Ternyata teknologi di dunia ini juga sudah maju! " Ucap Thunder.
"Yah,.. kau benar. Aku tidak menyangka bahwa dunia iblis itu bisa seindah ini! " Ucap Darkness.
"Yah kau benar! "
"Ha-halo Darkness? " Suara wanita lain dari bel itu.
"Oh Liana! Liana, kita harus bertemu, ada yang ingin aku bicarakan padamu boleh aku masuk? " Tanya Darkness
"Oh, i-iya. " Jawab wanita itu terdengar sedikit terkejut.
Lalu seorang wanita dari pintu rumah itu berjalan dengan pakaian pelayan kearah mereka berdua.
Wanita langsung membukakan gerbang itu.
"Silahkan! " Ucap Pelayan itu sambil merendah.
"Tidak perlu seperti itu, nona Mira! Aku bukanlah siapa siapa. " Ucap Darkness sambil masuk bersama Thunder.
Mereka berdua pun sampai di depan pintu. Laku ada dua pelayan lelaki membukakan pintu itu dan terlihat sudah ada gadis Iblis berambut pirang yang tadi ditemui Thunder.
"Ja-jadi, apa yang ingin kau katakan itu? " Tanya gadis itu terlihat agak ketakutan.
"Ah,. sepertinya Thunder sudah benar-benar membuatnya ketakutan! Sebenarnya apa yang dia lakukan! " Ucap Darkness didalam hati sambil menepuk kepalanya.
"Liana, aku ingin menjelaskan tentang kesalahpahaman yang terjadi. " Jawab Darkness
"Kesalahpahaman apa? " Liana masih belum mengerti apa yang dikatakan oleh Darkness.
"Ayo Thunder! Minta maaflah dulu kepada Liana! " Ucap Darkness.
Lalu Thunder pun ikut masuk dan memperlihatkan dirinya kepada Iblis pirang Liana temannya Darkness.
Liana terlihat terkejut setelah melihat bahwa temannya Darkness ada dua.
"Maafkan aku karena telah menakuti mu tadi! " Ucap Thunder.
__ADS_1
Liana yang terkejut sekarang menjadi kebingungan