Dua Saudara Iblis

Dua Saudara Iblis
Kedua Mata Iblis


__ADS_3

Keesokan harinya. Mereka berlima kembali melakukan aktivitas biasa. Mereka sekolah seperti biasanya


Jam istirahat


"Hey teman teman. Sekarang kita mending pergi ke kantin. Kita makan bersama disana oke.! " Thunder.


"Oya... oya! Tumben sekali kau bersemangat soal kebersamaan. " Elilie.


"Dia bersemangat bukan karena kebersamaan. Dia memiliki ambisi tertentu. Dan aku setuju akan ambisi dia. " Darkness


"Hey... Aku merasakan hal buruk akan ambisi yang dimaksud kalian. " Eve


"Oh ya... Kenapa kau terus diam Bodoh.!? Ayo kita pergi ke kantin. " Thunder pada Emelie.


"Ah.. Ma-maaf. Aku tidak akan ikut! " Emelie.


"Hey! Kau pikir aku tidak tahu akan masalah kalungmu itu. " Thunder.


"A... apa. Kalian berdua memberitahunya! " Emelie sambil menunjuk pada Elilie dan Eve


"Mereka tidak memberitahunya Bodoh. Ketika mata iblis kami ini aktif. Tidak akan ada yang bisa kau sembunyikan dari mata terkutuk ini. " Thunder


"Ya... Dia benar. " Darkness


"Dan sekarang kami akan mengakhiri ruang hampa yang ada pada dirimu ini. Aku akan menghancurkannya. " Thunder


"Ayo Berangkat. " Darkness


"Tu.. tunggu-" Emelie bingung


"Tenang saja. Aku tidak akan dikeluarkan. " Thunder

__ADS_1


Mereka berdua pun pergi ke kantin


Di perjalanan menuju kantin. Lebih tepatnya di lapangan


"Itu dia orangnya kakak! " Rudolph


"Oh.. ternyata kau anak yang berani melukai adikku ini ya. " Seseorang yang dibawa Rudolph


"Ayo kita akhiri ini. Rudolph! " Thunder


"Rudolph tidak akan jadi lawanmu. Aku yang akan jadi lawanmu disini. " Kakak nya Rudolph


"Pertama tama, siapa namamu? " Darkness


"Perkenalkan.Namaku Fedrik. " Kakak Rudolph


"Kalau begitu. MODE DUA! " Dua saudara


" Baiklah. MODE LIMA! " Teman Fedrik


"Ayo! " Dua saudara


Meskipun mereka berbeda level. Tapi pertarungan itu benar benar hebat. Banyak orang yang menonton. Hampir seluruh murid disana pergi menonton mereka.


"PUKULAN PENGHANCUR! " Fedrik


Fedrik menghantam tanah dengan kekuatan yang besar. Seluruh lapangan berguncang. Tanah yang dipukul di depan Dua saudara hancur menghempaskan dua saudara ke udara.


"HEMBUSAN PENGUASA LANGIT! " Teman Fedrik


Teman Fedrik menepuk tangannya di atas udara dan diarahkan kepada Thunder dan Darkness. Tiba-tiba., angin besar menghembuskan dua saudara kembali ke tanah. Dua saudara terlihat seperti hampir mati, tetapi tidak hanya itu.

__ADS_1


"Memanggil Jiwa Roh. Jiwa Bersatu. HARIMAU API NERAKA! " Fedrik


Fedrik menyatu dengan Hewan Iblisnya.


"METEOR API MERAH! " Fedrik


Meteor Api muncul lalu menghantam dua saudara. Ledakan besar terjadi. Dua saudara pun kembali ke mode awalnya. Dan terhempas dari area pertarungan.


"THUNDER! DARKNESS! " Emelie berteriak sambil menangis


Teman teman dua saudara pun menghampiri mereka berdua.


"Thunder.Kau tidak apa apa kan! " Emelie histeris


"Kalian tidak apa apa kan! " Elilie


"Hah... Sangat mudah. Ayo sekarang kita kembali. " Fedrik.


*Murid lain disana berbisik: Pasti mereka akan dirawat sekitar 2 minggu.


"Berhenti Disana BRENGSEK! " Emelie marah


"Eh... Memalukan. Mereka yang di ajari khusus oleh guru besar. Dibela oleh orang lemah. Sudah lebih baik kita pergi. " Fedrik tidak menghiraukan


"HANTAMAN API PHOENIX! " Emelie mengerahkan serangan yang besar.


Ledakan besar terjadi lagi. Ledakan yang pusatnya tepat pada Fedrik. Semua orang berpikir bahwa Fedrik juga pasti terluka parah. Tetapi, mengejutkan dari apa yang mereka lihat. Baju Fedrik bahkan tidak tergores. Hanya ujung jubahnya saja yang sedikit terbakar.


"Beraninya Kau. MERIAM API HARIMAU! " Fedrik


"AWAAAAS.... Emelie! " Eve

__ADS_1


Ledakan besar lagi lagi terjadi. Bahkan lebih besar dari ledakan ledakan sebelumnya. Mereka berlima termakan oleh ledakan yang begitu besar. Bukan hanya dirawat. Tapi mereka pasti Mati terbakar disana, Pikiran murid lain disana. Tetapi....


__ADS_2