
"Jika aku tidak mengalami kekalahan itu, aku pasti masih merasa angkuh. Dan selalu menganggap remeh semua orang di dunia ini. Terima kasih! " Ucap Thunder
"Jadi, sekarang kita ada dimana? Apa ini rumah sakit, ruangannya juga sangat besar disini! " Tanya Alex.
"Yah, aku juga penasaran dari tadi! Kita ini sebenarnya sedang ada dimana, Thunder? " Tanya Izy
"Oh, sekarang kita sedang berada di dunia Iblis! " Ucap Thunder
Semua orang langsung terdiam.
"Hoi Thunder, lelucon mu itu benar-benar buruk yah! Mana mungkin dunia Iblis seindah ini. Cepat beritahu kami dimana kita sedang berada sekarang! " Ucap Alex tidak percaya.
"Sebenarnya, dunia Iblis di pikiran kalian itu seperti apa? Semuanya sama saja! Setidaknya ucapkan terimakasih dulu sebelum menghina dunia penyelamat kalian! " Ucap Lucifer sambil masuk.
"Siapa orang ini? " Tanya Alex
"Wah! Dia benar-benar tampan! " Ucap Izy, Syela, dan Vina terpesona oleh penampilan Lucifer didalam hati mereka.
"Oh dia! Dia adalah orang yang menyelamatkan kita semua dari Paus itu! " Jawab Thunder.
"Eh? Benarkah, berarti dia sangat kuat, bahkan lebih kuat darimu! " Ucap Alex.
"Sudah tampan, kuat juga. Pria ini benar-benar seorang yang berbahaya! " Ucap Izy, Syela, dan Vina kagum dengan Lucifer.
"Dia adalah bentuk dari kejahatan dan kegelapan itu sendiri! Dia adalah tangan kanan dari Ayahku Satan. Lucifer! " Ucap Thunder memperkenalkan Lucifer.
"Eh? " Semua orang kembali terdiam setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Thunder
"Thunder, sudah cukup bercandanya. Cepat katakan yang sebenarnya! Dan juga, kau, siapa namamu sebenarnya? Biarkan kami berterimakasih dengan benar! " Ucap Alex tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Thunder.
Izy, Syela, dan Vina juga mengangguk tanda setuju dengan apa yang dikatakan oleh Alex.
"Sesuai dengan apa yang dikatakan oleh bocah bodoh pemimpin kalian itu. Namaku Lucifer dan aku adalah tangan kanan Yang Mulia Satan! " Ucap Lucifer memperkenalkan diri.
"Eeeeh! " Teman-teman Thunder terkejut.
Teman-teman Thunder yang tadinya ingin berterimakasih kepada Lucifer langsung ketakutan setelah tahu identitasnya yang sebenarnya.
"Kenapa kalian malah ketakutan begitu? Bukannya kalian ingin berterimakasih kepadanya? " Ucap Thunder
"Ma-mana mungkin! Di-dia adalah Lucifer yang sebenarnya kan?! " Jawab Alex terbata-bata karena ketakutan.
"Haha! Ini adalah reaksi yang aku inginkan dari dulu! Aku pikir aku tidak akan pernah melihat reaksi ini lagi! Setelah Dua kembar dari Yang Mulia Iblis datang kesini. Mereka bahkan tidak menunjukkan rasa takut sedikitpun setelah tahu bahwa aku ini Lucifer, mereka malah langsung menyerang ku tanpa sepatah katapun.
Tapi sekarang berbeda, ternyata teman dari bocah ini sudah mengenalku! Tapi aku harus tenang, aku tidak boleh menghancurkan image ku! " Ucap Lucifer didalam hatinya merasa terharu.
__ADS_1
"Kenapa kalian takut begitu? " Tanya Lucifer.
Disaat Lucifer baru saja melangkah.
"Jangan mendekat! " Teriak Alex ketakutan.
"Haha! Ini bahkan melebihi daripada yang aku bayangkan. Suasana dan reaksi ini memang yang terbaik! " Ucap Lucifer didalam hatinya.
"Hei! Cepatlah, masih banyak yang ingin aku tunjukan kepada kalian disini! " Ucap Thunder mengeluh.
"Mana mungkin! Kami bahkan sudah tidak bisa merasakan lagi kaki kami! " Alex sambil ketakutan.
Izy, Syela, dan Vina juga kembali mengangguk menandakan setuju dengan apa yang dikatakan Alex.
"Kenapa kalian harus takut begitu! Dia hanyalah Lucifer! Tidak perlu takut! " Ucap Thunder sambil menghampiri Lucifer.
"Cih! Bocah kurang ajar! Kau mengganggu suasana ini saja! " Ucap Lucifer didalam hati.
Buk! Thunder memukul kepala Lucifer karena Thunder ingin menunjukkan kepada teman-temannya bahwa tidak ada yang perlu ditakutkan dari Lucifer.
"Lihat, dia tidak semenakutkan yang kalian kira, dia bahkan tidak membuatku takut! " Ucap Thunder.
"Mana mungkin! Bukankah tadi kau bilang bahwa dia adalah kejahatan itu sendiri! " Ucap Alex.
"Bocah kurang ajar! " Ucap Lucifer didalam hatinya marah.
Gubrak! Thunder langsung terjatuh dan berbaring di lantai.
"Oi, Lucifer! Apa yang kau lakukan? Cepat lepaskan sihir perkataan mu ini! " Ucap Thunder.
"Tenanglah! Aku tidak akan menyakiti kalian! Aku hanya akan bergerak ketika diberi perintah oleh Yang Mulia Satan! Jadi jangan takut padaku untuk saat ini! " Ucap Lucifer.
Tapi Alex dan yang lainnya tetap saja masih ketakutan.
"Hah! ~ " Lucifer menghela nafasnya.
"Berdiri! " Ucap Lucifer
Alex dan yang lainnya pun mulai berdiri.
"Barbaringlah di tempat kalian masing-masing! " Ucap Lucifer.
Lalu Alex dan yang lainnya langsung mengikuti kembali perintah Lucifer.
"Apa-apaan ini? Tubuhku bergerak dengan sendirinya! " Alex bertanya-tanya didalam hatinya.
__ADS_1
"Tubuhku tidak bergerak sesuai dengan apa yang aku inginkan! " Ucap Izy, Syela, dan Vina.
"Baiklah! Kalian berempat tenanglah! Aku hanya akan memeriksa keadaan kalian! Kalian tidak perlu takut padaku! " Ucap Lucifer.
Lalu Lucifer pun mengeluarkan alat alatnya untuk memeriksa keadaan tubuh teman-teman Thunder. Mereka pun diperiksa, waktu pemeriksaan yang dipakai Lucifer tidak lama, hanya dalam beberapa menit pemeriksaannya langsung selesai.
"Tubuh kalian sudah tidak apa-apa! Tapi mental dan energi sihir kalian menjadi lemah! Untuk beberapa hari kedepan kalian akan aku periksa secara rutin. Hindari apapun yang bisa membuat mental kalian bimbang, dan juga jangan dulu menggunakan sihir! " Ucap Lucifer sambil keluar dari ruangan mereka.
"Lucifer, brengsek! Lepaskan dulu sihir perkataan mu ini! Aku tidak bisa bergerak sialan! " Teriak Thunder marah.
"Oh, Thunder! Apa yang terjadi padamu? Apa yang telah dilakukan oleh Lucifer itu padamu? " Tanya Alex sambil sedikit gemetaran karena rasa takutnya masih sedikit tersisa.
"Yah! Dan juga, apa yang kau maksud tentang sihir perkataan? Aku tidak mengerti, apa sihir itu juga yang membuat tubuh kami bergerak dengan sendirinya tadi? " Tanya Izy.
"Ya! Tubuhku tiba-tiba saja tidak bisa dikendalikan dan bergerak tidak sesuai dengan keinginanku! " Ucap Syela.
"Ya! Aku juga ingin tahu itu! Dan juga, apa maksudmu dengan menyebutkan bahwa Raja Iblis Satan adalah Ayahmu? Itu yang paling membuatku penasaran! " Ucap Vina dengan semangat.
Suasana pun langsung kembali hening.
"Eeeeh!? " Izy, Syela dan Alex kembali terkejut setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Vina tadi.
"Apa benar kau berkata seperti itu Thunder? " Tanya Izy kaget.
Syela juga mengangguk menandakan bahwa dia juga menanyakan hal yang sama dengan Izy.
"Sepertinya kau perlu menjelaskan banyak hal kepada kami! " Ucap Alex.
Disaat Thunder ingin memulai untuk menjelaskan dan menjawab setiap pertanyaan yang diberikan oleh teman-temannya. Tiba-tiba,..
"Hei! Thunder! Apa kau ada di sana! " Suara Darkness.
"Hei! Klon rendahan! Apa kau ada di sana? " Suara teriakan yang menyusul suara Darkness tadi.
"Hah? Suara siapa itu Thunder? " Tanya Alex
"Dan juga ada suara gadis di sana? Apa kau kembali mencari calon istri yang lainnya Hah? " Tanya Izy dengan wajah yang marah.
"Sepertinya aku mendengar suara orang lain di sana? Apa teman-temannya sudah sadar ya? " Terdengar suara Liana bertanya kepada Darkness.
"Ya! Aku yakin itu suara dari temannya. " Jawab Darkness.
"Hei! Darkness, cepat bantu aku! " Teriak Thunder.
"Ya! Aku akan langsung masuk saja ya! " Ucap Darkness.
__ADS_1
"Darkness? " Teman-teman Thunder bertanya-tanya.
Darkness pun membuka pintu dan masuk bersama Liana.