
Setelah ledakan terjadi. Banyak orang yang berpikir bahwa mereka semua sudah mati. Tetapi...
"A.... apa.? Tidak mungkin! " Fredrik
"Hey.... Beraninya kau menyakiti teman teman ku.! " Thunder
Thunder dan Darkness menahan serangan dari Fredrik yang begitu besar hanya dengan 1 tangan. Semua orang tidak percaya akan apa yang dilihatnya. Mata Kanan dan mata kiri Thunder dan Darkness mengeluarkan aura membunuh yang mengerikan. Mereka berdua seperti haus akan darah. Muncul Tulang tulang dan tangan tangan yang diselimuti aura hitam keluar dari kedua saudara.
"Bersiaplah untuk... M.. A.. Ti! " Thunder dengan tatapan yang mengerikan
"Kalau begitu. ZIRAH JIWA ROH! " Fedrik
Jiwa roh yang di serap oleh Fedrik bersatu dengan tubuh Fedrik dan menjadi Zirah nya.
"Kau pikir baju lecet seperti itu akan bisa menahan serangan dari kami hah!? " Thunder
"SERANGAN DUA HARIMAU API! " Fedrik
"Heh! " Darkness
Darkness langsung mengarahkan tangannya pada serangan Fedrik. Lalu, serangan itu langsung menghilang di hadapan dua saudara.
"Ti...tidak mungkin! " Fedrik
"Giliran kami. Kakak! " Thunder
"Black Hole! " Dua saudara
__ADS_1
Kedua saudara menyatukan tangannya. Lalu muncul sebuah lubang hitam seukuran kelereng di tangan mereka. Mereka langsung melemparkannya pada Fedrik. Lalu....
"Kau pikir. Bola kecil seperti itu akan mempan terhadapku HAH! " Fedrik
"Jangan remehkan kombinasi kami berdua ****! " Darkness sambil tersenyum
Lalu setelah lubang hitam itu hampir menyentuh zirah Fedrik. Lubang hitam itu langsung lenyap.
"Hah! Sudah kuduga bola kecil seperti itu tidak akan ada apa-apanya terhadap zirah jiwa ini! " Fedrik dengan sombong
Lalu....
Muncul lubang hitam besar di depan Fedrik. Dan langsung menghisap dirinya. Saat Fedrik hampir terhisap ke dalam lubang hitam itu. Lubang hitam itu langsung meledak dengan besar. Saking besarnya, lapangan yang di pakai mereka bertarung hancur tidak bersisa. Fedrik pun hampir mati karena ledakan dari kombinasi Dua saudara. Bahkan para murid lain yang menonton hampir termakan oleh ledakan Black Hole Dua saudara. Fedrik, Rudolph dan temannya pingsan dengan luka parah. Dan Thunder dan lima saudara pun memenangkan pertarungan tersebut.
"Jangan pernah menyentuh Keluargaku lagi! " Thunder dengan mata iblisnya.
"Emm... ya aku tidak apa apa! Bagaimana denganmu? " Emelie
"Tidak apa apa! " Thunder
"Sebaiknya kita kembali ke pondok! " Darkness
"OOOOOI...!! BRENGSEK! " Guru besar muncul tiba tiba dari langit
"Gu.... Guru!? " Thunder terkejut
"Apa yang kalian lakukan BODOH? IBLIS BODOH!? " Guru besar sambil memukul kepala Dua saudara
__ADS_1
"Maaf Guru... Ini terjadi karena Rudolph dan teman-temannya. " Emelie mencoba membela
"Aku tidak bertanya padamu Bodoh! " Guru Besar
"Iblis BODOH APA YANG KALIAN BERDUA LAKUKAN! " Guru besar.
"Kami hanya memberi sedikit pelajaran kepada mereka berdua guru! " Darkness
"Sebagai hukumannya. Kalian harus membetulkan kembali lapangan ini! " Guru besar
"Ba.... Baik guru. " Thunder
"Kalian bertiga. Bantu Rudolph dan teman-temannya ke ruang pengobatan sekarang.! " Guru besar
"Baik guru! " Eve
"Ayo Teman teman! " Elilie
Mereka bertiga pun membawa Rudolph dan teman-temannya ke ruang pengobatan di Akademi tersebut.
"Lalu setelah kalian beres membersihkan lapangan ini dan membetulkannya. Pergi keruangan ku. Aku akan meneliti sesuatu di dalam ruangan ku dulu. Baiklah kerjakan sekarang! " Guru besar sambil pergi menuju Ruangannya
"Baiklah Guru. Maafkan kami. " Darkness
"Guru.Tolong jangan hukum mereka bertiga.! " Thunder
"Tidak akan. Karena aku tahu siapa yang hanya menjadi korban dan siapa pelakunya. " Guru besar.
__ADS_1