Dua Saudara Iblis

Dua Saudara Iblis
Menerima Kekuatan Satan


__ADS_3

"Kali ini. Kami akan memakanmu! " Thunder dan Darkness


"Thunder dan Darkness pun mengaktifkan kekuatan mata iblisnya sepenuhnya. Lalu, setengah tubuh mereka berubah menjadi iblis. Mereka berdua telah menjadi Iblis yang berbahaya. Kekuatan mana yang mengalir didalam tubuh mereka padam. Mana di tubuh mereka diganti menjadi hawa membunuh yang benar benar besar.


Pertarungan pun terjadi. Pertarungan Dua Iblis dan satu Beruang Iblis. Pertarungan mereka benar-benar sangat sengit. Setiap kali mereka berantam, tanahnya hancur. Hujan badai turun. Geledek menggelegar. Seluruh kota ditutupi oleh hawa membunuh.


Kedua Saudara pun hilang atas kendali dirinya. Mereka berdua mengamuk. Mereka terus menyerang beruang itu hingga beruang itu sampai tidak bisa membalas serangan mereka. Thunder pun mengeluarkan sebuah pedang yang berukuran agak besar. Pedang tersebut berwarna hitam kelam.


Thunder lalu menenebas tubuh beruang itu dengan cepat. Setiap kali Beruang itu ditebas. Tubuhnya perlahan lahan hancur. Lalu Darkness mengakhirinya dengan Lubang Hitam yang besar. Beruang Api itu tersedot kedalam Lubang Hitam.


Semua orang senang melihat beruang itu hancur.


"Thunder! Thunder! Thunder... " Emeli


Emeli merasakan aura membunuh yang besar dari keduanya. Bahkan Emeli pun ketakutan saat melihat mereka. Tetapi Emeli tetap berusaha mendekati Thunder. Tapi, saat Emeli sedang menghampiri Thunder. Emeli dilarang mendekati mereka oleh Guru besar.


"Jangan! Jangan menghampiri mereka. Mereka berdua telah dikuasai oleh iblis yang ada didalam diri mereka.


" Ayah... Kalian telah membunuh Ayahku. Aku tidak akan memaafkannya. TIDAK AKAN! " Fedrik.


Fedrik berlali menuju Thunder dan Darkness. Fedrik langsung bersatu dengan Rohnya.

__ADS_1


"CAKAR NAGA EMAS! " Fedrik.


Saat Fedrik mendekati Thunder dan berusaha membunuhnya. Tiba-tiba, tulang dipunggung Thunder bergerak sendiri. Tulang itu langsung menusuk tubuh Fedrik. Tubuh Fedrik langsung dilemparkan oleh Thunder begitu saja.


"I-itu bukan Thunder. " Emeli yang syok melihat Fedrik langsung terbunuh ditempat oleh Thunder.


"Sekarang kita mendapatkan masalah yang lebih besar. " Guru besar


Lalu, Thunder dan Darkness pun saling berhadapan. Tiba-tiba, mereka saling menyerang dengan kekuatan yang besar. Mereka berdua terus bertarung. Tetapi karena gerakan mereka sama. Tidak ada yang terluka satupun dari mereka meskipun sudah berusaha saling membunuh. Tanah disana semuanya hancur.


"Bagaimana cara menenangkan mereka?! " Elite


"Hanya ada satu cara! " Guru besar


"Membunuh mereka! " Guru besar


"Tidak mungkin! " Emeli


"Pasti ada cara lain. Kita pikirkan cara lain. " Elite


"Tidak ada. Mereka telah menerima sisi gelap mereka masing-masing. Hanya mereka sendiri yang harus berusaha agar tidak termakan oleh kegelapan dirinya. " Guru besar

__ADS_1


"Sial! " Elite


Saat semua orang sedang sibuk berpikir. Tiba-tiba tanah bergetar. Lalu muncul lingkaran sihir dari langit. Dan satu lingkaran sihir lainnya di tanah didepan Thunder dan Darkness.


"Apa itu? " Elite


"Aku tidak tahu!? " Emeli


"Tidak mungkin. Apa dia ingin melenyapkan mereka. " Guru besar


"Apa? Apa yang kau katakan. Apa itu? Lingkaran sihir apa itu? " Elite


"Cepat pergi! Kita harus lari dari sini! Cepat! " Guru besar


"Memangnya ada apa? Cepat katakan Guru! " Elite


"Yah... itu lingkaran sihir apa? " Emeli


"Itu adalah lingkaran sihir iblis dan setan. Itu adalah lingkaran sihir Azazel. Si Dewa Penghancur. Dan juga penguasa kerajaan Nether. " Guru besar


"Tidak mungkin!? Apa yang dia inginkan? " Elit

__ADS_1


"Nyawa Thunder dan Darkness! " Guru besar


__ADS_2