Dua Saudara Iblis

Dua Saudara Iblis
Iblis Yang Sebenarnya


__ADS_3

"Aku pasti akan menyembuhkanmu. Pasti! " Emeli


Setelah Emeli menemukan Thunder, Emeli langsung menyembuhkan semua luka-lukanya


"TENDANGAN BERUANG! " Ayah Fedrik


Ayah Fedrik menendang Guru besar sampai guru besar terdorong kembali ke tanah. Tendangan Ayah Fedrik menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Karena di kakinya terdapat pendorong api yang kuat. Setelah Ayah Fedrik menendang Guru besar sampai terdorong ketanah. Ayah Fedrik langsung menyusulnya dengan menukik. Ayah Fedrik melesat ke bawah dengan begitu cepatnya.


"TABRAKAN BERUANG BERAPI! " Ayah Fedrik


Ayah Fedrik menabrak Guru besar yang sedang tergeletak ditanah dengan begitu kuat nya. Saking kuatnya, permukaan disana sampai hancur.


"Haha... Bagaimana iblis? " Ayah Fedrik


"Meriam Kegelapan! " Guru besar


Guru besar tiba-tiba muncul dibelakang Ayah Fedrik sambil membawa meriam berwarna gelap berukuran besar. Ternyata yang ditabrak oleh Ayah Fedrik hanyalah bayangan kegelapan dari Guru besar


"Matilah Kau! " Guru besar


Guru besar langsung menembakkan meriamnya. Meriam tersebut menembakkan energi Kegelapan murni dari iblis dengan besar. Ledakkan yang sangat besar terjadi. Saking besarnya sampai hawa kegelapan menyebar keseluruhan penjuru kota. Seketika warga kota langsung kebingungan dan agak panik.

__ADS_1


"Bagaimana? " Guru besar


"A-ku tidak akan kalah dari iblis kotor seperti dirimu. Setidaknya aku akan berubah menjadi Roh agar kau bisa mati! " Ayah Fedrik


Ayah Fedrik mengeluarkan seluruh energi kehidupannya untuk menjadi tenaga Roh. Bahkan dia mengorbankan dirinya sendiri agar menjadi santapan energi Roh miliknya.


"Dengan ini kalian pasti akan mati! " Ayah Fedrik


Ayah Fedrik termakan oleh apinya sendiri. Perlahan lahan tubuh apinya membentuk beruang. Tetapi bukan beruang api biasa, tetapi beruang api iblis. Beberapa bagian tubuh api dari beruang Ayah Fedrik menjadi berwarna hitam kelam.


"Gawat.Aku sudah hampir kehabisan energi Roh milikku. Aku harus menyelamatkan murid muridku dulu. " Guru besar


Saat Guru besar mencoba terbang untuk membawa Elite, Emeli, dan murid murid lainnya. Tiba-tiba dia dipukul oleh Roh Beruang Api Iblis milik Ayah Fedrik. Guru besar terlempar agak jauh. Belum juga menyentuh tanah, Guru besar langsung di bakar oleh beruang itu. Guru besar pun kembali ke wujud awalnya. Lalu setelah itu, beruang itu menghampiri guru besar. Ketika Beruang itu sudah dekat dengan tubuh Guru besar, Beruang itu langsung bersiap melahap Guru besar. Akan tetapi, sebelum Beruang itu mencapai tubuh Guru besar, tiba-tiba....


"Thunder... Dark-ness... " Guru besar dengan keadaan setengah sadar.


Sebelum Guru besar terjatuh, dibagian Emeli


"Ahk... dimana ini? Oh... Emeli. Apa yang terjadi? Seluruh arena hancur. " Thunder bergumam didalam hatinya


"Emeli apa yang terjadi? " Thunder

__ADS_1


"Jangan bicara dulu. Biarkan aku mengobati seluruh lukamu ini! " Emeli


"Kenapa disini ada magma segala? " Thunder


"Ini karena ulah Ayah Fedrik. Bahkan Elite pun terluka parah. Darkness pun, aku tidak tahu keadaannya. " Emeli


"Kalau Darkness disana! " Thunder menunjukkan kebagian dimana terletak puing-puing besar berdiri


"Akan ku hancurkan puing-puing itu! " Thunder langsung menghancurkan puing-puing itu dengan tulang yang muncul dari telapak tangannya.


Puing-puing pun hancur. Disana terdapat Darkness yang sedang menghancurkan beberapa puing-puing didepannya.


"Darkness! " Thunder


"Hah? Thunder? Thunder kau tak apa? " Darkness


"Aku baik baik saja. Kau sedang mencari apa? " Thunder


"Aku sedang mencari Elie. Elie tertimbun beberapa puing-puing bangunan. " Darkness


"Biarkan aku yang mencari Elie. Kalian cepat bantu Guru besar. Guru besar sedang terdesak. " Emeli

__ADS_1


"Aku tahu! " Thunder


"Baiklah. Aku serahkan yang disini untukmu. Ayo! " Darkness


__ADS_2