
"Tu-tunggu! Ampuni aku! Aku mohon! " Carlos langsung memohon kepada Thunder.
"Dia sudah terlambat, selamat tinggal Carlos! " Ucap Alex didalam hatinya.
Setelah beberapa lama Thunder hanya diam melihat Carlos yang terus memohon-mohon agar nyawanya diampuni. Akhirnya Thunder pun menjawab.
"Baiklah! Aku akan mengampuni mu. Aku tidak ingin mengotori tanganku ini oleh sampah seperti dirimu! " Thunder langsung kembali berjalan.
"Eh? Eeeeeeh!.. " Alex sangat terkejut didalam hatinya.
"Kenapa dia membebaskannya, sialan. Apa yang dia lakukan. Kenapa dia tidak melakukan itu juga padaku! ".
" Te-terima kasih Thunder. Aku pasti,.. "
Jbus!.. Carlos langsung melesat kearah Thunder lagi.
"THUNDER! AWAS! " Teriak Izy.
Jleb!. Punggung Thunder ditikam dengan pedang Carlos sampai tembus ke perut.
"THUNDER!.. " Izy.
"Aah~.. dia benar-benar melakukannya. Kali ini sudah pasti selamat tinggal. " Ucap Alex.
"Membunuhmu Thunder. Hahaha, betapa bodohnya kau. Mana mungkin aku akan langsung lari begitu saja kan. Kau ini benar-benar naif bocah. Hahaha. " Carlos kembali tertawa terbahak-bahak saat dia sedang menusuk Thunder.
"... Kau ini memang manusia paling sampah!.. " Thunder.
Lalu, jleb! Dari belakang Carlos terus dihujani oleh tusukan-tusukan dari tulang milik Thunder.
"Kau terlalu naif Carlos. Dalam pertarungan sesungguhnya, kau tidak boleh langsung senang saat kau sudah dapat menyerang bagian fatal musuhmu. Kau harus memastikan mereka benar-benar sudah tidak bernafas. " Ucap Thunder sambil terus menusuk Carlos.
"Alex, dari mana asal tulang tulang itu. Itu langsung muncul dari tanah begitu saja. Ini sama seperti saat sebelum dia mengubah kita menjadi sembilan tahun lagi. " Tanya Izy.
"Tulang tulang itu berasal dari kakinya. Karena kakinya menginjak tanah, jadi kita tidak akan pernah melihat apa yang Thunder lakukan sebenarnya saat dalam pertarungan. Jika kita melawan dia, bahkan tanah pun akan menjadi musuh kita. " Alex menjelaskan.
"Hebat, dia benar-benar hebat. " Ucap Syela.
Carlos pun terjatuh dan meninggal di sana.
__ADS_1
"Baiklah, waktunya kita pergi! Oh ya, Syela, sebenarnya kau ini siapa? " Tanya Thunder.
"Aku adalah putri dari dunia bagian barat. Aku adalah salah satu putri di sana. " Jawab Syela.
"Lalu, kenapa seorang putri ingin menjadi pengawal pribadi kerajaan lainnya! Dan juga, apa itu dunia bagian barat? " Tanya Thunder.
"Eh? Thunder asal mu sebenarnya ada dimana. Setidaknya sebutkan salah satu tempat dimana kamu tinggal dulu? " Tanya Alex pada Thunder.
"Tempat kah? Aku tidak terlalu tahu, tapi di sana ada sebuah akademi bernama Akademi Teratai Putih. " Jawab Thunder.
"Oh, begitu ya! Pantas saja kau kebingungan saat aku menyebutkan tentang level sihir seseorang.
Thunder, kau tahu? Di dunia ini, ada 6 titik pusat dunia. Dan tempat tinggal mu adalah salah satu dari 6 titik itu. Dan kau berada di titik pusat keempat. Itu adalah pulau "Moon Lily".
Dan yang lainnya adalah Bintang bambu, titik ke tiga, Mawar darah, titik ke dua, Bintang Kembar, titik pertama. Keempat titik itu membelah dunia ini menjadi empat bagian. Barat, Timur, Utara, dan Selatan. Dan kita sekarang berada di belahan dunia Utara.
Lalu dua pusat dari keempat pusat tadi.
Cahaya Dunia, berada di titik atas dunia, dan Bulan Hitam, berada di titik bawah dunia. " Alex menjelaskan.
"Oh begitu ya, lalu kenapa penyebutan tingkat sihir kita berbeda? " Tanya Thunder.
Sedangkan kami menyebutnya dengan level. Level terdiri dari Rank F-0 sampai Rank F-100.
Jika kau sudah melewati level seratus, kau akan menjadi penyihir Rank-E.
Rank ada 10, yaitu, F, E, D, C, B, A, S, SS, SSS, Dan Z. Dari Rank B, kau harus melewati tiga fase agar bisa naik lagi Rank. Yaitu fasi B-, B, B+, dan saat kau berada di Rank SSS puncak, aku dengar kau harus mencari salah satu dari batu dunia agar bisa naik menjadi Rank Z.
Aku dengar Batu Dunia dijaga oleh seekor naga yang pernah mengalahkan Dua Naga Surgawi dan Dua Belas Mata Nether saat perang pembangkitan dunia. " Izy menjelaskan.
"Lalu, sekarang Izy, kau berada di Rank apa? "
Tanya Thunder.
"Kalau tidak salah aku berada di Rank B+ puncak. " Jawab Izy.
Lalu Thunder pun mengangguk dan melihat Alex mengisyaratkan bahwa dia juga bertanya kepada Alex.
"Aku ada di Rank B puncak. " Jawab Alex.
__ADS_1
"Sial aku berada jauh dibawah si cengeng ini! " Gumam Alex.
Lalu Thunder juga bertanya kepada Syela.
"Aku ada di C+. " Ucap Syela.
"Dan juga Syela, kau masih belum menjawab pertanyaan ku sebelumnya. " Ucap Thunder.
"Eh, benarkah? Maaf aku lupa! Jadi, kau tadi nanya apa? " Syela.
"Kenapa seorang putri dari negri yang begitu jauh ingin menjadi pengawal pribadi di sebuah negri yang kecil ini! " Ucap Thunder.
"Maaf saja kalau negri ini kecil! " Izy tersinggung dengan perkataan Thunder.
"Kenapa kau jadi marah? " Tanya Thunder kebingungan.
"Itu karena, aku ingin menjadi lebih kuat. Meskipun negri ini kecil, tapi aku dengar negri ini memiliki sesuatu yang berbeda. Yaitu mereka bisa membunuh seseorang tanpa harus membacakan mantra ataupun mengeluarkan lingkaran sihir. Makanya aku kabur dan pergi kesini untuk belajar jurus itu. " Jawab Syela.
"Oh, maksudmu meriam sihir kah? Yah kau memang benar. Meriam sihir itu memang sangat sangat hebat. Saat tadi aku melihatnya juga aku langsung kagum. " Ucap Thunder.
"Oh, benarkah! Apa memang sehebat itu kah? Aku ingin cepat-cepat bisa menggunakannya! Apa kalian bisa mengajariku? " Tanya Syela dengan wajah yang bersinar-sinar.
"Yah, aku juga baru saja menguasainya. Dan itu juga sangat hebat! " Ucap Thunder.
"Tapi, bukankah tadi kau bilang kau kabur dari kerajaan mu, memangnya kenapa kau kabur? " Tanya Alex.
"Sebenarnya ayahku menjodohkan ku dengan pangeran dari kerajaan lain, dan aku tidak menyukai pangeran itu. Dari tampangnya saja aku sudah melihat bahwa pangeran itu benar-benar jahat. " Jawab Syela
"Tapi kenapa kau kabur. Bukankah kau bisa membatalkannya saja? Itu lebih mudah daripada harus kabur-kaburan segala. " Alex.
"Aku juga sudah mencobanya. Tapi ayahku tetap memaksaku agar aku menikah dengannya. Dia bilang.
" Kau harus menikahi pria itu! Jika kau menikahi pangeran dari kerajaan yang lain. Kerajaan kita pasti akan cepat berkembang! Tidak ada yang perlu kau lakukan. Kau hanya perlu menikahinya saja. Alat tidak boleh membantah pemiliknya! "
Begitulah yang dikatakan kakek sialan itu! "
Syela sambil menangis.
"Tidak perlu menagis. Sekarang kau adalah bagian dari kami! " Ucap Thunder sambil mengulurkan tangannya.
__ADS_1
"Hei! Syela, apa kau mau menjadi bagian dari kami. Aku pasti akan menjamin keselamatanmu selama dalam perjalanan ini! " Ucap Thunder.